
ini udah lewat sebulan raki pindah ke seoul,tapi yuan belum pindah pindah juga.
raki yg sekarang lagi jalan ditengah tengah taman sekolah mendengar suara teriakan seorang gadis yg sangat familiar baginya.
"YAAAKKK!! RAKI J!!!" raki berbalik dan gadis tersebut berlari kearahnya lalu memeluk dengan erat.
"Yuaaann.. kangeennn" raki membalas pelukan yuan dan mengangkat tubuh yuan yg dalam pelukannya.
mereka berdua sekarang jadi bahan tontonan
siswa siswi sekolah,banyak mata tertuju pada mereka.
ada sepasang mata yg memandang mereka tidak suka,krystal. yaa gadis itu sangat kesal menyaksikan adegan tersebut.
"ck.. siapa si itu perempuan!" -batin krystal .
"gue juga kangen tau.." yuan menyubit pipi raki gemas.
"panggilnya aku kamu doonggggg" pinta raki.
"apa sih najis banget aku kamu"
"gue capek jadi cogan,cewek cewek disini ngekorin gue terus.. lo harus pura pura jadi pacar gue pokoknya.. oke sayangg" raki mengusak surai rambut yuan.
"sebagai imbalannya lo harus anter jemput gue tiap hari kemanapun gue mau.. janji?" yuan memberikan jari kelingkingnya pada raki seraya membuat janji.
"janji.. hehee" raki mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking yuan.
"ayo sekarang anter gue keruang guru hehe"
"aku ya yuan akuuu" kata raki menekan kata AKU didalamnya.
"okey aku.. ayo raki ku sayang,tolong anter aku keruangan guru yaahhh" kata yuan yg terkesan penuh paksaan .
yuan menggandeng lengan raki dengan manja.
ternyata Yuan sekelas sama raki,baru hari pertama masuk sekolah yuan udah dapet banyak tatapan gak suka dari siswi disekolah.
kalian taulah karena apa.
karena sahabatnya raki si cogan sekolah EUPHORIA memintanya berpura pura jadi kekasihnya.
yuan sama raki duduk gak saling berjauhan kok cuma beda 1 meja sama raki,sekarang adalah bel istirahat pertama. Raki nyamperin yaun di mejanya.
"yuk makan.. laperkan?" ajak raki.
"sebentar,telpon papah dulu ya" yuan ngeluarin benda persegi panjangnya .
"*pah..yuan sekelas sama raki loh.. "
"......"
"emm..papah dimana?"
"......"
"dirumah bunda? berdua bunda aja?"
"......."
"oh mau ngurus apart aku,yaudah aku mau makan dulu,ini raki kasian udah nunggu "
"......"
"emmm.. salam buat bunda,nanti aku mampir kerumah bunda pulangnya..okey"
"....."
**FLIIPPP***...
telpon terputus.
"yuk ki"
"papah dirumah mamih?"
"iya katanya mau minta anter ngurus pembelian apartku.."
__ADS_1
sekarang mereka keluar kelas menuju kantin sekolah.
keadaan sekolah sekarang sangat ramai.
"oiya,kok lama sih pindah kesininya?"
"nah,itu hlo waktu ngurus surat pindah kewarga negaraannya kesendat.. kata papah kasian kalau aku 3bulan sekali mesti bolak balik ngurus surat perizinan.. jadi dibuat biar aku bisa netap disini gamesti bolak balik"
"ohh gitu.."
pembicaraan mereka terhenti karena udah masuk area kantin.
"kamu mau makan apa?" tanya raki.
mereka udah gak kaku ya ngomong aku kamu.. heheh -author
"mau steak cheese + French fries"
"minumnya?"
"es lemontea"
"yaudah kamu duduk disana yah,aku yg pesenin" raki nunjuk meja pojok kantin tepat dibawah ac.
yg disuruh duduk ngangguk aja terus jalan ke meja tersebut. Raki tau yuan gak tahan panas makanya raki nyuruh yuan buat duduk di meja yg pas banget ada dibawah ac.
pas mau ke mejanya,yuan kesenggol sama seorang laki laki yg jalan sambil mainin ponselnya.
