
Mendengar apa yang diucapkan oleh lidya membuat Andre pun tersulut emosi dan hampir mau menampar Lidya,tapi diurungkannya
gua harus bisa tahan emosi gua,demi rencana yang gua susun dengan matang.ucap Andre dalam hatinya
woi lepas gak tangan Lo dari tangan cewek gua
Rivan pun langsung melepas tangan Andre yang memegang pergelangan tangan lidya
dan melingkarkan tangannya sendiri ke pinggang ramping Lidya
Melihat perlakuan Rivan kepadanya membuat Lidya pun hanya bisa pasrah,sebab di mau marah pun tidak bisa karna Andre masih disini
terasa tak terima Andre pun langsung berucap
Emangnya Lo siapanya Lidya hah bentak nya dengan marah
Oh gua
perkenalkan gua Rivan Saputra sanjaya sekaligus pacar dari Lidya
Dan seraya mengulurkan tangannya
Mendengar apa yang dikatakan oleh Rivan membuat Andre pun tak bisa ber kata-kata lagi
sebab dia tau siapa keluarga sanjaya
Dan langsung menjabat uluran tangan nya rivan
Andre,gua adalah teman sekelas nya Lidya
maaf ya gua gak tau Lo pacar nya Lidya dan sempat membentak Lo dari tadi
"gak papa santai aja"
dan menepuk bahunya andre
__ADS_1
bisa berabe nih urusannya kalau gua singgung salah satu keluarga yg cukup berpengaruh di Konoha ini,ucap Andre dalam hati
mendengar kata pacar yang diucapkan Rivan membuat Lidya pun langsung menatap horor ke arah Rivan
melihat tatapan Lidya kepadanya membuat sang pelaku hanya tersenyum lebar,dan berbisik pelan ke telinga nya dan berkata "diam kalo Lo gak mau di usik lagi olehnya"
"yaudah kalau begitu gua pamit dulu ya,dan langsung pamit dari sana tak lupa juga teman-teman nya."
Melihat Andre dan teman-teman nya pergi membuat Lidya pun menghela napas
huh akhirnya mereka pergi juga
Dan langsung menatap Rivan dengan tajam seraya berkata
"Lepas gak tangan Lo dari pinggang gua"
"Eh sorry
gua lupa"seraya tersenyum lebar
"Gak usah gua bisa pergi sendiri" ucapnya dengan sinis
mendengar jawaban Lidya kepadanya membuat Rivan pun hanya bisa menghela nafas
"Apa Lo masih marah sama gua"
"Nggak"
"terus kenapa Lo gak mau gua antar ke rumah Lo"
Tampa mendengar balasan dari Lidya Rivan pun langsung mengendong tubuh lidya ke mobil
Di dalam mobil Lidya pun mengerucutkan bibir nya ke depan
Melihat ekspresi wajah Lidya membuat Rivan pun langsung tertawa
__ADS_1
Hahahaha
"Kenapa Lo ucapnya dengan sinis"
"Lo tau gak bibir Lo tadi kek bebek sawah"
"Apa Lo bilang"
Hahahahahahah
Tampa memedulikan Lidya yang sedang marah padanya
Rivan pun langsung melajukan mobilnya ke rumah Lidya
sampai nya dirumah Lidya,Rivan pun menghentikan mobil nya dan membuka sabuk pengaman Lidya
Sini biar gua buka
Rivan pun langsung mendekat ke arah Lidya untuk membuka sabuk pengaman nya Lidya
Dan Tampa disadari tatapan mereka pun bertemu membuat jantung dari keduanya pun langsung berdetak kencang
Melihat bibir merahnya Lidya yang menggoda membuat Rivan pun langsung mencium bibir nya Lidya dengan lembut dan Tampa ada paksaan.
Setelah puas mencium bibir nya Lidya Rivan pun langsung menghentikan ciumannya dan menatap Lidya
Melihat tatapan Rivan kepada nya membuat jantung Lidya pun berdetak tak karuan dan langsung menggeser tubuh Rivan darinya
Awas gua mau turun ucap nya dengan terbata-bata
Dan membuka pintu mobil tersebut dan langsung berlari ke dalam rumahnya
Melihat Lidya yang berlari kerumahnya
membuat Rivan pun tersenyum dan berkata
__ADS_1
mulai saat ini Lo adalah milik gua,dan gua gak akan biarin milik gua dideketin oleh cowok manapun,ucap Rivan dalam hatinya.