The Lazy Kultivator

The Lazy Kultivator
Part 14 : Ujian Alchemist


__ADS_3

Setelah menghabisi ketua bandit yang tersisa dan mengeluarkan 2.000 koin emas untuk dapat menggunakan portal teleportasi, Lin Zhu dan Ji Han telah sampai di ibukota dalam waktu singkat.


“Woah jadi ini ibukota? Begitu ramai dan terlihat megah” komentar Lin Zhu saat keluar dari portal teleportasi, melihat sekelilingnya dengan takjub.


“Karena rata-rata klan serta sekte besar utama terletak di ibukota jadi tentu saja kemajuan di ibukota selalu terlihat lebih unggul” Ucap Ji Han.


“Kakak, kita langsung saja pergi ke balai pengobatan” ucap Lin Zhu, Ia bisa menikmati kemegahan ibukota nanti.


“Baiklah” ucap Ji Han.


“Apakah letaknya jauh dari tempat kita saat ini?” tanya Lin Zhu.


“Tidak, portal teleportasi terletak tidak jauh dari pusat ibukota dan kebetulan balai pengobatan teletak di pusat ibukota. Kau tahu? Julukan lain dari balai pengobatan adalah jantung ibukota, para alchemist sangat dihargai karena pil yang mereka hasilkan sangat membantu bagi kultivator maupun orang biasa. Semakin tinggi levelnya maka akan sangat dihargai, klan serta sekte besar saja tidak berani menyinggung alchemist besar” jelas Ji Han.


“Berapa level tertinggi alchemist yang ada di daratan ini?” tanya Lin Zhu.


“Level 8, dia adalah tuan Mao Li Yin dan sekarang dia menjadi ketua asosiasi alchemist sekaligus orang yang menjalankan balai pengobatan, jabatan serta kemampuannya yang tinggi membuat dia sangat disegani bahkan kaisar saja tidak berani menyinggungnya” Ji Han menjawab dengan lengkap, selalu saja seperti itu. Lin Zhu bertanya A maka Ji han akan menjawab A sampai E.


“Jadi pil tertinggi yang berada di daratan ini hanya pil bintang 8 saja ya?” Lin Zhu kembali bertanya karena level seorang alchemist menentukan kualitas pil yang dibuatnya, tapi itu adalah pengetahuan umum karena saat Lin Zhu masih menjadi Xiao Qi dia bisa menciptakan pil bintang 9 meskipun levelnya hanya alchemist level 5.


“Iya tapi itu merupakan hal yang langka, tuan Mao Li Yin hanya menciptakan 5 pil bintang 8 setiap tahun, biasanya pil itu akan dilelang dengan harga tinggi jadi tidak heran kalau kekayaan yang dimiliki tuan Mao Li Yin bisa disetarakan dengan kekayaan yang dimiliki oleh sebuah kerajaan” ucap Ji Han.


“Selain pil bintang 8 apakah pil kualitas dibawahnya dijual dengan harga yang tinggi?” tanya Lin Zhu, dia harus mencari alasan atas hartanya yang melimpah.

__ADS_1


“iya, pil bintang 1 kualitas rendah saja dijual dengan harga 2 koin emas dan bila kualitas tinggi bisa mencapai 10 koin emas setiap pilnya” jawab Ji Han.


“Ah begitu. Kakak, apakah menurutmu aku bisa menjual pil yang ku buat di pelelangan?” ucap Lin Zhu.


“Bisa, asal kamu memiliki token alchemist. Karena profesi itu sangat di hormati dan menghasilkan banyak uang maka ujiannya pun terbilang sulit dan seleksi yang dilakukan sangat ketat jadi asal kamu memiliki token alchemist maka semuanya akan menjadi lebih mudah” Penjelasan Ji Han kali ini berhasil membuat Lin Zhu sedikit bersemangat, Lin Zhu tidak tahun kalau di jaman ini alchemist sangat di hargai berbeda dengan dulu kala.


“Nah, sudah sampai” ucap Ji Han kala keduanya sampai di sebuah bangunan megah dan besar berbentuk pagoda dengan 10 lantai, bangunan tersebut menjulang tinggi dan memancarkan aura positif yang menyegarkan tubuh hingga nama pengobatan memang pantas diberikan.


Keduanya masuk dan disuguhkan dengan aroma obat yang kuat, menghampiri seorang pelayan yang bertugas.


