
-RAMI PROV-
setelah semalaman tidur munggungin gue,dia berangkat kerja pas sebelum gue bangun..
sampai seharian ini dia gada ngabarin gue,gue hubungin pun gak ada respon. Dan sekarang raki juga udah pulang sekolah tapi dia gada juga hubungin gue.
ntah sebesar apa amarahnya.
sebesar itukah kesalahan gue? sampai dia jadi acuh .
***drttt...
drrttt....
panggilan dari Kak Hangyul***...
"halo kak?"
"mami minta gue jemput raki,kangen katanya.. gue mau jemput raki nih sekarang.. suruh raki siap siap ya"
"hemm iya"
pliipp..
panggilan terputus..
sekarang raki udah rapih,udah siap mau dijemput om nya..
gue anter raki ke depan rumah yg dimana udah ada kak hangyul.
"om ayo" ajak raki ke omnya.
"ayok,lo mau ikut ra?" tanya kak hangyul.
"engga kak,aku mau kerumah kak lee sa ini"
"oh oke.. hatihati.. raki salam dulu ke mami"
"mi raki berangkat yahhh..emmuach" raki mencium pipi kanan gue.. sedikit mendapat kehangatan disana setelah semalaman gue kedinginan 😂 (karena sikap dingin kookie)
"hemm.. salam buat mami gha ya sayang"
"iya mih.. dah mih" kak hangyul dan raki udah pergi ninggalin gue.
sekarang yg giliran gue ngeluarin mobil untuk kerumah kak lee sa.
+
+
sesampainya dikediaman namjoon/lee sa rami turun dari mobilnya dan menekan tombol bel disana.
Ding.. dongg
ding..dongg
"Ramiii... ayo masuk" kak lee sa meluk gue dan nyuruh gue masuk.
"duduk ra"-kak lee sa
"kak namjoon kemana?" tanya gue yg dari tadi celingak celinguk nyari keberadaan kak namjoon.
"ada ra,lagi mandi.. kita makan malam bareng yaa" kata kak lisa yg kembali menyiapkan sarapan paginya.
"maaf ya kak sore sore gini aku namu"
"gak apa apa hlo,seneng malah aku jadi makan malamnya gak berdua terus sama namjoon"
"abis tadi kookie udah berangkat kerja pas aku masih tidur,terus raki dijemput kak hangyul diajak ketemu mami.. jadi rami sendiri,mau ikut juga suasana hati rami lagi gak bagus.."
"hlo kenapa ra??" tanya kak lee sa antusias.
belum sempet gue jawab kak namjoon udah keluar kamar "eh ada kamu ra,yuk makan malam bareng" kak namjoon udah ikut duduk dimeja makan.
akhirnya gue mutusin buat makan malam dulu dan ngelanjutin ceritanya sehabis makan.
gue bantu kak lee bersih bersih bekas makanan tadi.
"gak usah raa,duduk aja.. biar kak Lee yg beresin"
yaudah lah ya gue duduk diruang tv bareng kak namjoon.
"kenapaaa??" kak namjoon yg seakan akan peka sama sikap gue,dia langsung nanya.
"jadi kemarin tuh aku kan minta izin ke kookie buat kerumah mami,soalnya raki ngerengek terus minta kesana..terus kookie izinin.. sampe sana aku ketemu mantan aku 8 tahun lalu yg ninggalin aku gak ada kabar,dia temen kak hangyul juga makanya ada dirumah mamih,dia mau nikah datang kerumah buat ketemu kak hangyul sekalian ngasih undangan pernikahan dia.. dia dateng sama adiknya + sahabatnya yg dulu aku suka sebelum pacaran sama dia- "
__ADS_1
"terus..?" tanya kak lee sambil duduk disebelah gue .
"bentar aku minum dulu aus " -gue
"-nahh pas mantanku sama adiknya pulang aku duduk bareng kak hangyul sama kak byungchan,nama cowok yg dulu aku suka tuh byung chan..mantan aku si seung woo dan adiknya eunsang/esa.. si kak byungchan nih kan ngeledekin aku terus,eh aku kebablasan bilang kalau dulu dia gapunya pacar mungkin aku ga akan berakhir sakit hati karena seung woo.. gataunya ada kookie diambang pintu denger aku ngomong gitu.. abis itu kookie diem aja cuek ke aku,sampe tidur munggungin aku terus aku belum bangun aja dia udah berangkat kerja,gada kabar juga sampe sekarang. aku hubungin gak direspon kak.. hemm"
"yaudah minta maaf aja ra,salah satu dari kalian harus ngalah.. " saran kak hangyul.
"iya kak aku coba yah.."
"gimana? udah lega belum?" tanya kak lee.
"sedikit lega sih kak,belum sepenuhnya lega karena kookie masih gabisa dihubungin.. tapi lumayan lah daripada dipendam sendiri kan hehe makasih ya kakakuuu" meluk kak lee.
"sama sama raa" kak lee ngelus ujung kepala gue lembut.
+
+
+
sesampai dirumah gue dapati rumah masih belum berpenghuni,raki bermalam dirumah mami dan kookie belum pulang dari kantor.
entah sibuk karena pekerjaan atau menyibukkan diri untuk ngehindarin gue.
