Transmigrasi Menjadi Pria Kaya

Transmigrasi Menjadi Pria Kaya
Eps4 M


__ADS_3

"Tapi Lo harus janji habis ini Lo langsung beliin baju buat gua"


" iya sana cepat."


Tasya pun beranjak dari bangku nya dan menuju tempat nya Rivan.


"Hay gua boleh disini duduk gak"


Rivan pun langsung menatap nya dan berkata 


"Boleh"


"Perkenalkan kan nama gua Tasya"


Seraya mengulurkan tangannya,


Dan Rivan pun secara reflex mengulurkan tangannya dan berkata 


 "Rivan"


Setelah basa basi sebentar,


Akhirnya Tasya pun mendapatkan nomor telpon nya Rivan, dan langsung pergi dari situ.


Eh Van gua cabut dulu ya karna gak enak teman gua nungguin gua dari tadi,dan menunjuk temannya yg tidak jauh dari tempat mereka duduk.


Dan Rivan pun hanya mengangguk kan kepala nya saja 


Setelah Tasya pergi, Rivan pun langsung membayar minumannya dan langsung pergi ke tempat parkir untuk mengambil motor nya.


Setelah pergi dari kafe tersebut, Rivan pun langsung pergi menuju ke jalan rumah nya.


Ditengah perjalanan, Rivan tak sengaja melihat wanita yang sedang di seret pereman menuju mobil


Tampa pikir panjang, Rivan pu langsung bergegas menyusul mobil tersebut 


Namun naas Rivan sudah terlambat,dan 


Mobil mobil pun melaju kencang 


Akh sial, 


Tampa basa basi lagi Rivan pun langsung mengejar mobil tersebut 


Hingga sampai ke bangunan tua 


Yang cukup Jauh dari jalan raya 


Di dalam mobil, wanita itu pun memberontak sekuat tenaganya,


Hingga preman yang membawa nya cukup kesulitan.


"Tolong" 


"Lepasin,gua"


"Tolong"


Bisa diam gak,seraya mencodongkan  pistol ke arah nya 


Lidya pun langsung takut melihat senjata yang mengarah langsung ke kepalanya,


Akhirnya Lidya pun diam, dan langsung para pereman itu pun membawa nya keruangan dimana bos nya berada 


Ceklek 


Pintu pu terbuka 


Dan tampak lah seorang laki-laki yang berperawakan tinggi dan kurus.


Seraya menatap wanita di depannya 


Deg 


"Lo"


"Iya sayang ada apa"


"Jadi Lo yang nyulik gua,hah" bentak nya dengan marah.


"Iya emangnya kenapa", seraya menatapnya, dengan tajam dan penuh nafsu


Melihat tatapan Axel kepadanya,membuat Lidya sedikit takut dan dia pun langsung mundur ke belakang 


Melihat Lidya yang takut,membuat Axel tertawa puas hahahahaha


Setelah tertawa puas Axel pun menyuruh bawahannya agar keluar dari ruangan tersebut dan menunggunya di luar 


Kenapa sayang kamu takut hah,


Axel pun perlahan mendekat ke arah Lidya dan melingkarkan tangan nya di pinggang Lidya 

__ADS_1


Dan Lidya pu kaget dengan perlakuan Axel kepadanya 


"Lepasin gak,


"Lepasin" 


"Lo jangan macam-macam sama gua ya, 


"Kalau gua gak mau memangnya kenapa", seraya menatap nya dengan nafsu


 Dan Axel pun langsung mengarah kan bibir nya ke arah bibir nya Lidya 


Dan secara reflex Lidya pu langsung menampar Axel dan langsung menendang ************ nya 


Pak


Ah a***r 


Sialan, argh 


Dan langsung Lidya pun memanfaatkan  kesempatan yang ada, untuk membuka pintu nya


Namun naas, pintu nya di kunci dari luar oleh anak buah nya Axel.


Seraya menahan sakit Axel pun perlahan mendekat dan langsung menjambak rambut nya Lidya,dan berkata 


"Mau kemana kamu jal*** hah"


"Ah sakit tolong lepasin"


Plak


Axel pun langsung menampar Lidya 


"Diam,atau gua akan menyiksa Lo lebih sadis dari pada ini"


"Deg"


Tubuh Lidya pun menegang setelah apa yang dikatakan oleh Axel 


"Tolong lepasin gua Axel"


"Gua janji gua gak akan bilang ini ke siapa-siapa,termasuk bokap gue"


hahaha


"Oke, gua akan lepasin lo


Tapi dengan satu syarat, Lo harus memuaskan kan gua di ranjang seraya menyeringai kecil.


