
Jendral Feng Manor
Feng Yi Xuan telah tinggal di ruanganya selama beberapa hari terakhir sehingga dia tidak tahu tahu tentang rumor yang beredar.
Langkah kaki terdengar sehingga dia segera mendongak untuk melihat siapa yang berani mengganggunya di tengah menyelesaikan masalah penting.
Penjaga baru bisa merasakan aura pembunuh yang memancar dari sang jendral.
Dia takut akan amarah nya tapi dia harus memberitahu jendral desas desus yang melibatkanya.
" Apa itu? " Baris ini hanya menambah rasa takut pada penjaga.
Mengatakan pada dirinya sendiri untuk berhenti gemetar dia mulai.
" Tuan, ada desas desus tentang anda berkeliling ibu kota. haruskah kita menutupinya? " merasa sedikit lega ia Akhirnya tenang.
" Biarkan saja. bersikaplah seperti biasa."
" Tapi... rumor itu sebenarnya melibatkan nona Lan You Nian juga...."
Setelah kalimat ini di ucapkan, sang jendral melihat ke atas dengan gerakan cepat. kilatan berbahaya bersinar di matanya.
Jelas bahwa dia tidak senang dan bahkan dalam kegelapan, penjaga itu bisa merasakan bahwa dia sangat marah.
Feng Yi Xuan dengan marah berkata " Apa rumor itu?"
Dia tidak tahu mengapa tuan bereaksi begitu berbeda ketika dia menyebutkan nama nona muda itu.
" Ini tentang nona Lan You Nian yang mencoba merayu jendral. mereka juga berkata dia adalah wanita tak tahu malu yang suka merayu pria. beberapa dari mereka mengatakan bahwa mereka melihat nona muda memelukmu. "
Mendengar ini, Marah akan menjadi peryataan yang meremehkan. Feng Yi Xuan gemetar karena marah. tapi dia barusaha untuk tenang.
" Beraninya mereka menyebarkan desas desus itu. "
" Penjaga bayangan." mendengar bahwa tuannya sangat marah, dia tidak membuang waktu untuk tampil di depan tuanya.
" Selesaikan masalah ini dengan cepat dan diam diam. "
Memang dia tidak peduli dengan citranya karena telah ternoda sejak lama tetapi dia merasa jengkel dengan keterlibatannya.
" Baik tuan, saya akan pergi dulu. " dia sedang pergi ketika dia dihentikan suara tuannya.
__ADS_1
" Terakhir, periksa kondisinya dan laporkan padaku segera. "
Feng Yi Xuan terganggu citra perasaanya yang sedih karena rumor itu.
Dia tidak bisa mengerti tentang perasaan baru ini. Feng Yi Xuan akhirnya membuat keputusan untuk menganggkap perasaanya sebagai perasaan berhutang budi.
' Mungkin karena dia peduli padaku jadi aku mencoba membalasnya.'
...***************...
Kicauan burung menandakan bahwa pengawalnya mendapat kabar. di koran kecil.
pengawalnya memberitahu dia bahwa desas desus telah melambat.
Pagi ini dia langsung menuju ke istana. dia telah di panggil oleh kaisar untuk memasuki istana sesegera mungkin.
Feng Yi Xuan dapat mengatakan bahwa ini tentang hadiah atas kemenangan nya dalam perang. itu adalah hadiah biasa berupa emas dan batu giok.
Dia dengan cepat memasuki istana. melirik sekeliling dia melihat bahwa para penjabat sudah duduk di posisi mereka sendiri. menyambut Kaisar dengan hormat. dia hanya hanya ingin menyelesaikan ini.
" Apakah ada masalah penting yang mulia memanggil saya hari ini?"
" Jendral agung telah mencapai usia menikah. jadi Zhen akan menganugerahimu pernikahan dengan salah satu putri mentri. "
Semua orang tahu bahwa mereka tidak bisa bertindak sembarangan kepada Feng Yi Xuan. dia memegang kekuasaan militer. jika dia mau, dia bisa melakukan pemberontakan.
