Teman Rahasia | BTS

Teman Rahasia | BTS
Penyesalan


__ADS_3

"Taehyung,kookie... Tolong aku,aku masih ingin bertahan sebentar lagi,tolong aku..." -Ramida


-Flashback Hyun Woo prove-


"Hemm?? Kunci mobilku dimana ini?" Hyun woo merogoh semua bagian kantongnya mencari kunci mobil.


"Apa ketinggalan didalem ya?" Hyunwoo menoleh arah rami yg sedang berjalan .


Hyun woo mempunyai firasat tidak enak tentang rami, iya masuk dulu ke dalam caffe untuk mengambil kunci mobilnya yg tertinggal di meja caffe. Setelah hyun woo keluar rami sudah tak terlihat disekitar caffe..


-Jungkook prove-


  Jungkok berlari kecil mencari rami disekitar rumah sambil sesekali menyeka air matanya..


"Noona hiks noona dimanaaa?"


"NOONAAAAAAAA??? EODIGAAAAAA???????????" 😭


-Home prove-


"Lu ngapain cuma duduk aja? Kita kita mau cari rami" tanya jin kesal.


"Kan udah gua bilang lo harus jaga rami ekstra taee!!!!" Jimin kesal sambil mengusak rambutnya dengan kasar.


BUUGHHH...


"NGOMONG NJIIINNGGG JANGAN DIEM AJA!!!!! BGST!!!!!" suga memukul tae untuk yg kedua kalinya .


"SUGA!!! LO JANGAN MAEN PUKUL DONG! LAGIAN BAGUS KAN TAE LEBIH MENTINGIN GUE DARI PADA SI RAMI !!!" Ucap rose dengan menaikan nadanya ke suga..


"Gak nyangka gua sama lu rose,lo bisa ngomong kayak gitu didepan kita kita" ucap jhope dengan kecewa.


"Lu bukan rose yg dulu kita kenal" kata namjoon yg sekarang melangkahkan kaki keluar rumah untuk mencari rami.


"BRENGSEK LO!" ucap suga berjalan mengikuti namjoon dan disusul dengan jin,jimin dan jhope.


"Gue kecewa sama lo berdua" jin memalingkan wajahnya.


Rose menyentuh luka pukulan diwajah tae "yuk gue obatin"


"Lepasin gua! Jangan deketin gua lagi,kalau lo mau balik ke jerman silahkan !!!! Lo pergi dari sini!" Ujar taehyung.


"Kok lo ngomong gitu? Lo udah gak sayang sama gua? Hah!" -rose


"Sejak ada rami dirumah ini lo udah gak berarti apa apa buat gua rose!"


"Terus sikap lo yg dari kemarin sampe nemenin gue tidur itu apa kalo bukan karena lo masih sayang sama gue?"


"Itu karena gue cuma mau buat rami cemburu !!!  Minggir,gue mau cari rami" taehyung pergi keluar rumah tanpa mendengar panggilan rose.


"TAE BERHENTI TAEEE!!!! "


"TAEHYUNG!!!!"


"TAEHYUNG STOOOOPPP!!!"


"KALAU LO PERGI GUE BAKALAN BUNUH DIRI!!!"


PRAAAANNNGGG

__ADS_1


"AAAHHHHHHHH" -TERIAK ROSE.


-Author prove-


Buuuuggghh...


Jungkook mendengar suara pukulan keras,ia berlari kencang kearah suara tersebut .


Dia melihat rami yg sudah tersungkur berlumur darah.


Kookie mendengar jelas suara wanita yg berjongkok tepat didepan wajah rami dengan kayu tebal di tangannya.



"Gimana rasanya? Sakit? Selamat jalan menuju neraka,semoga selamat sampai tujuan RAMIDA JI"


"NOONAAAAAAA!!!!" kookie berlari kencang kearah rami,sentak wanita bertopeng dan pria pria besar menoleh lalu melarikan diri .


"Noona bangun hiks noona hiks" kookie menangis kejar.


"Ayo noona bertahan hiks,aku akan hiks aku akan menyelamatkan noona hiks bertahan noona" kookie menggendong rami dibelakang .


