
“Iv kenapa kau sungguh percaya pada bocah itu"ucap Zac memelas
“hmmm"ucap Iv yang masih focus namun satu kananya mengelungkan rambutnya agara terlihat bergelombang.
“Iv kau harus membuang tatto mu itu"ucap Zac tidak suka melihat tatto di didepan dan dibawah telapak tangan Iv yang tertulis tulisan Chinese.
“Emang kenapa ada masalah ya?"ucap Iv sinis.
Zac hanya mengeleng.
“Kau itu wanita dan wanita tidak seharusnya memiliki tatto aku yang pria aja nggak punya"mendengar itu Iv tersenyum. Namun bukan senyum biasa melainkan senyum mesterius.
Tiada sesiapa tahu bahwa dibelakang Iv dipenuhi tatto naga berwarna merah dan siapakah Iv....
Ceitt
“Kita sudah sampai dan kau Zac didalam mobil aja"ucap Iv lalu keluar.
Zac menganguk karna tahu kehebataan wanita itu yang sudah cukup ajaranya.
Iv memasuki rumah Zen yang bak istana dan lima kali lipat lebih besar dari rumah dan designnya sungguh menarik perhatian Iv.
Para pengawal pun menyuruh Iv duduk namun Iv tetap Iv.
Ia melihat piano yang besar lalu duduk disana.
Sementara di kamar Zen
“Tuan Nona Iv sudah datang"
“Hmm"sambil memutarkan gelas wine.Zen menggunkan Kimono putih
Ia lalu turun namun langkahnya terhenti pabila mendengar alunan piano yang sangat menyentuh hati.
Ya Iv lah memainkannya
Iv yang sudah duduk dikerusi khas piano pun lalu memainkan piano Gymnepedie No.1Erik Satie.
Zen pun turun ke bawah dengan laju namun Iv tidak menyadarinya. Iv memainkan piano sambil menutup matanya
Alunan piano ini seperti yang selalu dimainkan oleh gadis penyelamatku dulu,dan setiap kali melihat gadis yang selalu menutup mulut dan hidungnya mengunakan kain merah bak seorang gadis cina. Gadis itu sering menggunakan topi dan menggunakan baju traditional Cina. Apakah gadis itu Iv... Itu tidak mungkin karna...nama gadis itu Rikka semperna nama salju dalam arti jepang dan gadis itu dulu pernah berkata bahwa ia gadis jepang bercampur bangsa China yang menggunakan bahasa Mandarin. Dan gadis itu seperti puteri Kayuga
Putri Lagenda di jepang:)
Ya gadis yang menyelamatkan Zen sari sekelopok pria yakuza yang memiliki kawasan sendiri dengan itu mereka akan membunuh seseorang yang melewati kawasan mereka dan hanya gadis Cina bercampur jepang itulah yang berani dan tiada sesiapa pun bisa menyentuhnya walau secubit pun. Dan gadis itu selalu memainkan piano disekolahnya walau gadis itu tidak pernah sekolah atau belajar disekolah itu. Dan alunan piano itu adalah Gymnepedie yang sedang Iv mainkan.
Setelah habis Iv terdiam lalu melihat tattonya dan mendengus pelan.
“Dari mana kau tahu bunyi piano itu?"tanya Zen membuatkan Iv kembali dari ingatannya dahulu
“Ahkkk... Anuu.... Bukankah piano ini memang sudah terkenal dari dulu lagi dan aku sangat menyukai alunannya yang lembut"ucap Iv sambil menyentuh piano yang bernote A5,G5 dan sebagainya.Intinya seperti susun part 2 itu lho😂
“Oh begitu dan apa kau sudah siap bertanggungjawab"tanya Zen.
“Huh Ya kecuali urusan lain-lain itu"ucap Iv. Pipinya panas karna ia sempat berpikir yang bukan-bukan tentang Zen.
“Apa yang kau harapkan atau kau berharap bahwa aku akan melayanimu diranjang atau kau yang menemaniku"
__ADS_1
Iv hampir terciduk(untung ganteng kalo enggak udah lama othor tukar karakter kamu Tuan Zenn😒...
Ampun M... 🌚ucap Zen setelah mendengar kata othor yang geram dengan kegenitannya...
“Kamu mah... "Ucap Iv
“Sekarang caranya ikut aku ke kamarku"ucap Zen.
Membuatkan otak Iv bertambah menjadi aneh pikirannya..
Ternyata Zen hanya mengajak Iv ngobrol doang
“Ceritan seluruh kisah silamu"ucap Zen membuatkan Iv terdiam
Iv sendiri tidak tahu mengapa ia sentiasa lemah jika berhadapan dengan Zen dan hatinya....
Awas.. Awas hati Iv ingin meledak sediakan payung sebelum terkena darah😐
“Nggak lucu"ucap Iv dinggin terhadap othor.
Ok ok sambung😐😷
“kamu mau aku ceritaiin kisah hidupku kekamu gitu, nggak mau ahhh private"ingin pergi namun bajunya ditarik.
Karna ditarik terlalu kuat baju Iv robek dibahagian belakang dan Zen terkejut melihat tatto yang banyak sekali dan penuh dengam tatto naga yang berwarna merah dan salju yang turum mengelilingi naga.
“Apa ini?"tanya Zen.
