Teman Rahasia | BTS

Teman Rahasia | BTS
1.8


__ADS_3

Sejak pengakuan tae beberapa menit lalu tentang rencana pernikahan nya dengan mijoo minggu depan,rami masih berperang hebat dengan apa yg ada didalam isi kepalanya a.k.a otaknya..


"ra.." kak jin memecahkan keheningan yg rami buat.


"emm.. ne oppa?? wae?" lamunan rami buyar dibuatnya.


"gimana kantor? semua berjalan baik?" tanya kak jin.


"a-aahh alhamdulillah baik kak"


"syukurlah.. kalau ada sesuatu yg kalian butuh bilang kami yah,atau apapun itu lo harus bilang" kali ini kak jin sambil mengusap pucuk kepala rami.


rami meraih tangan kak jin dan menggenggamnya dengan kedua tangan rami "gomawoo oppa😊" rami memancarkan senyum manjanyaa..


"ishh sayangg,ngapain sih begitu" kookie menepuk tangan rami yg sedang menggenggam tangan kak jin.


"Yaa!! sejak rami ada, adik kita disini rami yaa bukan lo lagi kie .. hahaha" kak jin terbahak .


mereka semua terbahak mendengar pernyataan kak jin.


"tae hyuuunnggg ,benarkah begitu? hemmm😚" kookie mengerucutkan bibirnya.


yg ditanya malah terkekeh geli jyjyk..


"bollaa bollaa hahahhaha" taehyung bergidik ngeri karena kookie.


"anjiran sumpah ya aku JYJYK hlo sayang liat kamu gitu 😄" rami mendorong pelan bahu kookie.


"ishh" kookie berdecis.


"udah ihh kiee... jyjyk sumpah akuuuu🤣" rami.


"iyaiya.. oiya,besok kamu turun ke lapangan sendirian apa gapapa? aku gabisa nemenin" kata kookie yg kini berbicara serius .


"hlo? rami mau ngapain?" tanya namjoon heran.


"mau cek harga bahan di pasaran kak" jawab rami.


"lo sibuk gak besok?" tanya suga pada namjoon.


"engga sih,luang banget malah" jawab namjoon.


"nah ,kenapa gak lo anter aja rami?" -jhope


"ide bagus hyung,kasian si rami kalau sendirian.. kayak orang ogeb ntar" -jimin


"hooh tuh,ntar nangis dipinggir jalan hlo Hyung dia,malu maluin" jelas tae kali ini seperti menahan tawa.


"eh dulu gue nangis gara gara lo nginjek hp gue ya tae oppaa!"


"ekheemmm.. flash back!!!!" deheman jin membuat sang empunya flashback tertohok.


"okey okeyy" kali ini tae mengangkat kedua tangannya .


"iyaudah okey besok gue aja yg anter rami" namjoon mengiyakan.


"thanks hyung.. saranghae..emmuachh" kookie mencium pipi namjoon.


"kookie ,najisun amit amit sialuunnnn bangsatuuuunnn babiiuuunn ihhh zyzyk!" namjoon misuh misuh kesal karena perlakuan kookie .


"BAHAHAHAHAHHAHA" semuanya menertawakan namjoon.


setelah makan siang mereka balik kekantor masing masing.


KANTOR TAEHYUNG


taehyung kembali kemeja kerjanya memeriksa beberapa jadwal dari para artis di agensinya.


tapi ada sesuatu yg membuatnya tidak fokus kali ini,tae memikirkan seseorang yg mungkin akan sangat tersakiti dengan keputusannya sekarang.


TOK..

__ADS_1


TOKK...


"masuklah.."


orang yg ada dipikiran tae datang,orang itu menatap nanar manik manik di mata tae.. dengan gontai orang itu berjalan kearah tae.


dia membawa secabik kertas ditangannya yg sudah tae ketahui kertas macam apa itu.


"ige mwoya? (apa ini?)" orang itu menunjukan kertas yg ia bawa.


tae hanya menundukkan wajahnya.


"daedab hae, malhaejwo .. wae na hante ileoneungeoya? (jawablah, beri tahu aku .. kenapa kau melakukan ini padaku?)" mata wanita itu mulai berkaca kaca.


"mianata nancy-aa (maafkan aku nancy)"


orang yg tae pikirkan adalah seorang wanita dan wanita itu nancy.


wanita yg diam diam tae kencani untuk bisa melupakan rami tanpa sepengetahuan teman temannya.


"mianhae? dangsini malhal suissneun jeonbuibnikka? dangsineun naege iyuleul jegonghaeseoneun andoebnikka? o eoseo ileoji ma (hanya maaf? apa hanya itu yg mampu kau katakan? tidakkah seharusnya kau memberiku sebuah alasan? oh ayolah,jangan seperti ini)" nancy berkata dengan putus asa dan mulai menitikan sedikit airmatanya .


tae berjalan memeluk nancy "mian,minahaeo nancy-aa"



"seolmyeongeul haejusimyeon ihaehagessseuiseo.. hemm? (tolong beri aku penjelasan,dan setelah itu aku akan mengerti)" pinta nancy seraya memohon pada tae.


"joh-a,hajiman neoege gancheonghago ... amuegedo mal hajima..(baiklah, tapi aku mohon.. jangan katakan pada siapapun)" nancy mengangguk.


