THE KING ALPHA : The Last Wolf.

THE KING ALPHA : The Last Wolf.
Sosok Perempuan Di Hutan Larangan.


__ADS_3

Nathan meringis kesakitan, saat dahan kayu yang ada di atasnya patah dan melukai lengannya. Wanita yang ada di depannya itu tampak menjerit histeris, hingga Nathan tak sengaja memegang sesuatu pada tubuh wanita itu. Ya, wanita itu ternyata … telanjang.


Nathan hanya bisa menelan ludahnya dengan susah, melihat ekspresi ketakutan dari wanita tersebut, tangannya masih berada di atas lengan wanita itu yang terluka, hingga darah segar dari Nathan menetes dengan sempurna di luka tersebut. Tanpa sadar, karena suasana gelap, mendung tiba-tiba menyelimuti rembulan purnama yang semerah darah, luka yang ada di lengan wanita tersebut pun menghilang. Bola mata bak biru safir pun berubah, menjadi merah menyala dan gigi wanita itu mulai tumbuh taring dengan begitu nyata. Kedua tangannya mencengkeram kuat ke tanah, seolah ingin mencabut setiap akar-akar dari pepohonan besar yang ada di sana. Namun wanita itu tahu satu, dia tidak mungkin memangsa sosok yang ada di dekatnya itu. Sumpah baginya yang tidak akan pernah dia ingkari adalah, untuk mengetahui siapa yang menyelamatkan nyawa dan bagaimana caranya untuk membalas jasa. Dengan siapa pun, meski bukan dalam golongannya sekalipun.


“Nona, kau tidak apa-apa?” tanya itu kembali membuat wanita tersebut terkesiap, bulu-bulu halus yang mulai menebal kini memenuhi kulit mulusnya yang tadi bersih. Wanita itu perlahan menjauh, agar Nathan tidak bisa menggapainya, hingga kemudian beberapa kelebat bayangan hitam mulai membuat gaduh suasana. Lolongan seringala, yang terus mengaum dengan begitu nyata membuat Nathan dan wanita tersebut memandang ke seluruh penjuru hutan. Nathan … sedang diburu sekarang.


Hingga akhirnya ada dua ekor serigala berdiri tepat di belakang Nathan, dan hal tersebut membuat Nathan kaget serta ketakutan bukan main. Nathan tampak ketakutan setengah mati, pupil matanya mengecil dengan sempurna. dua serigala berbulu hitam kelam, dengan bola mata merah menyala, taring-taringnya tampak sangat mengerikan, dan dua serigala itu memandang pada Nathan dengan sempurna. Erangan dari serigala tersebut, membuat bulu kudu Nathan merinding sempurna, bahkan rasanya Nathan tidak tahu lagi apa yang bisa dia lakukan sekarang. Sebab mati, seolah berada di depan matanya dengan begitu nyata.


“N … Nona, apakah kau bisa berlari? Sepertinya, sepertinya kita akan … mati,” lirih Nathan. Keringat dingin terus terkucur dari pori-pori tubuhnya, kedua kakinya kini mulai lemah dan tak bertenaga. Nathan terjatuh, dia pun langsung berusaha berlari sekuat tenaga mendekati wanita yang ada di dekatnya itu. Melihat betapa ketakutannya Nathan mengalami hal tersebut, dikejar dua kawanan serigala bermata merah menyala, wanita itu langsung mendekati Nathan kemudian tiba-tiba.

__ADS_1


Bukk!!


Sebuah pukulan berhasil membuat Nathan terjatuh, kemudian dengan cepat wanita itu langsung mengambil posisi mengalihkan perhatian dari dua serigala bermata merah menyala tersebut. Hingga akhirnya, wanita itu mendapatkan bentuk aslinya secara utuh, yaitu … bentuk serigala yang sangat nyata.


“Aum!!!”


Lolongan itu memekakan seluruh kota yang kini sedang sepi, merobek kesunyian yang tercipta karena rasa takut yang teramat sangat. Seekor manusia serigala wanita sedang berlari menembus hutan kemudian menghilang di balik sebuah pusaran cahaya berwarna biru menyala, kemudian disusul dengan dua serigala lainnya kemudian mereka menghilang dengan sempurna. Setelah memasuki pusaran itu, ke tiga manusia seriga kembali ke bentuk manusia mereka, sosok-sosok cantik dan tampan yang tak pernah terbayangkan. Hingga akhirnya, si wanita yang dikejar dua serigala yang ternyata adalah dua pemuda tampan itu, dihadang sampai dia tidak bisa pergi ke mana-mana.


