
-RAKI PROV-
siang itu aku lihat mami menyebrang jalan untuk menghampiri papi diseberang sana,aku syok seketika tiba tiba ada mobil truk box ingin menghantam tubuh mamih..
lenganku reflex menutup wajahku menutupi alur kejadian disana,yg ku tahu setelah itu aku lihat tubuh mami dibahu jalan dengan tak sadarkan diri..
aku merasa mobil itu menyentuh tubuh mamih sehingga mamih terjatuh.
aku berlari menghampiri mamih dengan sisa tenagaku yg terkuras habis karena syok.
tanpa pikir panjang aku dan papi membawa mami kedalam mobil papi dan melaju kerumah sakit.
kami khawatir dengan mamih dan adik bayi yg ada diperut mamih.
tapi tunggu..
dipertengahan jalan aku teringat yuan dan papanya,kemana mereka?
kenapa mereka tak terlihat?
tapi aku menepis pikiranku dan tetap fokus pada mamih yg sekarang sedang ku peluk..
sesampainya dirumah sakit ,mamih langsung masuk ruang UGD..
selesai dokter memeriksa,dokter bilang tidak ada luka serius pada tubuh mamih tapi tidak dengan kandungannya,adik bayi harus dikeluarkan sekarang yg pada intinya adik bayi terpaksa harus lahir prematur karena air ketuban kandungan mami rembes akibat jatuh tadi.
sebentar lagi mamih akan dibawa keruang operasi.
kami cemas,sangat cemas..
"bang ..tenang" itu suara papih,iya papih bilang aku harus tenang.. kenapa? karena aku cemas sampai mondar mandir bak setrikaan diruang tunggu.
1 jam kemudian dokter keluar ruang operasi.
"bagaimana istri saya pak?" itu papi yg bicara.
"Alhamdulillah operasinya berjalan lancar pak,cuma anak bapa harus berada di inkubator sampai tubuhnya benar benar kuat dan terbiasa dengan udara luar"
"syukurlaahh..saya boleh masuk kedalam dok?" tanyaku.
"boleh.. tapi bergantian yah?" titah dokter.
"pih,papih duluan yah? nanti raki setelah papih" dan papih hanya mengangguk mengiyakan.
aku berjalan menuju kantin rumah sakit untuk membeli beberapa makanan dan minuman.
dari kaca kantin aku melihat sosok laki laki yg ku kenali keluar dari mobil mewahnya bersama seorang laki laki yg ku yakini adalah ayahnya.
KIM YOHAN.
"ngapain tuh anak kesini?" aku bermonolog sendiri dengan diriku.
seketika aku ingat yuan,dia dimana sekarang? mengapa tidak memberiku kabar? kemana dia?
tidak lama aku pergi untuk kembali,setelah keluar pintu kantin aku lihat yohan dan pria yg ku yakini adalah ayahnya ini sedang bertanya pada receptionis "dimana ruang rawat pasien bernama guanlin? ah,lai guan lin" samar samar ku dengar ayah yohan menyebut nama om gianlin.
aku mengkerutkan dahiku..
apa yg dimaksud ayah yohan adalah guanlin papa nya yuan?
tapi tadi beliau menyebut nama lai guan lin
tidak mungkin ada nama yg sama seperti itu.
aku melihat yohan dan ayahnya berjalan terburu buru,aku penasaran dan ku ikuti mereka berdua .
dari kejauhan aku melihat sosok wanita yg sangat aku kenali,ia kacau dan berantakan .
tapi kenapa yohan memeluknya?
kenapa yuan menangis dipelukannya?
__ADS_1
mengapa begitu erat?
ada apa dengan mereka?
aku berperang dengan pikiranku,lalu kenapa dengan om guanlin?
aku tidak bisa hanya berdiam diri,aku memutuskan menghampiri yuan.
"yuan.." yuan menatapku dengan tatapan yg sulit diartikan,tapi aku melihat banyak rasa kekecewaan disana.
"ige mwoya i namjawa mueoseulhago issseubnikka?
(ada apa ini? apa yg kau lakukan dengan laki laki ini?)"
"mueo? (apa?)" jawabnya dengan dingin.
yohan melepaskan tautan tangannya dari pinggang yuan,aku seperti ingin meledak..
"yeogiseo mwohago?
(apa yg kau lakukan bersamanya?)" aku mengulangi pertanyaanku.
"dangsineun nae abeojiege mudneun daesin igeoseul yoguhabnikka?
(kau menanyakan ini alih alih menanyakan ayahku?)" jawabnya dengan sedikit menyunggingkan ujung bibirnya.
"museun tteusiya gwanlin ajeossiga wae geurae?
(apa maksudmu? ada apa dengan paman guanlin?)"
