
Setelah mengungkapkan rahasianya yang tak ada habisnya, dia berusaha untuk hati hati dengan mulutnya yang besar.
" Xuan Xuan! malam ini adalah festival lentera. Maukah kamu ikut denganku? " Lan You Nian dengan senang hati melompat ke ruang kerjanya.
Sesampainya di pintu, dia melihat suaminya sedang mendiskusikan perkerjaan dengan Zhao Li.
" Maaf jika aku mengganggumu." Ketika dia akan pergi, sebuah suara memanggilnya.
" Aku akan ikut denganmu nanti. Beritahu penjaga untuk menyiapkan kereta." Kata katanya membuatnya bahagia.
" Oke! aku pergi dulu. Sampai jumpa! " Dia segera berlari ke kamarnya untuk menemukan beberapa pakaian cantik untuk malam ini.
" O.... Oke? apa kamu memperhatikan dia kadang kadang mengatakan hal hal yang belum pernah kita dengar sebelumnya. " Zhao Li menatap Feng Yi Xuan dengan cemberut.
" Kamu pergi dulu. Aku punya sesuatu untuk di lakukan. "
Feng Yi Xuan mengabaikannya. Dia tahu kalau dia berbeda dari yang lain. Tapi dia tidak bisa mengatakan apa itu.
Bahkan jika dia berbeda, dia tidak peduli. Dia adalah satu satunya wanita yang pernah dia cintai sepanjang hidupnya.
...----------------...
Kota Chang An.
Berjalan bersama suaminya di ibukota untuk pertama kalinya membuatnya merasa bangga.
Hari mulai gelap dan festival akan segera di mulai. Semua orang berjalan jalan dengan orang yang mereka cintai.
" Xuan Xuan lihat kunang kunang!" Lan You Nian berkata sambil menunjuknya.
" Ini indah kan? "
__ADS_1
Langit gelap di hiasi dengan bintang bintang kecil yang tak terhitung jumlahnya. Kunang kunang berlayar seperti perahu keperakan di laut biru yang dalam. Tawa anak anak bisa terdengar. Beberapa dari mereka sedang bermain petak umpet.
" Ini memang indah. " Dia berkata sambil menatapnya. Feng Yi Xuan telah jatuh cinta padanya dengan sangat keras.
Lan You Nian menggunakan hanfu hijau muda dengan beberapa bunga di atasnya. Dia benar benar merias wajah agar terlihat bagus di depannya.
" Senior tua di mana kita harus menggantung lentera ini ?" Dia bertanya pada seorang senior tua dan dia bertanya sambil memilih dua lentera.
" Tradisi kami mengatakan semakin tinggi anda menggantungnya, semakin baik. Dan keinginan anda akan terkabul." Senior tua itu menjawab.
Berbalik kearah Xuan Xuan, dia memberinya salah satu lentera. Sebelum dia bisa menolak, dia sudah meletakkannya di tangannya.
" Kita harus mendapatkan tangga. Aku ingin pergi.... " Sebelum dia selesai mengatakannya, Feng Yi Xuan mengangkatnya dengan mudah, terbang menuju atap.
" Itu luar biasa. Aku benar benar lupa kalau kamu bisa terbang. Hehe.. " Dia berkata sambil menggantung lenteranya.
" Letakkan milikmu di sana. Ayo buat permintaan." Lan You Nian kemudia. mengatupkan kedua tangannya dan membuat permohonan.
" Apa yang kamu inginkan? " Dia dengan cepat menatapnya setelah membuat permintaan. Tapi dia menemukan dia menatap lurus ke arahnya.
" Tidak ada, bagaimana denganmu? " Feng Yi Xuan bertanya.
" Itu hanya keinginan biasa. " Lan You Nian menghindari pertanyaanya.
Setelah terdiam beberapa saat, dia menanyakan sesuatu.
" Xuan Xuan, bagaimana jika suatu saat aku tiba tiba menghilang?"
Dia berkata sambil melihat wajahnya, ingin mengingatnya dalam benaknya, takut jika suatu saat nanti dia kembali.
" Aku akan menemukanmu di setiap sudut dan celah dunia ini. " Feng Yi Xuan tidak bercanda ketika dia mengatakan ini. Tidak akan ada yang bisa mengambilnya darinya.
__ADS_1
Lan You Nian tersenyum melihat wajah menawan suaminya. Ia menatap langit dengan seksama.
Mendengar kata katanya, air matanya tanpa sengaja keluar dari matanya. Dia tidak mau meninggalkannya.
Sebelum ini, dia selalu memohon untuk pulang. Tapi sekarang satu satunya hatinya ada di sini di era kuno.
" Kenapa kamu bertanya..."
Dia membalikan wajahnya untuk menatapnya tapi tiba tiba tangan kecil meraih wajahnya menariknya kearahnya.
Lan You Nian memberikan kecupan kecil di bibirnya. Dia tahu suatu saat nanti dia akan meninggalkannya sendirian di masa depan dengan paksa. Ketika dia hendak menarik diri sebuah tangan meraih pinggangnya.
Bibirnya menyentuh bibirnya, Lembut, lembut, seperti sayap kupu kupu, cukup lama sehingga dia bisa merasakan nafasnya. merasakan kehangatan kulitnya.
Bulan menjadi saksi gesrur romantis pasangan tersebut.
' Aku mencintaimu Feng Yi Xuan. Aku harap aku bisa tinggal di sisimu selamanya. ' Air matanya lolos lagi.
...----------------...
Lan You Nian bertekat untuk menikmati hidupnya selama dia disini. Dia akan menghargai setiap saat.
" Zhao Mama di mana Xuab Xuan? aku belum melihatnya sejak pagi. " Dia merasa sangat aneh karena tidak bertemu dengannya selama sehari
Setelah kunjungan mereka di festival lentera minggu lalu, itu membuat mereka menjadi lebih akrab.
" Jendral dan tuan Zhao Li telah pergi ke istana. Yang mulia telah memanggil mereka sejak pagi ini. " Zhao Mama tersenyum melihat wajah khawatir nyonyanya.
" Oh benar. kalau begitu aku akan kembali ke kamarku. Beritahu aku kapan dia kembali. "
...----------------...
__ADS_1