
"Tapi Lo harus janji habis ini Lo langsung beliin baju buat gua"
" iya sana cepat."
Tasya pun beranjak dari bangku nya dan menuju tempat nya Rivan.
"Hay gua boleh disini duduk gak"
Rivan pun langsung menatap nya dan berkata
"Boleh"
"Perkenalkan kan nama gua Tasya"
Seraya mengulurkan tangannya,
Dan Rivan pun secara reflex mengulurkan tangannya dan berkata
"Rivan"
Setelah basa basi sebentar,
Akhirnya Tasya pun mendapatkan nomor telpon nya Rivan, dan langsung pergi dari situ.
Eh Van gua cabut dulu ya karna gak enak teman gua nungguin gua dari tadi,dan menunjuk temannya yg tidak jauh dari tempat mereka duduk.
Dan Rivan pun hanya mengangguk kan kepala nya saja
Setelah Tasya pergi, Rivan pun langsung membayar minumannya dan langsung pergi ke tempat parkir untuk mengambil motor nya.
Setelah pergi dari kafe tersebut, Rivan pun langsung pergi menuju ke jalan rumah nya.
Ditengah perjalanan, Rivan tak sengaja melihat wanita yang sedang di seret pereman menuju mobil
Tampa pikir panjang, Rivan pu langsung bergegas menyusul mobil tersebut
Namun naas Rivan sudah terlambat,dan
Mobil mobil pun melaju kencang
Akh sial,
Tampa basa basi lagi Rivan pun langsung mengejar mobil tersebut
Hingga sampai ke bangunan tua
Yang cukup Jauh dari jalan raya
Di dalam mobil, wanita itu pun memberontak sekuat tenaganya,
Hingga preman yang membawa nya cukup kesulitan.
"Tolong"
"Lepasin,gua"
"Tolong"
Bisa diam gak,seraya mencodongkan pistol ke arah nya
Lidya pun langsung takut melihat senjata yang mengarah langsung ke kepalanya,
Akhirnya Lidya pun diam, dan langsung para pereman itu pun membawa nya keruangan dimana bos nya berada
Ceklek
Pintu pu terbuka
Dan tampak lah seorang laki-laki yang berperawakan tinggi dan kurus.
Seraya menatap wanita di depannya
Deg
"Lo"
"Iya sayang ada apa"
"Jadi Lo yang nyulik gua,hah" bentak nya dengan marah.
"Iya emangnya kenapa", seraya menatapnya, dengan tajam dan penuh nafsu
Melihat tatapan Axel kepadanya,membuat Lidya sedikit takut dan dia pun langsung mundur ke belakang
Melihat Lidya yang takut,membuat Axel tertawa puas hahahahaha
Setelah tertawa puas Axel pun menyuruh bawahannya agar keluar dari ruangan tersebut dan menunggunya di luar
Kenapa sayang kamu takut hah,
Axel pun perlahan mendekat ke arah Lidya dan melingkarkan tangan nya di pinggang Lidya
__ADS_1
Dan Lidya pu kaget dengan perlakuan Axel kepadanya
"Lepasin gak,
"Lepasin"
"Lo jangan macam-macam sama gua ya,
"Kalau gua gak mau memangnya kenapa", seraya menatap nya dengan nafsu
Dan Axel pun langsung mengarah kan bibir nya ke arah bibir nya Lidya
Dan secara reflex Lidya pu langsung menampar Axel dan langsung menendang ************ nya
Pak
Ah a***r
Sialan, argh
Dan langsung Lidya pun memanfaatkan kesempatan yang ada, untuk membuka pintu nya
Namun naas, pintu nya di kunci dari luar oleh anak buah nya Axel.
Seraya menahan sakit Axel pun perlahan mendekat dan langsung menjambak rambut nya Lidya,dan berkata
"Mau kemana kamu jal*** hah"
"Ah sakit tolong lepasin"
Plak
Axel pun langsung menampar Lidya
"Diam,atau gua akan menyiksa Lo lebih sadis dari pada ini"
"Deg"
Tubuh Lidya pun menegang setelah apa yang dikatakan oleh Axel
"Tolong lepasin gua Axel"
"Gua janji gua gak akan bilang ini ke siapa-siapa,termasuk bokap gue"
hahaha
"Oke, gua akan lepasin lo
Tapi dengan satu syarat, Lo harus memuaskan kan gua di ranjang seraya menyeringai kecil.