“Permisi paman, adik saya ingin mengikuti ujian alchemist” ucap Ji Han.


“Mari ikut ke bagian administrasi untuk mendaftar” ucap pelayan itu ramah, Ji Han dan Lin Zhu diarahkan ke sebuah ruangan minimalis yang terdapat di ujung dekat pintu masuk.


“Baiklah, terimakasih” ucap Ji Han dan memberikan 1 koin emas sebagai tips yang diterima dengan gembira oleh si pelayan.


“Silahkan duduk.Perkenalkan nama saya Xi An, saya yang akan membantu proses pendaftaran bagi orang yang ingin mengikuti ujian alchemist, jadi siapa yang ingin mengikuti ujian?” tanya Xi An, sejauh ini petugas yang ditemuin Lin Zhu memiliki perangai yang sopan hingga Lin Zhu ingin memuji pemilik balai pengobatan ini.


“Salam paman, saya Han Ji Han dan ini adik saya Han Qi Zhu. Adik saya yang ingin mengikuti ujian alchemist, mohon dibantu proses pendaftarannya” ucap Ji Han sopan.


“Apakah sebelumnya nona sudah pernah mengikuti ujian?” tanya Xi An.


“Belum pernah, ini pertama kalinya saya ke ibukota” jawab Lin Zhu.

__ADS_1


“Baiklah, karena anda belum pernah mengikuti ujian maka saya akan menjelaskan mengenai proses ujiannya. Untuk proses awal anda akan diminta untuk mengisi formulir dan membayar 20 koin emas sebagai biaya pendaftaran dan ujian. Proses selanjutnya anda akan diberikan soal mengenai herbal dan pil, anda harus lulus test tulis ini agar dapat mengikuti ujian dan nilai yang anda harus dapatkan agar dapat lulus minimal 80.


Setelah lolos anda akan mengikuti ujian alchemist yang sebenarnya, dalam ujian itu anda akan di test seputar herbal dan dilanjutkan dengan membuat pil bintang satu. Anda akan dinilai berdasarkan kualitas dan manfaat dari pil yang anda buat, anda harus menghasilkan pil bintang 1 kualitas tinggi agar lulus dan mendapatkan token alchemist, anda juga akan terdaftar sebagai anggota asosiasi alchemist. Bila ingin meningkatkan level alchemist anda harus mengikuti ujian lagi, namun ujiannya hanya perlu membuat pil dengan bintang yang sesuai dengan level yang ingin anda naikkan” jelas Xi An.


Kini Lin Zhu mengerti kenapa token alchemist dapat membuat hal menjadi mudah, seperti yang Ji Han katakan. Ujian ini sangat sulit dan ketat, biaya pendaftarannya pun terbilang mahal tapi tentu saja itu tidak berpengaruh padanya, Lin Zhu yakin kalau dia dapat lulus dengan mudah.


“Baiklah paman, saya ingin mengikuti ujian. Ini biaya pendaftarannya” ucap Lin Zhu seraya memberikan 20 koin emas.


“Ini formulirnya, tolong anda isi dan bila ada kendala anda bisa tanyakan pada saya” ucap Xi An menyerahkan selembar kertas dan alat tulis pada Lin Zhu.


Lin Zhu hanya memerlukan waktu 10 menit untuk mengisi formulirnya, setelah Xi An mendaftarkan data diri Lin Zhu dia memberikan token peserta agar Lin Zhu dapat mengikuti ujian tertulis. Token itu hanya bersifat sementara dan bila Lin Zhu lolos dia akan mendapatkan token baru untuk mengikuti ujian selanjutnya.


“Kakak, kau mau menunggu disini atau ingin jalan-jalan? Aku tidak yakin berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk ujian” tanya Lin Zhu.


“Ku rasa lebih baik jika aku jalan keluar, kita harus menemukan penginapan dan aku akan membelikanmu makanan” ucap Ji Han.


“Baiklah ambil ini agar aku bisa menemukanmu, bila sudah selesai aku akan keluar mencari kakak” ucap Lin Zhu seraya menyerahkan selembar jimat yang diterima Ji Han.


“Semoga beruntung dan lolos ujian” ucap Ji Han.


“Baik, aku pasti lolos kakak tenang saja. Kalau kakak dalam bahaya cukup robek jimat itu” pesan Lin Zhu.


“Baik” patuh Ji Han.

__ADS_1


To Be Continued


__ADS_2