Terjerat Cinta Sang Jendral

Terjerat Cinta Sang Jendral
Epilogue


__ADS_3

Kembali ke era kuno.


Semua orang mulai melupakan kematian istri jendral kecuali dia. Tidak ada yang tahu bahwa dia hampir tidak bernafas kecuali dengan bantuan akupuntur dan perawatan medis.


Bukan niatnya untuk membiarkan mereka mengira dia sudah mati tapi entah bagaimana berita menyebar seperti itu. Jadi dia hanya melakukannya karena akan lebih baik bagi mereka untuk tidak menyadarinya.


Setelah Lan You Nian pingsan saat itu, Feng Yi Xuan meminta tabib untuk memeriksanya.


" Dia hampir tidak bisa bertahan lagi. Akan lebih baik jika kita membiarkannya pergi." Tabib itu terus menundukan kepalanya. Dia tahu perawatan umum untuk menjaga kondisi istrinya begitu banyak. Feng Yi Xuan merasa seperti lumpuh di tempat. Aura mengancam mencengkramnya kuat kuat.


" Tidak! lakukan apa saja untuk menyelamatkannya. " Feng Yi Xuan berkata dengan tegas.


Dia tidak bisa lagi menahan tangannya ; mereka gemetar dalam ritme gemetar yang aneh. Perasaan takut merayap naik ke perutnya. Dia ketakutan.


" Saya... saya hanya bisa memberikan obat dan akupuntur untuk membuatnya tetap hidup atau membuatnya tetap bernafas. Tapi nyonya akan terbaring disana seperti orang mati. " Tabib itu ragu ragu berkata.


Yang dia maksud adalah lumpuh. Jika di dunia modern dia akan bergantung dengan mesin ventilator. tetapi di dunia kuno itu akan bergantung pada perawatan medis kuno.


" Apa saja! Lakukan apa saja untuk membuatnya tetap hidup. " Feng Yi Xuan sepenuhnya sadar bahwa dia egois. Dia percaya bahwa dia akan kembali.


Jika dia melepaskannya, dia pasti akan kehilangan akal sehatnya. Tetapi ketika dia memikirkan putra mereka, dia perlu menenangkan diri.


Hingga saat ini, dia akan menemaninya setiap pagi dan malam setelah dia melakukan tugasnya. Feng Yi Xuan telah benar benar berubah. Dia menjadi lebih dingin dan tanpa ampun.


Terakhir kali dia berperang. Semua musuhnya dia bunuh. Tidak ada yang dia biarkan hidup. Semua orang benar benar dapat mengingat hari itu. Dia kembali dari peperangan dengan darah dimana mana menempel di baju zirahnya. Itu menakutkan. Feng Yi Xuan mungkin masih hidup tetapi ketika seseorang menatap matanya, itu sudah tidak bernyawa. Dia telah kehilangan satu satunya cahayanya.


Bahkan putranya tidak bisa menghiburnya. Bukan karena dia tidak bisa mencintai anaknya sendiri. Tapi dia tidak bisa melupakan fakta bahwa Lan You Niannya ada di depannya tapi sepertinya dia sudah tidak ada lagi.


Putranya terkadang tinggal dirumah ibu Lan You Nian. Awalnya sulit bagi keluarganya untuk menerima kebenaran. Tapi akhirnya mereka mulai menerima semuanya karena hidup harus terus berjalan.

__ADS_1


Menteri Li dan Nyonya Li secara suka rela merawat putra Lan You Nian dengan sebaik baiknya karena mereka tahu menantu mereka tidak dalam kondisi yang baik.


Feng Yi Xuan rindu melihat mata cerah itu. Senyumnya. Kecanggungannya. dan setiap hal yang dia lakukan untuk membuatnya tertawa. Setiap kali dia mengingatnya dia merasa ingin menangis tetapi air matanya tidak mau keluar. Sepertinya tidak ada lagi air mata yang tersisa untuk menangis.


Di dalam, jiwanya terasa seperti berlahan lahan tercabik cabik darinya. Hatinya hancur berkeping keping setiap kali dia melihat putranya. Dia bahkan tidak memiliki kesempatan untuk bertemu ibunya.


" Xuan er. Dia sudah tidak ada lagi di dunia ini . Zhen harap kamu akan menikah lagi. " Bahkan kaisar tidak tahu bahwa Feng Yi Xuan menyembunyikan tubuh Lan You Nian.


Feng Yi Xuan hanya diam dan menatap kosong pada yang mulia. Semua penjabat menatapnya di sudut mata mereka. Sebelumya, mereka selalu berpikir bahwa dia itu menakutkan tetapi setelah kematian istrinya dia menjadi lebih menakutkan.


Beberapa merasa akan buang air di celana ketika mereka menatap lurus ke matanya. Auranya semakin gelap. Bahkan Yang Mulia takut Feng Yi Xuan akan melakukan sesuatu yang tidak terbayangkan.


