The Queen Of Mafia(Ivana E.M)

The Queen Of Mafia(Ivana E.M)
16


__ADS_3

“Puft...bhaaaa.. hahah... Zen.. Zen kamu kok jadi tolol kek gitu sih"ucap Iv sambil mengertawakan Zen yang tidak ingin Iv pergi.


“Apa kamu bilang?"ucap Zen yang sudah mulai melangkah mendekati Iv. Kemudian Iv berhenti tertawa dan berkata


“Kau yang paling pintar dan bisakah aku melihat movie"ucap Iv sedikit kecil namun masih didengar oleh Zen.


“Boleh silakan"ucap Zen mundur lalu menuju ke arah sofa dan duduk.


Iv lalu pergi ke arah dapur lalu mengambil makanan semula.


Zen terkejut melihat Iv mengambil cemilan lalu memakannya seorang diri.


“Hey apa ada hantu apa didalam perutmu itu hah? baru aja habis makan terus kamu makan lagi."ucap Zen namun tidak dibalas oleh Iv.


Iv kemudian bangun mencari dics kemudian menemukan sebuah cerita berjendre romantis.


kali ini Iv ingin melihat film romantis. Karna setiap film dirumahnya hanyalah film berjendre actions dan fantasi.


Skip...


“ehh ini film apa? "tanya Zen


“Masa dics sendiri nggak tau"ucap Iv yang sebenarnya tidak tahu itu cerita apa


“Ini kayak film Fifty Shaded Grey"ucap Zen


“Fifty Shaded Grey... aneh banget"ucap Iv


Padalah cerita itu banyak aksi uwu uwu😂ehhh kalian jangan salah paham sama authornya aku ngak nonton cuma pernah melihat di lagu love me like you do.


Sama aja itu nonton dan melihat😒...


hanya trailer kok 😂


Disaat adengan ciuman Iv tampak focus memerhatikan dua watak berbeda kelamin itu berciuman penuh gairah. Bahkan Iv mengikuti rentak kepala mereka yang sekejap kekiri dan sekejap kekanan. Zen yang melihat Iv mengikuti aksi itu... mulailah ide jahatnya.


“Ehemm... apa kau ingin mencoba adengan itu?"tanya Zen hati-hati


Mata Iv melotot bukan karna marah namun semangat


Zen kemudian berpikir bahwa Iv menolak


“Emmm kalo begitu... mmppp"ucap Zen saat Iv tiba-tiba menyerang mulut Zen tanpa pertanyaan dan Iv cuba untuk mengamati ciuman. Zen tak tinggal diam... ia lalu membalas ciuman dari Iv lalu membaringkan Iv namun


Ting tong


ting tong


Terdengar bunyi bell dari luar.


Zen berdecak kesal akhirnya bangun dari badan Iv kemudian lalu menunju ke arah pintu. Iv lalu segera bangun lalu mengatur rambutnya yang sedikit berantakan gara-gara Zen.


“Ck.. siapa.... Alex"ucap Zen saat melihat ketibaan yang berhormat persona Alex upsss I'm mean Ketibaan si tua Alex


Iv terkejut mendengar kedatangan Alex

__ADS_1


“Wow.... well there's have a guest"ucap Alex masuk lalu menunju ke arah Iv dan meletakan jarinya di kocek celananya.


“I'm not a guest, but you are guest"ucap Iv sambil memeluk badanya.


Alex menatap Iv dengan tatapan sinis lalu duduk disofa.


Zen lalu duduk disebelah Alex...


Mereka membicarakan proyek dan sesekali Alex menjeling ke arah Iv yang focus membaca buku bisnes.


Zen yang melihat arah mata Alex pun merasa geram.


kenapa denganku... kenapa aku terasa panas melihat Alex memandang Alex batin Zen


“Hoiiii kau liat apa hah?"tanya Zen.


“Nggak kok cuma aku baru perasaan bahwa Iv sangat cantik"ucap Alex.


"Apa kau bilang!"gertak Zen.


"emang lu kenapa...."ucap Alex


“gak... ngak kok kamu aja salah pikir"Zen salah tingkah..


