
Tap..
Tap...
Andre berjalan masuk ke terowongan bagian kanan, ketika Andre berjalan Andre tidak merasakan keberadaan monster lain, yang hanya Andre rasakan adalah aura yang cukup kuat yang muncul dari dalam, Andre tidak tahu apakah bagaimana bentuk Boss Dungeon.
“Sepertinya aku semakin dekat dengan Boss Dungeon, lebih baik aku minum potion dulu” bilang Andre sambil berjalan.
Andre kemudian meminum HP Potion dan MP Potion untuk siap-siap, karena setelah pertarungan melawan Jasim HP Andre dibawah 50%.
Glup.
Glup..
Andre menghabiskan tiga botol HP Potion dan dua botol MP Potion.
“aaahh..., sekarang aku menjadi lebih baik, dan aku sudah siap kapan pun” bilang Andre yang percaya diri.
Tak lama Andre pun sampai di sebuah ruang yang cukup luas, Andre melihat dengan jelas sosok Boss Dungeon yang berada didepannya, Boss Dungeonnya adalah ular dengan perpaduan warna ungu dan biru, ukurannya sangat besar, dan sisik-sisiknya sangat keras seperti besi, dan ada tulisan di atas ular tersebut.
[Trevire Serpent] [Boss Dungeon]
“oi..oi.., sepertinya aku mendapatkan sesuatu yang sangat menyusahkan” bilang Andre sambil melihat Trevire Serpent.
Trevire Serpent menyadari kedatangan Andre, Trevire Serpent menegakkan badanya agar kelihatan tinggi dan kemudian berteriak..
KKKIIAAAKKK...
Trevire Serpent langsung menyerang Andre menggunakan ekornya.
Whosh..
Duar...
“sial.., dia tiba-tiba menyerang”. Bilang Andre yang kaget tiba-tiba diserang.
Andre berhasil menghindari serangan Trevire Serpent, Andre langsung melakukan posisi siap-siap menyerang, Andre langsung mencoba menyerang Trevire Serpent.
Whosh...
Andre menyerang tubuh bagian bawah Trevire Serpent yang menyentuh tanah.
__ADS_1
Srriiiiinnnngggg....
Ketika Andre mencoba menebas tubuh Trevire Serpent, Sisik Trevire Serpent ternyata cukup keras, dan ternyata ketika menebas muncul percikan-percika seperti sedang mengasah pedang.
“sial..., sisiknya cukup keras, akan tetapi aku masih bisa menembusnya jika aku membuat sedikit celah yang bisa menghancurkan sisiknya”.
Trevire Serpent yang melihat Andre mencoba menyerangnya, Trevire Serpent menyerang Andre menggunakan ekornya dari atas.
Whosh..
Andre menyadari Trevire Serpent menyerang dirinya, Andre langsung menghindar.
Duar...
Andre menghindar mundur kebelakang, Andre pun menyusun sedikit rencana untuk mengalahkan Trevire Serpent.
“Sepertinya aku tidak bisa memakai pedang ku jika masih belum ada celah, haruskah aku mencoba menghancurkan sisik kerasnya dengan tanganku” bilang Andre.
Andre pun langsung bertindak dan menyerang Trevire Serpent.
“[Haste]”
[Kecepatan Anda meningkat sebanyak 10%]
Andre menyerang dengan cepat menggunakan tangan kosongnya, Andre mengepalkan satu tangannya dan membidik badan Trevire Serpent.
Brak...
Krek....
KKKKIIAAAKKK....
Andre berhasil memukul Trevire Serpent dengan sangat keras, Trevire Serpent teriak kesakitan, akan tetapi pukulan tidak cukup kuat dan Andre butuh satu kali pukulan untuk membuat celah memotong.
“sial..., tidak cukup”
Akan tetapi Trevire Serpent menyerang Andre dengan cepat, Andre pun menyadarinya akan tetapi Andre telat refleks, Andre menggunakan kedua tangannya yang disilangkan untuk bertahan dari serangan Trevire Serpent.
Whosh...
Brak...
__ADS_1
Andre terkena serangan Trevire Serpent dan terpental jauh sampai-sampai Andre berbenturan dengan dinding gua.
“AARRRGGHHH..!!” teriak Andre yang kesakitan.
Akan tetapi Andre langsung menyerang lagi, Andre melompat dan menyerang menggunakan tangan kosong lagi, sekarang Andre membidik di badan Trevire Serpent yang tegak.
Whosh...
Brak...
Krekk...
Sisik di badan Trevire Serpent retak, Trevire Serpent terdorong sampai membenturkan badannya ke dinding gua.
“Sedikit lagi” bilang Andre yang sudah mulai percaya diri.
Tiba-tiba Trevire Serpent menyerang Andre dari samping, Andre tidak bisa menghindar karena tidak ada pijakan, Andre pun berusaha menahan serangan dari Trevire Serpent.
Whosh..
Brak...
Andre terpental lagi akan tetapi pukulan yang dihasilkan Trevire Serpent lebih keras dari sebelumnya.
Duar..
Andre tertabrak dinding gua, dinding gua pun hancur karena Trevire Serpent menyerang Andre dengan sangat keras.
“Sial.., sakit sekali.., apa..?!” bilang Andre.
Ketika Andre masih menyender dinding, Andre tiba-tiba menyadari ada sesuatu yang datang, Andre pun langsung menghindar ke samping.
Splash...
Ssssshhhhhh....
Andre melihat ke samping, dan ternyata Trevire Serpent mengeluarkan cairan berwarna ungu, cairan tersebut bukanlah racun, akan tetapi cairan tersebut adalah zat asam, Andre melihat dinding guanya meleleh akibat terkena serangan cairan zat asam.
“Sial..., ternyata kau menyimpan kartu AS mu brengsek...” bilang Andre sambil melihat Trevire Serpent.
Trevire Serpent berdiri tegak dan membuka mulutnya yang kapan saja siap menyerang Andre, Trevire Serpent menjadi sangat serius melawan Andre, Andre pun begitu, Andre harus mengalahkan Trevire Serpent, karena Andre ingin terus menjadi kuat.
__ADS_1
“Ayo kita lanjutkan pertarungan ronde ke dua”
Whosh...