
Cling...
Andre membuka Mystery Box yang diberikan sistem, ketika membuka, Mystery Boxnya perlahan-lahan menghilang, kemudian muncul Item yang Andre tidak harapkan.
“APA..!!!???, Item apa ini..!?” bilang Andre yang terkejut.
[Nama Item: Trial of Fenrir
Tipe Item: Kunci
Deskripsi: Membuka Tower Dungeon Fenrir
Kesulitan: ?
]
Andre ternyata mendapatkan kunci Dungeon, Andre sedikit kecewa dengan apa yang diberikan sistem.
“*haa...*\, aku kira aku dapat sesuatu yang bagus\, tapi sepertinya Dungeon ini tempat yang bagus untuk farming\, sebelum ke Dungeon ini aku butuh persiapan yang cukup\, karena kesulitannya tidak diketahui\, jadi aku simpan untuk nanti” bilang Andre sambil berfikir lagi.
Setelah membuka Mystery Box, Andre pun melihat Item yang dia dapatkan, Andre kemudian memeriksa Inventory miliknya, ketika melihat Inventorynya, Andre ternyata mendapatkan belati hasil mengalahkan Boss Monster.
Andre mengeluarkan belati tersebut, belati tersebut berwarna hitam di tengah dan ada warna merah di ujung-ujungnya, digagangnya terdapat bola berwarna ungu, Andre pun mengayunkan belati tersebut untuk mencobanya.
Whosh...
Whosh...
“Sepertinya sangat worth sekali melawan Boss Dungeon, belatinya sangat ringan sekali” bilang Andre yang sambil mengayunkan belati miliknya.
Setelah mencoba belati miliknya, Andre kemudian melihat deskripsi belati miliknya.
[Nama Item: Askaroth Dagger
Tipe: Belati
__ADS_1
Item Efek: Ada kemungkinan membuat musuh terkena efek Paralyze
]
“hhoo..., sepertinya aku mendapatkan jackpot” bilang Andre sambil tersenyum.
Andre kemudian melihat mayat Trevire Serpent, Andre pun tersenyum lebar karena tak hanya item yang bagus yang bisa dia dapatkan, akan tetapi juga uang.
“heheheeh..., sepertinya aku dapat banya uang” bilang Andre sambil tersenyum senang.
Andre kemudian mengambil material-material yang dia butuhkan, Andre menguliti Trevire Serpent sambil tersenyum, karena dia pasti akan mendapatkan banyak uang, Andre senang dengan kerja kerasnya.
Beberapa saat kemudian.
“huu.., sepertinya sudah selesai” bilang Andre sambil mengusap keringat yang ada di keningnya.
Andre mendapatkan banyak material yang bisa dia juga, dan juga Andre akan membagikan sebagian materialnya ke Edaline dan Wijaya jika mereka masih ada.
“Sepertinya sudah cukup, saatnya berangkat memetik hasil hehehe....”.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Whosh....
[Anda telah keluar dari Dungeon]
Andre sudah keluar dari Dungeon, ketika keluar, Andre melihat Idaline dan Wijaya masih ada didepan Dungeon, mereka duduk di tanah, Andre melihat luka Wijaya sudah di perban sama baju Idaline, Andre melihat Idaline pakaian lengan kirinya di sobek, Andre pun bersyukur mereka baik-baik saja, dan mereka sepertinya saling menjaga satu sama lain, Andre kemudian menanyakan keadaan mereka.
“apakah kalian baik-baik saja?, bukankah kalian seharusnya menghubungi Biro Hunter?” tanya Andre.
“untuk itu...., sebenarnya handphone kami mati...” bilang Idaline sambil menunjukan ekpresi suram bersama dengan Wijaya.
“*haa...* dasar...\, ada-ada saja\, tapi sebelum itu aku ingin memberikan ini” bilang Andre sambil memberikan dua kantong ke Idaline dan Wijaya.
“emang apa yang kau berikan?” tanya Wijaya yang penasaran.
__ADS_1
“sudah jelas ini adalah hasil dari Dungeon, aku membagikannya ke kalian berdua” bilang Andre.
Andre kemudian memberikan kantong tersebut ke Wijaya dan Idaline, Idaline yang penasaran pun membuka kantong yang diberikan Andre, ketika membuka Idalien kaget.
“bukankah ini merupakan material grade A, apakah kau mengalahkan Boss Dungeon sendirian?!” tanya Idaline yang kaget.
“Ya aku mengalahkannya” bilang Andre dengan percaya diri.
Akan tetapi Wijaya bukannya menerimanya malah memberikan balik ke Andre.
“Aku tidak pantas mendapatkan ini, karena kamu sendirian yang mengalahkan, aku tidak enak mendapatkan ini, kamu bisa ambil punyaku” bilang Wijaya sambil memberikan kantong material yang diberikan Andre.
Andre yang melihat Wijaya seperti itu, Andre kemudian mendekatinya.
“Tidak apa-apa, ambil saja, anggap ini untuk sedekah biaya pengobatan mu dan Item kamu yang hancur” bilang Andre sambil mendorong kantong milik Wijaya dengan pelan.
“Terimakasih kawan ku....” bilang Wijaya sambil menunjukan mata yang sedih.
“Apakah benar kami tidak apa-apa mendapatkan ini?” tanya Idaline yang tidak enak.
“Ya, lagipula aku juga sudah mendapatkan bagiannya, dan menurutku aku sudah dapat cukup” bilang Andre sambil tersenyum.
“Kalau begitu terimakasih, aku akan membalas kebaikan mu dikemudian hari” bilang Idaline.
“Ya” jawab Andre.
Setelah melakukan percakapan yang cukup panjang, Andre melupakan sesuatu yang harus dia lakukan, yaitu menghubungi Biro Hunter.
“Sial.., aku lupa menghubungi Biro Hunter, lebih baik aku hubungi sekarang” bilang Andre sambil mengambil handphone miliknya.
Andre kemudian menghubungi Biro Hunter, Andre menjelaskan sedikit apa yang terjadi di Dungeon, Biro Hunter merespon dengan baik, Biro Hunter pun mengirim tim inverstigasi dan medis ke lokasi Dungeon.
Beberapa saat kemudian.......
Andre sedang duduk bersamaan dengan Idaline dan Wijaya, tiba-tiba muncul mobil besar berwarna hitam dan berhenti didekat mereka, kemudian keluar pria-pria berjas hitam, celana hitam dan memakai kemeja putih serta dasi berwarna hitam, mereka semua memakai kacamata dan seperti menggunakan alat komunikasi ditelinga mereka, jumlah mereka ada lima, kemudian mereka mendekati Andre dan yang lainnya, dan salah satu dari mereka berdiri didepan Andre dan yang lainnya, kemudian menunjukan Identitas miliknya.
__ADS_1
“Kamu dari Biro Hunter, apakah kalian bisa menjelaskan secara detail apa yang terjadi pada saat kalian di Dungeon?”. Bilang pria dari Biro Hunter