Hahahaha malam ini Lo akan milik gua sayang


Dan langsung menyeret Lidya ke kamar,


Buk


"Bajingan,


apa yg Lo suntikkan kepada gua"


Tampa memedulikan apa yang di ucap kan Lidya 


Axel pun langsung menuju ranjang dan Lang sung menciumi Lidya dan merobek pakaian atas milik Lidya dan hanya menyisakan bh nya


Sedangkan di luar Rivan sedang berkelahi dengan lima anak buah Axel 


"Bug"


"Ah ba*****, berani-beraninya Lo pukul


 muka gua yang ganteng ini anjir,


"Rasain nih, pukulan maut dari saya hahahahhahah"


Dengan gilanya Rivan pun


 Langsung meninju dan membabi buta lawan nya 


Bug, rasakan an**r


Tampa membuang kesempatan Rivan pun langsung menerjang ke empat orang yg lainya yang melongo,dan


Bug


Bug


Bug


Bug 


Rivan pun langsung melumpuhkan mereka ber lima 

__ADS_1


Walaupun Rivan juga banyak memar di tubuh nya.


Tampa basa basi lagi Rivan pun langsung menanyakan dimana Lidya berada 


"Bug"


"Bagun ba****t"


"Akhg ampun bang, ampun"


"Cepat katakan dimana dia"


"Plak,cepat jawab,


"Iya bang saya saya akan bilang"


Dan anak buah nya si Axel pun langsung menunjukan dimana Lidya berada 


Tampa basa-basi lagi Rivan pun langsung menuju ruangan yang ditunjuk kan oleh 


 preman tadi


Rivan pun langsung mendobrak pintu ruangan tersebut, dan betapa kaget nya dia saat melihat apa yang di lakukan si Axel pada Lidya 


Ah bangsat


Siapa itu yang me___


Sebelum menyelesaikan ucapannya Rivan pun Langsung berlari menuju ranjang dan langsung meninju nya,


"Siapa kamu"


"Kamu gak perlu tau siapa aku".


"Bug"


Lagi-lagi Rivan pun langsung memberikan bogem mentah pada Axel 


Namu saat Rivan mau menendang Axel,


Axel pun langsung menghindar, dan langsung meninju Rivan di bagian wajah nya 


"Arkhg sial  lagi-lagi muka tampan gua kena lagi,


Serasa tak Terima 


Rivan pun langsung menerjang ke arah Axel


Dan membalas memukul nya 


"Bug, rasakan itu ba*****


Dan terjadilah perkelahian antara Rivan dan Axel


Hahaha mau kemana kamu hah" seraya menyeringai kecil


Rivan pun langsung menendang Axel 


Hingga tersungkur ke belakang


Tampa memberi kesempatan Rivan pun langsung memukul wajah Axel hingga tak sadarkan diri.


Dan langsung menyeret tubuh Axel keluar dari ruangan tersebut 


Dan mengikat nya.


Sedangkan di dalam ruangan 


Lidya terlihat kepanasan dan mulai membuka baju nya sendiri 


Hingga tibalah Rivan keruangan itu kembali 


Dan langsung melihat pemandangan yang i dah 


Hening 


Hingga Lidya pun beranjak dari tempat nya dan langsung menuju kearah Rivan


Dan menciumnya secara brutal


Dan seketika Rivan pun  Tersadar dari lamunannya dan membalas ciuman nya 


Setelah berciuman Rivan pun langsung menggendong Lidya ke ranjang dan merebah kan tubuh mereka berdua 


Tampa ber lama-lama lagi, Rivan pun langsung melepas kan bajunya


Dan langsung menciumi Lidya dengan ganas


keesokan harinya setelah mereka berdua melalui malam yg panjang


Lidya pun akhirnya bangun dan langsung mengucek matanya

__ADS_1


dan betapa kaget nya saat Lidya melihat


Rivan yang sedang memeluknya nya


__ADS_2