Twin Kingdom

Twin Kingdom
Kegelisahan


__ADS_3

Saat ini Celin dan Catherine sedang membereskan barang barang mereka.


" Oh ya Celin nanti kau ingat aku ya." Ujar Catherine sambil membereskan barang barangnya ,Tapi Celin hanya diam saja.


" Dan juga nanti jika kau yang keluar , Hidup lah dengan berbahagia ya." Ujar Catherine lagi.


" CATHERINE."Teriak Celin.


" Ada apa Celin ?." Tanya Celin kebingungan.


" Kau benar benar ingin berpisah dari ku ?." Celin pun meneteskan air mata.


" Kita tak ada jalan lain Celin." Ujar Catherine sambil memegang kedua pundak Celin.


" Tapi kau tak ingat janji kita bersama dulu , Kalau kita akan selalu bersama sama." Ujar Celin sambil matanya berkaca kaca.


" Aku ingat , Tapi.." Ujar Catherine tapi entah kenapa dia malah berhenti bicara dan mengalihkan perhatian dari celin.


" Kau satu satunya keluarga ku , Tak mungkin aku bisa berpisah dari mu begitu saja." Ujar Celin.


" Kau masih ada Bunda Shopia Celin." Ujar Catherine.


" Catherine , kita ini sudah 16 Tahun tak mungkin lagi kita masih bisa diterima di asrama lagi." Ujar Celin.


Dan akhirnya Celin pun terduduk di kasur , Ia tak kuasa menahan tangis nya.

__ADS_1


" Maaf kan aku Celin , Tapi perpisahan ini memang harus di lakukan." Ujar Catherine Yang kemudian ikut duduk dan memeluk Celin.


"Tak bisa kah kita pikirkan cara lain ." Tanya Celin.


" Tak bisa tak bisa Celin." Ujar Catherine.


Setelah saling berpelukan Celin dan Catherine pun merasa lebih tenang.


" Bagaimana jika kita lupakan dulu masalah tadi , Ayo kita bersenang senang."Ujar Catherine.


" Ayo." Ujar Celin tersenyum kembali.


Mereka pun bermain kejar kejaran , Bercerita tentang masa lalu mereka pada orang lain , dan mendengarkan kisah masa lalu orang lain.


Saat sedang bermain kejar kejaran mereka pergi ke Jendela terbesar satu satunya di Situ.


" Aku kangen kebebasan." Ujar Celin.


" Tenang saja nanti kita akan mendapatkannya." Ujar Catherine.


Tapi mendengar itu Celin malah kembali murung , Dan karena melihat Celin murung Catherine pun mencoba mengalihkan suasana.


" Emm... Celin , Sepertinya kita harus kembali kan sebentar lagi makan malam." Ujar Catherine.


" Oh iya yah , Ayo." Ujar Celin sambil menahan Kesedihan nya.

__ADS_1


Saat waktu makan malam mereka dapat melihat bahwa bukan mereka saja yang takut berpisah , ternyata Banyak pasang anak kembar yang juga murung karena akan Berpisah.


" Kak nanti aku buatkan ya aku kue kesukaan kita , Nanti aku kirim ke kakak." Ujar Salah satu anak.


" Ya , jangan lupa lho." Ujar Sang kakak.


" Oh iya ini dek sebelum kita berpisah kakak sudah buatkan gelang untuk kamu , Sebagai tanda persaudaraan kita." Ujar anak lainnya.


" Iya makasih kak." Jawab sang adik.


" KALAU KALIAN INGIN BERTUKAR KADO ATAU PUN SALAM PERPISAHAN LEBIH BAIK DI KAMAR KALIAN SAJA , PAHAM ?." ujar Agatha dengan nada kesal.


" PAHAMM." Ujar kami semua.


" AIS... AKU JADI MUAK." Ujar Agatha dan Agatha pun pergi meninggal kan Ruang makan.


Saat Agatha sudah pergi....


"Dia kan tak punya saudara kembar jadi mana tau dia dengan perasaan kita." Ujar Salah satu anak.


" Iya benar apa lagi aku dengar dia itu adalah anak Abigail salah satu pemimpin kita." Ujar anak lainnya.


Celin dan Catherine kaget karena mereka baru mengetahui kalau Agatha itu adalah anak Abigail , Tapi mereka tak terlalu mengiraukannya.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA...


__ADS_2