Terpaksa Membawa Bahagia

Terpaksa Membawa Bahagia
Kegaduhan


__ADS_3

...🌲 Happy Reading 🌲...


Clara menggila begitu saja , dia merasa dikhianati . Bukankah Tania sudah menyetujui kedekatannya dengan Leon ? Lalu kenapa tiba-tiba Leon sudah menikah


Clara terus saja berteriak , Tania mendekati Clara untuj menenangkannya . Yang lain hanya menjadi penonton saja


" Apa maksud semua ini Tante ! Tante menipuku ! hiks hiks " Air mata buaya penuh emosi keluar begitu saja


Tania mengelus punggung Clara pelan , mengusapnya memberi kenyamanan


" Tante tidak bermaksud menipumu sayang "


" Lalu semua ini apa Tante ? Kamu pasti kamu kan yang merayu Leon . Apa yang kamu berikan padanya ! apapun itu kamu tetap tidak pantas ! " beralih melihat Ara dengan tatapan sengitnya , Yang ditatap malah menyeringai


Ekspresi wajah Ara tidak luput disaksikan oleh semua orang . Mereka memiliki pikiran masing -masing tentang Ara . Gadis itu menegakkan badannya , lalu mengelus pipi Leon


" Katakan padanya sayang , apa yang sudah aku berikan padamu ? " Melepas sentuhannya pada Leon , lalu menatap Clara " Apa menurutmu kamu pantas untuk Leon ? " tertawa kecil


Tawa Ara malah menyulut emosi Clara , Leon masih kaku karena sentuhan Ara . Yang lainnya masih diam saja , hanya Tania yang terlihat tidak suka dengan apa yang dikatakan Ara


" Silahkan keluar jika anda sudah selesai berdrama Nona Clara ! Anda mengganggu waktu istirahat kami ! " Ara berbicara sambil menaikkan sebelah alisnya


" Lancang , kamu tidak berhak mengusirku ! " Geram perempuan yang sedang emosi didepannya


" Kenapa tidak , aku adalah menantu Keluarga ini . Disini aku lebih berhak daripada kamu . Kamu hanyalah tamu , jadi jaga kesopananmu Nona ! "


Semua yang mendengar Ara tersenyum tipis


" Kak Ara , aku padamu " batin Gea


" Aku mau perempuan tangguh seperti Kak Ara " batin Ger


" Pilihanmu tepat nak " batin Keanu tersenyum tipis


" Aku tidak salah pilih istri " batin Leon


Clara sudah mau angkat bicara , namun tidak jadi karena Keanu menyela


" Pulanglah Clara ! Tolong jangan ganggu Leon lagi " Keanu menatap Clara tanpa ekspresi


" Tapi Om "


" Jangan sampai saya berkata dua kali ! " menatap Clara tajam

__ADS_1


Semua yang disana langsung bergidik ngeri , sudah tahu seperti apa jika Keanu marah . Tidak ada yang berani menentang apa kata Keanu


Mendengar ucapan itu , Clara segera berlalu . Diikuti Tania dibelakangnya , Keanu kembali ke kamarnya , begitu juga dengan anak-anaknya dan juga para pelayan


...🌲🌲🌲🌲🌲...


Dihalaman Mansion


" Kenapa Tante setega itu sama aku ? "


" Tante tidak tahu jika ternyata Leon sudah memiliki calon dan langsung menikahinya . Tapi sejujurnya Tante sangat mengharapkanmu " mengelus tangan Clara


" Pulanglah , tenangkan dirimu . Hati-hati dijalan " Clara langsung masuk ke mobil , tanpa menjawab ucapan Tania


Tania menghembuskan nafasnya berat , dia tahu suaminya pasti sudah menunggu penjelasan didalam kamarnya . Saat membalikkan badan , Tania terkejut ternyata Keanu tidak kekamar . Melainkan mengikutinya


" Ikut aku ! " Keanu mendengar apa yang dikatakan Tania tadi . Dia mengajak Tania ke ruang kerjanya


" Apa maksud ucapanmu tadi Tania ! " Tania tahu suaminya sedang marah , jika dia memanggil nama saja , itu artinya Keanu marah


" Maafkan aku sayang , tapi kamu tahu sendirikan . Aku tidak menyukai gadis itu ! Kenapa Leon harus menikahinya " Tania menggerutu


Bagaimana kalau Clara mengadu kepada orang tuany , haruskah hubungan persahabatannya berakhir ?


