The Future Knight

The Future Knight
Chapter 11 : selamat datang di negeri reruntuhan kuno !


__ADS_3

Saat pesawat Falcona terus melaju melintasi langit, Yin menjelaskan kepada anggotanya semua yang terjadi selama pertemuan mereka dengan Don Esteban. Anggota-anggota tim terkejut saat mendengar bahwa Yin dan Zangrid bahkan berbicara dengan seorang wakil kapten dari Guild Conqueror.


Tiba-tiba, Aria melihat sesuatu yang menarik perhatiannya di bawah pesawat. Ia melihat reruntuhan kuno yang tampaknya tersembunyi di hutan di bawah. Ia merasa penasaran dan memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat untuk memeriksa lebih lanjut. Dalam keadaan gawat, pesawat Falcona harus mendarat dengan aman di dekat reruntuhan tersebut. Anggota tim bersiap-siap untuk menghadapi apa pun yang mungkin ada di tanah.


Yin: "Aria, apa yang kamu lihat? Siapkan diri kita untuk pendaratan darurat!"


Zangrid: "hei aria kenapa melakukan pendaratan darurat !?"


Smoke: "hei ada apa ini !?"


aria : "maaf teman teman ada sesuatu yang menarik di bawah sana !"


Pendaratan darurat mereka berjalan dengan baik, dan semua anggota tim selamat tanpa cedera. Meskipun pesawat Falcona mengalami kerusakan di bagian belakangnya, itu masih bisa diperbaiki. Yin memberikan nasehat kepada Aria untuk selalu berhati-hati dalam mendarat.


Saat mereka keluar dari pesawat dan melihat sekeliling, mereka takjub melihat reruntuhan kuno yang dikelilingi oleh hutan-hutan yang subur. Tempat ini memiliki aura yang sangat indah dan misterius.


Yin: "Ini tempat apa ya? Begitu indah."


Vanessa: "Aku belum pernah melihat sesuatu seperti ini sebelumnya. Ini seperti dunia yang tersembunyi."


Zangrid: "Kita mungkin mendarat di tempat misterius Kita harus menjelajahi tempat ini dengan hati-hati."


Smoke: "Siapa yang tahu apa yang kita temukan di sini. mungkin benda benda yang langka ?"


riley : "tempat yang berbau petualangan"


Mereka memutuskan untuk memeriksa reruntuhan kuno ini dan melanjutkan petualangan mereka di tempat yang baru dan misterius ini.


Yin dan anggota timnya memutuskan untuk mengeksplorasi reruntuhan kuno ini sementara Aria tetap sibuk memperbaiki Falcona yang rusak akibat pendaratan darurat. Mereka berjalan melalui lorong yang gelap dan misterius, dan saat mereka memasuki sebuah ruangan yang terbuka, mereka menemukan sesuatu yang mengejutkan.


Ruangan itu penuh dengan buku-buku yang berantakan, kertas-kertas berserakan di mana-mana, dan dinding dihiasi dengan gambaran kuno yang tidak mereka kenal. Vanesa berseru, "Ini sungguh luar biasa! Seperti sebuah perpustakaan kuno yang terlupakan!"


Yin mendekati buku-buku yang berserakan dan mulai membacanya. "Ini semua naskah kuno. Tapi sepertinya sudah berabad-abad tidak ada yang memasuki tempat ini."


Zangrid mengamati gambaran di dinding. "Apa arti dari gambaran-gambaran ini? Mungkin ada petunjuk tentang apa yang terjadi di sini."


Smoke mengambil selembar kertas yang tertinggal di lantai dan mulai membacanya. "Ini sepertinya catatan-catatan tentang sesuatu yang besar terjadi di masa lalu. Tapi masih sulit dipahami."

__ADS_1


Riley dengan hati-hati mengambil beberapa buku dan mencoba merapikannya. "Apa yang harus kita lakukan dengan semua ini?"


Yin merenung sejenak, lalu berkata, "Kita akan membawa semua ini bersama kita. Siapa tahu, ini bisa menjadi petunjuk yang berguna dalam perjalanan kita menuju Nirvana."


Mereka kemudian mulai merapikan buku-buku dan kertas-kertas yang mereka temukan, dengan harapan akan menemukan informasi berharga di antara rahasia yang terkubur dalam reruntuhan ini.


Sementara mereka tengah merapikan buku-buku dan kertas-kertas dalam ruangan itu, tiba-tiba Ki milik Yin dan Zangrid aktif dengan sendirinya. Keduanya merasa ada kehadiran yang mendekat. Mereka berdua mengucapkan, "Ada yang datang."


