Twin Kingdom

Twin Kingdom
Kesepakatan baru


__ADS_3

*** MAAF BANGET JIKA AUTHOR SEKARANG LAMA BANGET GAK UPDATE KARENA AUTHOR LAGI BANYAK URUSAN , DAN AUTHOR JUGA SAKIT KEMARIN , JADI MOHON DI MAKLUMIN YA.


...****************...


" Kau lama sekali , Apa kau mengambil kunci ini Susah sekali ?." Ujar Natan dengan Nada Kesal.


Terlihat Catherine yang berdiri dengan kedua tangan bertempuh pada Lututnya , Ia juga ngos ngosan seperti nya ia sangat Lelah.


" Kau tau aku hampir saja ketahuan oleh kak Addy." Ujar Catherine yang sudah kembali tenang.


" Apanya yang sulit , Bagi ku sangat mudah mengambil sesuatu dari si Addy itu." Ujar Natan yang Masih menatap Catherine.


" Kalau mudah Kenapa tak kau ambil sendiri saja ?, Lagi pula banyak penjaga yang berpatroli tau di sekitar sini." Ujar Catherine.


" Aku kan tak bisa mendekati Addy , jadi orang yang tepat mengambil kunci itu ya Kau. Sudahlah Sini kunci lokernya." Ujar Natan


Catherine pun segera memberikan kunci loker yang berwarna biru itu , Dan terdapat Dua kunci.


" Kenapa kau ambil dua duanya ?." Ujar Natan.


" Memangnya kenapa?." Ujar Catherine dengan polosnya.


" Ya seharusnya satu saja sih , Tapi ya sudahlah." Ujar Natan yang kemudian Membuka loker dengan Kunci yang dibawa Catherine tadi.


"Clek clek Clek." Bunyi Natan yang membuka Loker dengan Kuncinya.


Saat loker itu mulai terbuka , Catherine dan Natan susah bersia siap untuk mengambil apa yang mereka cari , saat lokfer itu terbuka.


" Apa ?!." Ujar Natan yang melihat loker itu kosong." tidak ada ?." Ujar Natan Lagi.


" Kenapa bisa tidak ada ya ? , apa ada di Tempat lain." Ujar catherine yang ikutan bingung sambil melihat ke dalam isi Loker tersebut.


" Ya tidak adalah karena kan loker itu akan di periksa setiap hari." Ujar Seseorang yang ada di belakang mereka.


Natan dan Catherine pun kaget dan saat mereka menoleh Ternyata....

__ADS_1


"Kak Addy." Ujar Catherine dengan volume suara yang agak keras dan dengan ekspresi kaget.


" Ikuti aku." Ujar Addy singkat dan mereka pun menurutinya dengan harap harap cemas.


...****************...


Addy terus saja berjalan dan menuntun kami ke suatu tempat yang tidak terlalu jauh dari ruangan lab , itu adalah salah satu ruangan yang tak boleh kami masuki sembarangan.


Sesampainya di depan ruangan tersebut , Catherine dan Natan hanya diam sedangkan Addy membuka Pintu itu dan hendak masuk , tapi terhenti karena kami diam saja.


" Tunggu apa lagi ? , Ayo masuk." Ujar Addy sambil memegang gagang pintu , tapi kami tetap diam saja.


" Sudahlah ini ruangan khusus untukku , ayo masuk sebelum ada yang lihat karena aku Belum boleh membawa orang lain ke sini." Ujar Addy dan dengan agak ragu kami berdua pun masuk.


Didalam kami dapat melihat ruangan yang mirip dengan ruangan bersantai , Sepertinya ini ruangan santai Addy , Ruangannya terasa nyaman.


" Duduk lah." Ujar Addy yang kemudian duduk di sofa berwarna putih , Dan begitu juga dengan kami.


**Note: Semua hal yang di twin kingdom itu di dominasi oleh warna putih , tapi ada juga warna lainnya . tapi pakaian orang orang yang di twin kingdom itu putih kecuali orang orang tertentu.


" Aku tak akan memberi tau Masalah ini kepada ibu ku jadi tenang saja." Ujar Addy sambil menghela nafas karena , melihat Natan yang menatap tajam ke arahnya.


