The Queen Of Mafia(Ivana E.M)

The Queen Of Mafia(Ivana E.M)
10


__ADS_3

Iv mengerjapkan matanya yang sudah lama terkatup. Inilah pertama kali Iv tidur terlalu lama.


“Kau sudah bangun?"ucap Zen yang duduk di tepinya. Melihat Zen ditepinya Iv sontak mengangkat kepalanya dan menendang Zen akibat terkejut.


brukkk


“Sialan lo Iv mau mati lo"ucap Zen lalu menarik kasar rambut Iv dan membawanya keluar. Iv yang merasakan sakit dikepalanya pun mulai bertindak.


Ia melihat kerusi didepannya dan kebetulan Zen melalui jalan itu. Saat Zen sedang menyeret Iv melompat ke arah kerusi dan melompat ke belakang. Kaki jenjangnya terlihat saat diberlompat ke belakan dengan badan yang membelakangi kerusi. Untungnya rambut Iv panjang


Iv sudah mendarat lalu memutarkan cicinnya dan terlihatlah benda yang kecil dan bekilat dan tajam. Iaitu jarum yang mengandungi racun. Iv memeluk Zen dari belakang dan berkata


“Maaf karna menedangmu dan maaf karna ini akan membuatmu pingsan"dengan senyuman jahatnya. Ia berjongket dan mencucuk jarum itu dileher Zen dan ketawa jahat seperti Nanno itu lho😂.


“Kau"ucap Zen lalu terjatuh sambil memegang lehernya yang sedikit mengeluarkan darah segar.


Mata Zen semakin kabur pabila melihat Iv memainkan rambutnya saat keluar. Dan matanya terkatup rapat.


Iv yang berhasil keluar pun melompat ke arah pagar.


“Hup!huh!sangat menyakitkan kaki ku"ucapnya sambil memegang kakinya.


Saat ingin memangil Zac ia terkejut tidak melihat mobil Zac.


“Zac meningalkan ku"ucap Iv lirih


Iv pun berjalan hingga tiba disebuah pekan kecil tidak asing baginya. Ia melihat mobil Zac berhenti disebuah tempat.


Iv pun berlari ke arah situ dan berhenti melihat Zac duduk dan menangis. Iv tetap mengintai.


“Kenapa harus Iv yang orang yang kusukai?kenapa!!!"teriak Zac kasar.


“Padahal.... dialah cinta pertamaku dari dahulu hisk.. hisk"


Iv pun memeluk Zac dari belakang


“Maaf karna sudah membuatmu merasakan kecewa terhadap sikapku tapi jujur, aku tidak mempunyai perasaan cinta terhadapmu Zac dan aku mengangapmu sebagai seorang Saudaraku dan terima kasih karna mencintaiku selama ini"ucap Iv lembut.Zac membalikan tubuh nya lalu membalas pelukan Iv.


Iv hanya diam dipelukan Zac namun Zac terdiam pabila dapat menghidu perfum pria dan perfum itu tidak asing baginya.


“Iv kenapa badanmu bau badan Si Zen"ucap Zac yang masih memeluk Iv dan hatinya sungguh sakit.


“Oh itu tadi aku memeluknya dari belakang dan mencucukkan jarum yang kau buat untukku"ucap Iv lalu melepaskan pelukannya.


“Yuk pulang"ucap Iv namun tangannya ditahan Zac.


“Aku ingin melancong ke Alaska"ucap Zac.


“What!why? "ucap Iv lalu memandang tepat ke arah wajah namun bukan mata melainkan mulut Zac. Menanti jawaban


“Aku ingin membuat diriku tenang bukan bereti aku pengecut sih"ucapnya lalu membuat Iv tertunduk sekarang ia faham


“Maaf dan baiklah"ucap Iv


“Terima kasih"


“Kau pergi dahulu"ucap Iv

__ADS_1


“Ehh bukannya kau yang pulang malah aku dihalau"canda Zac namun candanya terhenti melihat tatapan dingin Iv


“Ook"lalu pergi.


Iv pun masuk ke dalam tempat mereka bertiga dahulu dan melihat tempat tersebut telah diubah. Semakin lama Iv masuk kedalam dan masuk. Tak terasa ia didalam hutan dan ia melihat benda berkilau di pagar dulu Iv pun melompat kesebelah.


Iv mengambil benda itu dan itu adalah jam tangan.


