
“Urghh"keluh Iv bila merasakan kakinya seperti dipeluk dari belakang dan dirinya terasa dibawa.
“kau sudah sadar?"ucap Zen yang membawanya. Ya Zen membawanya semula.
“Mengapa? kau membuatku seperti ini dan kau menyelamatkanku semula."ucap Iv dengan suara tergetar ingin menangis.
“Aku.... hanya berdendam padamu"setelah mengucapkan dendam Zen melepaskan Iv
“Apa salahku hah?"ucap Iv menangis.
Zen yang mula-mula membelakangi Iv kemudian melihat ke Iv yang terduduk sambil menangis.
Kemudian Zen Berjongkok
“Kau tau apa salahmu, hmm"
“Kau membunuh Geneva!!!!"gertak Zen.
“Aku tidak pernah membunuh Geneva!!"ucap setengah berteriak.
“Bagaimana aku bisa membunuh seseorang yang menyelamatkanku"lirih Iv
“Ceh......jangankan Iv Zac sediri pun bisa kau celakai bukan?"ucap Zen sinis
“Aku tidak pernah membunuhnya.... aku memang jahat tapi aku tidak ingin menipu soal bunuh membunuh"ucap Iv
“Bener jika kamu bukan pembunuh Iv?"tanya Zac.
“Ya bener"ucap Iv sambil menganguk laju.
“Yuk naik lagi"sambil memukul bahunya sendiri
“Dengan senang hati"ucap Iv senyum lalu memeluk Zen dari belakang.
“Iv?"tanya Zen dengan suara lembut
“Emmm"ucap Iv yang meletakan kepalanya dibahu Zen
“Kenapa kau sungguh aneh didekatku"sontak hal itu membuat Iv salah tingkah dan berhenti memeluk Zen
“Hati-hati"ucap Zen lalu Iv peluk kembali.
“Huh? soalanmu itu... emmm... aku juga tidak tahu cuma aku selesa berada denganmu"ucap Iv jujur
“Kau selesa dengan orang yang selalu membunuhmu apa kau mabuk ya tapi aku juga selesa sama kamu"ucap Zen lalu berhenti dan berjalan kembali.
“Zen bisa ku tanya?mengapa kau bisa mengenali Geneva"
Langkah Zen terhenti dan matanya termenung.
“Aku dan Geneva pernah berjanji untuk menikah disaat dewasa namun setelah menyelamatkanmu dia tiba-tiba menghilang dan yang membuatkanku sangat membencimu karna dia mengobankan dirinya demimu"ucap Zen membuat Iv terdiam
“Aku minta maaf"ucap Iv tergetar dan Iv menangis
“Hisk....ini semua gara-gara aku.Jika bukan kerana aku dia gak bakal hilang dan aku janji aku juga bakal cariin dia buat kamu Zen"ucap Iv
Zen tidak bergeming kemudian meneruskan perjalananya kemudian tibalah mereka divilla Zen.
Para yakuza tidak dapat mencari mereka.
__ADS_1
“Kita sudah sampai"ucap Zen dinggin
Iv belum turun dan tidak bergeming membuat Zen menoleh kebelakang dan melihat Iv dengan wajah dekat. Ternyata Iv tertidur kerana kelamaan.
Kenapa Iv tidur tidak berdengkur ya tapi wajahnya sekarang seperti tidak tenang mungkin kelakuanku ini keterlaluan batin Zen.
Zen pun masuk ke dalam tanpa disambut para pelayan karna para pelayannya telah libur dan sebahagiannya berhenti karna nggak tahan ama sikap Zen.
Zen membaringkan Iv dikasurnya. Kemudian membersihkan dirinya dan keluar hanya menggunakan handuk sambil mengosok rambutnya dengan tuala putih.Zen terkejut melihat Iv terjatuh dari kasur, baru beberapa minit Zen mandi tapi Iv telah terjatuh.
Badan Iv yang masih dikasur dan tapi kepalanya sudah terjatuh.
“Aishh"ucapnya lalu mengangkat kepala Iv namun.
“Hei!!!"teriak Iv.
Iv mengigau.
Zen terdiam dan membiarkan Iv mengigau.
“Kau banci sialan!!!!anjing jalanan yang menyebalkan.Akanku ambil organmu dan memasak organmu menjadi sushi daging dan selain dirimu yang menyebalkan kau juga sangat bodoh dan gila. Dasar Tua!!!!"ucap Iv lalu tertidur semula dan kedengaran dengkuran kecil.
Terdengar Zen tertawa kecil melihat Iv yang memaki seseorang.
Iv bermimipi Zen mengejeknya dan Iv memakinya dalam mimpi.
Zen mengangkat Iv dan membalut tubuh Iv dengan selimut tebal
Setelah itu Zen pun merebahkan diri di tepi Iv
Sementara Tia dan Zac
Mereka naik ke bilik Iv namun tiada sesiapa pun disana membuatkan Tia dan Zac terkejut lalu berlari ke arah bilik Max yang terletak dihujung beranda.
brukk
Zac menedang pintu itu membuatkan pintu itu pecah.
Zac dan Tia terkejut melihat Max yang diikat dihujung kayu katil yang bersize king.
