The Dark Reaper

The Dark Reaper
Chapter 1: Hunter Yang Tidak Pernah Tumbuh


__ADS_3

Pada tahun 20XX terjadi suatu fenomena yang menggentarkan dunia, tiba-tiba muncul portal-portal diseluruh belahan dunia, tak lama berselang portal muncul, muncul monster-monster seperti dunia fantasi, akan tetapi para monster tersebut menghancurkan apapun yang ada didepan mereka.


Disaat yang bersamaan manusia mendapatkan kekuatan spesial untuk melawan para monster, Magic, Kekuatan Penghancur, dan Pertahanan muncul secara tiba-tiba, pada akhirnya manusia melawan balik para monster, mereka yang mempunyai kekuatan spesial disebut sebagai “Hunter”.


Aku adalah seorang Hunter Rank E yang tidak bisa tumbuh, sementara Hunter lain bertambah kuat ketika melawan monster, status milikku tidak pernah naik, aku ingin bertambah kuat agar bisa melindungi keluarga ku, akan tetapi harapan tidak sesuai dengan ekspetasi.


Suatu ketika aku terjebak di sebuah Double Dungeon dan mati, aku hanya bisa pasrah dengan kematianku yang sia-sia, aku bahkan tidak bisa melawan sosok yang ada didepan ku, ketika aku akan memejamkan mataku muncul suara dan notifikasi seperti jendela di sebuah game.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Bogor, Indonesia.


Tap...


Tap...


Seorang pria berlari terburu-buru di rumahnya, dia memakai tas dan pakaian biasa untuk serta celana jeans, didalam pakaian terdapat Armor kulit ringan untuk melindungi dirinya, remaja tersebut kemudian berhenti didepan pintu rumahnya sambil menalikan sepatunya.


“Hati-hati anak...” bilang seorang wanita.


“iya.. ibu, Aku sedang terburu-buru” bilang seorang pria.


“oohh ya ini tolong berikan kotak bekal ini kepada ayahmu, ayahmu lupa membawanya” bilang wanita tersebut sambil menyerahkan kotak bekal.


Nama: Linda, Ibu Andre Mahendra


“baik bu..., kalau begitu aku berangkat dulu” bilang seorang pria tersebut.


Nama: Andre Mahendra


Rank Hunter: E


Andre kemudian keluar rumahnya, dia membawa pedang dan belati didalam tasnya untuk melakukan persiapan berburu, dia adalah seorang Hunter.


“Baiklah aku akan berikan dulu bekal ini ke ayah setelah itu aku akan berburu lagi.” Bilang Andre yang bersemangat.


Andre kemudian berjalan kaki pergi ke tempat ayahnya berkerja, ayah Andre berkerja sebagai seorang satpam di sebuah sekolah SMP yang tidak terlalu jauh dari rumahnya, tak lama kemudian Andre sampai di sekolahan tempat ayahnya berkerja, Andre melihat ayahnya memakai seragam satpamnya yang berwarna biru gelap, ayah Andre sedang berjaga di depan gerbang sekolahan,, Andre pun langsung menghampiri ayahnya.


Nama: Indra, Ayah Andre Mahendra.


“Ayah..., ini bekal ayah ketinggalan” bilang Andre


“Iya nak terimakasih..., kamu sudah ingin pergi berburu?” bilang ayah Andre.


“Iya Ayah.., aku pergi dulu ya” bilang Reinherz sambil pergi melambaikan tangannya.


“Iya nak hati-hati”.


Andre pergi dengan semangat berburu setelah berpamitan sama ayahnya, Andre tidak punya pilihan lain selain melakukan sesuatu yang berbahaya demi membantu kedua orangtunya, Andre juga mempunyai Adik perempuan kelas satu SMA yang bernama Lisa, yang membutuhkan biaya juga untuk sekolah tinggi agar menjadi sukses, sementara Andre harus berkerja setelah lulus SMA, Andre tidak punya pilihan karena ekonomi mereka yang tidak memungkinkan.


Beberapa saat kemudian................


Andre sudah sampai di depan Dungeon Rank E, Dungeon Rank E yang Andre akan masuki merupakan punya Asosiasi Hunter, jadi siapapun boleh masuk dan hasil dari membunuh monster di Dungeon tersebut sepenuhnya milik Hunter, dan Asosiasi Hunter biasanya melakukan penjagaan untuk Hunter yang ingin masuk, sebelum masuk mereka harus membawa lisensi Hunter mereka.