Jam tangan berwarna hitam


“Hello is anyone there!!"teriak Iv. Ia berlari dan tibalah dirumah Zen. Ia pun masuk ke dalam gudang tempat ia dulu.


Iv melihat pria berbadan kekar sedang melakukan hal aneh terhadap seorang wanita maksudnya sih memukul.


Berganti gantian mereka mengerjai wanita itu membuat Iv kasihan.


*Ada apa denganku aku bisa kasihan sama orang, apa aku perlu menyelamatkan kah? batin Iv


Ahhkk tolong ajalah batin Iv dengan ide gilanya*.


Iv pun mengoyakan bajunya.


Ditempat lain Zen melihat Iv didepan rumahnya di dalam hutan


“Kenapa gadis itu"Zen baru saja sedar dari pingsanya.


Zen terus melihat aksi Iv yang mengoyakan bajunya.


Iv


Setiba didepan gerbang ia mengulung rambutnya dan berkata


“Halo para ganteng"sambil mengedipkan sebelah matanya.


“Woah nona cantik kenapa nona disini yuk masuk sini. Diluar sejuk disini kami bisa hangatkan"ucap salah satu pria yang mempunyai tatto dileher.


“Woah benerkah disini punya tempat untuk menghagatkan kalau begitu aku mau"jalan Iv dilengokan.


Para pria menelan saliva mereka melihat pakaian Iv yang sangat seksi dan menarik perhatian.


Gadis korban itu mengelengkan kepalanya.


Iv menganguk tanda ingin menyelamatkannya.


Gadis itu menangis..


Iv pun datang lalu memulaskan kepala pria itu. Pria berbadan kekar terkejut melihat aksi Iv.


Iv lalu memangil mengunakan jarinya yang panjang.


Mereka pun ingin menangkap Iv namun Iv malah seperti menari saat ingin mengelak.


Mereka terus ingin mneyerang namun Iv seperti berdansa mengelak serangan.


Saat seorang pria dapat menangkap Iv


Bukan takut malah ketawa jahat.

__ADS_1


“Ahahahaha"ketawanya sungguh keras dan bunyinya sungguh terdengar jahat.


Iv pun mencucuk botol kaca itu ke arah perut pria itu.


“Oppss sorry"lalu senyum dan berjalan sambil mencucuk perut para pria kekar itu dengan sangat pantas. Karna Iv mempunyai pendirian yang luar biasa seperti seorang ninja.


Iv berlompat dan menusuk botol itu ke arah pria seorang lagi. Dan hanya tinggal yang bertatto dileher


Iv senyum


Ia datang dan menarik tangan pria itu lalu memutarkan badan pria yang lebih tinggi darinya itu lalu menedang lututnya.


“Ck.. ck. lemah"lalu menyayat telinga pria itu.


“Ahkkk"rintihannya didengar sangat keras membuatkan gadis korban itu takut dengan Iv


“Kasian sekali"ucapnya lalu mencucuk mata pria itu


dan meneolak keras badanya.


Ia mencapai hpnya laku menghubungi para bodyguardnya.


“Kau baik-baik saja"tanya Iv sambil menghulurkan tangan. Gadis yang tidak berpakaian itu diam dia masih takut dengan kejadian tadi.


“Emmm kau tidak usah takut aku datang menyelamatkanmu bukan membunuhmu."ucap Iv santai membuatkan gadis itu melotot.


Apaan gadis ini, mengapa terlihat santai tentang isu pembunuh dan seolah isu pembunuhan adalah hal biasa baginya batin Melissa


Ya nama gadis korban itu Melissa


“Yuk"mengoncang tanganya


lalu disambut oleh Melissa


“Melissa "ucapnya


“You are too friendly with me, btw I'm Ivana "ucap Iv


“Kamu presidir Ivana"ucapnya


Iv menganguk ya


“Wow!"ucapnya tak percaya.


Beberapa minit kemudian datanglah mobil sport milik. Iv dan milik para bodyguardnya.


“Yuk kamu ikut aku"ucap Iv masih mengengam tangan Iv


Hati Melissa berdebar saat Iv memegang tangannya


Sepertinya aku akan jatuh cinta lagi nih batin Melissa senyum


Bersambung


Kalian penasaran mengapa Melissa seperti itu karna Melissa bukan gadia normal bisa dipanggil L*sb*an.


Cerita Melissa akan dilanjutakan pada episode akan datang

__ADS_1


__ADS_2