
namaku Arossa Muzdalifah, usiaku 17 tahun, ini kisahku
gadis bertubuh mungil dengan tinggi hanya 146cm bahkan seringkali orang mengira aku ini masih duduk di bangku Sekolah dasar.
Di usiaku yg bisa di bilang masih remaja ini, aku sudah bekerja dan putus sekolah, semua itu memang keputusanku
dan sekarang aku bekerja sebagai seorang penjahit lokal, aku memilih menjadi gadis rantau di usia 15 tahun, aku hanya ingin berbagi kisahku melalui tulisan ini,
berbagi cerita tentang betapa tidak normalnya kehidupan ku selama 10 tahun belakangan.
__ADS_1
mungkin sebagian besar dari kalian tidak percaya akan kehadiran "mereka" tapi aku percaya, apa kalian tau yg kumaksud dg kata "mereka"?
sosok yg tak bisa kita lihat dg mata telanjang, dan cerita tentang "mereka" akan ku tulis di sini dengan cerita yg berjudul
TEMBUS PANDANG
mungkin ada sebagian dari kalian yg sama dengan diriku, mengalami setiap hari yg begitu tidak sama dengan orang kebanyakan, melewati malam-malam yang teramat sunyi dan dingin, serta suara-suara yg selalu mengganggu di gendang telinga, seakan- akan mereka benar adanya
aku tidak sedang menakut nakuti kalian, hanya saja aku ingin kalian tau betapa tidak nyaman nya berada di kondisi seperti ini, kondisi dimana semua orang lain tidak bisa melihat apa yg kita lihat, sering di anggap pembohong, tukang ngarang dan paling parahnya lagi aku sering di anggap tidak waras oleh tetangga dan orang orang di sekitarku, padahal aku hanya menyampaikan apa yang aku lihat,
__ADS_1
tak hanya itu saja, terkadang nenek ku juga terkena imbasnya seringkali ia dikatai oleh orang orang, iyya.. dari kecil aku hanya tinggal dengan nenek tua yang sekarang usianya 52 tahun, dari kecil aku sudah di tinggal oleh ayah dan ibuku, dan tak pernah tau dimana mereka sekarang setiap aku tanyakan hal ini kepada nenek, nenek selalu berkata "pada sa'atnya nanti kamu akan mengetahui semuanya sendiri, tanpa perlu nenek beri tahu kamu akan mengetahuinya sendiri" jawaban yg sangat menjengkelkan bukan?
seringkali aku mencoba untuk mencari tahu keberadaan mereka, dengan cara bertanya kepada paman, bude atau kerabat yang lainnya,
namuun tak pernah aku mendapat informasi apa apa tentang mereka, hasilnya selalu nihil dan seringkali aku merasa putus asa
sampai pada akhirnya aku membuat keputusan seperti ini, berhenti sekolah dan menjadi gadis rantau di pulau dewata, kalian pasti paham kan pulau Dewata? iyaa, pulau Bali lebih tepatnya.
Aku yakin kalian pasti sering mendengar kisah tentang pulau ini bukan? pulau dengan sejuta keindahan, tapi apa kalian tau ada apa di balik indahnya pesona pulau Bali?
__ADS_1
aku harap kalian mau membaca kisahku