Transmigrasi Menjadi Pria Kaya

Transmigrasi Menjadi Pria Kaya
Eps 11


__ADS_3

Mendengar apa yang diucapkan oleh lidya membuat Andre pun tersulut emosi dan hampir mau menampar Lidya,tapi diurungkannya


gua harus bisa tahan emosi gua,demi rencana yang gua susun dengan matang.ucap Andre dalam hatinya


woi lepas gak tangan Lo dari tangan cewek gua


Rivan pun langsung melepas tangan Andre yang memegang pergelangan tangan lidya


dan melingkarkan tangannya sendiri ke pinggang ramping Lidya


Melihat perlakuan Rivan kepadanya membuat Lidya pun hanya bisa pasrah,sebab di mau marah pun tidak bisa karna Andre masih disini


terasa tak terima Andre pun langsung berucap


Emangnya Lo siapanya Lidya hah bentak nya dengan marah


Oh gua


perkenalkan gua Rivan Saputra sanjaya sekaligus pacar dari Lidya


Dan seraya mengulurkan tangannya


Mendengar apa yang dikatakan oleh Rivan membuat Andre pun tak bisa ber kata-kata lagi


sebab dia tau siapa keluarga sanjaya


Dan langsung menjabat uluran tangan nya rivan


Andre,gua adalah teman sekelas nya Lidya


maaf ya gua gak tau Lo pacar nya Lidya dan sempat membentak Lo dari tadi


"gak papa santai aja"


dan menepuk bahunya andre

__ADS_1


bisa berabe nih urusannya kalau gua singgung salah satu keluarga yg cukup berpengaruh di Konoha ini,ucap Andre dalam hati


mendengar kata pacar yang diucapkan Rivan membuat Lidya pun langsung menatap horor ke arah Rivan


melihat tatapan Lidya kepadanya membuat sang pelaku hanya tersenyum lebar,dan berbisik pelan ke telinga nya dan berkata "diam kalo Lo gak mau di usik lagi olehnya"


"yaudah kalau begitu gua pamit dulu ya,dan langsung pamit dari sana tak lupa juga teman-teman nya."


Melihat Andre dan teman-teman nya pergi membuat Lidya pun menghela napas


huh akhirnya mereka pergi juga


Dan langsung menatap Rivan dengan tajam seraya berkata


"Lepas gak tangan Lo dari pinggang gua"


"Eh sorry


gua lupa"seraya tersenyum lebar


"Gak usah gua bisa pergi sendiri" ucapnya dengan sinis


mendengar jawaban Lidya kepadanya membuat Rivan pun hanya bisa menghela nafas


"Apa Lo masih marah sama gua"


"Nggak"


"terus kenapa Lo gak mau gua antar ke rumah Lo"


Tampa mendengar balasan dari Lidya Rivan pun langsung mengendong tubuh lidya ke mobil


Di dalam mobil Lidya pun mengerucutkan bibir nya ke depan


Melihat ekspresi wajah Lidya membuat Rivan pun langsung tertawa

__ADS_1


Hahahaha


"Kenapa Lo ucapnya dengan sinis"


"Lo tau gak bibir Lo tadi kek bebek sawah"


"Apa Lo bilang"


Hahahahahahah


Tampa memedulikan Lidya yang sedang marah padanya


Rivan pun langsung melajukan mobilnya ke rumah Lidya


sampai nya dirumah Lidya,Rivan pun menghentikan mobil nya dan membuka sabuk pengaman Lidya


Sini biar gua buka


Rivan pun langsung mendekat ke arah Lidya untuk membuka sabuk pengaman nya Lidya


Dan Tampa disadari tatapan mereka pun bertemu membuat jantung dari keduanya pun langsung berdetak kencang


Melihat bibir merahnya Lidya yang menggoda membuat Rivan pun langsung mencium bibir nya Lidya dengan lembut dan Tampa ada paksaan.


Setelah puas mencium bibir nya Lidya Rivan pun langsung menghentikan ciumannya dan menatap Lidya


Melihat tatapan Rivan kepada nya membuat jantung Lidya pun berdetak tak karuan dan langsung menggeser tubuh Rivan darinya


Awas gua mau turun ucap nya dengan terbata-bata


Dan membuka pintu mobil tersebut dan langsung berlari ke dalam rumahnya


Melihat Lidya yang berlari kerumahnya


membuat Rivan pun tersenyum dan berkata

__ADS_1


mulai saat ini Lo adalah milik gua,dan gua gak akan biarin milik gua dideketin oleh cowok manapun,ucap Rivan dalam hatinya.


__ADS_2