"jangan disini,ayo bicarakan diapart mu" tae segera membereskan file file pekerjaannya,setelah dia tata rapih semuanya lalu menggandeng tangan nancy keluar ruangannya.


setelah sampai diloby kantor ternyata disana ada mijoo yg sedang menunggu,tae lupa kalau sekarang ada janji sama mijoo untuk mempersiapkan pernikahaannya.



"mijoo-yaa" tae menatap dengan datar.


"o tae-yaa.. 😃" senyum mijoo seketika memudar melihat tae menggandeng tangan seorang wanita. tapi dengan cepat pula dia tersenyum kembali..


"maaf untuk hari ini aku tidak bisa menemanimu,kamu bisa sendiri kan? jangan khawatir aku akan setuju dengan apapun yg kamu pilih." mijoo makin tersadar,pernikahan mereka bukan pernikahan yg pada umumnya.


"emm.. tidak apa apa,pergilah.. aku bisa tangani semuanya sendiri" mijoo ingin terlihat baik baik saja.


"emm.. sampai bertemu dirumah"


ya .. mijoo kini sudah tinggal dirumah tae.


\-**Back to rami & kookie**\-


"sayang kerumah mami yuk? aku kangen raki" kata rami.


"ayo.. aku beres beres dulu yah" jawab kookie yg sekarang sedang merapikan meja kerjanya dibantu sama rami.


mereka sudah sedang dalam perjalanan dan sekarang lagi lampu merah.


rami memerhatikan mobil disebelahnya,dia seperti melihat orang yg ia kenal ada didalam sana .


"chagiyaa.. itu tae oppa kan?" rami menepuk nepuk lengan kookie,dan memberi tanda untuk menoleh kearah yg rami maksud.


kebetulan mobil disamping membuka jendelanya,dan memperlihatkan taehyung sedang menghisap rokoknya.


"hlo,kok sama nancy?" kata kookie.


"itu bukan mobil kak tae kan kie?" tanya rami.


"iyah bukan, Hyung gue ga tobat tobat deh mau nikah juga" galama lampu hijau. mereka melihat tae berkendara melaju kearah yg bukan arah rumahnya.


"aku bingung deh kie,sebenarnya ada apa ya? kok kak tae tau tau bilang mau nikah sama mijoo.. emang dia pacaran sama mijoo?" tanya rami.


"duh aku juga gatau yang.. dia aneh akhir akhir ini,bukti keanehannya aja sekarang tuh kamu liat sendiri kan? mau nikah tapi jalan sama perempuan lain"

__ADS_1


"mungkin mau minta anter nancy kali"


"gamungkin, kenapa harus semobil sama nancy? pakek mobil dia lagi.. kenapa gapergi sama mijoo aja coba?"


"ih kookie,kok jadi bawekan kamu sih daripada aku? auah.. biarin aja dia mau apa juga"


"ih sewot,cembokur nih mantan mau nikah?"


"engga ya!"


"lah ngegas sih kamuuuu" kookie mencubit pipi rami.


yg dicubit mah manyun aja.


\-**TAEHYUNG & NANCY\-


(APART NANCY**)


mereka sedang duduk bersama di soffa ruang tamu milik nancy.


"ayo beri tau,kasih aku alasan"


"mijoo hamil" -tae


"hamil? anak kamu?"


"bukan"


"lalu?"


"anak jungkook"


"bercanda" nancy menyunggingkan senyumnya diujung bibir.


"engga,ini benar"


"gimana bisa ini benar? jungkook udah punya istri dan satu anak,gak mungkin." nancy meragukan pengakuan tae.


"jadi waktu itu jungkook bertengkar dengan rami,mijoo mengajak jungkook bertemu,kookie mabuk dan mengira mijoo adalah rami... hal yg gabagus terjadi"


"kalaupun benar itu anaknya kenapa harus kamu? kenapa harus kamu yg nikahin dia?"


"karena aku masih sangat sayang sama rami,aku gak bisa liat dia hancur.. hati aku sakit kalau liat dia sedih"


"masih? selama 1 tahun belakangan ini kita backstreet kamu masih belum bisa lupain rami? rami udah punya kehidupan baru hlo tae.. kamu anggap apa aku?"


"ntah,perasaan ini ga bergeser secenti pun untuk dia.. maaf ,karena aku cuma manfaatin kamu untuk melampiaskan hal yg gak bisa aku lakuin bareng rami"


hati nancy tertampar oleh pernyataan taehyung.


"mencintaimu sangat menyakitkan,kamu jadiin aku pelampiasan dan sekarang kamu akan pergi gitu aja untuk nikah sama perempuan lain yg ngandung anak dari suami mantan kamu.. semua yg kita lakuin setahun ini segitu gak ada artinya yah tae?" nancy udah gak mampu lagi buat nangis



"maafin aku nan.. tapi begini nyatanya"



nancy berdiri menghadap jendela "okey,gak aapa apa.. aku hargai keputusan kamu,ternyara gak semudah yg aku bayangin,aku fikir aku bisa ubah semuanya,tapi engga.. aku salah,sebegitu besar cinta kamu buat rami sampai kamu begini. aku gak bisa apa apa.. aku gak akan bilang kesiapapun tentang ini-"


"-tapi kamu harus ingat,gak ada kebohongan yg abadi.. suatu saat rami akan tau,dan anak yg ada dikandungan mijoo pun kelak akan tau siapa ayahnya .. selamat atas pernikahan mu" nancy mengulurkan tangannya.


"gomawo.. aku akan ingat" tae menjabat tangan nancy..



+


+


+

__ADS_1


+


TBC


__ADS_2