Hahahaha malam ini Lo akan milik gua sayang
Dan langsung menyeret Lidya ke kamar,
Buk
"Bajingan,
apa yg Lo suntikkan kepada gua"
Tampa memedulikan apa yang di ucap kan Lidya
Axel pun langsung menuju ranjang dan Lang sung menciumi Lidya dan merobek pakaian atas milik Lidya dan hanya menyisakan bh nya
Sedangkan di luar Rivan sedang berkelahi dengan lima anak buah Axel
"Bug"
"Ah ba*****, berani-beraninya Lo pukul
muka gua yang ganteng ini anjir,
"Rasain nih, pukulan maut dari saya hahahahhahah"
Dengan gilanya Rivan pun
Langsung meninju dan membabi buta lawan nya
Bug, rasakan an**r
Tampa membuang kesempatan Rivan pun langsung menerjang ke empat orang yg lainya yang melongo,dan
Bug
Bug
Bug
Bug
Rivan pun langsung melumpuhkan mereka ber lima
__ADS_1
Walaupun Rivan juga banyak memar di tubuh nya.
Tampa basa basi lagi Rivan pun langsung menanyakan dimana Lidya berada
"Bug"
"Bagun ba****t"
"Akhg ampun bang, ampun"
"Cepat katakan dimana dia"
"Plak,cepat jawab,
"Iya bang saya saya akan bilang"
Dan anak buah nya si Axel pun langsung menunjukan dimana Lidya berada
Tampa basa-basi lagi Rivan pun langsung menuju ruangan yang ditunjuk kan oleh
preman tadi
Rivan pun langsung mendobrak pintu ruangan tersebut, dan betapa kaget nya dia saat melihat apa yang di lakukan si Axel pada Lidya
Ah bangsat
Siapa itu yang me___
Sebelum menyelesaikan ucapannya Rivan pun Langsung berlari menuju ranjang dan langsung meninju nya,
"Siapa kamu"
"Kamu gak perlu tau siapa aku".
"Bug"
Lagi-lagi Rivan pun langsung memberikan bogem mentah pada Axel
Namu saat Rivan mau menendang Axel,
Axel pun langsung menghindar, dan langsung meninju Rivan di bagian wajah nya
"Arkhg sial lagi-lagi muka tampan gua kena lagi,
Serasa tak Terima
Rivan pun langsung menerjang ke arah Axel
Dan membalas memukul nya
"Bug, rasakan itu ba*****
Dan terjadilah perkelahian antara Rivan dan Axel
Hahaha mau kemana kamu hah" seraya menyeringai kecil
Rivan pun langsung menendang Axel
Hingga tersungkur ke belakang
Tampa memberi kesempatan Rivan pun langsung memukul wajah Axel hingga tak sadarkan diri.
Dan langsung menyeret tubuh Axel keluar dari ruangan tersebut
Dan mengikat nya.
Sedangkan di dalam ruangan
Lidya terlihat kepanasan dan mulai membuka baju nya sendiri
Hingga tibalah Rivan keruangan itu kembali
Dan langsung melihat pemandangan yang i dah
Hening
Hingga Lidya pun beranjak dari tempat nya dan langsung menuju kearah Rivan
Dan menciumnya secara brutal
Dan seketika Rivan pun Tersadar dari lamunannya dan membalas ciuman nya
Setelah berciuman Rivan pun langsung menggendong Lidya ke ranjang dan merebah kan tubuh mereka berdua
Tampa ber lama-lama lagi, Rivan pun langsung melepas kan bajunya
Dan langsung menciumi Lidya dengan ganas
keesokan harinya setelah mereka berdua melalui malam yg panjang
Lidya pun akhirnya bangun dan langsung mengucek matanya
__ADS_1
dan betapa kaget nya saat Lidya melihat
Rivan yang sedang memeluknya nya