
brukk
“Wow"mulut Tiara terngaga melihat rumah Iv yang tidak kalah besarnya dari rumah Zen.
“Kenapa?"tanya Iv masih berjalan ke depan
“Ttidak ada pa pa"ia mencapai semula begnya lalu menunduk sambil berjalan.
Zac yang berada di belakang Tiara pun memecut ke depan melihat gadis itu sangat lambat berjalan.
Tiaa yang lambat kemudian laju pabila merasa ditinggalkan namun...
brukkk
“Ahhhh... sakit"sambil menyentuh kepalanya.
Iv hanya mengeleng dan masuk kebiliknya.
Setelah tiba dibilik ia membuka hak tingginya lalu diletakan didalam bilik khusunya. Setiba di bilik hak tinggi ia meletakan hak nyak didalam alamari kaca yang dipenuhi dengan hak berwarna emas. Setelah itu ia lalu kembali semual ke tempat tidurnya. Iv baring.
kling kling
Bunyi mesej
📨Kau tak akan lepas Iv
Ivana megerutkan keningnya.
Siapa ini
Iv membalas pesan dari orang itu.
*Kau siapa?
Ternyata kau bisa sebodoh ini sehingga tak mengenaliku
Zen..
Ya I'ts me*
Iv lalu membaling hp nya ke arah jendela.
Ia menutup matanya..
Kembali ke Tiara dan Zac
“Aduh... sakit"sambil mengusap keningnya.
“Kau ini bagaimana sih masa jalan nggak pake mata"ucap Zac sinis.
Tiara menunduk dan membungkuk lalu memegang kaki Zac.
Zac terkejut bukan main...
“Hisk... tolong saya tuan jangan apa apakan ibuku"sambil memeluk kaki Zac.
Zac terkejut lalu otomatis mengangkat bahu Tiara.
“Tiara, itu aku ngaak bakal jamin karna itu hanya terletak pada Iv"ucapnya lalu memilih untuk pergi. Zac tidak tega melihat gadis seimut Tiara menangis.
Tiara mengejar Zac dan memegang lengan Zac dengan kuat hingga badannya dan badan Zac terhantup
Deg deg
Aduh kok gua malah deg degan gini ya padahal baru aja kenal batin Zac
Mereka saling bertatapan.
*Netra mata milik Tuan sungguh indah batin Tiara
Kringg*
Hp Tiara berbunyi membuatkan mereka melepaskan diri.
“Hello?"
“Tia kamu kok awal banget dan ibu kamu... "pria itu adalah kekasihnya yang bernama Alan.
“Alan aku... ntar juga aku bakal kasih tau kamu kok"ucap Tia lemah lembut
“Ingat ya kalo kamu ada masalah kasi tau gue,gue ini pacar kamu and 1 more things.... I Love You Tia"ucap Alan diseberang
“Ahh kamu Alan masa sih"pipi Tia merah.
Zac yang melihat eksperisi Tia yang malu-malu pun curiga.
“Ayolah sayang dibalas ya please yang ikhlas loh"ucap Alan
“I... I love you too"sambil menutup mata. Memang selama ini ia selalu mengucap I love you too namun ia ada dihadapan pria tampan.Ehh maksudnya pria asing lho😂
“Ceh.. bocah"ucap Zac lalu pergi begitu saja.
Tia hanya tunduk karna malu dipanggil bocah
__ADS_1
Ia tidak tahu dimana ia harus pergi sekarang karna rumah yang sebesar istana ini membuatnya keliru.
Tia duduk di sofa.
Kembali ke Iv
Ia membuka matanya lalu menuju ke dalam bilik air.
Iv menyediakan airnya.
Lavender ya. Iv sangat suka bau Lavender dan vanilla madu karna tidak bau Lavender Iv juga baunya Vanilla madu
Ia berendam. Iv memainkan bunga rose dan buih
Setelah terlalu lama Iv tertidur
Dalam mimpinya.
“Iv!!!!"teriak Geneva
“Kak Geneva!!!"teriak Iv terkejut melihat Geneva yang terikat dikerusi sambil menangis.
“Selamatkan aku Iv... "sambil menangis lalu seorang pria yang berambut putih muncul mengambil bunga.
“Kawin sama aku Ev"
“Aku nggak mau, Aku benci kamu Alex!!"teriak Geneva.
“Alex"
“Kau!!"lalu memukul kerusi dengan kuat.
Iv pun berlari dan merasa sesak diair dan rasanya nggak bisa bernafas.
“Ahk.. uhuk.. uhuk"
Tok Tok
“Iya ada apa?"sambil mengusap wajahnya
“Kamu ngagak pa pa Iv!!"ucap Zac khawatir karna sudah dua jam Iv dalam kamar mandi namun belum keluar juga
“Ehh ia aku nggak pa pa kok"lalu berdiri dan mengapai kimononya.