Andre melihat ada beberapa Hunter yang sedang berkumpul, mereka biasanya ada yang melakukan Party atau bergabung dengan Hunter lain untuk berburu, Party merupakan cara efektif untuk melawan musuh karena cara sangat efektif untuk membunuh monster sekaligus, akan tetapi Andre tidak pernah mau party dengan orang lain, karena biasanya akan terjadi perselisihan yang tidak bisa dihindari, jadi lebih baik Andre solo.


Andre kemudian mendekati sebuah pos, didalam pos ad sosok dua pria yang bertugas menjaga Dungeon Rank E, pria tersebut memakai setelan jas serba hitam, mereka berasal dari Asosiasi Hunter, mereka bernama Budi dan Prapto.


Dua pria tersebut menyadari Andre datang ke mereka.


“oohh.. Andre, seperti biasa aku sudah bosan melihat mu” bilang Budi.


“apakah kau tidak bosan berada di Rank E terus?, jangan bilang hanya terlalu lemah, ahahahaha” bilang Prapto sambil mereka tertawa bersama.


Andre kesal dirinya terus dihina ketika dia mau masuk ke Dungeon, akan tetapi dia tidak mempunyai kekuatan untuk melawan mereka, mereka paling besar Hunter Rank B, jadi Andre hanya bisa menerima hinaan dan menerima kalau dirinya lemah.


“hahaha...” bilang Andre yang tertawa kecil sambil menahan kesal.

__ADS_1


“Apakah kau ingin masuk?” bilang budi.


“Iya pak” bilang Reinherz sambil memberikan Lisensi Hunter miliknya.


Tanpa fikir panjang Budi dan Prapto mempersilahkan Andre masuk.


“Silahkan masuk bocah, dan jangan sampai mati, walaupun ini Dungeon Rank E, ada beberapa Hunter yang masih mati didalam Dungeon, entah kenapa kau selalu keluar dengan selamat terus” bilang Prapto yang heran.


“Baiklah pak..., terimakasih” bilang Andre sambil pergi.


Andre yang sudah dekat degan Portal Dungeon, sebelum masuk ke Dungeon, seperti biasa Andre melakukan kegiatan Rutin.


“aku harus pemanasan dulu sebelum masuk” bilang Andre sambil meregangkan badannya.


Andre langsung masuk ke dalam portal.


Whhuuzz.....


Ketika masuk Andre sudah berada di sebuah hutan yang luas, ketika masuk Andre melihat Hunter yang berkumpul di sekitar Portal Dungeon, mereka merupakan Hunter yang baru masuk atau yang ingin keluar Dungeon, Andre menghiraukan mereka dan langsung masuk kedalam hutan.


Andre kemudian menyusuri hutan, tak lama Andre berjalan, Andre langsung melihat dua ekor monster serigala berwarna silver berukuran sedang.


Nama Monster: Wolf Fang


Rank: E


“aku harus siap-siap dulu jika ingin melawan dua sekaligus” bilang Andre


Andre kemudian mengeluarkan pedang miliknya yang berada di tas miliknya dan mengeluarkan belati miliknya kemudian ditaruh di pinggang, Andre mengencangkan Armor kulit miliknya, Armor kulitnya cukup kuat untuk menahan gigitan Wolf Fang.


“Baiklah..., saatnya beraksi”


Whosh...


Andre langsung menyerang Wolf Fang, akan tetapi dengan cepat Wolf Fang menyadari Andre menyerang mereka, Andre mengayunkan pedangnya menyerang Wolf Fang.


Whosh..


Whosh...


Whosh...


Andre berhasil menghindar dari serangan Wolf Fang yang satunya, kemudian Andre membiarkan Wolf Fang yang satunya lagi mengigit tangan kanan Andre yang sedang memegang.


“Aaaarrrgghhh..., Sialan walaupun Armornya tidak tertembus tapi masih sakit” bilang Andre.


Armor kulit miik Andre bisa menahan gigitan Wolf Fang agar tidak tembus, akan tetapi masih bisa terasa sakit karena kekuatan gigitan Wolf Fang.


Andre dengan cepat mengambil belati miliknya dengan tangan kiri, kemudian langsung menebas leher Wolf Fang.


Whosh..


Splash...


Satu Wolf Fang mati....


