
All member dari EXO datang kerumah sakit menjenguk rami.
"Woo" panggil suho.
"Gimana rami?" Tanya chanyeol.
"Rami masih belum sadar" jawab hyun woo.
Sreett...
Bu ghasina keluar dari ruangan rami
"Eommaaa.." sehun memeluk bu shina.
"Bagaimana kabar kalian? Sehat sehat kan?" Tanya bu shina sambil mengusap punggung sehun.
"Aku baik.. kami semua baik.. bagaimana dengan rami?" Tanya sehun yg sekarang sudah melepaskan pelukannya dan menatap bu shina.
"Ya begini,belum sadar.. tenang aja,rami kuat kok" ☺️ ujar bu shina.
"Bagaimana kejadiannya eomma?" Tanya chen.
"Rami di hadang 3 laki laki dan dianiyaya 1 perempuan bertopeng yg entah siapa.. perempuan itu yg pukul wajah rami pakai batang kayu yg lumayan besar" ☺️ jelas bu shina.
"Jungkook menyaksikan semua didepan matanya saat mencari rami" lanjut bu shina.
"Bangtan?" Tanya d'o.
"Hemm.." -bu shina.
"Jungkook juga dekat dengan rami,ntah bagaimana perasaannya sekarang setelah dia liat semua didepan mata kepalanya sendiri.." jelas hyun woo.
"Semoga rami cepet saadar.. eh woo,eomma sama lo udah pada sarapan belum?" Tanya xiumin.
"Kalian bisa ajak bu shina makan duluan.. biar aku yg jaga rami.." -hyun woo.
"Yaudah,lo mau nitip apa? Nanti kita bawain" -chen.
"Apa ajalah chen.. makasih ya semuanyaa" -hyun woo.
"Ibu kekantin rumah sakit duluan ya woo.. ibu titip rami.." -bu shina.
Setelah mereka pergi ke kantin hyun woo masuk lagi kedalam ruang rawat rami.
Dia duduk dibangku sebelah ranjang rami.
Dia pegang erat tangan rami dengan kedua tangannya dan ditempel dikeningnya seraya berdoa.
Kadang hyun woo kecup tangan rami.
"Maaf aku berharap lebih dengan keadaan ini.. aku masih berharap saat kamu buka mata orang yg pertama kamu lihat itu aku,aku masih sangat mencintai kamu meski hanya dalam diam.. ayo bangun ra,bangun" hyun woo memohon dalam hati.
Hiks hiks 😢
"W-woo"
Hyun Woo mendongak dan melihat kearah suara serak tersebut,ya itu suara rami,rami sadar dan sekarang sedang memandang hyun woo.
"Hikss kamu udah sadar ra" hyun woo mengusap airmatanya.
"K-kamu kenapa nangis?" Tanya rami dengan suara yg lemah.
"Engga aku gak nangis" lalu hyun woo tersenyum hangat dengan mata yg berkaca kaca.
"Bentar bentar,aku panggil dokter dulu ya ra" -hyun woo berlari keluar ruangan.
Sreettt..
__ADS_1
"R-raa"
Rami melirik kearah suara tersebut, ntah mengapa dada rami terasa sesak..
Laki laki itu langsung memeluk rami kuat " Ra maaf.. hiks hiks" laki laki itu menangis.
"Lepas,L-lepasiiin" -rami sedikit berteriak dengan tangan yg mencoba mendorong badan laki laki tersebut.
"Kamu siapa sih?? Kamu ngapain meluk meluk orang sembarangan!?" Ucap rami kesal.
"R-raa.. jangan gini ra,aku minta maaf"
"PERGIII KAMU PERGI!!! KAMU KURANG AJAR PELUK PELUK ORANG SEMBARANGAN HIKS HIKS PERGIII" rami berteriak histeris .
"RAMI INI AKU TAEHYUNG!!"
"WOO TOLONG AKU WOOOO... HIKS HIKS AAAHHH SAKIT WOOOO" rami berteriak sambil memegang kepalanya yg mulai sakit.
"Minggir" hyunwoo sedikit mendorong taehyung.
"Kenapa ra? Ada apa?" Tanya hyun woo.
