Terpikat Cleaning Service Cantik

Terpikat Cleaning Service Cantik
SALAH PAHAM


__ADS_3

Selamat Membaca


Pintu ruangan Ray terbuka, Mama Lisa masuk dengan menenteng bekal makan siang untuk Ray. Namun baru beberapa langkah, Mama Lisa berhenti karena terkejut dan tercengang melihat pemandangan di depannya. Beliau melihat anak semata wayangnya yang tak pernah dekat dengan wanita manapun. Tiba-tiba mendekap seorang wanita.


“Ray apa yang kamu lakukan?” Tanya Mama Lisa sambil menatap Ray tajam


“Mama…” Kata Ray terkejut


“Dia siapa Ray?” Tanya Mama Lisa penasaran


“Bukan siapa siapa mah.” Jawab Ray


“Bukan siapa siapa kok kamu peluk, pasti kamu punya hubungan kan sama wanita ini.” Kata Mama Lisa menebak.


“Ray nggak ada hubungan sama wanita ini mah.” Jawab Ray jujur.


“Tapi kok dia pakai jas kerja kamu.” Kata Mama Lisa


“Udah deh mah, ceritanya panjang mending sekarang mama bantu Ray buat panggilin dokter buat datang ke sini.” Kata Ray


“Kamu sakit Ray, kenapa nggak bilang sama mama. Tapi mama lihat kamu baik-baik saja, trus dokternya buat siapa dong?” Tanya Mama Lisa


“Dokternya buat wanita ini.” Kata Ray


“Hah, emang dia kenapa Ray?” Tanya Mama Lisa sambil mendekati Ray


“Dia pingsan mah.” Jawab Ray


“Apa… Emang kamu apain sampai pingsan Ray?” Tanya Mama Lisa sambil mendelik ke Ray


“Udah deh mah, buruan panggil dokternya.” Kata Ray sambil mengangkat tubuh Fira dan membawa ke kamar pribadinya supaya bisa ditidurkan.


Mama Lisa memilih menuruti perintah putranya untuk memanggil dokter. Selesai memanggil, Mama Lisa menuju kamar pribadi Ray karena penasaran dengan sosok wanita yang ada di dekapan putranya.


“Ray jawab pertanyaan mama yang tadi.” Tanya Mama Lisa saat sudah sampai di kamar Ray.


“Pertanyaan yang mana mah?” Tanya balik Ray


“Pertanyaan yang tadi loh, kenapa wanita ini bisa pingsan?” Tanya Mama Lisa


“Ceritanya panjang mah.” Jawab Ray


“Kamu dari tadi ditanya jawabannya itu mulu, apa-apa jangan ada yang kamu sembunyiin dari mama.” Kata Mama Lisa kesal dan menuduh Ray


“Mah, nanti Ray bakal ceritain dari A sampai Z tapi nunggu wanita ini siuman dulu. Biar nanti dia juga bisa jelasin kejadian sebenarnya.” Kata Ray memberi pengertian mamanya.


“Okey, mama akan tunggu penjelasan dari kalian.” Kata Mama Lisa menyetujui ucapan Ray


“Tapi kalau dilihat-lihat wanita ini cantik juga loh Ray, bisa mama jadiin menantu nih.” Goda Mama Lisa sambil meneliti wajah Fira.


“Nggak usah ngada- ngada deh mah, lagian dia bukan tipe aku.” Jawab Ray datar.


Percakapan mereka berhenti karena ada yang mengetuk pintu.


Tok tok tok

__ADS_1


“Ya masuk.” Jawab Ray


“Tuan di luar sudah ada Dokter Farid.” Kata Asisten Dito


“Suruh dia masuk ke sini.” Perintah Ray


“Baik tuan.” Jawab Asisten Dito.


Asisten Dito kemudian keluar untuk menemui Dokter Farid dan menyuruhnya masuk ke ruang pribadi tuannya.


“Dok, disuruh oleh Tuan Ray masuk kamar pribadinya.” Kata Asisten Dito.


“Okey siap.” Jawab Dokter Farid kemudian melangkah masuk ke kamar pribadi Ray.


“Hai tante apa kabar?” Sapa Farid saat melihat ada Mama Lisa disana.


“Alhamdulilah kabar tante baik.” Jawab Mama Lisa


“Tan yang tidur itu siapanya Ray?” Tanya Farid sambil berbicara pelan pada Mama


Lisa.


