
Setelah menjadi anggota resmi dari Guild The Falcon, Smoke beradaptasi dengan anggota tim lainnya dengan cepat. Saat mereka sedang makan siang di dalam pesawat Falcona, Yin bertanya kepada Smoke tentang awal kemunculan Leviathan di Desa Fuusha.
Yin: "Hei, Smoke, bagaimana awal kemunculan Leviathan di Desa Fuusha?
Smoke: "Ini ulah salah satu anggota 7 dosa besar, Behemoth. Dia pengguna sihir kutukan, dan Leviathan adalah salah satu kutukan yang diciptakan oleh Behemoth. Desa Fuusha sudah bersalju selama 10 tahun akibatnya. Dua tahun yang lalu, aku pernah berhadapan dengannya, tapi aku kalah. Khawatir akan ancamannya, aku memutuskan untuk melindungi Desa Fuusha sampai akhirnya kalian datang."
Para anggota tim mendengarkan cerita Smoke dengan serius, semakin penasaran tentang Behemoth dan Leviathan
Ketika Smoke menjelaskan lebih lanjut tentang peran Behemoth dan Leviathan, Zangrid memutuskan untuk ikut berbicara.
Zangrid: "Aku pernah mendengar bahwa 7 dosa besar juga pernah berhadapan dengan Guild snake snakey yang dipimpin oleh Julian, bukan? Sampai sekarang, guild itu belum pernah terlihat lagi."
Yin menjawab sambil mengenang masa lalunya, "Julian adalah temanku, dan dialah yang menginspirasiku untuk menjadi ksatria seperti sekarang."
Smoke menambahkan, "Pertempuran di God Mount terjadi tujuh tahun yang lalu, dan kemenangan diraih oleh Guild Snakey. Tetapi sekarang, ketujuh dosa besar masih aktif."
Yin bertanya dengan penasaran, "Apa yang sebenarnya mereka inginkan?"
Smoke menjelaskan, "Mereka mencari Nirvana. Banyak orang mengira Nirvana adalah harta karun, tetapi sebenarnya Nirvana adalah mutiara yang memiliki kekuatan sihir yang misterius. Jika mutiara itu ditemukan oleh ketujuh dosa besar dan Raja Iblis Urizen, dunia akan berada dalam bahaya. Mereka percaya bahwa Raja Lancer yang berkuasa di Negeri Clover menyembunyikan tempatnya."
Yin, Zangrid, Vanessa, dan Smoke terkejut mendengar bahwa mereka berasal dari Negeri Clover, tetapi tidak mengetahui tentang hal ini.
Yin, Zangrid, dan Vanessa: "Kami berasal dari Negeri Clover, tapi kami tidak tahu hal ini!"
Smoke menambahkan, "Namun, belum tentu Raja Lancer yang menyimpannya." Semua anggota tim semakin penasaran tentang rahasia ini dan tahu bahwa mereka akan menghadapi petualangan yang lebih besar lagi.
Semangat yang tinggi melanda tim The Falcon saat mereka merencanakan perjalanan ke Goumatria. Yin berbicara dengan percaya diri, "Tenang saja, Nirvana tidak akan ditemukan oleh mereka. Aku yang akan menemukannya!" Para anggota tim tersenyum dan percaya sepenuhnya kepada Yin, merasa mereka berada di tangan pemimpin yang kuat.
Karena persediaan makanan mereka habis, mereka semakin yakin bahwa perjalanan ke Goumatria adalah keputusan yang tepat. Goumatria terkenal dengan bahan makanan lezat dan langka, serta memiliki banyak restoran terkenal dan desa-desa yang makmur.
Mereka segera bersiap untuk perjalanan menuju Goumatria, menggunakan pesawat Falcona yang telah menjadi kendaraan andalan mereka. Smoke melihat pesawat dengan antusiasme dan berkomentar, "Pesawat ini benar-benar luar biasa. Aku bisa melihat mengapa kalian begitu hebat."
__ADS_1
The Falcon tiba di Goumatria dengan semangat yang membara. Mereka segera membagi tim untuk membeli bahan makanan yang lezat dan langka yang terkenal di negara ini.
Tim pertama terdiri dari Yin dan Zangrid, yang dengan penuh semangat memasuki pasar Goumatria sambil berteriak, "Ayo kita cari bahan makanan!"
Tim kedua terdiri dari Aria dan Smoke, yang berjalan melalui jalan-jalan Goumatria yang ramai. Aria dengan senyum lebar berkomentar, "Ini adalah tempat yang sempurna untuk mencari bahan-bahan baru, Smoke."
Sementara itu, tim ketiga terdiri dari Vanessa dan Riley, yang berbelanja dengan penuh antusiasme. Vanessa menunjuk ke sebuah restoran terkenal dan berkata, "Kita harus mencoba makanan di sini nanti, Riley!"
Semua tim sibuk mencari makanan dan pengalaman baru di Goumatria, tidak menyadari bahwa petualangan mereka di negara ini baru saja dimulai.
Beberapa anggota tim sudah kembali ke pesawat, menyimpan hasil belanja mereka dengan senang hati. Namun, ada kekhawatiran yang mulai muncul karena Yin dan Zangrid belum pulang meskipun malam sudah tiba.
Ternyata, Yin dan Zangrid tidak menghabiskan waktu mereka untuk berbelanja, melainkan mereka menemukan restoran yang sangat menggiurkan di Goumatria. Mereka makan dengan porsi yang sangat besar, dan hidangan demi hidangan datang tak henti-hentinya. Bahkan para warga yang melihat mereka makan terkejut dengan nafsu makan yang luar biasa ini.