Andre tinggal berhadapan dengan Wolf Fang yang satu lagi, Wolf Fang langsung menyerang Andre.


Whosh…


Andre menghindari serangan Wolf Fang, ketika Andre menghindar, tiba-tiba Andre terpelesat dan jatuh terbaring.


Gubrak…


“Aarrrgghhh… sial” bilang Andre.


Wolf Fang yang melihat Andre terbaring jatuh, langsung lompat ke Andre yang sedang berbaring.

__ADS_1


Whosh…


Wolf Fang langsung menunjukan taringnya yang tajam dan berusaha menggigit Andre, akan tetapi Andre menggunakan tangannya sebagai perisai lagi.


Gggrrr….


Wolf Fang menggoyak tangan Andre dengan sangat kuat, Andre berusaha menahannya, Andre yang masih memegang pedangnnya, Andre langsung menusuk Wolf Fang dari samping.


Whosh..


splash…..


dengan seketika Wolf Fang mati…


Andre langsung menyingkirkan mayat Wolf Fang yang mati dihadapannya


“ha… ha… ha…, Sial sangat melelahkan sekali melawan dua sekaligus” bilan Andre sambil duduk beristirahat.


Setelah selesai beristirahat Andre mengambil material Wolf Fang dan kemudian akan dia jual.


“Baiklah… saatnya pergi dan mencari monster lagi” bilang Andre yang sudah mengumpulan Material.


Andre kemudian pergi menyusuri Dungeon lagi untuk mencari Monster.


Beberapa jam kemudian….


Andre sudah membunuh beberapa monster yang ada di Dungeon, Andre mengumpulkan materialnya yang kemudian akan Andre jual.


“aahh…, sepertinya sudah cukup untuk hari ini” bilang Andre yang sambil mengumpulkan material dari mayat goblin.


Ketika Andre hampir selesai mengumpulkan material, tiba-tiba ada angina yang kencang yang datang dari depan Andre.


Whosh…


“Huh..?!” bilang Andre yang kaget dengan hembusan angin.


Andre yang sedang mengumpulkan material, langsung melihat kedepan dia, ketika Andre melihat kedepan tiba-tiba ada Portal Dungeon yang muncul.


Whosh…


Bbbzzztttt….


Andre pun kaget, akan tetapi Andre tidak ada niatan untuk masuk ke Portal Dungeon yang belum dia ketahui.


“Huh..?!, ada Portal?, apakah ini lumrah terjadi Double Dungeon di Dungeon Rank E, aku baru tau ini bisa terjadi, lagian aku tidak mau masuk ke dalam Dungeon yang belum aku ketahui, sebaiknya ku laporkan ke pihak berwajib ketika aku pulang nanti” bilang Andre.


Setelah Andre ingin pulang dan akan meninggalkan Portal Dungeon yang ada didepannya, tiba-tiba muncul aura yang sangat tajam yang berasal dari Portal Dungeon.


Whosh…


“Ugh…!!!!, Apa yang terjadi…!!!!???, tiba-tiba muncul aura yang sangat tajam dari Portal” bilang Andre yang panik.


Aura yang dikeluarkan portal Dungeon sama seperti aura membunuh yang tajam, kaki Andre bergetar dan tidak bisa bergerak.


“Sial… apakah ada monster yang kuat akan segera muncul” bilang Andre yang panik.


Ketika Andre hanya berdiri bergemetaran karena ketakutan akan muncul monster dari, tiba-tiba Portal Dungeon berusaha menarik Andre kedalam.


Whosh…


“ha… ha… ha…, Sial… aku tidak mau mati…!!!!!!!!” bilang Andre yang panik dan ketakutan.


Andre berusaha untuk menjauh dari Portal Dungeon perlahan-lahan, akan tetapi semakin Andre menjauh semakin kuat daya tariknya, Andre sangat ketakutan akan kematian yang akan datang padanya, karena dia masih belum bisa membuat keluarganya bahagia.


“AKU TIDAK MAU MATI!!!!!” bilang Andre yang ketakutan.


Pada akhirnya daya tarikan Portal Dungeon semakin kuat dan Andre pun tertarik masuk kedalam, ketika belum sepenuhnya Andre masuk kedalam Portal Dungeon, hanya ada satu hal yang Andre fikirkan.

__ADS_1


“Ibu…., Ayah…., Lisa….”


__ADS_2