Feng Yi Xuan tidak melihat ini datang. tetapi dia mempertahankan suasana hatinya.
"Jendral ini tidak memikirkan pernikahanya karena saya sibuk. tapi karena yang mulia memikirkanya demi saya. maka saya akan memikirkanya. "
Dia bisa menolaknya tetapi dia harus menyelamatkan muka demi kaisar. dia tidak akan membuat para penjabat memandang rendah penguasa mereka.
Setelah Feng Yi Xuan pergi, para penjabat mulai membual tentang putri mereka sendiri.
Segera setelah para penjabat pulang, mereka memberitahu putri mereka untuk berusaha merayu sang jendral.
Dalam embusan angin berita, jendral menikah melewati telinga semua orang di ibukota. semua wanita perusaha tampil ramah di depan sang jendral.
Beberapa merasa kecewa seolah mereka tahu siapa yang akan di pilih sang jendral.
Mereka semua memperkirakan itu adalah putri Perdana Mentri Jiang, Jiang Liyao.
__ADS_1
Pedana Mentri Jiang dianggap sebagai salah satu penjabat paling berkuasa di ibu kota. jadi wajar bila Jiang Liyao menikah dengan jendral.
...**************...
Kota Chang An
di sebuah kedai teh mewah, ada beberapa wanita yang membicarakan siapa yang akan menjadi pengantin sang jendral.
" Saya percaya itu akan menjadi saya. karena saya yang paling cantik dan ayah saya memiliki kekuatan lebih banyak dari pada penjabat lainnya." Jiang Liyao mengatakannya dengan arogan.
" Kalian semua hanya perlu menunggu undangan ke pernikahan saya dan jendral! saya berjanji itu akan menjadi pernikahan terbesar yang pernah ada."
Di sela oleh seseorang. Jiang Liyao dengan cepat melihat siapa yang berani menganggunya.
" Apakah benar kamu dan jendral akan menikah? " Lan You Nian bertanya dengan nada khawatir.
Lan You Nian dan Qiqi kebetulan pergi ke toko teh yang sama. dia tidak sengaja dengar bahwa sang jendral akan menikah. secara alami, dia senang untuknya dan dia berharab wanita itu baik hati.
Tetapi ketika Jiang Liyao mengatakan bahwa dialah yang menikah dengan sang jendral, dia merasa dunianya hancur. dia takut hal dalam novel akan terulang kembali.
" Ya.. mengapa kamu cemburu ? lebih baik kamu tinggal kan jendralku sendiri! dan... " sebelum dia selesai berbicara Lan You Nian sudah pergi.
Lan You Nian tidak bisa mendengar Jiang Liyao mengumpat padanya atau apapun di sekitarnya.
Dia merasa telah gagal. Jiang Liyao sebenarnya adalah karakter sebagai istri jendral yang meninggalkan nya untuk pria lain.
" Tidak tidak, itu tidak mungkin terjadi lagi! Qiqi apa yang harus saya lakukan ?" matanya penuh dengan air mata. Lan You Nian merasa sangat frustasi.
Qiqi tidak bisa melakukan apa apa selain memeluk nonanya.
" Tidak apa apa nona. saya tidak tahu apapun yang anda katakan. tetapi saya tahu itu ada hubungannya dengan jendral kan? "
" Hmmm." Lan You Nian bersenandung sambil memikirkan beberapa cara.
" Quqi ayo pergi ke Feng manor aku tidak bisa menunggu lagi !"
" Tapi nona, tidak pantas bagi wanita yang belum menikah untuk mengunjungi seorang pria di rumahnya. " Qiqi takut akan rumor lain tentang nonanya.
" Aku tidak peduli ayo pergi." Lan You Nian menyeret Qiqi sepanjang jalan. dia hanya ingin berbicara dengannya. haruskah ia mengirimi surat ? itu akan memakan waktu yang lama bukan? mengapa aturan kuno begitu banyak?
...****************...
__ADS_1
nb : jangan kupa komen dan like nya yaa 😄