
Dua hari kemudian.....
Tap..
Tap...
Andre datang ke lokasi Dungeon yang telah Jasim berikan lokasinya, Andre berjalan sendirian, tak lama berjalan Andre melihat ada 7 orang yang datang, 4 orang Jasim berserta timnya, dua lagi satu Hunter perempuan dan satu Hunter pria.
Hunter perempuan memakai armor ringan yang sangat elegan dan bagus, perempuan tersebut mempunyai panah di punggungnya dia adalah tipe Hunter Archer, panahnya berwarna merah sedikit bercahaya.
“Apakah itu senjata yang sudah Enchant” bilang Andre dalam hati.
Hunter pria memakai armor dan helm perpaduan warna silver dan biru, dia memegang pedang di tanga kanannya dan perisai ditangan kirinya, Andre fikir dia adalah seorang Fighter sama seperti Andre.
Sedangkan Jasim berserta teman-temannya hanya memakai armor ringan yang biasa-biasa saja, dan dikelompok Jasim ada dua orang tipe Mage.
Kemudian Andre pun berjalan menghampiri mereka, Andre datang seperti biasa hanya memakai armor ringan dan membawa tas, Andre memegang satu pedang dan satu belati di pinggangnya yang dia beli di toko Hunter, sedangkan di tasnya Andre menyimpan Berserk Soul yang dia bungkus pakai kain, Andre tidak akan mengeluarkannya jika terdesak, Andre juga tidak mau orang mengetahui pedang miliknya yang bagus, jadi Andre menyimpannya sebagai kartu as.
Jasim melihat Andre berjalan menghampiri mereka, Jasim kemudian menegur Andre.
“oohhh..., akhirnya kau datang juga” bilang Jasim
“iya bang.., sorry agak telat” bilang Andre
“Santai bro.., kenapa bawa tas?” tanya Jasim yang penasaran.
“buat nyimpan loot monster bang”
Jasim melihat sedikit isi tas Andre, Jasim melihat Andre membungkus sesuatu di tas miliknya.
“hhooo..., begitu ya...” bilang Jasim sambil menatap Andre dengan tatapan mencurigakan.
“ada apa bang?” tanya Andre.
“hahaha..., tidak ada apa-apa” bilang Jasim sambil tertawa.
Setelah berkumpul Jasim kemudian memberikan perintah untuk bersiap-siap.
“semuanya bersiap-siap, cek perlengkapan kalian pastikan semuanya aman” perintah Jasim.
Kemudian semua member Party pun bersiap-siap, Andre kemudian mendekati Hunter pria yang memakai armor silver.
“Halo bro...” sapa Andre.
“oh.. hai, ada apa?” tanya pria berarmor silver.
“hahaha..., aku hanya ingin menyapa, alangkah baiknya aku berkenalan dulu dengan tim ku yang lain” bilang Andre dengan tertawa kecil.
“oohh begitu.., aku kira kamu mau ngapain” tanya pria berarmor silver.
“ngomong-ngomong nama kamu siapa” bilang Andre yang penasaran.
“namaku adalah Wijaya Hunter Rank D, kalau kamu” tanya Wijaya
“namaku Andre Hunter Rank E, senang berkenalan dengan mu” bilang Andre.
“aku juga”
Andre dan Wijya kemudian bersalaman, ketika bersalaman Andre melihat perempuan Archer, kemudian Andre bertanya ke Wijya.
__ADS_1
“Apakah kamu kenal cewek itu” tanya Andre yang penasaran.
“namanya adalah Idaline, kenapa kamu bertanya?, apa jangan-jangan kamu suka dia?” bilang Wijaya sambil meledek Andre.
“ahahaha.., tentu tidak aku hanya bertanya, jika aku meminta bantuan dari dia jadi aku bisa memanggil namanya” bilang Andre dengan nada bercanda.
“oohh begitu.., kenapa kamu tidak coba aja menyapa dengan dia?”
“baiklah kalau begitu”.
Andre kemudian menghampiri Idaline, dan mencoba menyapanya.
“halo...” sapa Andre.
“oohh..., ada apa” bilang Idaline dengan nada judes.
“ahaha.., aku hanya ingin menyapa, namaku Andre”
“nama ku Idaline”
“iya salam kenal, mari kita bekerja sama”
Setelah menyapa sejenak Idaline Andre langsung pergi dan menunggu yang lain.