”hahahahahahhha... (menarik kerah baju zen)kau tidak bisa jatuh hati sama perempuan pembunuh itu..... ingat lah..... dia yang membunuh Geneva iaitu kekasih kecil mu...."tutur Alex


"Aku tidak akan pernah walau pun sekali, jatuh hati sama Iv... dan menurut kamu aku emang nggak pernah jatuh hati sama Iv"ucap Zen yang sedikit ragu dengan dirinya sekarang.


“Kalau begitu... (memelankan intonasi suara)bunuh saja dia"ucap Alex dengan senyum kejamnya melihat Iv yang masih saja focus membaca buku.


“Jangan sekarang"bantah Zen.


Alex senyum lalu bangun kemudian lalu menuju ke arah Iv.


Melihat Iv dalam-dalam


Ivana gadis cantik... badan juga cantik boleh jadi budak s*x ku yang kedua,sementara my honey boney lelah... aku pasti dia tidak pernah lelah batin Alex


Iv merasa diperhati kemudian mengangkat kepalanya lalu menatap mata Alex dengan tajam sekali.


Alex melihat Iv melawan matanya hanya tersenyum kemudian mengangkat dagu Iv dengan kasar bahkan tanpa minta izin... dasar kamu Lex... kurang ajar banget jadi cowok😂.


Zen yang melihat hal itu hanya menahan marahnya...


Sabar Zen dia bakal jadi abang ipar kamu Zen batin Zen


“Zen kayaknya Iv bisa jadi asistenku"dengan mata genitnya


Iv yang dengan wajah malasnya hanya berdecih kemudian menunjukan jari tengahnya kemudian bangun.


“Sorry but thanks for your suggestion"ucap Iv menunjukan isyarat tanganya.


“Ok... kalau begitu nyawa Zac akan dalam bahaya dalam beberapa hari ini"ancam Alex membuat Iv terdiam.


Tampak Iv berpikir kemudian ingin membuka mulut namun....

__ADS_1


“Tidak usah... biarkan aku sajalah yang jadi tuanya"ucap Zen sinis


Alex terdiam kemudian


“kau pilih... kau mau aku jadi tuan kamu atau Zen"tegas Alex


Iv menutup matanya kemudian menghela nafasnya kemudian membuka mulutnya


“Aku pilih Zen Victor"ucap Iv


”Ok fine... "lalu pergi keluar dengan gaya machonya


Holy shit.... batin Iv mengumpat melihat bertapa machonya Alex


“So now you have to do everything I said and what I want you to do... understand!"tegas Zen pada Iv


Iv hanya menganguk lemah.


“Sekarang kamu bikin Villa ini sebersih yang mungkin... aku tidak ingin melihat satu pun debu didalam Villa ku ini ngerti!!"tegas Zen lalu pergi ke kamarnya..


Mengapa ke kamar...yah mana author tahu...


Tentu saja tidur


Iv berdecak kesal kemudian memerhatikan Villa yang besarnya lebih kecil dari mansion Zen.


Ia mengapai penyapu lalu menyapunya..


Kemudian merasa panas ia mengikat rambutnya kuncir kuda.


Iv mengelap cermin, lantai, bahkan tangga karna rumah Zen tidak punya mop.


Iv yang sungguh seperti Cinderella sekarang ini


Ingin sekali Iv meleparkan seluruh debu ke arah Zen biar batuk terus asma..... dasar kejam


“Author jangan seksa aku lho😭"ucap Iv


“kamu itu wanita... harus rajin dan nggak bisa kek gini cewek harus rajin😎"ucap Author


“Sialan lu"


Umpat Iv


“Ahkk.... akhirnya selesai juga yah"ucap Iv.


Ia lalu duduk dan menontom semula film sehingga habis


Iv tak habis habisnya memarahi pria didalam tv bahkan suaranya berteriak membuatkan Zen bangun lalu menunju ke bawah.


“Kau memaki dan meneriakinya hingga dirimu mati tetap saja ia tidak bisa mendengarkanmu bodoh"ucap Zen. Hal itu membuat Iv terkejut sekali gus tersentam.


Mana tak nye baru bangun tidur dia dah bla bla marah dasar kau ya Zen.... wajahmu tampan namun hatimu seperti longkang...


“Apa kau bilang?"tanya Iv kegeraman

__ADS_1


“Bodoh!!"ejek Zen.


Bersambung


__ADS_2