"Sakit woo hiks hiks 😭 laki laki itu juga se enaknya main peluk peluk aku,aku takut wooo hiks hiks " rami memeluk hyun woo erat.
Ga perlu waktu lama dokter datang mengecek bagaimana keadaan rami.
Ya rami gak inget sama taehyung..
Dokter menyarankan buat Ct-scan.
Hyun woo menelpon bu shina karena rami sudah sadar dan harus ct-scan.
Setelah menjalani ct-scan dokter menjelaskan pada bu shina dan hyun woo soal permasalahan kenapa rami bisa sampai gak inget.
"Ada pembengkakan otak disini bu.. ini yg bikin rami hilang beberapa memori ingatannya saat ini" -jelas dokter
"Hhhhhhhh" bu shina menghela nafas khawatirnya sekarang.
"Terimakasih dok penjelasan nya" hyun woo memapah bu shina keluar ruangan.
"Kenapa woo?" Tanya chen
"Rami geger otak,dia kehilangan sebagian memori ingatannya"jawab hyun woo.
"Yatuhan rami.. ada ada aja sih" kai bertolak pinggang dan mengusak rambutnya sedikit.
Mereka semua masuk ke dalam ruangan rami.
Ntah sekarang si taehyung kemana.
Sejak kejadian tadi dia ngilang lagi.
"Raaaa... Kangeeenn" sehun langsung meluk rami.
"Ih ayam,lu berat ih.. badan lu gede gitu.. gue sesek tauuu" -rami
"Lo inget gue ra??" Tanya sehun gak percaya.
"Ya inget lah .. gila aja gue lupa" jawab rami santai.
"Kalau gue siapa?" Tanya kai.
"Lo mas mas seksi yg kalau dance mamer perut mulu kai.. kim jongin as nini hhehe" jawab rami terkekeh..
"Gue?" Tanya D'o
"Lo kyung soo.. si ucok"- rami
"Oiyaa.. baekhyun mana? Kok gada?" Tanya rami.
__ADS_1
"Baekhyun lagi ada urusan sama pak soo man,dia titip salam buat lo ra" jawab xiumin.
"Hyung.. apa kabar? Tambah pendek sih lu?" Canda rami.
"Eh sialan! Baru sadar udah ngehujat gue.. bukan gue yg tambah pendek, merekanya aja yg nambah tinggi" -xiumin.
"Ya kan lo udah tua hyung makanya udah abis masa pertumbuhan nya HAHAHA" mereka semua terkekeh bersamaan dengan ucapan rami.
30 menit kemudian
Sreett..
"Noonaaaaaa.. seneng deh noona udah sadar" kookie berlari memeluk rami yg sedang terduduk di atas kasur .
"Eh eh.. ngapain lo meluk meluk gue? Kenal deket sama gue emang?" Rami menjauhkan tubuh kookie.
"...."
"Hun.. ini ngapain member BTS pada ada disini semua? Lo yg ngundang ya? Pea banget ayam,emang ini party apa segala undang undang orang" rami memalingkan wajahnya.
Member bangtan masih terdiam kebingungan.
Hyun woo.. mengajak semua membeer bangtan ngobrol diluar ruangan.
"Ini ada apa?" Tanya namjoon.
"Rami terkena geger otak" jelas hyun woo .
"Tapi.. kenapa mereka cuma lupa sama kita?" Tanya Jungkook dengan mata yg berkaca kaca.
"Itu karena sebagian ingatannya menghilang ki.." hyun woo memegang pundak kanan jungkook.
Mereka semua mengusak surai rambutnya dengat kasar.. mereka merasa sedih .. amat sangat sedih..
Apalagi jungkook.
Sejak tau rami melupakannya jungkook terus murung.
Ukiekookie00
Ukiekookie00 aku rindu💔 -@Ramida_J
Lock.
"Apa ini balasan yg setimpal buat aku karena sering nyakitin kamu? Maaf ra.." - V
"Aku ingin berterimakasih pada tuhan yg sepertinya mengabulkan doaku.. maaf karena sebegitu egoisnya diri ini" - Hyun Woo
"MAAF.." -Ramida
TBC
__ADS_1