
Lin Zhu tanpa ragu masuk kedalam kolam empat warna Yin, sensasi panas dan dingin Ia rasakan saat seluruh tubuhnya telah terendam air empat warna. Lin Zhu mengambil sikap lotus lalu perlahan Ia mulai menutup matanya agar dapat berkonsentrasi dan dapat menyerap manfaat dari kolam itu dengan sempurna.
Aneh, baru pertama kali Lin Zhu rasakan berendam disebuah kolam dapat merasakan dua sensasi yang berbeda secara bersamaan. Rasa panas dan dingin menyambar silih berganti dengan tempo acak hingga Lin Zhu sendiri tidak dapat memprediksinya.
Sensasi itu terus Ia rasakan hingga Ia merasakan rasa sakit mulai merasuki tubuhnya, rasa sakit tak tertahankan itu bahkan membuat Ia sampai menitikan air mata.
Perlahan Ia merasakan tubuhnya mengalami perubahan, perubahan yang diikuti cair hitam yang keluar dari pori-pori kulitnya itu menandakan kalau tubuhnya sedang dimurnikan dan cairan yang keluar itu merupakan kotoran yang menumpuk dalam tubuhnya.
Rasa sakit itu bertahan cukup lama hingga Ia merasakan seperti ada sebuah ledakan dalam dirinya, ledakan itu seperti akhir dari penderitaannya karena sesaat setalah ledakan itu reda Lin Zhu dapat merasakan tubuhnya menguat dan secara perlahan Ia dapat merasakan kekuatannya kembali.
Lin Zhu bertahan dengan sikap lotusnya selama dua minggu, Ia menyudahi acara berendamnya saat dirasa seluruh kekuatannya di masa lalu telah kembali dan bahkan Ia berhasil menerobos hingga kini Ia berada dalam ranah Immortal, tentu saja Ia puas dengan hasil yang dicapainya setelah melewati rasa sakit yang membuatnya berpikir kalau dia mengalami kebangkitan untuk yang kedua kalinya. Lin Zhu menatap pantulan wajahnya di air kolam dan terkejut saat mendapati perubahan pada dirinya.
Pikiran Lin Zhu sebenarnya dapat dikatakan benar karena penampilannya kini pun berubah drastis, tubuhnya yang awalnya kurus dan kecil bagai anak kekurangan gizi sekarang lebih berisi juga bertambah tinggi, bentuk tubuhnya saat ini adalah bentuk tubuh ideal usia anak empat belas tahun bukan seperti sebelumnya yang tubuhnya seperti milik anak berusia sepuluh tahun.
Bukan hanya tubuhnya saja yang mengalami perubahan, wajahnya pun menjadi lebih halus dan cantik. Kecantikannya adalah jenis kecantikan yang kata orang-orang dapat menghancurkan sebuah kerajaan. Wajahnya kini memiliki perpaduan dari wajah milik Lin Zhu dan Xiao Qi, air di kolam itu selain menyatukan jiwa dan tubuhnya dengan sempurna ternyata juga ikut menyatukan bentuk tubuhnya dimasa lalu, Lin Zhu yakin bahkan keluarga yang membuangnya itu tidak akan mengenali dirinya yang sekarang dan dengan begini rencananya untuk menjadi seorang pengelana bebas akan tercapai karena dia yakin tidak akan ada orang yang mengenali dirinya.
Apakah Lin Zhu harus membuat identitas baru juga? Ia tidak mungkin memakai identitasnya saat ini karena besar kemungkinan namanya akan membawa masalah. Namanya dulu Xiao Qi dan pemilik tubuh ini Lin Zhu kemudian dia mendapatkan harta peninggal klan kuno Han, mari berpikir sejenak nama apa yang bagus dari tiga kombinasi tadi.
__ADS_1
Lupakan, Ia akan memikirkan hal itu nanti. Sekarang adalah saatnya untuk menelusuri harta karuna yang ada di dunia kecilnya ini.
“Qi Lu?” Panggil Lin Zhu saat tak melihat keberadaan teman rohnya itu.
“Ya tuan?” entah darimana, yang pasti Qi Lu tiba-tiba saja sudah berada disamping Lin Zhu yang terkejut akan kemunculannya yang mendadak itu.
“Kau itu sebenarnya roh atau hantu sih? Suka sekali mengageti orang”
“Saya adalah roh tuan, ada apa tuan memanggil saya?”
