
Seluruh anggota The Falcon memiliki tujuan yang sama pergi ke Crimsonreach, sebuah negara terkenal dengan budidaya yang sangat kuat. Ksatria-katria di sana dikenal sebagai yang paling kuat, dan itulah yang membuat Yin dan timnya penasaran. Dengan tekad untuk menjelajahi negeri ini, mereka pun berangkat.
Tiba di Crimsonreach, mereka sudah dijemput oleh sejumlah ksatria yang terlihat sangat waspada. Yin turun dari pesawat dan mendekati mereka, namun sebelum ia bisa berbicara, sebuah tombak langsung mengarah padanya. Kapten ksatria mereka datang dan menanyakan, "Darimana asalmu? Apa tujuanmu di sini?"
Yin menjawab dengan santai, "Kami adalah Guild The Falcon, Divisi 3 yang dipimpin olehku, Yin. Tujuan kami ke sini adalah untuk melihat bagaimana para ksatria di sini berlatih dan bertarung."
Sementara Yin menjawab pertanyaan sang kapten, ia memperkenalkan seluruh anggotanya dan aliansi dengan Guild Blue Pegasus Divisi 1 yang dipimpin oleh Seraphin Heartwind. Kapten ksatria Crimsonreach tetap waspada, namun ia melihat bahwa mereka tidak membawa ancaman dan memutuskan untuk memberi mereka kesempatan untuk menjelajahi negeri mereka yang terkenal dengan kekuatan ksatrianya.
Sang Raja Cedric dari Crimsonreach menyambut mereka dengan baik dan mengundang mereka ke istana. Pendamping raja, Leon, bertanya, "Apakah mereka tamu istimewa?" Sang raja Cedric menjawab dengan ramah, "Kita harus menyambut tamu dengan baik."
Mereka diundang ke dalam istana, di mana mereka makan bersama dan berbagi cerita. Zangrid dan Smoke memutuskan untuk berkeliling negeri ini, sementara Vanessa, Riley, dan Aurora ingin berinteraksi dengan anak-anak di sana. Aria bergabung dengan Smoke, dan Sera ikut bersama dengan Zangrid.
Sementara itu, Yin terus mengobrol dengan Raja Cedric. Sang raja bertanya, "Yin, apakah kita pernah bertemu sebelumnya?" Yin menjawab, "Tidak, saya tidak pernah bertemu Anda sebelumnya." Sang raja terlihat merenung sejenak lalu berkata, "Kenapa saya merasa seperti mengenali Anda? Sepertinya ada sesuatu yang mengingatkan saya pada seseorang, seorang yang pernah saya temui, Valiant."
Yin mengingat nama itu. "Dia adalah Kapten Guild Conqueror, bukan?" Sang raja menganggukkan kepalanya, kemudian menceritakan bahwa Valiant pernah berkunjung ke Crimsonreach. Pada saat itu, Valiant masih berusia 20 tahun, sedangkan Raja Cedric berusia 30 tahun. Valiant mungkin tampak ceroboh dan bodoh, tetapi dia adalah seorang kapten yang sangat dihormati oleh anggotanya.
Seseorang tiba-tiba datang, mengenakan topi bundar dengan tepi yang tajam mirip pisau. Dia menghormati sang raja dan memberi tahu bahwa seluruh negeri aman. Raja Cedric memperkenalkan pria itu kepada Yin. Namanya Kai Lang, seorang ksatria di negeri ini. Senjatanya adalah topinya, yang biasanya ia lempar seperti bumerang dengan tepi tajam yang dapat menyerang musuhnya sebelum topi itu kembali ke tangannya.
"Salam kenal, Yin. Aku sangat senang bertemu denganmu," kata Kai Lang.
Yin menjawab dengan hormat, "Terima kasih, Kai Lang."
Tiba-tiba, suara muncul di pikiran Yin, dan ternyata itu adalah sihir telepati yang digunakan oleh Smoke. Smoke terengah-engah saat berbicara, "Y-Yin, sepertinya keadaannya semakin kacau."
__ADS_1
Yin terkejut dan segera bertanya, "Ada apa, Smoke!?"
Zangrid yang juga menggunakan sihir telepati menyengir dan menjawab, "Si kucing besar sudah bebas, Yin, bersama si pendekar pedang."
Smoke menambahkan, "Organisasi Phantom ada di sini!?"
Yin merasa panik dan segera berlari menuju teman-temannya. Kai Lang, yang juga memanggil pasukannya, bergabung dengannya untuk melindungi sang raja, sementara sebagian besar pasukannya mengikuti Yin. Situasi pun semakin tegang.
Yin meminta Kai Lang untuk berpencar dan melanjutkan perjalanannya. Namun, di tengah perjalanan, Yin bertemu dengan seseorang yang membuatnya berkeringat dingin karena terkejut. Seseorang itu mengenakan pakaian serba hitam, jubah, memiliki mata panda, dan rambut putih yang hampir mirip dengan Yin.
