THE KING ALPHA : The Last Wolf.

THE KING ALPHA : The Last Wolf.
Kabar Viral.


__ADS_3

“Apa kau gila, Roberto?” tanya Nathan dengan mimik wajah kesalnya. Bagaimana bisa, ini adalah hal yang tidak pernah terbayangkan bahkan sampai kapan pun juga. Bagaimana bisa dia harus menjadi reporter dari sebuah kejadian yang mengerikan yang bahkan Nathan sendiri mengalaminya?


Ya, Nathan adalah reporter lepas di kampusnya. Dia selalu menjadi reporter dadakan dan menjual informasi beserta bukti-bukti foto dan dikirimkan ke redaksi kampus, alasannya cukup masuk akal dan simpel. Dia bisa mendapatkan banyak uang dengan mendapatkan informasi dan berita paling baru dan bagus yang pernah ada, dan itulah tak jarang Nathan selalu menjadikan dirinya dalam bahaya bahkan sampai kapan pun itu.


“Apanya yang gila, Nathan? Aku mengatakan ini karena aku peduli kepadamu, karena aku tahu kalau kamu adalah sosok yang paling sempurna yang pernah ada dalam menangani kasus ini. kau tahu, kalau kamu sampai berhasil menyajikan berita ini apalagi kalau kamu sampai membuktikan ucapan dari Bobby kalau di distrik wilayahmu tinggal tepatnya di hutan larangan itu memang ada manusia serigala, aku bisa pastikan kepadamu, Nathan, kau akan mendapatkan banyak uang, dan aku jamin satu hal ini, bukan hanya redaksi kampus saja yang akan memburu semua harta karunmu itu, melainkan radar nasional, kemudian semua orang akan bertanya tentang siapa gerangan pemilik foto tersebut dan siapa sumbernya. Saat mereka tahu jika sumbernya adalah kamu, kamu pasti akan terkenal. Fotomu akan dibeli dengan harga tinggi dan kamu akan diwawancarai di mana-mana, dan bonusnya lagi adalah, kau bisa terkenal dan keren, kau bisa membeli apa pun yang kamu mau, dan Alexa … aku yakin Alexa akan menyesal karena telah mengkhianatimu, dan saat rasa penyesalan Alexa itu terjadi, aku pastikan jika kamu sudah akan sukses dan bahagia selamanya. Apakah kau tidak mau dengan hal itu? apakah kamu tidak ingin seperti itu? apakah kamu tidak mau balas dendam dengan cara yang paling keren yang pernah ada, Nathan?”


Nathan tampak diam, dia sama sekali tidak bisa berkata apa-apa lagi sekarang. ini adalah hal yang membuatnya banyak berpikir, dan ini adalah hal yang tidak terbayangkan bahkan sampai kapan pun itu. Bagaimana bisa? Bagaimana mungkin? Semua hal berkecamuk menjadi satu dan itu adalah hal yang cukup mencengangkan untuk Nathan itu sendiri. Apa yang dikatakan oleh Roberto memang masuk akal sekali, dia bisa melakukan apa pun, dan balas dendam dengan caranya yang manis dengan melakukan ini. namun bagaimanapun juga, nyali Nathan sangatlah ciut. Bagaimana bisa Nathan harus menjual jiwanya hanya sebuah balas dendam kepada wanita yang tak pantas diperjuangkan dan kepada sahabat yang berkhianat? Nathan masih waras, dan dia tak bodoh, dia tahu mana yang harus dan tidak harus dilakukan, dia tidak bisa mengatakan dan melakukan apa pun sekarang karena semua hal yang diucapkan oleh Nathan sekarang.

__ADS_1


“Ayolah, kau tidak akan pernah mungkin bisa menyaingi Zack, dia adalah anak seorang perdana menteri yang terkenal di kota kita, dan dia memiliki semua kekayaan yang tidak dimiliki oleh banyak orang yang pernah ada. Ini adalah masalahnya, ini adalah hal yang tidak terbayangkan bahkan sampai kapan pun itu. Ini adalah masalahnya, ini adalah hal yang tidak terpikirkan bahkan sampai kapan pun itu.”


“Aku tahu aku miskin, tapi aku tidak memiliki niat untuk menyaingi Zack dengan cara apa pun itu. Aku memiliki diriku sendiri, dan aku tidak butuh menjadi dirinya untuk bisa menyainginya. Tidak, Roberto. Aku sudah cukup merasakan banyak kesulitan jadi aku tidak mau mengorbankan jiwaku dengan bodoh hanya karena ingin balas dendam. Kau tahu jika aku bukan orang yang seperti itu, kan?” kata Nathan pada akhirnya. Setelah dia menutup lokernya, dia pun berjalan masuk ke dalam kelas dan diikuti oleh Roberto. Roberto yang agaknya kesal dengan sikap engan Nathan itu pun hanya bisa terus menggerutu tidak jelas bahkan sampai kapan pun juga.


“Kenapa kau begitu lemah, Nathan?”


Nathan duduk di kursinya, Roberto pun mengikuti duduk di sebelah Nathan. Nathan tampak mengabaikan Roberto dengan sibuk dengan bukunya, tapi Roberto yang memang menyukai film juga buku-buku misteri seperti manusia serigala pun agaknya tidak terima dengan semua hal yang terjadi, tidak terima jika apa yang menjadi keyakinannya dibantah dengan begitu nyata. Roberto yakin jika hal itu adalah nyata, Roberto yakin jika itu adalah kebenarannya. Jadi, bagaimana bisa Roberto akan langsung percaya jika Nathan itu menyanggahnya begitu saja?

__ADS_1


“Kau tahu …” ucapan Roberto terhenti, saat dia mendongak dan melihat sosok gadis yang baru saja masuk ke dalam kelasnya. Gadis yang belum pernah terlihat sama sekali di kampus, mengenakan celana jeans dengan kaus dan rambut panjangnya digerai, gaya kasual dengan wajah cantik bak bidadari berhasil membuat Roberto terbius, tanpa sadar dia pun langsung menyikut lengan Nathan dengan sempurna. “Kau lihat, lihatlah, Nathan!” pekik Roberto histeris. Nathan yang sudah merasa kesal hanya bisa menghela napas panjang, dia sama sekali tidak menyangka jika dia memiliki teman yang benar-benar menyebalkan seperti Roberto.


“Apa? Kenapa kamu selalu gaduh dan menggangguku, Roberto?” kesal Nathan.


Roberto langsung menunjuk pada sosok gadis cantik tersebut, mata Roberto berbinar dan hal itu berhasil membuat Nathan tercengang juga. terlebih ketika gadis cantik itu memandang Nathan dengan senyumannya.


“Kau lihat? Dia memandangku, Nathan! Dia memandangku!” histeris Roberto.

__ADS_1


Berbeda dengan Roberto yang histeris, Nathan malah ketakutan setengah mati kemudian menyembunyikan wajahnya dengan sempurna ketika dipandang seperti itu oleh gadis cantik tersebut. Nathan takut, ya … Nathan benar-benar takut, dia bahkan berharap jika semua yang terjadi adalah mimpi. Bahkan, Nathan sendiri sudah tahu siapa sosok itu, ya … kemungkinan sosok itu bukanlah manusia sama sekali. sebuah hal yang mencengangkan hati Nathan sekarang ini.


__ADS_2