" Jika kamu setuju, aku akan menemukan pengantin baru yang cocok untuk... " Sebelum Kaisar dapat melanjutkan lebih jauh, Feng Yi Xuan memotongnya dengan keras kepala.


" Aku akan pergi dulu. Ada urusan yang lebih penting kamu bisa memberitahu Zhao Li. " Dia pergi tanpa menunggu izin dari Kaisar. Kaisar menatap punggung Feng Yi Xuan yang mengeras dengan cemas saat dia pergi.


" Saya disini Yang Mulia." Zhao Li memberi hormat pada kaisar.


" Jaga Feng Yi Xuan jangan sampai dia melakukan hal bodoh. " Kaisar takut Feng Yi Xuan akan bunuh diri.


" Saya akan menjunjung tinggi perintah anda, Yang Mulia." Kata Zhao Li sebelum meninggalkan istana. Dia adalah orang yang menemani Feng Yi Xuan dan jekas dia tahu setiap rasa sakit yang dialami Feng Yi Xuan. Lan You Nian adalah satu satunya orang yang dapat mengembalikan Feng Yi Xuan seperti dulu.


Apa yang akan terjadi pada negara jika jendral besar tidak mampu melindungi negara? beberapa bulan yang lalu, Feng Yi Xuan telah meminta untuk mundur dari posisinya tetapi kaisar menolaknya. Karena negara belum memiliki orang yang cocok untuk menggantikan posisi Feng Yi Xuan.


...----------------...


Di sebuah Ruangan terdapat kamar yang tidak boleh di masuki oleh siapapun kecuali Feng Yi Xuan dan Tabib.


Di sana terbaring tubuh mungil dengan seorang pria menemaninya di sisi kanannya. Dia memegang tangan kanannya. Membawa tangannya yang pucat ke wajahnya. Dia ingin merasakan kehangatannya, tetapi apa yang tersisa di tangannya, hanya tangan yang terasa dingin. Tak ada lagi tangan yang hangat yang selalu ia cium.

__ADS_1


" Kapan kamu akan bangun? " Dia bertanya sambil menatap wajah susunya.


" Apakah kamu tidak merindukanku? Aku sangat merindukanmu. " Matanya yang dingin dan keras itu akan menjadi lembut setiap kali matanya tertuju padanya.


" Aku membutuhkanmu. Dan putra kita membutuhkanmu. " Setiap hari dia membisikan kata kata itu kepadanya tapi dia tidak mendapat reaksi. Dan dia juga tidak pernah menyerah.


" Aku sangat menyesal jika kamu lelah tapi aku tidak bisa membiarkanmu pergi. " Matanya mengalihkan pandangan kedepan. Jendelanya trasparan sehingga dia bisa melihat segala sesuatu di luar.


" Bisakah kamu bangun dan memelukku?" Menempatkan kepalanya di atas perutnya. Dia memintanya untuk memeluknya seperti anak kecil. Suaranya semakin serak. Matanya menjadi merah.


" Hatiku sakit, Rasa sakit yang tak terlukiskan. Lebih dari apapun yang bisa aku tahan..." Tanpa sepengetahuannya, air mata mengalir dari matanya.


" Aku tidak tahan lagi, Aku merasa seperti aku bisa hancur dan kehilangan akal kapan saja. Jadi, maukah kamu bangun dan mencium ku? "


Jika memungkinkan, dia ingin menemukannya di dunianya yang dia ceritakan sebelumnya. Tapi dia tidak tahu bagaimana cara masuk ke duniannya.


Tangannya yang lain mengepal. Matanya menutup dengan cara memaksa. Kepalanya sakit memikirkan nasib mereka. Dia mengutuk dewa karena telah melakukan ini. Tetapi pada saat yang sama dia meminta dewa untuk membawa Lan You Niannya kembali.


Sebuah gerakan kecil tiba tiba terjadi. Itu adalah jarinya. Matanya berkibar ingin melihatnya. Menyesuaikan pandangan di depannya, hal pertama yang dia rasakan adalah kepalanya di atas perutnya.


Mengangkat tangannya berlahan, dia ingin menyentuh rambutnya. Begitu tangannya jatuh di kepalanya, dia merasakan tubuhnya semakin tegang. Dia memegang tangannya erat erat, dia berharap itu nyata.


Feng Yi Xuan Mengangkat kepalanya dan menoleh kearahnya, mata dan kilauan oleh air mata bisa terlihat. Itu adalah keajaiban. Lan You Nian mengangkat tangannya dan berlahan membelai pipinya menggunakan ibu jarinya. Feng Yi Xuan tidak bisa mempercayainya. Dia disini. Satu satunya sember kebahagiannya ada disini.


" Xuan Xuan aku disini." Air mata mengalir di pipinya saat dia mengatakannya dengan senyum lemah.


...----------------...


__ADS_1


__ADS_2