Max yang meronta meminta tolong pun ditolong oleh Zac.
“Max, Iv dimana?"tanya Zac.
“Aku nggak tau yang pasti anak buah Zen ada disini dan memberikanku suntikan"ucap Max
“Apa Zen apa yang.... "
tap tap tap
“Tolong!!!"teriak Melissa yang baru datang.
“Eh... kamu siapa"tanya Max.
“Itu nggak penting sekarang tolong aku ada mayat wanita dibilikku"ucap Melissa ketakutan.
“Mayat?"
“Eh.. Iya"ucap Melissa
__ADS_1
Mereka pun meneju ke arah bilik Melissa dan terlihatlah seorang wanita yang telah diambil organnya dan tangan kananya hilang entah kemana dan darah segar yang masih bercucuran. Max melangkah mendekati mayat itu dan alangkah terkejutnya ia melihat wanita itu adalah Lucy.
“Ll.... lucy.... Lucy...dia... LUCY!!!!!"teriak Max menangis
“Bagaimana dia bisa disini dan bukankah Lucy ini adik angkatnya Zen ya"ucap Zac.
“Adik Zen?"tanya Tia
“Emmm ya"ucap Zac lembut.
Zac melihat Max menangisi wanita itu hanya terdiam karna ia juga telah mengalami hal yamg sama seperti Max (tadi)
Walau kau menghianatiku tapi cintaku padamu tiada tandingnya padamu Lucy. Kaulah cinta pertamaku Lucy dan kau lah yang satu-satunya bisa meluluhkan hatiku yang keras seperti batu ini batin Max yang masih menangisi wanita itu dan ingin memangil polisi namun ditahan oleh Zac
“hei apa yang kau ingin lakukkan hah!!!"teriak Zac melihat Max
“Tentunya memangil polisi dan memenjarakan Zen"ucap Max menahan geramnya.
“Apa kau gila ya!!"gertak Zac yang geram dengan kebodohan Max saat ini.
“Ya aku gila!!!Aku gila karna dia (menunjuk ke arah mayat Lucy)DAN AKU INGIN MEMBUNUH ZEN DENGAN KEJAM KARNA DIA SANGGUP MENGORBANKAN ADIK SENDIRI UNTUK MELUKAI IV"sambil menangis kemudia mengugut rambutnya dan memukul keras dinding.
Max mengigati kenangnya bersama Lucy.
Hal ini sangat menyakitkan.... sayangi orang yang masih hidup. Kata othornya😂
“Hei kamu ini bodoh ya? kau pikir jika kau memangil polisi kemari,apa kau punya bukti untuk memenjarakan Zenith Victor yang kejam itu"ucap Melissa
Semua memandangnya dengan tatapan tak percaya.
“Zenith Victor? bagaimana kau tahu namanya Zenith dan kenapa kau bahkan tau nama aslinya sedangkan kami nhgak pernah tau nama dia Zenith bahkan ada Nith di belakang"ucap Zac.
Bagaimana gadis ini bisa tau ya atau jangan-jangan.... dia mata-mata Zen batin Zac
“Ehhh kalian jangan salah paham... aku tau karna aku bekas hakernya dia tapi.... aku menghianatinya dan membuatkan aku dihukum dan Iv menyelamatkanku"ucap Melissa
Ya Melissa merupakan Hacker terhandar dan dialah ketua hackernya.
Akibat Alex menghasutnya membuatkan ia melakukan penghianatan terbesar membuatkan Zen murka dan mengurungnya selama beberapa bulan dan akhirnya ia diselamatkan oleh Iv pada waktu itu.
“Kalian jangan salah anggap pada Zenith, dia nggak sekejam itu karna dalang rancangan ini bukan Zen melainkan Alexlah yang memaksanya untuk melakukan hal ini dan pembunuhnya (Lucy) adalah Alex. Alex ingin membuatkan Zen membenci Iv dan segera membunuhnya, tapi Zen melakukan hal lain pada waktu itu dengan membuat para yakuza mengejar Iv"jelas Melissa dengan wajah seriusnya.
“Yakuza?Apa kaitan Iv dengan Yakuza? "tanya mereka bertiga serentak.
“Ceh... kalian berdua ya nama aja adik beradik tapi kalian nggak tau apa yang adik kalian lakukan belakang kalian berdua"ucap Melissa sinis.
“Maksud kamu apa hah!!!"gertak Zac dan Max bersamaan.
“Relax... You can asked the owner not me ok"lalu pergi kemudian ia berhenti dan berkata
“Kalian bakal nggak percaya apa yang Iv lakukan saat ia berlajar di Jepang saat umurnya 23tahun dan siap sedia untuk mengetahui bertapa jahatnya Iv itu"ucap Melissa lalu pergi namun tidak keluar dari mansian melainkan ke dapur.
Max dan Zax terdiam keduanya saling memandang dengan tatapan tanda tanya.
Haiooooooo Max dan Zac bakal tahu... nih... ikuti kisah Ivana yang memperjuangkan cintanya terhadap Zen...Iv akan kembali setelah dilanda kecewa yang amat besar dan Geneva akan kembali....
Zenith Victor....♥️
Ivana Evangiline♥️
__ADS_1