Setelah semuanya siap, Jasim pun mengkomandokan Party untuk masuk ke Dungeon.
“Baiklah semuanya kita akan masuk” bilang Jasim ke yang lainnya.
Jasim dan teman-temannya masuk duluan, kemudian di susul oleh Idaline dan Wijaya, kemudian Andre berjalan masuk ke portal Dungeon, ketika beberapa langkah Andre ingin masuk ke Dungeon, muncul layar sistem di depan Andre.
[PERINGATAN!
Bahaya ada didepan berhati-hatilah
]
Whosh...
[Kamu telah memasuki Dungeon]
Andre pun memasuki Dungeon, ketika masuk Andre ditempatkan Dungeon dengan wujud gua, dinding-dinding gua memiliki batu yang kokoh, dan tempatnya agak gelap, akan tetapi masalah kegelapan bukan masalah buat Andre.
[Skill: Moon Sight, Aktif]
Andre bisa melihat dengan jelas sekitar, akan tetapi tiba-tiba lagi muncul peringatan yang sama dari sistem.
[PERINGATAN!
Bahaya ada didepan berhati-hatilah
]
Andre heran kenapa sistem memperingati dia, waktu ketika dia melawan Draugr Knight, sistem tidak memperingatinya sama sekali.
“kenapa sistem memberiku peringatan seperti ini, apakah Dungeon Rank D ini sangat sulit, atau ada maksud lain, tapi sepertinya aku tidak boleh meremehkan peringatan sistem, alangkah baiklah aku bersiap-siap untuk situasi yang buruk” bilang Andre dalam hati.
Andre tidak tahu maksud sistem apa, akan tetapi Andre sudah mempersiapkan dirinya jika ada kemungkinan buruk yang terjadi.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
__ADS_1
Whosh...
Slash...
Slash..
Duar...
Andre dan Partynya sedang bertarung melawan Monster, monster yang muncul adalah laba-laba dan semut-semut raksasa.
“ahahaha..., ini sangat mudah sekali” bilang Jasim sambil tertawa.
Semuanya saling bertarung mengalahkan monster.
Whosh..
Stab..
Stab...
Idaline melancarkan serangan miliknya, Idaline fokus pada musuh didepannya, tiba-tiba ada laba-laba muncul dari belakang menyemburkan racun miliknya dari mulutnya.
Kkiiaakkkk..
Splash...
Andre yang yang melihat laba-laba tersebut langsung menyelamatkan Idaline dengan menarik baju miliknya.
Whosh...
Brak...
Idaline jatuh di tanah karena Andre menarik dirinya.
“Apa yang kau lakukan?” bilang Idaline yang kesal
“apa yang kau katakan, aku menyelamatkan mu” bilang Andre yang berbicara sambil melihat laba-laba
Zzzeeessshhh...
Idaline melihat racun yang disemburkan laba-laba tersebut memiliki zat asam juga.
“Jangan lengah jika kamu tidak ingin mati” bilang Andre.
Idaline pun bangun dari duduknya.
“Jangan berkata seperti itu, dasar sialan” bilang Idaline yang kesal.
Beberapa saat kemudian di Dungeon
Andre dan Partynya sedang berjalan didalam Dungeon, mereka sudah membunuh monster yang selalu berdatangan, dan ketika sudah tidak ada musuh yang berdatangan, berarti ruang Boss Dungeon sudah dekat.
“huu..., sepertinya kita sebentar lagi masuk ruang boss” bilang Jasim sambil berjalan.
Ketika mereka berjalan, mereka menemukan dua jalur terowongan, Andre merasakan Aura yang sangat tajam di jalur terowongan kanan.
“bang kayaknya ruang Boss Dungeonnya ada di terowongan bagian kanan” bilang Andre.
“apa yang kau katakan?, ruang Boss Dungeonnya ada di sebelah kiri heheheh” bilang Jasim sambil tersenyum bersama teman-teman.
__ADS_1
Andre sedikit mulai curiga dengan Jasim dan kawan-kawannya, tapi Andre tak punya pilihan lain selain mengikutinya, Andre berbaik sangka mungkin ketika masuk ke terowongan bagian kiri mereka tida menemukan apa-apa dan balik, kemudian Jasim pun mengarahkan Partynya ke terowongan bagian kiri