“Tante juga nggak tahu, Ray ditanya pasti jawabannya ceritanya panjang.” Kata Mama Lisa berbicara pelan pada Farid


“Tapi Farid pernah lihat Ray gendong wanita ini di rumah sakit.” Kata Farid masih berbicara pelan.


“Apa gendong?” Tanya Mama Lisa memastikan dengan suara pelan


“Iya tan.” Jawab Farid


Percakapan mereka berhenti karena dipotong oleh Ray.


“Siap bro.” Jawab Farid sambil memeriksa keadaan Fira.


“Apa dia pingsan?” Tanya Farid


“Ya, dia pingsan dan gimana keadaannya?” Tanya Ray penasaran


“Tubuhnya kekurangan cairan itu sebabnya dia pingsan.” Jawab Farid


“Kapan dia akan sadar dari pingsannya?” Tanya Ray lagi


“Mungkin sebentar lagi.” Jawab Farid


Selesai memeriksa Fira, Farid kembali ke rumah sakit karena ada panggilan darurat dari rumah sakit.


“Mah, Ray boleh minta tolong nggak?” Tanya Ray


“Minta tolong apa?” Tanya balik Mama Lisa


“Ray minta tolong buat gantiin baju wanita ini.” Kata Ray


“Emangnya kenapa harus diganti?” Tanya Mama Lisa penasaran


“Tadi itu bajunya kena tumpahan kopi.” Jawab Ray

__ADS_1


“Ya udah sini mama gantiin, tapi baju gantinya pakai punya siapa?” Tanya Mama Lisa


“Pakai punya Ray aja, mama tinggal pilih di lemari.” Kata Ray


“Ya udah sana kamu keluar, kenapa masih disini. Kamu mau lihat mama gantiin bajunya?” Kata Mama Lisa menggoda putranya


“Ya enggaklah, ini Ray juga mau keluar.” Kata Ray kemudian melangkah keluar dan menutup pintu.


Sedangkan Mama Lisa menuju lemari putranya untuk memilih baju. Selesai memilih Mama Lisa mendekati Fira dan mulai mengganti bajunya. Namun penglihatan Mama Lisa tertuju pada leher Fira.


“Ini kenapa kok merah-merah sih, apa jangan-jangan Ray udah ngelakuin hal yang enggak-enggak pada wanita ini. Makanya wanita ini sampai pingsan.” Kata Mama Lisa berbicara pelan.


“Awas saja kamu Ray kalau benar kamu nglakuin itu, mama bakal langsung nikahin kamu sekarang juga.” Kata Mama Lisa kesal.


“Tapi bagus juga kalau Ray ngelakuin itu, aku bisa punya menantu sekaligus langsung dapat cucu.” Pikir Mama Lisa sambil tersenyum membayangkan dirinya bisa bermain dengan cucunya.


Pikiran Mama Lisa buyar, saat melihat ada pergerakan pada mata wanita yang ada di depannya.


“Kamu udah siuman.” Kata Mama Lisa saat melihat Fira sudah membuka mata.


“Tante siapa ya?” Tanya Fira


Belum sempat Mama Lisa menjawab, terdengar teriakan Ray dari luar.


“Mah udah belum?” Teriak Ray dari luar.


“Iya udah ini.” Kata Mama Lisa.


Mendengar itu, Ray langsung masuk. Sampainya di dalam, Ray melihat bahwa Fira sudah siuman dan sedang menatapnya.


“Kamu udah siuman?” Tanya Ray datar sambil mendekati Fira


“Udah pak.” Kata Fira sedikit takut karena mengingat kejadian saat diinterogasi oleh Ray dan itu terlihat oleh penglihatan Mama Lisa.


“Ray kamu kalau tanya biasa aja dong, kasihan dia jadi takut.” Kata Mama Lisa


“Mending kamu sekarang keluar, biar mama yang bicara dan tanya cerita sebenarnya seperti apa.” Kata Mama Lisa lagi menyuruh Ray keluar.


Ray memilih menganggukan kepala dan pergi. Sedangkan Mama Lisa yang melihat putranya sudah pergi mulai memberi pertanyaan pada Fira.


“Kalau boleh tau nama kamu siapa?” Tanya Mama Lisa


“Nama saya Fira tante.” Jawab Fira


“Kamu mau nggak jadi menantu tante?” Tanya Mama Lisa tiba-tiba sambil menatap lekat Fira


“Hah…” Jawab Fira terkejut lalu pingsan lagi.


.


.


.


Bersambung

__ADS_1


Terima kasih yang sudah mampir dan jangan lupa di like dan tinggalkan jejak ya


See you next time


__ADS_2