"mueo? dangsineun mueoseul yoguhago issseubnikka? dangsineun meongcheonghan cheoghageona molla?
(apa? kau tanya ada apa?
kau tidak tau atau berpura pura bodoh?)"
"mueo? babo? museun iliya?
(apa? bodoh? ada apa denganmu?)"
"dangsineun molla? abeojiga eomeonireul guhae jusyeosseoyo dangsineun dolo gajangjarie urileul tteonassda! dangsineun nae abeojireul musihago issseubnida!
dangsineun geogieseo aldasipi, naui abeojineun uisigi eobsda!
(kau lihat didalam sana,ayahku tidak sadarkan diri!?"
seketika aku mematung,aku tidak percaya dengan apa yg terjadi sekarang..
yuan pasti sangat membenciku,ia pasti sangat kecewa denganku..
bagaimana aku tidak tau yg sebenarnya seperti ini š
aimataku mengalir keluar dari pelupuk mata. tiba tiba mulutku membisu.
"nae apeseo uljima! naui silmangeun sarajiji anheul geosibnida!
(jangan menangis dihadapanku!
kekecewaanku takkan menghilang begitu saja!)" yuan masih berkata dingin sambil menahan airmata ke kecewaannya .
"jinjeonghae yuan-aa (tenanglah yuan)" aku dengar yohan menenangkan yuan,hatiku semakin sakit.
"mianhae yuan-aa .. akido jagung-eissneun eomeoniwa yeodongsaengeul geogjeonghaessda .. jeongmal moleugess gi ttaemune joesonghabnida ...
(maafkan aku yuan..
aki terlalu khawatir dengan ibu dan adikku yg ada dalam kandungannya..
maafkan aku,karena memang aku benar benar tidak mengetahuinya..)"
"yuan-aa mian"
"raki-yaa ..."
"hmm??"
"ijee.. uri gwangyereul kkeutnaeja
__ADS_1
(mari kita akhiri hubungan kita sekarang)"
aku menatap yuan tidak percaya, mengapa menjadi seperti ini?
"wae? wae kkeutnaya haneunga? (kenapa? kenapa harus berakhir?)"
"moreugesseoyo ... jigeum naega aneun geooo..
nan jeongmal dangsini silheo!
(aku tidak tau.. yg ku tau saat ini
aku sangat membencimu!)" aku menangkap tatapan bencinya padaku saat ia berkata ia sangat membenciku saat ini.
"yakk!! yuan-sii" yohan menatap yuan tidak percaya karena ucapannya.
"arasseo .. naneun geugeoseul bada deuril geosida ...
geurigo hana deo ... eomeoniga taeeona syeossgo, siganeulnaeeo geunyeoreul mannasibsio .. naneun dangsini eomeonido miwohaji anhgileul barabnida.
(baiklah..
aku akan menerimanya..
dan satu lagi..
ibuku sudah melahirkan,sempatkan dirimu menemuinya.. aku tidak mau kau membenci ibuku juga,setidaknya cukup aku saja..)
naneun jigeum gal geosida .. abeoji kke gamsareul jeonhabnida .. dangsini jeoege heolageuljuji anheul geosiraneun geoseul al-*** gi ttaemune mianhabnida.
(aku akan pergi sekarang..
sampaikan ucapan terimakasihku pada ayahmu..
maaf tidak bisa menemuinya,karena aku tau kau takkan memberiku izin.. sampai jumpa)" yuan masih memalingkan wajahnya.
aku berbalik badan dan pergi meninggalkan yuan .
setelah agak jauh aku membalikkan padan,ku lihat Yuan menangis pilu sambil berjongkok dan dengan cekatan yohan langsung memeluk yuan disana.
aku tidak bisa menggambarkan bagaimana perasaanku sekarang.. semuanya berkecamuk menjadi satu.
***ddrrtt*...
Ā
PAPIH JKš**
Ā
| mamih sudah sadar
| kamu dimana?
| cepat kemari..
read .
mamiku sudah sadar..
aku cepat cepat menghapus airmataku dan masuk kedalam toilet untuk membasuh wajahku.
aku tak ingin mamih mengetahui bahwa aku menangis,aku tak ingin mamih tau bagaimana keadaan ku sekarang.
aku berharap tuhan mengubah jalan pikiran yuan saat ini,aku harap tuhan memberikan ketenangan pada yuan dan kesembuhan pada om guan.. Aamiin .
'yuan-aa.. saranghae!' -jeon raki Jiranorraphat.
Ukiekookie00ā ikuti
Ukiekookie00 uri yeoja...š welcome to the world my baby girl..
š2.561.208 likes
528.109 view all comments..
__ADS_1
TBC