
“Kau tidak perlu menghantarku"ucal Iv pada pria yang sedang menungunya didalam mobil
“Nona kau hanya bisa keluar dari sini hanya lewat mobil karna pagar itu nggak bisa dibuka jika bukan mobil"ucap pria yang bernama Cal.
“Hmm"hanya itu yang Iv ucapkan lalu menuju ke arah pagar itu. Pagar itu tinggi sekali bahkan seperti gerbang
Sedangkan Zen yang melihat Iv hanya senyum puas namun sebelum ingin menutup laptopnya ia terkejut melihat Iv bisa melompat menggunakan hak tingginya.
Ya Iv...
melompat
Iv mundur dan memangil Cal
“Iya ada apa nona"ucap Cal
“Kau berjongkok didepan ku"
“Berjongkok? "Cal yang menanyakan hal selanjutnya terdiam melihat Iv melototkan matanya.
Cal pun berjongkok dan Iv mundur lalu berlari laju.Kakinya yang panajang terus memijak belakang Cal dan melompat dengan tarikan satu nafas dan Iv berhasil.
__ADS_1
Zen melihat Iv dangan tidak percaya.
Gadis ini... memang hebat batin Zen
Sambil senyum
Setelah keluar Iv berjalan
Hari sudah sangat malam
12 A.M
Iv berjalan sehingga penat ia pun duduk dan melihat ke arah bulan yang sangat terang. Ivana teringatkan body Zen yang sangat atlest
Ia melihat Iv termenung melihat bulan.
“Apa yang ia sedang pikir"
Iv yang masih setia dengan pikiran kotornya pun mengantuk dan ia terjatuh.
Zen mendengus kasar
__ADS_1
Gadis ini memang.... membuatku ingin membunuhmu batin Zen
Zen pun menuju ke tempat itu.
Ia melihat Iv yang tidur. Wajahnya berkerut saat tidur seperti bayak masalah.
Zen mengendongnya lalu membawanya ke villa semula
(Yah nggak bisa lolos si Iv)
Iv yang bermimpi saat Zen datang menyebut nama Ayahnya
“Ayah"ucap Iv mengigau
Zen yang mendengar Iv mengigau hanya memeluknya dan Iv memeluknya erat senghingga berhenti. Zen ingin melepaskan pelukanya namun Iv malah memeluknya erat. Akhirnya Zen pasrah dan ingin tidur berpelukan dengan Iv
Bau Iv yang sangat nyaman padanya membuat ia memandang wajah Iv tanpa berkedip ditambahkan pancaran bulan. Iv dan Zen saling berpelukan didalam mobil
gadis ini sangat cantik bahkan memiliki tubuh yang sempurna, bau yang nyaman dan Ivana sangat tinggi sunggub sempurna ciptaan Tuhan yang ini namun adakah hidupnya sesempurna seperti wajah, tubuh dan baunya batin Zen
Ada rasa kasihan terhadap gadis itu saat ini. Ia pun tidur
__ADS_1
bersambung