Twin Kingdom

Twin Kingdom
Tak kunjung berbaikan


__ADS_3

" Jadi tunggu apa lagi Ayo kalian masuk dan berkelilinglah terlebih dahulu baru latihan." Ujar Abigail mendengar Itu kami pun langsung masuk dengan tak sabar.


Entah kenapa perasaan kesal Catherine langsung hilang. Ia berkeliling di temani oleh Emma di tempat yang luas itu , Mereka bertemu dengan Alfred dan membicarakan Banyak Hal tentang perasaan mereka akan tempat ini.


" Anak anak nama dari tempat ini adalah green leaf." Ujar Abigail.


Setelah Berkeliling Dan Duduk duduk dibawah Pohon , kami pun akan segera latihan . Entah kenapa latihan di tempat Terbuka seperti ini malah membuat kami bersemangat mengalahkan Lawan lawan kami.


Setelah Selesai latihan Alfred , Emma , Dan Catherine pun ke Ruangan Relaxsasi.


Di sana mereka Duduk di kursi pijat.


Catherine duduk di antara Alfred dan Emma , Kemudian Catherine Bangun untuk mengambil minum tapi saat ia kembali ada Natan Yang menduduki kursinya.


" Kenapa Kau Duduk di sini." Ujar Catherine sambil memegang Botol minumnya.


" Memangnya Kenapa ?." Ujar Natan Cuek.


" Inikan kursi ku." Ujar Catherine.


" Memangnya ada namamu disini ? , Atau kau yang beli kursi ini ? , Kan masih banyak Yang lain ." Ujar Natan.


Terpaksa Catherine duduk di tempat lain.


" Ish..apanya yang baik , Jahat begitu." Ujar Catherine.


" Tapi kemarin Baik loh." Ujar Emma.


" Aneh , memangnya ada hari nya ketika ia baik atau Jahat." Ujar Catherine.


Catherine dan Celin tak kunjung membaik , Maka dari itu Catherine yang Keluar padahal seharusnya Celin Yang Keluar.


Saat masuk Ke Ruang tekonologi Catherine agak kebingungan , tapi untung Saja Ada Emma yang membantunya , Hingga Tiba tiba Addy Datang.


" Ada masalah Apa Catherine ?." Tanya Addy.


" Ah tidak apa apa cuma tadi komputer Nya Agak Eror." Ujar Catherine mencoba seramah mungkin seperti yang pernah di katakan Celin.


" Oh sini coba aku lihat." Ujar Addy.


Ketika Catherine menoleh ke kanan Ia heran melihat Natan yang selalu memperhatikan nya , Dan terus mencoba melihat matanya .


"Dia kenapa sih ?." Ujar Catherine berbisik pada Emma.

__ADS_1


" Tak Tau." Ujar Emma sambil melihat Natan.


Tiba tiba Natan Mendekat dan dengan sengajanya Menjatuhkan minum yang ada Di sebelah komputer Catherine , Hingga membasahi Keybroad Catherine.


" Ups maaf , Aku tak sengaja." Ujar Natan.


Natan pun melihat Keybroad Catherine.


" Tidak Rusak kan ?." Ujar Natan sambil berjalan Pergi.


Catherine dibuat benar - benar merasa Marah saat itu sampai Ia tak bisa menahan Emosinya.


" Hei mau kemana Kau ?." Tanya Catherine Dengan Nada Marah , Membuat Semua Orang menatap mereka.


" Kenapa ? , Kan tidak Rusak tinggal di lap saja . Aku juga Tak sengaja." Ujar Natan.


" Tak sengaja katamu ? , Jelas jelas kau Sengaja Menumpahkan nya, Padahal Jalan masih Luas kenapa kau malah memilih Jalan Yang Berdempetan seperti itu ." Ujar Catherine Marah.


" Sudah sudah Catherine." Ujar Emma Dan Addy . Tapi itu tak berlaku bagi Catherine , ia makin panas setelah Natan hendak berjalan saja Tanpa Tanggung Jawab.


" Kau.. Berhenti Kau." Ujar Catherine.


Dan Natan pun berhenti.


