
"makasih ya ra makanannya" -jungkook.
"sama sama ki" -rami
"gimana kabarnya?"
"baik,kamu?"
"aku baik juga"
ya mereka lagi ngobrol diruang tamu berdua-dua aja.. raki sama yuan lagi belajar diruang keluarga.
"rami-yaa.. mianhae" tiba tiba jungkook meminta maaf.
"wae?"
"geunyeoga nae milaeui agiinji moleuneun cheoghaeseo mianhae (maaf karena berpura pura tidak tau bahwa dia adalah calon bayiku)"
"igeos-i dangsin-ui janyeoinji asibnikka? (jadi kau tau bahwa ini adalah anakmu?)" rami mengusap perutnya dan sedikit memancarkan senyumnya.
"eung.. mian (iya,maaf)"
"anieo..ansim-ibnida .. haengboghabnida .. bilog uliga ijeongwaneun dallado injeonghajiman jeongmal gamsahabnida ... gamsahabnida jeong-gug-aa (aku lega.. aku senang.. meski keadaan kita tak seperti dulu,tapi aku cukup bahagia kamu mengakuinya... terimakasih jungkook)" rami tersenyum penuh kehangatan.
"geunde wae cheoghaneungeoya? (tapi kenapa kamu berpura pura?)" lanjut rami menanyakan sesuatu yg sulit jungkook jawab.
"igeo..eung.. igeo" jungkook bingung.
"hem??"
"naneun ajigdo il-eonan modeun il-e joechaeggam-eul neukkinda (aku masih merasa bersalah atas semua yg terjadi)" jungkook menundukkan pandangannya,dia menautkan kedua tangannya.. meremat kuat menahan kepedihan yg ia rasa.
rami menghampiri jungkook dan duduk tepat disebelah jungkook.
"geogjeong maseyo .. naneun dangsin-i geugeos-eul modu tong-gwa hal su issdago hwagsinhabnida ...π (jangan khawatir.. aku yakin kamu pasti bisa melewati semuanya.. )" rami memegang tangan jungkook seraya menenangkan kegelisahan pria yg ada disampingnya tersebut.
"dangsin-eun jeongmallo ingan-ibnikka, cheonsaibnikka? dangsin-eun hangsang dangsin-eul apeuge mandeun salam-egedo jal haengdonghabnida (sebenarnya kau ini manusia atau malaikat? kau selalu berprilaku baik ,bahkan pada siapapun yg pernah membuatmu sakit)" jungkook tersenyum kecil menatap rami.
"ck essshh.. nado molla, wae nado moleugesseo ... naega cheonsaga doel su isseulkka? haahh π (ntahlah, aku juga tidak tau mengapa begini.. mungkinkah aku malaikat? haaahh π)" rami tertawa.
__ADS_1
"heuhh.. jeongmalπ" jungkook menoyor kecil kepala rami.
2 pasang mata menatap senang melihat apa yg terjadi..
"naneun neomu haengboghae ...(aku sangat bahagia sekali)" raki berkata dengan binar binar dimatanya.
"dasi on gajog-eul kkumkkuneunga? (bolehkah aku bermimpi untuk memiliki keluarga yg utuh kembali?)" raki mengusap ujung matanya yg mulai berair.
"eung-" yuan mengangguk sambil mengusap usap lengan raki.
raki berbalik lalu memeluk erat yuan "gomawo yuan-aa"
"mueos-eul gomawo?(berterimakasih untuk apa?)" yuan membalas pelukan yg diberikan raki.
"moduleul wihae ... naega dangsin an-eseo chaj-eun modeun goyoham, dangsin-i na-egejuneun modeun him, geuligo dangsin-i nawa hamkkeiss-eul ttae hangsang dangsin-i changjohaneun modeun gippeum-eul wihae ... naneun geu modeun geos-e gamsahabnida, naneun dangsin-eul saranghae yuan-aa
(untuk semuanya..
untuk setiap ketenangan yg ku temukan pada dirimu,untuk setiap kekuatan yg kau berikan padaku dan untuk semua suka cita yg selalu kau ciptakan saat bersamaku.. aku berterimakasih untuk semua itu,aku mencintaimu yuan)"
cupp~
tiba
tiba
"heoll..neohuideul deiteu issni? (apa kalian berkencan?)" rami memergoki raki dan yuan yg sedang berpelukan.
hening~
yuan dan raki terkejut.
"dangsin-eun molla?- (kau tidak mengetahuinya?)" -jungkook.
abeoji andwe-raki memekik dalam hatinya berharap papinya tidak mengatakan apapun.
"geudeul-eun deiteu jung-ibnida, dangsin-eun jeongmal eomeoniege malhaji anh-assseubnikka raki-yaa??" -jungkook
ahh jinja -raki pasrah.
__ADS_1
"eomma mian..hehe" raki menggaruk tengkuknya yg tidak gatal.
"eohh.. ishhh.. jeongmall"
"mianhae bunda-yaa..urineun geugeos-eul sumgilyeogohaji anhseubnida.. heumm (maaf bunda , kami tidak bermaksud menyembunyikannya) " yuan memegang tangan mami raki.
"eung.. arrasseo arrasseo" kata mami raki sambil mengelus tangan yuan.
"yuan-aa.. rakileul deo johge mandeusibsio .. geuga mosdoen gyeong-u eomma-ege .. ihae ?? (tolong buat raki menjadi lebih baik ya.. kalau dia nakal,bilang pada ibu .. mengerti??)" -rami
"yakk!! eommaaaa" rengek raki manja.
"yakk! jeon raki!! ada apa dengan nada bicaramu?? menjijikan π" jungkook terkekeh.
"kamu mau aja si yuan sama si raki ini.. haha" ledek jungkook.
"mau gimana lagi om,abis stok soalnya haha" jawab yuan ngakak.
"okeh gak apa,orang ganteng udah biasa di nistakan gini ,ayo silahkan hujat aku sesuka kaliaaan.. mumpung aku lagi bahagia,jadi gakan marah hehe" raki malah narsis.
"ih anak siapa si dia?" tanya maminya .
"bukan pacar aku ya bun" -yuan
"apalagi anak gue,bukan bukan.. gakenal hahahaha"
"gwaenchana.. nasib terlahir tampan emang gini.. untung tampan,jadi selow" raki makin necis..
"ih najiz mughalazoh" jungkok.
"bahahaha najis se najis najisnya najis dong aku pih?"
yaAllah bambank malah ngakak dia bukannya marah.-author
"turunan siapa si narsis gitu?" seketika maminya amnesia,dia lupa kalau narsis itu turunan dari dia sendiri.
"LU LAH MAEMUNAH!!" teriak jungkook,and finally membuat semuanya ngakak so hard .
TBC
__ADS_1