
Minggu depan tiba, kini saatnya untuk Amira dan juga Candra memenuhi keinginan sahabatnya.
“Amira, kamu udah siap?” Tanya Nyonya Michail.
“Udah ma”
“Ya udah, kita pergi sekarang yuk” Kata Nyonya Michail.
“Ayo”
Amira pergi dengan mengenakan gaun pernikahan yang dibeli oleh Alisha. Dia terlihat begitu cantik dan menawan.
Di depan apartemennya, Candra sudah menunggu dengan mobil pernikahannya.
“Ayo masuk Amira” Kata Candra seraya membukakan mobilnya.
“Iya”
Amira dan Candra pergi ke gedung pernikahan. Setelah sampai, para tamu undangan dan juga keluarganya begitu bahagia menyambutnya.
Candra dan Amira melakukan resepsi pernikahan, dan setelah selesai mereka pun berfoto bersama sama dengan keluarganya. Teman Amira dan juga teman Candra mengucapkan selamat, termasuk Stevan.
“Selamat ya Candra, sahabatku akhirnya menikah” Kata Stevan seraya memeluk Candra.
__ADS_1
“Iya makasih ya, kapan kamu nyusul nih” Gurau Candra.
“Oh mentang mentang udah nikah, bisa ngejek aku kayak gini ya” Gurau Stevan.
“Hehe, aku bercanda doang Van. Jangan marah dong” Kata Candra.
“Hehe, iya kok aku tahu. Selamat ya Mir” Kata Stevan.
“Iya makasih”
Mereka begitu berbahagia sampai sampai, Alisha menampakkan dirinya di depan Amira dengan ekspresi bahagia dan mengacungkan jempol.
“Alisha?” Gumam Amira.
“Amira, kamu ngomong apa tadi?” Tanya Candra.
“Mm.. Nggak, aku nggak ngomong apa apa kok”
“Ya udah, sekarang ayo makan di sana keluarga kita udah banyak yang nungguin lho” Kata Candra.
“Ayo”
Mereka semua makan bersama sama, sampai tidak terasa waktu sudah sore. Acaranya pernikannya sudah selesai dengan acara yang berjalan lancar.
__ADS_1
Sore hari tiba, Candra dan Alisha memutuskan untuk mengunjungi makam Alisha dengan mengenakan pakaian pernikahan sebagai bukti bahwa mereka sudah menikah.
“Alisha, lihat kami udah nurutin kemauan kamu” Kata Amira seraya menaburi makam Alisha dengan bunga.
“Iya, kamu sekarang udah bisa tenang kan” Kata Candra.
“Kami berdoa supaya kamu bisa selalu tenang dan bahagia di sana” Kata Amira.
“Ya udah, sekarang kami pulang ke apartemen dulu ya” Kata Amira kemudian pergi.
Seiring berjalannya waktu, Amira dan Candra dianugerahi dengan seorang gadis kecil yang begitu cantik, yang tidak lain adalah buah hati mereka. Usia gadis kecil itu kini baru 2 tahun, namanya Mira Arunika. Candra dan Amira mengajak Mira pergi ke makam Alisha.
“Alisha, lihat siapa yang datang. Ini adalah anakku dan Candra, namanya Mira Arunika. Sebenarnya kami mengambil nama itu dari sebuah singkatan yaitu Amira, Candra, dan Alisha jadi nama panggilannya Mira. Semoga kamu senang ya dengan kehadiran Mira” Kata Amira.
“Iya Sha, kamu tenang di sana ya” Kata Candra.
Mereka hidup bahagia.
Tanpa perjuangan dan keihlasan mereka tidak akan bisa berbahagia seperti sekarang ini, Candra dan Amira sudah berhasil melewati segala rintangan hidup, mulai dari perpisahan yang kecil sampai perpisahan yang sebenarnya dengan Alisha.
Percayalah, dibalik kesedihan akan ada kebahagiaan.
TAMAT
__ADS_1