Terjerat Cinta Sang Jendral

Terjerat Cinta Sang Jendral
Bab 33


__ADS_3

Tinggal di penjara jelas tidak ada dalam daftar Back List nya. Dia tidak percaya dia masuk penjara hanya karena taman. Di dunia modern, taman ada di mana mana dan gratis. Semua orang boleh pergi ke taman.


'Haruskah aku menyebutnya penjara, bukan penjara Hmm. ' Dia pikir.


" Hahhh.. 😖 Pangeran jahat lain yang pernah ku temui." Lan You Nian menghela nafas.


" Permisi, penjaga. Bisakah anda memberitahu jendral bahwa saya ada di sini?" dia berkata dengan ringan.


Di penjara, dia bisa melihat berbagai jenis orang. Beberapa dari mereka mungkin melakukan kejahatan besar. Tetapi ada juga beberapa orang yang melakukan kejahatan kecil.


Mereka semua mamandangnya ketika dia pertama kali tiba di penjara. Dia merasa sangat kecil. Dia merasa seperti terintimidasi oleh tatapan mereka.


" Saya rasa tidak mungkin nona karena yang mulia pangeran pertama telah mencegah anda untuk menghubungi siapapun. Saya minta maaf. " Salah satu penjaga berkata sambil merasa bersalah.


Mengangguk sebagai tanda memahami dia, dia duduk kembali ke lantai polos penjara. itu dingin tapi dia masih bisa menahannya.


" Ngomong ngomong, aku mungkin akan melibatkan Xuan Xuan jika dia terlibatkan? Mungkin akan jauh lebih baik jika dia tidak ikut campur. "


Lan You Nian entah bagaimana merasa gelisah jika dia menggangu orang karena kecerobohannya sendiri. Dia baru saja lolos dari kematiannya sendiri. Bagaimana dia bisa membawa pangeran jahat lain dalam perjalannya ?


" Hidup di penjara sebenarnya tidak seburuk itu. Saya harap Liu He akan segera membebaskan saya. "


......................


Kamar Pangeran


Liu Bao terus berjalan bolak balik dengan salah satu kasimnya. Kekhawatiran tertulis di seluruh wajahnya.


" Kasim Jiang aku harus keluar. Lan You Nian membutuhkanku. " Dia dengan cemas berkata.


" Yang mulia ada penjaga di luar. Anda tidak akan pernah bisa keluar tanpa di ketahui para penjaga. " Kasim Jiang berbisik di telinganya.

__ADS_1


" Tapi kita perlu memberitahu jendral untuk menyelamatkannya!" Liu Bao berlari menuju pintu kamarnya ingin keluar tetapi dicegah oleh kasim Jiang.


" Yang mulia jangan sembrono. Anda hanya akan merugikan diri anda sendiri. " Kasim Jiang memotongnya.


" Di tambah lagi nona Lan You Nian punya suaminya sendiri. Biar jendral yang menyelesaikannya. " Kata kata ini membangkitkan kemarahan Liu Bao.


" Apa yang kamu katakan? Akulah yang menyebabkan dia masuk penjara! Kamu menyuruhku untuk mengabaikannya? Bagaimana aku bisa? Dia adalah temanku! teman pertama yang sangat tulus sebagai teman Liu Bao bukan pangeran!"


Kasim Jiang dengan cepat berlutut. Dia belum pernah melihat pangeran Liu Bao semarah ini. Dia selalu tersenyum meskipun segala sesuatu terjadi termasuk perebutan kekuasaan kerajaan.


" Sekarang dengarkan! Pergi ke kakak kedua untuk memberi tahu Feng Yi Xuan tentang Lan You Nian. "


Liu Bao bisa saja memberi tahu kasim Jiang untuk langsung memberi tahu Feng Yi Xuan tetapi dia pasti akan terjebak di tengah jalan. Jadi cara teraman adalah meminta bantuan kakak kedua karena pejaga tidak akan mencurigai pangeran Liu Qi.


......................