Riley mendengarkan dengan teliti dan akhirnya mengkonfirmasi, "Ya, aku mendengar suara langkah kaki yang masih sangat jauh."


Yin dengan cepat memberi perintah kepada semua anggotanya untuk bersembunyi. Mereka merespons dengan sigap, dan Smoke bersembunyi dengan ciri khas gaya ninja sementara yang lain menyusup ke tempat-tempat yang strategis.


Ketika pintu ruangan tiba-tiba terbuka, muncul seorang wanita berpakaian hitam lengkap dengan kacamata dan sarung tangan. Semuanya diam dan hati-hati mengawasi kehadiran misterius ini.


Wanita tersebut memeriksa ruangan dengan seksama, seolah mencari sesuatu. Terlihat bahwa dia adalah seseorang yang sangat berhati-hati. Tidak ada yang berani bergerak atau membuat suara, ingin tahu apa yang akan dia lakukan selanjutnya.


karena panik smoke memegang tangannya lalu membantingnya wanita itu terkejut,setelah momen ketegangan, Professor Aurora Stoneheart melepaskan genggaman Smoke. Yin segera meminta maaf atas tindakan anggotanya dan menjelaskan kedatangan mereka ke tempat itu. Professor Aurora tertawa dan mengizinkan mereka duduk sebentar.


Dia pergi ke dapur dan kembali membawa beberapa cangkir teh. Setelah semua duduk, dia memperkenalkan diri, "Namaku Professor Aurora Stoneheart, seorang arkeolog. Aku sudah di sini... entah sejak kapan, tapi sudah lama. Saat ini aku berusia 30 tahun, tetapi aku mungkin berada di sini sejak aku berusia 20 tahun."


Aurora tersenyum dan mulai bercerita tentang penelitiannya di reruntuhan kuno ini. Dia telah mengumpulkan banyak data dan artefak bersejarah yang tak ternilai harganya selama tinggal di sana.


Professor Aurora Stoneheart menceritakan lebih lanjut tentang semua penemuan yang telah dia temukan di tempat ini, dari senjata harta karun hingga kertas-kertas berisi tulisan yang sulit dipahami. Setelah berbicara sejenak, Aurora mengajak mereka keluar dan membawa mereka ke suatu tempat yang sangat besar, mirip dengan sebuah kota kuno yang puing-puingnya telah bertahan selama ribuan tahun.


Dengan bangga, Aurora berkata, "Selamat datang di Negeri Reruntuhan Kuno. Tempat ini adalah saksi bisu dari peradaban yang telah lama hilang. Aku yakin kalian akan menemukan banyak hal menarik di sini."


Yin yang penasaran bertanya kepada Professor Aurora Stoneheart, "Kertas ini apa sebenarnya? Kenapa sulit dibaca?"


Aurora menjawab dengan serius, "Kertas-kertas ini ditulis oleh penduduk negeri ini pada masa lampau. Aku sudah belajar sedikit tentang huruf-huruf mereka, dan intinya, ini berbicara tentang Nirvana dan seseorang yang bernama Dyras."


Anggota Guild The Falcon semakin tertarik dengan penjelasan Aurora. Ini adalah petunjuk yang menarik mengenai apa yang mereka cari. Yin bertanya, "Dyras? Siapakah dia?"


Aurora mengangguk, "Dyras adalah tokoh misterius dalam sejarah Negeri Reruntuhan Kuno ini. Meskipun aku belum bisa memahami seluruhnya, sepertinya dia memiliki keterkaitan yang kuat dengan Nirvana. Tetapi, apakah kalian tahu apa itu Nirvana?"


Mereka semua menggelengkan kepala. Vanessa bertanya, "Apa itu Nirvana?"


Aurora tersenyum, "Nirvana adalah sebuah mitos, sebuah mutiara sihir yang memiliki kekuatan luar biasa. Konon, mutiara ini dapat mengendalikan elemen-elemen alam dan bahkan memiliki kekuatan untuk mengubah takdir. Tetapi sejak hilang ribuan tahun yang lalu, tak seorang pun tahu di mana Nirvana berada."

__ADS_1


Riley yang penuh semangat berkata, "Jadi, kalian berpikir bahwa Nirvana ada di sini, di Negeri Reruntuhan Kuno ini?"


