The Future Knight

The Future Knight
Chapter 13 : kekalahan sect nefarious dan memulai aliansi dengan blue pegasus


__ADS_3

Dalam pertempuran sengit di langit-langit, Yin terus melanjutkan pertarungannya dengan Lord Obsidian.


Yin: "Kau tidak akan lolos!"


Zangrid, dengan menggunakan keenam pedangnya, mengamuk dan membuat Kaito kewalahan.


Zangrid: "Rasakan kekuatan Thunder Swordku!"


Smoke masih menghajar Monke dengan Karambitnya, terus membantingnya ke tanah.


Smoke: "Kau belum bisa berdiri, pria besar!"


Cobra mencoba untuk bergabung dalam pertarungan Zangrid, tetapi tiba-tiba Vanessa menggunakan sihir akarnya untuk mengikatnya.


Vanessa: "Lawanmu adalah aku!"


Cobra: "Kau masih ingin bertarung, ya?"


Sementara itu, bangunan tempat mereka bertarung mulai berguncang karena Riley mencoba menghancurkannya menggunakan pesawat Falcona Mode Tempur. Stussy mencoba menghalanginya, tetapi tiba-tiba ada getaran lain. Sebuah robot raksasa berbentuk Viking muncul dengan mata menyala.


Aria (dari dalam robot Viking): "Maaf, teman-teman, aku terlambat! Ada sesuatu yang ingin aku pelajari."


Riley sangat lega melihat kedatangan Aria yang dia sebut sebagai "Ex Viking." Kini, pertarungan semakin memanas dengan kehadiran Aria dan robot Viking raksasanya


Pertempuran semakin sengit dan seluruh anggota kelompok Yin sampai tidak sengaja menggunakan Zona Sihir karena mereka melakukan kombinasi sihir mereka. Yin bertanya, "Apa yang ingin kalian lakukan!?"


Lord Obsidian menjawab, "Kami ingin membangkitkan tuan kami yang sudah lama tertidur! Tuan Zeldris!"


Yin terus menyerang Lord Obsidian, dan akhirnya, ia berubah menjadi bentuk Phoenix yang sempurna yang ia sebut "Act 3." Api milik Yin sangat membara dan membuat Lord Obsidian, yang tadinya menjadi yang terkuat, kini menjadi kewalahan.


Di sisi lain, Smoke berhasil mengalahkan monke dan menggunakan jurus "Hellfire" untuk membakar Monke, sehingga Monke tak sadarkan diri, begitu juga dengan yang berhasil mengalahkan kaito


Zangrid dan Smoke akhirnya terjatuh karena kelelahan.


Aurora memasuki bangunan itu dan terkejut melihat pertarungan yang semakin sengit. Vanessa juga berhasil mengalahkan Cobra dengan triknya menggunakan tanaman kantung Semar raksasa.

__ADS_1


Stussy, yang telah mencoba ikut campur dalam pertempuran, kini dipegang oleh robot Viking milik Aria. Tanpa ampun, Stussy dilemparkan ke tanah dari ketinggian, membuatnya benar-benar tak berdaya lagi.


Pertempuran berlanjut, dan akhirnya Yin berhasil mengalahkan Lord Obsidian. Tapi meskipun Lord Obsidian terpental dan tak sadarkan diri, mantra ritual yang dimulai oleh sekte Nefarious tetap berlangsung tanpa henti.


Yin merasa sangat lelah dan tubuhnya terasa begitu berat. Dia mencoba untuk berdiri, tapi akhirnya terjatuh. Tubuhnya tidak bisa digerakkan, mungkin ini akibat dari penggunaan jurus baru seperti Act 2 dan Act 3 yang begitu menguras tenaganya.


Dalam keadaan lemah ini, Yin memerintahkan Zangrid untuk menghancurkan kristal hitam yang menjadi pusat ritual tersebut. Namun, Zangrid dan yang lainnya sudah kehabisan tenaga. Mereka hanya bisa menatap dengan frustrasi ketika ritual semakin mendalam dan tak terhentikan.


Pada akhirnya, Tuan Zeldris muncul dari dalam ritual dengan penampilan yang sangat mengesankan. Tubuhnya yang kekar dan rambut panjang berwarna putih memberikan kesan bahwa dia adalah kekuatan yang tak bisa dihentikan.


Dengan tatapan penuh amarah, Zeldris mengenali Yin dan memanggilnya sebagai "Dyras." Tanpa ampun, dia menendang Yin yang sudah dalam kondisi sekarat, menyebabkan Yin merasakan sakit yang tak tertahankan.


Zangrid dengan susah payah berusaha untuk melindungi Yin, tapi dia sendiri juga terluka parah oleh serangan Zeldris. Yin, meskipun dalam penderitaan, memperingatkan teman-temannya untuk tidak mencoba menyerang Zeldris, karena mereka tidak sepadan dengannya.