Sentakan itu berhasil membuat gadis belia bermata biru safir itu mundur, dua sosok lelaki bermata merah menyala itu terus maju mendekati Maria seolah keduanya sedang menantang. Maria menutup wajahnya dengan lengan, sebab dia takut akan mata merah menyala itu akan menyakitinya dengan berkala, hingga akhirnya secara tak kasat mata ada sosok lain yang berdiri tepat di depan Maria kemudian ….

__ADS_1


“Auuuum!”


Lolongan itu berhasil membuat dua pemuda yang mencoba menggertak Maria langsung mundur ketakutan, mata merah menyala mereka langsung meredam dengan sempurna. Lelaki berambut pirang yang melindungi Maria kini memandang kedua pemudaitu dengan garang, taringnya menjulang keluar dengan begitu tajam dan sangat mengerikan.


“Apakah kalian tahu siapa yang sedang kalian coba takuti ini!” bentak lelaki tersebut. Tubuhnya kekar, yang saat ini dipenuhi dengan bulu-bulu tebal, wajahnya pun sudah penuh dengan bulu dengan ekor yang terus bergerak dengan cara yang amat mengerikan. Kuku-kuku tajam seolah siap menerkam siapa saja yang hendak menyakiti sosok yang ada di belakangnya, hingga kedua pemuda tadi tidak ada pilihan lain selain langsung berlutut di depan lelaki itu dengan rasa ketakutan yang luar biasa.


Faktanya, kesenjangan itu masihlah sama. Nyatanya aura kedua pemuda itu tidak ada apa-apanya. Sang penguasa, sang manusia serigala berdarah murni dengan kasta tertinggi, faktanya tidak ada satu hal pun yang bisa mengganggu-gugat fakta itu, sehingga bagi manusia sergiala yang lain, jangankan gertakanya, hanya dengan menyebut namanya pun nyali mereka langsung menciut dengan sempurna.


“Maafkan kami, Tuan Eterno! Kami sama sekali tidak pernah berpikir dan berani untuk mengganggu Nona Eterno! Ketahuilah, apa yang kami lakukan hanyalah semata-mata untuk membuat Nona Eterno paham, jika apa yang dia lakukan adalah keliru!” kata pemuda yang sedari tadi berlutut.

__ADS_1


Ya, Ares Eterno, penguasa tertinggi di hutan abadi Eterno, adalah penguasa dengan jajaran manusia serigala tertinggi. Dia hidup hanya bersama dengan adik perempuan kesayangannya, sebab orangtuanya sudah dibunuh oleh seorang pemburu manusia serigala dari ribuan abad yang lalu. Dan kini, tidak ada keturunan tertinggi dari keluarga Eterno atau dari manusia serigala berdarah murni sekalipun, selain dirinya dan juga Maria. Satu-satunya terturunan dan keturunan terakhir yang diharapkan oleh ribuan manusia serigala lainnya untuk tetap hidup. Mereka sangat diharapkan sebagai penggantungan asa dari ribuan manusia serigala lainnya, mereka adalah harapan terakhir dari bangsa manusia serigala lainnya. Sebab dengan adanya Ares dan Maria hidup, ribuan kali pun bangsa manusia serigala diburu, maka bangsa manusia serigala akan terus berkembang tanpa ampun. Namun jika Ares dan Maria mati, itu tandanya jika garis keturunan dari bangsa manusia serigala telah berakhir dan dengan seperti itu kiamat bagi mereka sudah ada di depan mata, sebab kepunahan sudah menjadi takdir mereka secara nyata.


“Nona Eterno tadi menyelamatkan manusia yang merupakan mangsakami, Tuan. Kau tahu bukan, kalau sekarang adalah malam purnama merah, di mana malam ini adalah waktu kami untuk mencari mangsa agar kekuatan kami bisa meningkat secara drastis dengan darah-darah mereka. Lalu, Nona Eterno … Nona Eterno telah menghancurkan rencana kami, dan kami harus menunggu lima purnama lagi agar bisa melaksanakan ritualnya!”


__ADS_2