Transmigrasi Menjadi Pria Kaya

Transmigrasi Menjadi Pria Kaya
eps 10


__ADS_3

keesokannya hari nya, tepat nya diruang makan


"Rivan nanti setelah pulang sekolah, Kamu mampir dulu ke perusahaan papa ada yang mau papa ngomongin sama kamu."


"Baika pah"


Setelah sarapan Rivan dan Mila pun pamit kepada kedua orang tua meraka,dan tak lupa menyalami tangan kedua orang tua nya


Rivan dan Mila pun langsung menuju garasi


dan Rivan dan Mila pun langsung masuk ke mobil dan Rivan pun langsung menyalakan mobil sport nya tersebut


dan tak lupa Rivan pun langsung memakai kan sabuk pengaman pada adiknya


20 menit berlalu akhirnya Rivan dan Mila pun sampai ke sekolah


Didepan gerbang Tasya,Lisa,dan Aruna terlihat sedang menunggu kedatangan Mila atau lebih tepatnya menunggu kedatangan Rivan


melihat sahabat-sahabat nya yang menunggu kedatangan membuat Mila pun langsung turun dari mobil tersebut dan di susul oleh Rivan


"Hay kak rivan ucap Lisa dan Tasya."


sedangkan Aruna hanya tertunduk diam tidak berani menatap Rivan


"hay Lisa,Tasya"


"Oh iya Mila nanti kamu pulang nya sama mereka aja, karna ABG nanti harus pergi ke perusahaan papa,gak papa kan"


"iya gak papa kok bg"


"Yaudah kalau begitu Abang duluan ke kelas ya,bay"


Setelah Rivan pergi Tasya pun langsung menyenggol bahunya Aruna dan seraya berkata


"Cie yang lagi jatuh cinta"


"Ih apaansih"


"Untuk kali ini aku dan Lisa akan mendukung kamu untuk mendapatkan kak Rivan


yah walaupun kami harus membuang perasaan kami,iya gak Lis"


"iya "


"Kalau Lo Mila gimana"


"Kalau gua sih oke aja"


mendengar apa yang dibicarakan sahabat-sahabat nya membuat pipi Aruna pun memerah


"Ih apaan sih, kalian jangan ngadi-ngadi deh"


Dan langsung berlari meninggalkan sahabat-sahabat nya tersebut

__ADS_1


"Eh Aruna tungguin kita woi"


Tibanya Rivan ke kelas, Rivan pun langsung duduk di samping nya Anton,dan tak lama dari itu bel pun berbunyi dan guru yang mengajar di kelas tersebut pun masuk


"Selamat pagi anak-anak"


"Pagi buk"ucap mereka dengan serempak


"Oke silahkan buka buku paket nya halaman dua tiga."


Sedangkan Di Bandara


Terlihat jeremy dan pengawalnya sedang menunggu kedatangan putri tercinta nya yang baru pulang dari luar negeri


"Papa"


mendengar suara yang sangat dirindukan kannya selama 3tahun ini membuat Jeremy pun langsung menoleh ke belakang dan mendapati putri nya sedang berlari ke arah nya


Dan Clarissa pun langsung memeluk sang ayah


grep


"pah aku kangen banget sama papa"


"Papa juga kangen sama anak papa yang cantik jelita ini"seraya Ter kekeh kecil.


"Hem papa bisa aja"


"Yaudah ayo pulang mama kamu pasti udah nungguin kamu di rumah"


Tibanya di kediaman pak jeremy


Clarissa pun langsung keluar dari mobil dan berlari menuju ibunya yg sedang berdiri di dekat pintu


"Ibu kangen"


"Iya sayang ibuk juga kangen sama putri mama yg cantik ini"


"Yaudah ayok masuk dulu syg kamu pasti capek kan"


"Iya mah"


Tibanya di ruangan tengah Clarissa pun langsung duduk dan bersandar di sofa dan di susul oleh ibu dan ayah nya


"Gimana kuliah nya disana sayang"


"Hmmm lumayan mah"


"Maaf ya sayang mama sama papa gak sempat jenguk kamu kesana,karna kamu sendiri Taukan bahwa mama sama papa kamu sibuk banget"


"Iya mah aku ngerti kok"


"yaudah mah pah aku pergi ke kamar dulu yah capek banget ni badan"

__ADS_1


"kamu gak mau makan dulu sayang"


"Nanti aja mah"


"Yaudah mah pah aku pergi ke kamar dulu ya"


"Iya."


Tibanya di kamar Clarissa pun langsung merebah kan tubuh ya di ranjang yg empuk tersebut.sangking lelah nya membuat Clarisa pun tertidur.


Setelah pulang sekolah Rivan pun langsung menuju perusahaan papa nya


di tengah perjalanan Rivan melihat Lidya yang sedang di ganggu oleh tiga orang laki-laki


Melihat hal tersebut membuat Rivan langsung menghentikan mobil nya dan menuju tempat dimana Lidya Berada


"lepasin gua Andre"


"gak gua gak akan lepasin lo sebelum Lo jawab pertanyaan gua tadi"


"kan gua udah bilang gua gak suka sama Lo,dan kenapa Lo ngotot bangat si."


"Flashback"


Di salah satu universitas ternama yang berada negara Konoha tepatnya di kota zunivare


Di salah satu gedung terlihat Lidya dan Andre sedang bertatapan dan di kelilingi oleh siswa-siswi yang berada di universitas palanesia


"Lidya gua mau ngomong sesuatu sama Lo"


"Apa"


"Lo mau gak jadi pacar gua seraya" menyodorkan Bunga mawar kepada lidya


Deg


mendengar apa yang dekatan Andre membuat Lidya pun langsung tercengang dan tak tau apa yg harus di jawab ya,karna Lidya sama sekali tidak ada sedikitpun rasa kepada Andre, ditambah mereka sedang dikelilingi oleh orang-orang


Mendengar ungkapan dari Andre membuat semua orang pun langsung berteriak


Terima..... terima......terima....


melihat orang-orang yang mendukungnya membuat Andre pun besar kepala di buatnya


Hahahaha Lo gak akan bisa nolak gua lagi Lidya.ucapnya dalam hati


Tampa mempedulikan orang-orang yg berteriak disekitar nya Lidya pun berlari dari tempat tersebut menuju jalan raya


Melihat Lidya yang berlari membuat semua orang tercengang dan terutama si Andre


Akh sial


Dan tampa berlama lama lagi Andre dan berserta dua orang temannya pun langsung mengejar Lidya

__ADS_1


Flashback end


__ADS_2