Namun, sebelum Zeldris bisa melancarkan serangan berikutnya, seorang yang tiba-tiba muncul dengan cepat menghentikan serangan tersebut. Itu adalah Don Esteban. Don Esteban mengingatkan Zeldris untuk memberi mereka waktu dan tidak mencoba untuk melawan yang lemah. Zeldris dengan tenang mengalah dan keributan akhirnya berakhir.


Setelah semua anggota The Falcon disembuhkan oleh sihir penyembuh milik Aurora, Don Esteban mulai menjelaskan lebih lanjut tentang Tuan Zeldris kepada mereka. Dia adalah salah satu bawahan Raja Iblis Urizen, yang dikenal sebagai Trinity Seven. Trinity Seven adalah kelompok bawahan Urizen yang memiliki kekuatan yang setara dengan Seven Deadly Sins.


Zeldris telah lama di segel oleh ksatria Dyras sekitar 800 tahun yang lalu, dan kini dia telah dibangkitkan oleh Sect Nefarious. Hal ini menjelaskan kemunculannya yang tiba-tiba.


Setelah menghadapi pertempuran yang sengit, anggota The Falcon akhirnya diberi kesempatan untuk beristirahat di ruangan milik Aurora. Keesokan harinya, mereka menghirup udara segar di negeri yang sudah lama tak berpenghuni ini. Smoke, yang tertarik dengan robot viking buatan Aria, bertanya bagaimana cara Aria membuatnya. Aria menjawab bahwa dia memperluas batas sihir magnetiknya, itulah yang memungkinkannya untuk menciptakan robot viking raksasa.


Namun, Zangrid masih belum sadar karena dia baru saja menggunakan teknik baru, yaitu gaya 6 pedang. Aria menjelaskan bagaimana Zangrid menemukan keenam pedang itu. Saat anggota The Falcon semuanya sembuh oleh Aurora, dia melihat Zangrid berlarian ke setiap ruangan dan tiba-tiba membawa keenam pedang itu.


Sementara itu, Yin menjelajahi negeri yang lama tak berpenghuni ini dan merasa ada sesuatu yang aneh dengan tanah yang ia pijak. Setelah menghancurkan tanah tersebut, mereka menemukan sebuah patung ksatria yang memiliki nama "Dyras" di bawahnya. Keberadaan patung ini sangat mengejutkan Esteban, yang tampak terkejut dan bersorak gembira. Aurora juga senang karena ini berarti penelitiannya di negeri reruntuhan kuno telah selesai.


Keesokan harinya, Zangrid akhirnya sadar, dan semua anggota The Falcon merasa sangat senang melihatnya kembali sadar. Mereka telah melewati banyak perjuangan bersama selama petualangan ini, dan kini mereka siap untuk melanjutkan perjalanan mereka.


Yin pun bertanya kepada Aurora, "Apa yang ingin kau lakukan selanjutnya?" Aurora kebingungan, dengan senyum bahagia yin menjawab, "Naiklah! Ayo kita cari sejarah dalam dunia ini! Selamat datang ke Guild The Falcon, Professor Aurora Stoneheart!" Yin dengan hangat menyambut Aurora, dan Aurora merasa sangat senang karena telah lama tidak memiliki teman di tempat ini.


Don Esteban memilih untuk tinggal sementara di reruntuhan ini untuk menjelajah lebih jauh. Aurora pun mengumpulkan semua data penelitiannya dan memindahkannya ke pesawat Falcona. Dengan demikian, Aurora secara resmi menjadi anggota baru The Falcon.


Mereka semua bersiap-siap untuk berangkat ke negara yang akan menjadi tujuan berikutnya dalam petualangan mereka.


Yin bertanya kepada Aurora, "Apakah kau bisa membaca lembaran kertas yang memiliki huruf yang sulit dibaca?" Aurora menjawab, "Bisa, tapi hanya sedikit." Aurora kemudian membaca sepuluh lembaran kertas tersebut. Isinya berisi permintaan maaf dari Dyras kepada negeri reruntuhan kuno. Aurora merasa bingung mengapa Dyras meminta maaf kepada negeri reruntuhan kuno, dan ada janji-janji yang belum terpenuhi. Dyras juga meminta maaf kepada pemimpin negeri ini, yang bernama Hougo.

__ADS_1


Yin juga berbagi bahwa saat menemukan patung Dyras dengan jubah itu, dia merasakan kekuatan yang serupa dengannya. Inilah yang memungkinkannya untuk menemukan patung tersebut


Setelah mendarat untuk beristirahat di padang rumput yang luas dan indah, tim The Falcon menikmati waktu mereka dengan bermain bersama binatang-binatang di sekitarnya. Makan siang mereka dihiasi oleh angin sejuk dan pemandangan alam yang indah.