“Darimana saja kamu? Sebelumnya aku tidak bisa merasakan kehadiranmu di dunia kecil ini” tanya Lin Zhu penasaran.
“Baiklah, karena aku seudah selesai megembalikan kekuatanku lebih awal dan bahkan menerobos jadi hari ini aku ingin melihat secara menyeluruh harta yang ada disini, tapi apakah ada baju wanita disini? Kau lihat bajuku, aku lebih terlihat seperti seorang gelandangan dibanding dengan seorang pemilik harta karun. Satu lagi, kamu tidak perlu memanggilku dengan sebutan tuan, kamu bisa memanggilku dengan namaku atau nonat saja sudah cukup” ucap Lin Zhu seraya berkeluh.
“Baik tuan eh maksud saya baik nona” ucap Qi Lu
Sebagai anak yang keberadaannya sampah tentu saja Ia tidak mendapatkan hal-hal yang seharusnya dimiliki oleh kaum bangsawan. Baik uang saku maupun kebutuhan sehari-harinya selalu dijatah layaknya seorang pelayan dan baju yang kenakannya juga memiliki kualitas yang buruk sehingga dalam insiden pembuangan dirinya ke hutan kematian baju yang Ia kenakan terkena imbasnya dan memiliki banyak robekan sehingga jelas kalau baju itu sudah tidak layak pakai.
__ADS_1
“Disini tidak ada baju untuk pria maupun wanita, tapi ada baju jirah surgawai yang dapat berubah bentuk sesuai dengan keinginan penggunanya bila dipakai” ucap Qi Lu “Ah dan yang lebih pasti baju itu merupakan jirah yang dapat menahan segala jenis serangan sehingga pemiliknya dapat selamat dari luka berat yang kemungkinan akan didapatkan saat pertempuran, baju jirah itu juga dapat menyeseuaikan suhu tubuh agar tetap dalam kondisi normal” sambung Qi Lu menjelaskan.
“Hebat, jadi aku tidak perlu pusing memikirkan tentang pakaian. Apakah baju jirah itu berada di bangunan senjata?”
“Benar tuan” ucap Qi Lu kemudian menuntun Lin Zhu ke bangunan yang memiliki tulisan ‘Senjata’ di pintu masuknya.
Saat masuk ke dalam sana Lin Zhu tidak bisa menahan dirinya untuk tidak berdecak kagum, segala jenis senjata mulai dari pedang sampai baju jirah berbagai tingkatan ada disana, jumlah nya pun membuat Lin Zhu merasa kalau dia bisa membuka toko dengan 100 cabang di daratan kultivasi.
“Berapa jumlah pastinya barang-barang yang ada disini? Tanya Lin Zhu penasaran.
“Kurang lebih ada sekitar seratus ribu, paling bayak dari tingkat rendah yanng biasanya digunakan untuk pasukan dan senjata tingkat langit jumlahnya tidak lebih dari seratus buah sedangkan tingkat surgawi tidak sampai dua puluh buah” jelas Qi Lu.
“Satu senjata tingkat surgawi bila berada di tangan yang tepat saja kekuatannya mampu untuk meruntuhkan sebuah kerajaan, jadi dua puluh senjata tingkat surgawi yang ada disini sudah termasuk banyak” gumam Lin Zhu pada dirinya sendiri.
“Apakah anda ingin melihat semua senjata yang ada disini?” tanya Qi Lu.
“Tidak perlu, kita langsung kebagian harta tingkat surgawi saja” Lin Zhu tidak bisa membayangkan berapa lama waktu yang ia butuhkan untuk melihat senjata yang ada diruangan besar ini satu persatu.
__ADS_1
“Bagian yang menyimpan harta tingkat surgawi berada di tempat paling belakang ruangan ini, tersimpan aman dengan formasi kuno yang menekan spirit roh yang menempati senjata-senjata itu” ucap Qi Lu yang Lin Zhu pahami, senjata tingkat tinggi keatas biasanya memiliki kesadarannya sendiri hingga biasanya orang yang ingin memiliki senjata tingkat tinggi itu harus berusaha sedikit lebih keras apalagi bila senjata itu adalah senjata tingkat surgawi yang bukan hanya memiliki kesadaran namun juga terdapat spiritual roh yang membuat perbedaan besar kekuatan senjata itu dengan sejata kulalitas dibawahnya.
To Be Continued