" Bagaimana kami bisa percaya pada mu ?, Kau bisa saja Memberi tahu kelancangan kami pada Ibu mu." Ujar Natan yang akhirnya bicara.


" Aku tidak memberi tau nya karena aku butuh bantuan kalian , untuk mengungkap apa yang menjadi pertanyaan ku selama ini." Ujar Addy.


"Huh ? , Apa yang kau butuhkan ?." Ujar Natan.


" Yaa seperti Yang kalian cari , Aku juga mencari Misteri tentang kota Hitam ini." Ujar Addy yang berdiri dan kemudian berjalan menuju sebuah loker yang ada dalam kamarnya , Ia membuka loker yang tak terkunci itu dan Mengambi beberapa kertas dari dalam loker itu.


" Kalian pasti mencari ini kan ? , Aku tak mungkin menaruh ini di loker lab karena akan di periksa setiap harinya." Ujar Addy sambil menunjukan sobekan kertas yang kami cari.


" Kenapa kak Addy penasaran dengan Kota putih ?." Ujar Catherine.


" Ya aku hanya heran selama lima tahun aku tak mengingat tentang ke jadian yang sudah lalu , Sampai akhirnya aku memutuskan untuk menulis diary satu tahun yang lalu , Tentang teman teman ku dan kejadian Apa yang kualami." Ujar Addy yang kemudian kembali duduk dan menaruh kertas itu di meja.

__ADS_1


" Tapi anehnya aku tak mengingatnya , Bahkan teman teman lab ku yang sebelumnya pun menghilang , Aku bahkan sempat Melupakan diary itu sampai akhirnya aku Tak menemukannya sendiri." Ujar Addy.


" Jadi apa yang kau ingin kan ?." Ujar Natan.


" lihat lah ini , ini kan yang kalian cari ?." Ujar Addy sambil menyodorkan kertas yang ada di atas meja , kepada kami.


Kami pun melihatnya di sobekan kertas pertama terdapat informasi tentang keadaan kota putih yang mengkhawatirkan , Mulai banyak bencana seperti kemiskinan dan kelaparan akibat kalah dari kota hitam.


dan di sobekan ke dua terdapat informasi bahwa banyak penculikan bayi di kota putih yang di lakukan oleh kota hitam , Yang tak tau apa alasannya.


Dan di sobekan terakhiterahiapat rute untuk menuju kota putih .


" Aku meminta tolong ke pada kalian, untuk membantu ku mengungkap apa yang sebenarnya terjadi pada kota hitam dan Twin kingdom ini." Ujar Addy.


" Apa untungnya kami membantu kau ?." Ujar Natan dengan juteknya setelah membaca kertas tadi , dan mengembalikannya ke meja lagi.


" Yah Kalian tak akan di laporkan , Ruangan penebusan itu menyeramkan loh menurut anak anak yang pernah masuk kesana." Ujar Addy dengan nada mengintimidasi.


" kami tak takut , Karena jika kau melaporkan kami kau juga akan kena masalah , karena membawa kami ke tempat yang seharusnya tak kami kunjungi tanpa izin." Ujar Natan dengan senyum menyeringai.


" Kau memang pintar Natan , Bagaimana Menurutmu Catherine ?." Ujar Natan yang kemudian menatap Catherine.


" Eum..A Aku.." Ujar Catherine bingung tapi ia kaget ketika Natan memegang tangannya dan berdiri.


" Tidak usah dengarkan Dia Catherine , Ayo kita pergi." Ujar Natan yang kemudian menarik tangan Catherine untuk mengajaknya pergi.


" Kau yakin tak ingin mendengarkan ku ? , Natan ? , Catherine ?." Ujar Addy Yang berdiri sedangkan Catherine dan Natan Hendak pergi.


" Baiklah sepertinya kau Natan tak ingin tau tentang Adikmu , Dan Kau Catherine tidak ingin tau kalau sebenarnya kau Itu adalah salah satu Anak yang di culik dari kota putih." Ujar Addy yang membuat kami berdua langsung Stop dan Berbalik badan.


" Apa ?!." Ujar kami berdua bersamaan sambil menatap Addy yang tersenyum.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA...

__ADS_1


HAPPY READING....


__ADS_2