Namun, ketika Zangrid mencari Yin yang tiba-tiba menghilang, kekacauan muncul dari dalam hutan. Yin muncul berlari dengan panik, dikejar oleh seekor beruang raksasa. Dalam keadaan panik, Yin meminta bantuan Zangrid, dan Zangrid dengan kesal menanggapi, "Jangan bawa masalah ke sini, kau kan kuat!"


Smoke segera beraksi, mengeluarkan kunai tali dan melemparkannya untuk mengikat kaki beruang itu. Dengan sigap, mereka berhasil menjatuhkan beruang tersebut, yang kemudian pingsan. Yin bersyukur kepada Smoke atas pertolongannya.


Yin dengan cemas menjelaskan, "Aku tadi sengaja masuk ke wilayahnya untuk melihat-lihat, tetapi sepertinya dia merasa terancam." Ketegangan tiba-tiba memenuhi udara ketika seorang individu muncul dari balik pepohonan, mengenakan jaket putih dengan lambang Blue Pegasus yang mencolok di bagian belakangnya.


"apakah kau yin dari guild the falcon, kapten divisi 3 benar bukan ?" ucap orang itu


Dengan waspada, Yin menegaskan identitasnya, "Iya, aku adalah Yin dari Guild The Falcon, Kapten Divisi 3. Siapa kamu?" Zangrid bersiap dengan pedangnya, sementara Aria dan anggota lainnya juga menunjukkan kewaspadaan mereka.


Orang yang akhirnya mengungkapkan dirinya sebagai Seraphin Heartwind dari Kapten Divisi 1 Blue Pegasus, memperkenalkan diri dengan senyum ramah. Meskipun tegang, ada sedikit lega di antara anggota The Falcon karena sepertinya Seraphin datang dengan niat baik.


Seraphin, Kapten Divisi 1 dari Blue Pegasus, memberikan sebuah koran terbaru yang berisi berita mengejutkan. Koran tersebut melaporkan kejatuhan Sect Nefarious yang dikalahkan oleh guild the falcon divisi 3 yang dipimpin oleh Yin Selain itu, berita lain yang tak kalah mencengangkan adalah kembalinya Zeldris dari Trinity Seven.


Koran tersebut juga menampilkan poster baru dari anggota The Falcon Divisi 3, yaitu Smoke dan Zangrid. Poster itu memperlihatkan dua ksatria kuat dalam pose yang mengesankan. Namun, ada hal yang menarik, nama yang tertera di bawah poster Smoke bukanlah "Smoke," melainkan "Hasashi Kurogane." Pada foto tersebut, Hasashi Kurogane terlihat sedang melompat dengan tatapan seram sambil melemparkan kunai.


Sementara itu, poster Zangrid menampilkan dirinya memegang enam pedang dengan gagahnya. Ini adalah momen istimewa bagi mereka, dan mereka merasa bangga dengan pengakuan tersebut di dunia luas


Poster baru dan julukan yang mereka terima membuat Yin, Zangrid, dan Smoke merasa bangga. Yin dikenal sebagai "Yin Sang Ksatria Merdeka," Zangrid mendapatkan gelar "Zangrid Sang Tirani Gelap," dan Smoke disebut "Smoke Sang Ahli Kabut Misterius." Pengakuan mereka di dunia luar semakin meningkat.


Namun, sebuah kejutan datang ketika Seraphin, Kapten Divisi 1 dari Blue Pegasus, mengusulkan aliansi dengan The Falcon Divisi 3. Semua anggota, kecuali Yin yang sepertinya sudah mengetahui rencana ini sebelumnya, terkejut.


Yin bertanya dengan serius, "Dengan tujuan apa?" Sera menjawab tanpa ragu, "Kami bertujuan untuk menyelamatkan negeri Shen, juga dikenal sebagai Nihonora, yang telah tertutup dan diperintah oleh Gorak selama 30 tahun yang mencekam. Tidak ada ksatria dari era sebelumnya yang berhasil mengalahkan penguasa mereka. Kami berniat mengakhiri penindasan ini."


Yin menatap Smoke dengan serius, "Negeri Shen adalah tanahmu, bukan begitu, Smoke?"


Smoke mengangguk, "Ya, benar. Aku menjadi buronan di sana setelah memberontak melawan Gorak dan upayaku untuk mengalahkannya. Sayangnya, dia terlalu kuat, dan teman-temanku telah menjadi budak setianya. Negeri itu berubah menjadi Negeri Shen sejak dia memerintahnya."


Yin juga menanyakan hal yang sama kepada Sera, "Kamu tidak akan berkhianat, kan?"


Sera tersenyum, "Jangan khawatir, Yin. Aku tidak akan berkhianat."

__ADS_1


Dengan persetujuan Yin, aliansi baru ini pun terbentuk, dan mereka bersiap-siap untuk memulai perjalanan mereka yang berbahaya menuju negeri Shen untuk menghadapi Gorak. Perjalanan yang sangat menantang dan penuh bahaya telah menanti mereka di masa depan.


__ADS_2