Yin dan Zangrid yang baru saja kenyang dengan makanan lezat di restoran Goumatria, mendapati diri mereka duduk bersebelahan dengan seorang kakek yang tegap dan berbadan besar. Kakek itu memesan segelas susu putih sederhana, dan senyuman terukir di wajahnya.
Yin, masih merasa terkejut, tidak bisa menahan rasa penasaran. Dia bertanya dengan penuh keheranan, "Siapa kakek ini?"
Kakek itu menjawab dengan suara lembut, "Bagaimana, sudah kenyang, Yin?"
Kakek itu tersenyum dan menjawab dengan penuh misteri, "Tentu saja aku tahu namamu, Yin. Kau yang mengalahkan Marshall si Siluman Harimau dan juga Leviathan di Desa Fuusha. Namamu telah mencapai telinga-telinga yang tahu."
Setelah Don Esteban memperkenalkan dirinya, Yin dan Zangrid benar-benar tercengang. Yin bahkan terkejut hingga muntahkan sedikit isi perutnya. Zangrid, yang saat itu sedang minum, hampir saja meludahi minumannya karena kaget.
Don Esteban melanjutkan, "maaf membuat kalian terkejut aku ulangi ya, aku dulu adalah wakil kapten dari guild conqueror, yang di pimpin oleh kapten valiant sang raja ksatria sihir pertama"
Yin masih tercengang dan belum pulih dari kejutan mendengar tentang Guild Conqueror dan hubungannya dengan Kapten Valiant, ksatria sihir pertama yang terkenal. Dia menahan mualnya dan bertanya, "kau wakil kapten guild conqueror !?"
zangrid yang tersedak lalu bertanya "aku tidak percaya ini !"
Don Esteban tersenyum lebar, "Aku memiliki banyak cerita untuk diceritakan. Mari kita bicarakan ini secara lebih detail. Ada tempat yang tenang di dekat sini, di mana kita bisa berbicara tanpa gangguan."
__ADS_1
Di dalam hutan yang indah, Don Esteban mengajak mereka ke tepi sebuah air terjun yang megah. Air terjun itu terlihat begitu indah dengan cahaya bulan yang memantul di atas permukaan air yang tenang.
Don Esteban berkata, "Kau kenal Julian, bukan, Yin?"
Yin menjawab dengan penuh semangat, "Ya, aku mengenalinya. Aku ingin tahu apa yang telah terjadi padanya setelah pertempuran di God Mount!"
Don Esteban tersenyum dan menjawab, "Julian adalah seorang ksatria yang hebat, dan nasibnya masih misterius bagiku. Dia menghilang dari dunia sihir setelah pertempuran itu, dan aku tidak tahu keberadaannya sekarang."
Yin dan Zangrid mendengarkan dengan cermat. Mereka ingin tahu lebih banyak tentang Julian dan mengapa dia menghilang begitu saja setelah pertempuran yang epik.
Don Esteban melanjutkan ceritanya, tatapan matanya tertuju ke bulan yang terang di langit malam.
"Dulu, di Guild Conqueror, ada seorang anak kecil yang cengeng. Namun, selama dia berada di guild, aku melatihnya dengan keras hingga dia tumbuh menjadi pria yang kuat seperti yang kau lihat sekarang," kata Don Esteban dengan senyuman hangat.
Dia melanjutkan, "Sebelum dia menghilang, dia pernah bertemu denganku dan berkata bahwa di negeri Clover ada seorang anak kecil yang memiliki ambisi seperti Kapten Valiant. Itulah sebabnya aku selalu menantikan kedatanganmu, Yin."
Yin, terharu oleh kata-kata Don Esteban, tidak bisa berkata-kata
Yin bertanya lebih lanjut kepada Don Esteban, "Siapa saja anggota Guild Snake Snakey?"
Don Esteban mulai menyebutkan nama-nama mereka, "Di antara lain, Kapten Julian, wakil kapten Xavier, serta anggota Claude, Heisenberg, V Gets, Frank, dan Nero."
Yin tersenyum puas saat mendengar nama-nama tersebut. Zangrid kemudian berkomentar, "Aku kira mereka akan memiliki lebih banyak anggota."
Don Esteban menjelaskan, "Meskipun hanya ada tujuh orang, mereka adalah individu yang luar biasa kuat dan berhasil menaklukkan 7 Dosa Besar pada zamannya."
Yin dengan tulus mengajak Don Esteban bergabung dengan Guild The Falcon. Namun, Don Esteban dengan lembut menolak dan menjelaskan, "Era ku sudah selesai, Yin. Jika aku masih muda, aku akan bersedia bergabung dengan mu. Meskipun begitu, aku akan selalu siap membantu kalian sepanjang waktu jika kalian membutuhkannya."
Yin merasa sedikit kecewa, tetapi ia juga menghargai tawaran bantuan Don Esteban. Mereka kemudian menerima tawaran Don Esteban untuk menginap di gubuk dekat hutan.
Keesokan harinya, mereka berpamitan dengan Don Esteban, yang berjanji untuk selalu membantu mereka jika dibutuhkan. Mereka kembali ke pesawat, di mana Aria mengomel karena keterlambatan mereka. Yin mencoba memberikan penjelasan singkat, tetapi Zangrid dan Smoke mulai berdebat hebat, bahkan hampir bertarung.
__ADS_1
Sambil mengawasi perselisihan mereka, Yin akhirnya menghentikan pertikaian itu dan mengajak semua anggota untuk bersiap-siap untuk pemberangkatan berikutnya. Dengan semangat yang tinggi, mereka melanjutkan petualangan mereka, siap menghadapi misteri yang lebih dalam dan bahaya yang mungkin menanti di depan.
-BERSAMBUNG-