" Aku tahu sayang . Tapi bukan berarti Leon menikah dengan gadis sembarangan kan ! Kenapa kamu begitu membela Ara "


" Cukup ! Hargai saja keputusan anakmu itu ! Jangan memandang rendah orang lain , ingat siapa kamu dulu ! " ucapan Keanu telak membuat Tania diam . Keanu bergegas meninggalkan istrinya


Tania yang mendengar itu tidak bisa membalas ucapan Keanu lagi . Dulu dia memang hanya gadis biasa sebelum menikah dengan Keanu


Harusnya Tania memiliki sikap yang lebih baik terhadap menantunya kan ? Kenapa harus terlalu membedakan ? Biarkan saja Tania berinstropeksi diri dulu


...🌲🌲🌲🌲🌲...


Waktu makan malam tiba , semua sudah berkumpul di meja makan . Tidak ada satupun yang berani membahas masalah Clara tadi


Semua makan tenang , hanya suara dentingan sendok beradu dan suara detak jam yang terdengar . Ara sudah terbiasa dengan hal itu


" Aku merindukanmu Alan , makan malam bersamamu lebih menyenangkan " batin Ara sambil memasukkan makanan ke dalam mulutnya


Hidangan di piring mereka sudah habis , semuanya berdiri dan kembali ke kamar masing-masing . Mereka hanya mengucapkan kata " Selamat Malam "


Ahh , apa menjadi keluarga konglomerat seberat itu ya ? kenapa banyak sekali aturannya ? kenapa harus selalu disiplin ?

__ADS_1


Bukankah lebih nikmat jika selalu ada kehangatan dan canda tawa di dalam sebuah keluarga ? atau mungkin karena Ara memang orang baru , jadi dia belum terlalu beradaptasi ? entahlah


Clara berjalan menuju kolam renang , dia ingin melihat pemandangan malam sebelum tidur . Gadis cantik itu tidak tahu jika suaminya mengikuti dari belakang


" Apa yang kamu lakukan ? " ucapan Leon membuat Ara tersentak , perasaan tadi dia berjalan sendiri


Ara menoleh ke arah Leon sebentar , sebelum menjawab dia duduk di tepi kolam . Memasukkan kakinya untuk bermain air


" Aku hanya ingin menikmati pemandangan malam hari disini . Apakah tidak boleh ? "


" Boleh " hanya sepatah kata , tapi dia ikut duduk disamping Ara


" Leon , mengenai tadi , bagaimana jika si Clara itu terus membuat masalah ? lagipula dia juga cantik dan dari keluarga terpandang , kenapa kamu tidak mau menikah dengannya ? " bertanya namun matanya memandang indahnya rembulan hari ini


" Biarkan saja , aku tidak tertarik "


" Bisakah kamu berbicara lebih jelas dan mendetail . Aku tidak paham dengan perkataanmu . Kenapa harus irit sekali bicara sih ? Aku bukan Sekertarismu yang langsung tahu kemauanmu kan ? "


" Kamu akan pintar sendiri nanti " ucapnya sambil tersenyum tipis


" Hei kamu pikir aku ini bodoh ! enak saja " Ara menyipratkan sedikit airnya dibaju Leon . Leon hanya tersenyum tipis


Pemandangan itu tak luput dari pandangan beberapa orang . Keanu melihat itu dari jendela kamarnya , dia hanya tersenyum tipis . Sejak kapan dia tidak melihat anak sulungnya itu mau bercengkrama selain dengan Brandon


" Jika kamu bisa merubah anakku menjadi lebih hangat , aku akan memberimu apapun yang kamu mau . Arasya Geovani " ucap Keanu dalan hati


Berbeda dengan Tania yang malah merasa sebal dengan apa yang dia lihat . Tadinya dia ingin menghampiri suaminya , tapi yang dia lihat malah pemandangan seperti itu


" Harusnya Clara kan yang ada diposisi itu " gumam Tania pelan . Belum sadar diri juga ya ternyata


Hal yang sama juga dilakukam oleh Gea dan Ger , saat ini mereka berada di balkon kamar Gea


" Lihatlah Kak Ger , mereka sebenarnya cocok . Aku bersyukur karena Kakak Iparku adalah Kak Ara . Bukan mak lampir itu "


" Haha , iya mereka memang cocok . Tapi Kak Ara harus bekerja keras , bukankah Kak Leon itu orang yang tidak mudah ? apa kamu ingat kapan kita terakhir kali bermain dengannya ? "


" Haah sudah lama sekali ya . Aku bahkan sudah lupa , masalah apa yang membuat Kak Leon menjadi seperti sekarang ya ? apa dia merasa tertekan karena harus mengurus Perusahaan diusia muda ? " Ger hanya mengangkat kedua bahunya tanda dia juga tidak tahu


Bersambung


Nantikan kelanjutan kisah Leonara ❤


Terimakasih yang sudah mampir ❤

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak dan apresiasi kalian ❤


__ADS_2