-Author Prove-
"tumben lo kesini" tanya jimin ke kookie yg sekarang ada diruangan jimin.
ya kookie lagi ada di V & J Ent. buat ketemu taehyung dan Jimin.
"lagi pengen aja" jawab kookie lesu.
"udah tengah malem hlo ini,udah izin rami kesini?" tanya taehyung.
"belum"
"loh? kenapa? nanti si rami nyariin gimana?" kata jimin terheran .
"ada masalah apa?" peka taehyung.
kookie menjelaskan apa yg dia dengar kemarin dirumah mamihnya.
"dia ngomong begitu apa gak sadar kalau kita udah nikah dan punya anak?" sebal kookie.
"terus rami minta maaf?" tanya tae.
"seharian ini gue gak angkat telpon dia,gada ngabarin dia.. takut emosi gue,soalnya api di hati sama pikiran gue masih berkobar hyung" jelas kookie.
"yaudah sana pulang,omongin berdua.. jangan ngehindar gini, gabagus" kata tae.
kookie sibuk ngotak ngatik ponselnya "hlaa si mijoo ngirim pesan?" kata kookie terheran.
"siapa? lee mijoo?" tanya jimin.
"apa katanya?" tae antusias.
"katanya 'aku kangen' gitu" jawab kookie.
"apa dia udah balik ke korea? gue juga kangen ih,dia kok ngirim pesannya ke lo doang sih ah curang" keluh jimin.
"awas lo rami salah paham" -tae
"ah udah hyung gue mau pulang dulu" kookie langsung berdiri dan menyimpan ponselnya di saku celana miliknya.
"hati hati" -tae & jimin.
+
+
+
+
sampai dirumah kookie mendapati rami yg lagi duduk disofa melipat kakinya sambil memegang botol soju,dimejanya sudah ada 2 botol soju kosong.
"ngapain begini!" kookie merampas botol ditangan rami.
rami cuma menatap kookie sinis.
rami berjalan kearah lemari minuman untuk mengambil minuman lagi tapi ditahan kookie.
"kamu begini karena kepikiran mantan kamu? atau mantan gebetan kamu? gila ya! udah punya suami sama anak masih aja mikirin laki laki lain.. cihh"
__ADS_1
rami memandang kookie dengan kesal,jelas dia begitu karena sifat kookie yg tiba tiba berubah.
"ternyata kamu sama saja dengan taehyung dulu" rami tersenyum remeh dengan muka yg memerah .
rahang kookie mengeras dan mengepal tangannya "sampai saat ini ternyata kamu masih mikirin taehyung juga.. hahh😏"
"se engganya aku gak main fisik ke kamu" kookie berjalan masuk ke kamar meninggalkan rami diruang tengah.
rami duduk menghadap jendela rumahnya menatap sendunya langit malam.
malamnya hanya di sinari oleh cahaya rembulan.
bahkan sekarang sudah pukul 5 pagi tapi rami masih gak beranjak 1 centipun.
kookie berjalan keluar rumah tanpa menghiraukan rami.
rami menoleh kearah pintu yg sudah tertutup "kamu berubah,apa kamu lelah hidup bareng sama aku? bahkan kamu sepertinya gak perduli tentang aku sekarang"
sekarang kookie ada ditaman deket rumahnya,lagi duduk sambil mengusak kasar wajah dan rambutnya...
dia frustasi dengan keadaannya sekarang.
"kenapa sih masalah gak ada habisnya,urusan kantor belum selesai sekarang rami yg kayak gini" kookie mengeluh dengan keadaannya.
"kantor rugi besar,gaji karyawan yg terlambat sampai masalah rumah tangga yg begini.. haaaahhhh gue pusing"
kookie gak cerita ke rami kalau perusahaaannya sedang dalam kondisi gak bagus.
kookie menyembunyikannya dari rami karena sudah tau pasti rami menawarkan bantuan dengan memberikan uang tabungan pribadinya. kookie merasa malu jadi dia menyembunyikannya dari rami sampai merasa stres sendiri.
***drrttt...
drrrtt. ..
lee mijoo calling***..
"halo.."
"jungkook-aa .. dimana? aku rindu,mari bertemu"
("apa aku bertemu mijoo saja?")
"oke,kita ketemuan aja yaa"
"oke aku sharelok yah tempat ketemunya"
"emm.."
plipp...
mereka bertemu ditempat makan yg ada karaokenya..
kookie sampai diparkiran tempat tersebut.
"jungkook-aaa yeogii yeogii" kata si perempuan itu sambil melambaikan tangannya.
mereka memang dekat dari dulu,mijoo adalah pemilik tempat tatto art dimana kookie dulu sering datang kesana bersama jimin dan v.
sekarang mereka lagi mengantri untuk memesan tempat dan makanan .
sementara rami dirumah.
"apa aku bersikap terlalu berlebihan kepada kookie?? hiks hiks 😭"
"apa aku harus meminta maaf? hiks 😭"
**drrtt...
drrrttt..
Han eun sang**
| send a picture..
| suamimu bukan ka?
__ADS_1
**read...
TBC**