" Ada apa la..." Ujar Natan Terpotong Karena BRUKK.


" Apa Kau Gila ?." Ujar Natan Marah sambil memegang pipinya yang Sakit dan mencoba berdiri.


" Kau Yang Gila , Aku rasa kau punya Dendam Pribadi Dengan ku ?." Ujar Catherine.


" Ya , Bukan kah sudah banyak Orang Yang Tau kalau Kau itu pembunuh Adikku." Ujar Natan.


" Aku pembunuh Adikmu ? , Kau saja Yang tak tau Keinginan Dan Perasaan Adik mu." Ujar Catherine.


Natan pun terkejut seketika ia langsung Menarik Leher Baju Catherine.


" Lalu Jelaskan apa yang Aku Tak Tau ?." Ujar Natan.


Melihat Itu Addy langsung Turun Tangan ia langsung mendorong Natan.


" Keluar kau !!." Ujar Addy.


" Apa? ,Seharusnya dia Yang keluar." Ujar Natan Sambil menunjuk Catherine.

__ADS_1


" Ini adalah Ruang teknologi bukan Ruang latihan , Tak boleh ada kekerasan disini apalagi Pada Wanita." Ujar Addy.


" Yang benar saja." Ujar Natan pergi tapi sebelum pergi ia menendang Meja terlebih Dahulu.


Melihat Sahabatnya Pergi , Alfred pun Hendak Mengejarnya , Tapi ia langsung Dihentikan Oleh Emma.


" Kau mau kemana ?." Ujar Emma sambil memegang Lengan Alfred.


" Kemana lagi ? , Tentu saja mengejar Sahabatku yang di usir karena sahabat mu." Ujar Alfred , Mendengar itu seketika Emma melepaskan Tangan Alfed dan Alfred pun Pergi.


Catherine pun kembali ke meja komputernya , Ia melihat Emma yang seperti Ingin menangis.


" Emma Ada apa ?." Tanya Catherine.


" Tidak bisa kah kau Menjaga Emosi mu ?." Ujar Emma .


" Dia yang Salah Emma, dan kau Tau itu kan !." Ujar Catherine.


" Ah sudah lah ." Ujar Emma langsung pergi dari Ruangan Teknologi.


" Emma , Emma." Panggil Catherine.


" Ais." Ujar Catherine sambil memijat mijat kepala nya.


Apa salahnya Dia ?. Sekarang semua orang Menatap dirinya , Entah apa yang mereka pikirkan.


" Catherine kau Tak Apa apa ?." Ujar Addy sambil memegang pundak Catherine.


" Addy , Ah tidak Kak Addy bisa kah Aku ke kamar Saja , Mendadak kepalaku pusing." Ujar Catherine.


" Ya silakan." Ujar Addy dan Addy Hanya bisa menatap Catherine yang Berlalu pergi.


" Kenapa Catherine terlihat Berbeda ? , Apa dia sedang Banyak masalah ? , Atau ... ah sudah lah Semua orang punya alasan masing masing dan aku tak boleh Berpikiran Buruk." Ujar Addy Dalam Hati.


Addy pun teringat kalau ia punya masalah Lain Yang harus di selesaikan Yaitu Mengajari anak anak yang Lainnya.


" Sekarang Kita lupakan Masalah Tadi , Ayo kita lanjutkan , Karena jika ada di antara kalian Yang berpotensi tinggi Tentang Teknologi , Kalian Akan Di masuk kan ke tim Khusus Yang bekerja untuk mengatur dan membuat senjata Baru untuk Pasukan Black protector." Ujar Addy dengan suara Lantang.


Semua anak pun langsung Senang, karena jika mereka terpilih, kesempatan Waktu hidup mereka , akan lebih lama dari Pasukan Black protector.


" Jika kalian mau masuk ke Team black technology , Kalian Harus bersungguh sungguh dalam mempelajari ini . PAHAM ..." Ujar Addy.


" Ya Paham." Ujar para anak Anak Langsung Bersemangat , karena Hanya 200 Orang dari Ribuan anak yang Bisa lolos masuk ke Team black technology.

__ADS_1


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA....


__ADS_2