BUGHH..
"ah.." yuan mengusap lengannya yg tak sengaja tertabrak seorang laki laki.
"sorry sorry..gue fokus ke hp jadi gak liat lo.. ma- "
"-af" laki laki itu terpesona melihat paras Yuan.
"iyah gak apa apa,lain kalo hati hati yah" kata yuan sambil memberikan senyuman pada laki laki tersebut.
"Kim yohan" laki laki itu malah mengulurkan tangannya memperkenalkan diri.
"murid pindahan yah? baru liat soalnya"
"iyah ☺️"
"ganteng juga nih namja namja.. hehe" batin yuan.
"Ekheemmmm" raki datang dengan nampan berisi makanan pesanan mereka berdua.
"sialan si raki" umpat yuan dalam hati.
"kok gak duduk sih" raki menyela obrolan mereka.
"ngobrolnya kita lanjut nanti lagi yah . bye" kata yohan lalu pergi keluar kantin .
"emm iyah"
"yuan ih! makan!" raki berdecak sebal.
"iya iya ih galak bener"
"lagian ngeliatin mulu cowok tadi, kenapa? suka lu?"
"siapa si yg gak suka? orang cogan gitu hehe"
"ih !" raki menoyor kepala Yuan.
"ih raki! kenapa sih? emang gue gaboleh naksir cowok lain? bosen banget gue idup kenal laki laki cuma lo sama papah doang ih.. ck!"
"heh!! gue gue!"
yuan udah misuh misuh aja tuh sambil ngacak ngacak makanannya.
sekarang jam pelajaran olah raga,hari ini olahraga nya bebas.. ada yg main voli,basket dan lebih parahnya ada beberapa yg cuma duduk duduk aja dipinggir lapangan.
kayak yuan ini.
ya,yuan cuma duduk duduk aja ngeliatin raki yg asik main basket sama temen temen cowok yg lain.
__ADS_1
"hei" ada yg nyapa Yuan
yuan nengok kesumber suara.
"eh yohan"
"kok gak gabung sama yg lain?" tanya yohan.
"engga,panas banget.. aku gak kuat panas hehe"
"kamu ngapain disini? kok gak stay dikelas,belajar?"
"jamkos .. hehe"
dari kejauhan raki merhatiin yuan yg lagi asik ngobrol sama yohan.
"YUAAANN LEMPAR BOLANYA" teriak raki dari kejauhan.
"siapa sih? pacar?" tanya yohan.
"engga bukan, sahabat aku dari kecil hehe"
"suka ya sama kamu?"
"engga lah,ya kali"
"buktinya dia ganggu kita terus hehe.. yaudah aku mau ketoilet yah.."
"emm iyah.."
"sampe ketemu lagi" yohan dadah dadah ke yuan .
"okey"
jam pelajaran berakhir,sekarang udah bel pulang raki masih cemberut aja dari jam pelajaran olahraga tadi.
"ki kenapa sih?" tanya yuan sambil jalan beriringan sama raki.
"engga"
"ih lu mah ngambekan"
"biarin"
"kenapaaa??" yuan bergelantung manja di lengan raki.
"lo sama yohan berduaan terus,ada apaan si? pdkt ya? gue nya dicuekin Mulu"
ini kenapa mereka jadi balik gue elu gue elu?-author.
"ya maap.. tapi gapapa kan gue pdkt hehe"
"iyaiya,tapi jangan sampe anggurin gue juga kali ih.. kemaren kemaren gamau ditinggalin pindah.. sekarang udah bareng guenya di anggurin.. KZL kan rakiii"
"ih bacot amat si luu" yuan ngerangkul raki paksa,raki yg tingginya diatas rata rata jadi sampe nunduk nunduk dibuatnya.
" aww.. aw sakit yuaan"
+
+
+
+
"*sok kecakepan ya tuh perempuan,sekarang mau ngedektin yohan juga?"
" emang cakep sih,cuma ganjen!"
"murahan! cih"
**TBC***
__ADS_1