Aurora mengangguk, "Saya yakin ada hubungan antara Dyras dan Nirvana, meskipun masih banyak yang perlu diungkapkan. Tapi, jika kita ingin mencari Nirvana, kita harus menjelajahi lebih dalam lagi ke dalam reruntuhan ini."


Yin dan anggota Guild The Falcon setuju untuk melanjutkan petualangan mereka di Negeri Reruntuhan Kuno ini, semakin yakin bahwa mereka akan menemukan rahasia besar yang telah tersembunyi selama ribuan tahun.


Sementara itu, dalam pencarian mereka di Negeri Reruntuhan Kuno yang misterius, Zangrid dan Smoke kembali terlibat dalam perdebatan sengit yang hampir mengakibatkan kerusakan lebih lanjut pada bangunan kuno tersebut. Yinn yang melihatnya, berkomentar, "Sepertinya mereka berdua sudah akrab, ya?"


Vanessa, Aria, dan Riley yang masih bersama Yin tertawa melihat perselisihan terus-menerus antara dua anggota mereka. Aria berkata, "Mungkin kita harus memberi mereka waktu untuk meredakan ketegangan di antara mereka."


Sementara itu, Yin dan Professor Aurora Stoneheart terus meneliti dan mengumpulkan lebih banyak informasi tentang Negeri Reruntuhan Kuno. Mereka menemukan lebih banyak teks dan gambaran yang membawa mereka lebih dalam ke dalam misteri Nirvana dan Dyras.


Yin bertanya pada Aurora, "Apa yang bisa kita temukan di sini, Professor?"


Aurora menjawab, "Kita harus mencari petunjuk-petunjuk yang mengarah pada lokasi Nirvana. Jika memang Nirvana ada di sini, itu bisa menjadi senjata yang kuat melawan 7 Dosa Besar dan Raja Iblis Urizen. Namun, kita juga harus berhati-hati, karena kemungkinan besar kita tidak sendirian yang mencari mutiara ini."


Zangrid dan Smoke menemukan beberapa kertas kuno yang terlihat sangat usang dengan tulisan yang sulit dipahami. Mereka memutuskan untuk membawanya bersama mereka sebagai mungkin saja memiliki petunjuk tersembunyi. Ketika mereka menuju keluar dari lorong, Smoke tanpa sengaja menemukan pintu yang tampaknya tersembunyi di sudut ruangan.


Dengan rasa ingin tahu yang besar, Smoke memutuskan untuk memasuki ruangan tersebut, meninggalkan Zangrid di lorong. Di dalam ruangan yang hampir kosong itu, Smoke menemukan sebuah meja kecil. Di atas meja itu terletak dua senjata kecil yang memiliki ciri unik: bentuk melengkung yang menyerupai bulan sabit, dengan lubang khusus untuk ibu jari.


Smoke mengambil senjata-senjata itu dengan hati-hati dan memeriksanya dengan seksama. Zangrid yang melihat hal ini bertanya, "Apa yang kau dapatkan dari ruangan itu?"


Smoke yang masih memeriksa senjata-senjata itu menjawab, "Ini sepertinya adalah senjata yang sangat langka. Aku tidak pernah melihat yang seperti ini sebelumnya. Mungkin mereka memiliki makna khusus di negeri ini."


Saat Yin dan anggota lainnya berlanjut dalam eksplorasi mereka di dalam Negeri Reruntuhan Kuno, Yin menemukan beberapa perhiasan yang sangat langka. Dengan rasa semangat, ia memberi tahu Aurora tentang temuannya. Namun, tiba-tiba saja, Yin terhempas ke belakang dan keluar dari ruangan tersebut.


Saat Aurora datang untuk memeriksa kondisinya, Yin dengan cepat bangkit dan berkata, "Aku baik-baik saja."


Tetapi tiba-tiba, Ki milik Yin mulai aktif dengan sendirinya. Yin mengerutkan kening dan merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Ia segera berkata kepada yang lain, "Ada seseorang yang sangat kuat mendekat."


Zangrid dan Smoke juga merasakan gelombang energi Ki yang sangat kuat, dan mereka berdua bertukar pandang dengan kebingungan. Zangrid berkata, "Energi ini...?"


Smoke menambahkan, "Aku merasa ada bukan satu, bukan dua, tapi lima orang yang mendekat!"


Situasi mulai tegang. Siapakah yang mendekati mereka dengan energi Ki sekuat itu, dan apa motif mereka di Negeri Reruntuhan Kuno ini?


-BERSAMBUNG-

__ADS_1


__ADS_2