Berjalan berlahan menuju penjara di tengah bawah tanah. Obor di letakan di sekitar penjara bawah tanah. Dia tidak pernah pergi ke tempat itu dan ini pertama kalinya.


Setelah menerima berita dari seorang kasim, dia tidak menyadari bahwa kakinya berjalan dengan langkan cepat. Liu Qi tidak tahu apa yang dia rasakan ketika mendengar berita itu.


Liu Qi berlahan mengintip penjara tempat Lan You Nian di tahan. Dia pikir dia akan menangis tapi dia benar benar salah. Dia saat ini berbaring di tempat tidur jerami gemetaran.


Melihat ke adaanya, dia seharusnya menertawakanya tapi dia malah merasa terganggu dengan keadaannya. Dia menyuruh penjaga untuk membuka sel dan masuk ke dalam.


" Aku seharusnya mengejek dan mengutukmu atas tamparan yang kamu berikan padaku. tapi rasanya tidak benar." Liu Qi tiba tiba berbicara dengan nada kecil.


Melepas jubah luarnya, dia berlahan menyelimutinya dengan menggunakan jubahnya. Meninggalkannya dengan cepat, tidak ingin di perhatikan.


......................


__ADS_1


Dengan anggun berjalan di dalam istana dengan armor hitam silvernya, dia dalam mode membunuh. Kehadirannya saja bisa melemaskan semua lutut para penjaga.


" Jendral ini menyapa yang mulia, Yang mulia pangeran pertama dan semua mentri. " suaranya membuat orang yang mendengarnya merinding ketakutan.


Pengadilan penuh dengan ketegangan karena kehadirannya. Mereka bisa merasakan itu akan membawa kekacauan karena seorang wanita.


" Ayo duduk dulu. " Kaisar mencoba untuk mengurangi suasana setres.


" Jendral ini tidak disini untuk duduk. Saya fi sini untuk membicarakan istri saya Lan You Nian. "


Tanpa penundaan, dia dengan keras mengumumkan tujuannya. Sepertinya rumor tentang jendral besar yang memanjakan istrinya benar.


" Istrimu telah melanggar aturan kerajaan dan dia harus di hukum sebagai contoh bagi semua orang. " Liu He berkata dengan nada mengejek.


" Hukumannya telah berkurang karena dia adalah istrimu jadi kamu harus bersyukur tentang itu. " Liu He menambahkan memperhatikan tatapan membunuh Feng Yi Xuan.


" Apa kejahatannya? " Itu singkat dan jelas.


" Dia memasuki taman kerajaan dan dia akan di bunuh tetapi seperti yang saya katakan sebelumnya, dia hanya akan di hukum saja. " Liu He menjelaskan sekali lagi.


Kaisar tidak bisa memihak. Satu sisi adalah putra pertama yang mungkin akan menjadi putra mahkota negara di masa depan dan yang satunya adalah jendral besar.


" Xuann.. " Kaisar hendak membuka mulutnya tetapi tiba tiba muncul orang lain yang menghentikannya.


" Anak ini menyapa ayah kerajaan. " Liu Qi membungkuk sedikit pada ayahnya.


" Ada apa? aku akan bicara denganmu nanti. " Yang mulia mengira Liu Qi akan membicarakan masalah lain.


" Ini tentang Lan You Nian. " Mereka semua tidak mengharapkan pernyataanya.


" Dia tidak melakukan kesalahan apapun dan dia hanya mengunjungi taman bersama kakak ketiga." Liu Qi menambahkan.

__ADS_1


" Kakak kedua! apa kamu gila!? Dia melakukan kejahatan dan harus di hukum!" Liu He tidak bisa menahan amarahnya terhadap saudara keduanya.


Semua mentri melihat mereka dalam diam termasuk mentri Lan, ayah Lan You Nian. Dia memang mengkhawatirkan putrinya, tetapi dia sudah menikah dan dia tidak bisa menggangu momen pertengkaran kerajaan.


__ADS_2