
Sebenarnya Kami juga Bingung Kenapa Tiba tiba Saja , Abraham dan Delbert Tiba tiba Datang Tanpa adanya Pemberitahuan.
Setelah Acara Pertemuan Dadakan ini Selesai , kami pun Di persilakan Untuk Melanjutkan Aktifitas Kami Masing Masing.
Saat hendak Keluar Aula aku melihat Natan Yang Seperti memberikan Sinyal padaku untuk mengikutinya.
" Emma kau Duluan saja ada yang ingin aku Lakukan." Ujar Catherine langsung pergi.
" Ta..tapi." Ujar Emma tak jadi karena Catherine langsung Pergi dan terpaksa ia juga pergi.
...****************...
Catherine pun menyusul Natan , Tapi ia tak kunjung kunjung Berhenti.
" Kau mau kemana ?." Tanya Catherine karena Natan tak kunjung berhenti.
" Kemana lagi , Ayo kita cari kebenaran Tentang Natalia." Ujar Natan sambil berjalan .
Mendengar itu Catherine pun berhenti.
" Apa kau Serius ? , Banyak orang yang ada disini , Bagaimana kal.." Ujar Catherine Terpotong.
" Ssst." Ujar Natan sambil mengendap endap menuju Ruang 808 , Dan Catherine pun mengikutinya.
" Ada apa." ujar Catherine berbisik sambil mengikuti Natan mengendap Endap.
__ADS_1
" Ssst , Diam dulu. Lihat itu." Ujar Natan sambil menyuruh Catherine melihat Kedalam Ruangan.
" Pak Abraham dan Delbert ? , Sedang apa mereka kesini ? Abigail juga ada di sini ?." Ujar Catherine berbisik.
" Pasti ada yang mereka sembunyikan disini." Ujar Natan.
Di ruangan 808 Kami dapat melihat Ada Abraham , Delbert , Abigail , Dan ada 2 Orang yang kami tak tau itu siapa?.
Awalnya kami hanya diam saja , Tapi tiba tiba ada Seorang Yang menghampiri Abraham , dan memberikannya sebuah dokumen yang ternyata Orang itu adalah ....
" Natalia." Ujar Natan dengan Suara Yang agak Keras.
Catherine yakin bahwa oramg Orang itu pasti mendengar Suara Natan , Dan maka dari itu Catherine pun menarik tangan Natan Untuk bersembunyi di balik Guci Besar Yang Terletak Agak Jauh dari pintu Ruangan 808.
"Sepertinya Hukuman Tak menakuti mereka ya." Ujar Abigail.
" Biar aku yang memeriksanya." Ujar Seseorang yang suara nya mirip suara Natalia.
Seseorang yang mirip Natalia itu pun mengeceknya , tapi tak menemukan apa apa , Catherine mati matian menahan Natan yang hendak Berdiri karena melihat Adiknya itu ( Walau belum Tentu) , Saat Seseorang yang mirip Natalia hendak mengecek di belakang Guci ...
" Hei sudahlah Mungkin hanya anak anak Yang lewat." Ujar Abraham.
" Menurutmu begitu , Sir ?." Ujar Seseorang yang mirip Natalia itu.
" Yah , Lebih baik kita lanjutkan dan Tutup pintunya saja." Ujar Abraham.
__ADS_1
" Lagi pula Ruangan Ini Tersembunyi Oleh kegelapan , Jadi akan sangat Jarang Orang melihat Ruangan Ini." Ujar Abraham lagi.
" Yes , Sir." ujar Seseorang yang mirip Natalia itu.
Seseorang yang mirip Natalia pun masuk kembali dan Menutup pintunya , Saat setelah pintu nya di tutup Catherine dan Natan pun Keluar dari tempat persembunyiannya dan Langsung pergi sejauh mungkin.
" Hosh hosh." Ujar Mereka berdua Ngos ngosan.
" Kau ini hampir saja Kita ketahuan Oleh mu." Ujar Catherine.
" Maaf kan aku ! , entah kenapa aku tak bisa menahan diriku Saat melihat Natalia."
" Ya aku mengerti perasaan mu. Tapi kan itu belum Tentu Natalia yang Asli , Jadi lebih Hati hatilah Lain kali."Ujar Catherine hendak Ke kamarnya karena Lelah.
" Apa kau masih mau Membantu ku ?." Ujar Natan.
" Ya , Ada beberapa alasan aku masih mau membantu mu." Ujar Catherine.
" Apa itu ?." Tanya Natan.
" Rahasia." Ujar Catherine dan kemudian mereka pun pergi kekamar mereka masing masing.
Bersambung....
Jangan lupa Like dan Komen...
__ADS_1