Ia keluar
“Kamu lama banget"ucap Zac
“Emang kenapa Zac?"
“Oh ia gue lupa minggir dan pergi"usir Iv
“Tega lo ya malah ngusir gua segala"ucap Zac menunduk
“Idiot.. aku itu mau bersiap... bodoh banget udah gih sana keluar"sambil menolak kasar badan Zac.
“Iya bener juga sih hehehe"ucap Zac
“Ehh Iv kamar bocah itu harus dimana?"
“Disebelah kamarmu!!!"teriak Iv yang sedang memakai losyen dan sebagainya.
“Apa!!"
“Iya!!!"lalu masuk ke ruang bajunya dan memilih pelbagai bajunya.
Zac dengan terpaksanya memangil Tia dari tingkat atas
“Budak Ingusan!!"teriaknya ke arah Tiara
Tiara pun menoleh
Tia lalu menunjukan jarinya ke arahnya sendiri.
“Ia kamu"
Tia lalu menuju ke arah Zac
“Sini ikut aku"ucap Zac dinggin
“Ini kamar kamu dan ini kamar aku"ucap Zac sambil menunjukan dua kamar yang berbeza warna.
“Makasih Tuan"menunduk lalu masuk
“Hah!gadis bocil ini trus masuk gitu aja"
Sampai dibilik ia melihat sekelilingnya
“Wow keren"ia lalu menuju ke arah kamar mandi.
“Wow bahkan ada bath up seperti di tv"ia lalu melepaskan begnya namun langkahnya terhenti melihat pintu.
Ia menuju ke arah pintu lalu membukanya.
__ADS_1
Matanya melotot melihat seluruh barang telah disediakan rapi
Wow nona Iv baik sekali padaku batin Tia
Ia lalu mandi
Iv yang sudah siap pun keluar tanpa make upnya
Iv menuju ke dapur
“Apa yang kau ingin masak nyonya?"tanya salah satu pelayan
“Bakso sama Teh tarik. "sambil berjalan ke arah dapur lalu mengerjakannya.
Setelah siap ia memangil semua anggota dirumah untuk makan.
Para pembantu dimeja 4. Para bodyguardnya satu meja.
“Kalian makan dahulu aku ingin memasak makanan untukku"ucapnya
Tiara hanya makan namun matanya membulat.
“Wow makanan ini sungguh enak"puji Tia bukan main
Iv menoleh lalu senyum manis. Namun tidak berterima kasih
Ia mencari kerang lalu memasaknya. Tidak sampai 1 jam ia membawa mangkuk besar lalu memakannya seorang diri.
Setelah memakan beberapa kerang ia bangun lalu barjalan kearah peti sejuk. Lalu mengambil susu dan meneguknya begitu saja
Tia yang melihat Iv hanya melonggo. Tia tidak terasa lalu menarik baju lengan Zac yang duduk ditepinya.
“Tuan apa Nona Iv slalu gitu ya?"bisik Tia
“Hmmmm"
“Ooo"lalu melepaskan pugutan
Setelah selesai Iv bangun lalu menagajak Zac
“Yuk Zac ikut aku"
“Tunggu"ucap Tia
“Ada apa?"tanya Iv
“Aku... bisa bantu kamu"
“Huh bantu apa... "belum sempat Zac meneruskan katanya Iv lalu memotong
“Mmm silakan"
“Kamu... ada misi bukan"
Iv menarik nafasnya lalu menceritakan dari a sampai z
“Jadi rencana kamu bagaimana bocil"ucap Zac
“Gini Tuan Nona aku cadangkan agar nona masuk ke dalam rumah Tuan Zen lalu membuat Zen jatuh hati ama nona, tapi pembunuhan sih itu kayaknya nggak baik takut nona juga bisa jatuh hati jadi aku cadangkan nona pilih plan a or b"
“B? "
“Ya membuatnya jatuh hati supaya ia luluh kemudian kamu bisa membunuhnya dengan senang"ucap Tiara
“Hmmm"
Iv berpikir
Apa yang dikatakan Tiara bener dan plan nya bagus sih tapi aku juga takut kalo aku malah jatuh ke perangkap ku sendiri batin Ivan
“Trus?!
“Iv apa kau ingin mengikuti rencana bocah ini"ucap Zac tidak suka
“Ia trus kita mau gimana lagi Zac?"
“Nona harus berubah menjadi femini"ucap Tiara santai.
“APA FEMININE!!!? "teriak Iv dan Zac bersama
Tiara hanya menganguk
Bersambung
Halo semunya othor updetnya malam malaman nih tolong support ya makasih... ♥️♥️
Slamat Malam
N
Selamat mimpi indah to me
Typo
__ADS_1
TSMFR🌸