Iv diam jika ia ingin meneruskan niatnya maka rahsia besarnya akan terbogkar satu dunia.
Dan duduk
Flashback
“Taskete!!!!Taskete kudasai!!"teriak seorang pria baruh baya.
Waktu itu Iv sedang berjalan mengelilingi kawasan itu dan terdengar seseorang meminta tolong dalam bahasa jepang.
Iv melihat seorang pria yang dicekik oleh seorang pria berbadan tegap.
Ia pun berniat ingin menolong
Iv pun mundur dan berlari lalu berlompat dan menendang pria yang mencekik pria paruh baya namun badanya masih saja tegap pada usia setua itu.
Pria itu mencapai Samurainya lalu ingin menusukan pedang itu ke arah Iv namun Iv tetaplah Iv yang cepat bertindak namun mengunakan akalnya dalam waktu sesempit ini.Iv terlebih dahulu mengambil samurai lain lalu menusukan pedang itu ke aah perut pria rua itu. Samurai itu tembus,darah pun memecik ke baju putih Iv.
Iv menuju ke arah pria dan menolongnya. Namun satu hal yang Iv belum tahu bahwa pria itu adalah seorang leader Yakuza.
Setelah beberapa hari Iv telah ditangkap oleh beberapa sekelopok Yakuza dan ternyata pria yang ia selamatkanlah yang menyuruh anak buahnya menangkap Iv.
“What do want from me?"tanya Iv keras.
“I just want to thank you and... "sambil senyum mesterius
“and?"tanya Iv dengan raut peliknya
“I want you to be my daughter "pinta pria itu
__ADS_1
Iv terkejut, ia tahu bahwa ia telah melakukan kesalahan paling besar dalam hidupnya iaitu menyelamatkan pria tua itu.
Iv membongkokkan badanya
“I'm sorry I can't do that"ucap Iv ingin pergi namun dua pria berbadan tegap menghalangi jalanya Iv coba melawan namun pria tetap kuat dari seorang wanita. Iv pada waktu itu belum bisa membunuh namun hari ia menyelamatkan pria itulah pertama kalinya ia membunuh seseorang membuatkan Iv takut ditangkap namun semua itu tidak akan terjadi.
“Jika kau tidak ingin kehilangan jari-jemarimu yang cantik itu seperti ini(menunjukan jari seorang pria yang sudah dibuat sebagai contoh semata-mata)maka turutilah"ucap Pria itu
Iv tidak punya pilihan lain selain menerima dan ia telah menjadi anggota Yakuza wanita yang masih dilatih oleh sang ayah.
Pria yang ia tolong melayani ia dengan baik membuatkan Iv nyaman didekatnya.
Setelah beberapa tahun pria tua itu meningal dan menyuruh Iv untuk menganti katanya sih wasiat gitu lho
Iv pun menerima dan yang pastinya Iv menyesali keputusannya.
Iv pun membuat tatto super banyak dibelakagnya dan namanya pun ditukar pada waktu ia menjelma sebagai gadis Yakuza.
Iaitu Rikka Takarashi.
Iv yang sudah menjadi pembunuh setia pun tersedar akan tujuannya datang ke Jepang Osaka. Iv ke jepang untuk menenangkan pikirannya bukan untuk membunuh orang dan berbuat masalah besar seperti ini.
Iv berencana untuk belari karna pikirnya para pria tudak pernah melihat wajahnya walau hanya satu saat karna mereka tidak dibenarkan untuk melihay dan menyakiti Iv iaitu putri kepada Haka.
Iv pun lari dari sana dan sampai sekarang Iv masih diburu oleh para Yakuza di Jepang.
Dan waktu ia melarikan diri ia selalu menyelamatkan Zen pada waktu itu namun Iv tidak mengigatinya.
Iv selalu menyelamatkan Zen yang selalu melawati kawasanya begitu saja. Sosok Iv seperti seorang malaikat
Zen yang selalu melihat Iv bermain piano Gymnepedie dan bunyi lain curi-curi mengambarnya namun itu hanya sementara saat Zen ingin mencar Rikka tapi Rikka bahkan sudah tiada. Ia bahkan hampir dibunuh oleh sekelompok Yakuza. Zen yang berlajar membunuh dan menghafal gerakan Iv yang menggunakan Samurai dan akhirnya setelah habis belajar Zen pulang ke kotanya iaitu Indonesia.
Ia ingin mengucapkan terima kasih pada penyelamat sementara walau hanya sementara.
Flashback Off
“Kamu anak leader Yakuza dan kamu juga Mafia"tanya Zen tidak percaya
Iv menganguk
“dan nama kamu dulu Rikka bukan?"
“emmm"
“Apa kau ingat pada budak yang selalu kau selamatkan?"tanya Zen.
“Enggak bagi aku sih nggak penting karna aku nggak kenal ama bocah itu"mendengar perkataan bocah Zen lalu mengangkat keras dagu Iv yang duduk.
Zen mencapai wine ditepinya lalu meminumnya dan mencium Iv dan memasukan air wine didalan mulutnya.
Iv memberontak namun setelah menelan wine itu ia pening dan pandangannya kabur dan perlahan Iv menutup matanya.
Zen tersenyum puas
bersambung
Tq
__ADS_1