"K-kookie-yaa.. T-terimaka-ssih" ucap rami lemas .


"Jangan hiks banyak bicara noona hiks" 😭


Sampai di ujung jalan kookie menyetop sebuah mobil.


"Tolong aku kak,tolong selamatkan noonaku" ucap kookie lirih kepada sang pengemudi.


"B-baiklah akan aku bant-" pria itu kaget saat melihat wajah wanita yg digendong kookie.


Hyung woo kaget "ayoo cepat kita tidak punya waktu" dan langsung bergegas membawa rami dan jungkook kerumah sakit.


Sesampainya dirumah sakit rami diperiksa dokter UGD dan langsung masuk keruang operasi .


"Noona hiks noona" kookie duduk dilantai sambil menangis memeluk lututnya.


"Rami kuat,rami pasti bisa lewatin ini.. tenang aja" ucap hyun woo seraya  menenangkan jungkook.


"Hiks hiks hyung.. lo kenal noona rami? Hiks" kookie mendongakkan wajahnya dan menatap hyunwoo sendu.


"Bahkan gue lebih tau siapa rami ketimbang lo 🙂"


"Hyung siapanya noona rami?"


"Gue mantan pacarnya"


"Bentar gue hubungi ibu rami dulu" lanjut hyun woo.


Jungkook pun teringat hyung hyungnya dan dia mengabari Hyung nya.


1 JAM KEMUDIAN


Operasi masih berjalan.


NAMJOON , JIN ,JIMIN ,SUGA ,JHOPE


Ya hanya mereka berlima yg datang kerumah sakit. Taehyung gak ada.

__ADS_1


"Gimana rami ki?" Tanya namjoon.


Jungkook langsung berlari kecil memeluk namjoon erat dan menangis terisak.


"Ceritain ke kita ada apa?" Tanya suga sambil menatap jungkook dan memegang kedua bahu jungkook.


"Noona rami dianiaya orang hyung,wajahnya dipukul kayu tebal sama 3 orang laki laki dan ada seorang perempuan disana,perempuan itu yg memukul noona 😭 hiks hiks" jungkook menangis lagi



Mereka berenam berpelukan.


3jam kemudian rami baru akan dipindahkan ke ruang ICU.


Bu shina datang bersama sekertarisnya,mereka berenam dan hyun woo membungkukkan badannya memberi hormat pada bu shina.


"Bagaimana keadaan rami?" Ucap bu shina dengan tenang.


"Baru akan dipindahkan keruang ICU bu" jawab hyun woo.


"Sekretaris kim,tolong cari siapa orang dibalik semua ini" bu shina memerintah sekretarisnya.


"Baik nyonya,polisi juga sudah dalam penyelidikan" kata sekretaris kim .


Bu shina menghampiri jungkook yg sedari tadi terus menerus menyeka air matanya.


Bu shina memeluk jungkook seraya menenangkannya "Tidak apa apa,tenanglah.. anakku adalah anak yg kuat,jangan khawatir.. mari kita berdoa saja" 🙂


Bu shina memang orang yg amat sangat tenang meski hatinya sangat khawatir dengan keadaan anaknya. Tapi dia selalu percaya bahwa rami adalah anak yg kuat . Jadi ke khawatirannya ia simpan rapat rapat .


-taehyung prove-


Taehyung menggendong rose ke rumah sakit..


Ya- si rose ini coba bunuh diri dengan menggoreskan pecahan piring yg ia banting saat taehyung ingin beranjak pergi meninggalkannya.


Si rose udah masuk ruang rawat setelah diobati dokter.


Si taehyung sekarang lagi tertunduk menangis,karena bingung sama situasi sekarang.


Kalau ia pergi mencari rami,rose akan mengancam bunuh diri .


Kalau ia tetap disisi rose,ia akan kehilangan rami .



Bu Shina , Hyun Woo , Sekretaris Kim, Namjoon ,Jungkook ,Jhope ,Jin ,Jimin .


Mereka sedang melihat keadaan rami dari balik kaca.






__ADS_1


Tbc


__ADS_2