"Arlott, sedang apa kau di sini!?" ucap Yin dengan terkejut.
Arlott menjawab dengan tenang, "Oh, ternyata adikku, ya? Lama tidak berjumpa, ya, Yin?" Yin yang marah dan terkejut segera menggunakan sihirnya yang tidak terkendali, menyerang Arlott dengan api. Arlott tidak terguncang dan dengan lembut menebas tornado api yang diciptakan oleh Yin.
Yin menggunakan sihir telepati untuk memberi perintah pada anggota timnya agar melarikan diri. Sera membantu mereka dengan sihir ruangannya, membawa mereka ke dalam ruangan buatan Sera di pesawat Falcona. Setelah semua anggota berkumpul di pesawat, Sera memutuskan untuk menghadapi musuh-musuh mereka sendirian.
Yin, yang sangat khawatir, mencoba memperingatkan Sera untuk tidak bersikap nekat. Namun, Sera bersikeras menghadapi ancaman ini, luka yin langsung di obati oleh aurora dan yin langsung pergi ke tempat sera berada,Kai Lang juga bergabung dengan mereka dan anggota lainnya, seperti Smoke dan Zangrid, siap untuk berperang bersama kapten mereka.
Saat pesawat Falcona mengaktifkan mode tempur, Aria turun dari ketinggian dengan menggunakan sihir magnetnya, memanggil sebuah robot berbentuk Viking. Para musuh meragukan kemampuan mereka, tetapi semangat pertempuran sudah menyala di hati anggota The Falcon.
"yin, kau adalah lawanku!" ucap Arlott, sementara Fenrir berubah menjadi serigala. Pertempuran yang hebat pun akan segera dimulai.
Tiba-tiba, Shiro Lin, seorang pengguna sihir es dan tangan kanan Kai Lang, muncul dan membekukan anggota Organisasi Phantom. Kai Lang melempar topinya, yang kemudian menyerang anggota Phantom. Beberapa berhasil lolos, sementara yang lain terluka oleh serangan topi Kai Lang.
__ADS_1
Yin mengejar Arlott dengan penuh emosi dan mengeluarkan sihir api tanpa kendali. Tubuhnya dipenuhi api, dengan tangan kanannya berlapis api merah dan tangan kirinya berlapis api biru. Langit-langit di sekitarnya bersemayam dengan api, membuat Arlott kesulitan.
Smoke menghadapi Jupeter dengan kemarahan, menggunakan kunai tali untuk menghentikannya. Zangrid melawan Fenrir dan berhasil melumpuhkannya dengan jurus "Shadowblade Torrent." Kai Lang menghadapi Quartz, pengguna sihir gravitasi, dan berhasil mengalahkannya dengan topinya.
Semua anggota The Falcon yang berpartisipasi dalam pertarungan ini bersama-sama meminta maaf kepada lawan-lawan mereka karena tadi terkejut. Yin mengaktifkan Act 2 dan menerjang Arlott dengan tendangan yang kuat, mengirimnya terpental. Suasana pertarungan semakin memanas.
Aria terlibat dalam pertarungan hebat di padang rumput Crimsonreach. Aria, dengan sikap tegasnya, berkata, "Mono, aku tahu kau besar, tapi aku tidak akan menyerah begitu saja!"
Mono, yang gemetar akibat serangan-terus-menerus dari robot raksasa Aria, menjawab dengan suara getar, "Kau benar-benar kuat... tapi aku lebih besar dan lebih kuat!"
Shiro Lin berdiri di hadapan Sanjuan, seorang ahli ilusi dan bela diri. Dengan tenang, Shiro Lin berkata, "Sanjuan, ilusi tidak akan mempan padaku. Kau harus menghadapiku sekarang!"
Sanjuan merasa frustasi dan dengan nada yang penuh keyakinan, ia menjawab, "Tidak mungkin! Kau tidak bisa mengalahkanku!"
Yin, yang sedang bertarung dengan saudara kembarnya, Arlott, berbicara dengan tekad, "Arlott, aku akan menghentikanmu, meskipun aku harus menghadapimu sebagai musuh!"
Arlott, yang kini berubah menjadi Devil Trigger, menjawab dengan nada yang berubah, "Aku bukan lagi saudaramu, Yin. Sekarang aku adalah Devil Trigger, dan kami akan menghancurkanmu bersama-sama!"
Fenrir, yang telah berubah menjadi Cerberus, berseru dengan suara ganas, "Hahaha! Sekarang waktunya untuk balas dendam!"
Mono, yang telah berubah menjadi iblis raksasa dengan sayap besar, mengancam, "Bersiaplah ! Kami tidak akan menahan diri lagi!"
Mereka semua terlibat dalam pertarungan yang sengit, di mana sihir, senjata, dan kekuatan Devil Trigger digunakan tanpa henti. Crimsonreach menjadi saksi dari pertempuran epik antara saudara yang kini menjadi musuh.
__ADS_1