
DI PERJALANAN MENUJU RUANG MAKAN , Emma dan Celin sedikit Berbincang bincang.
" Apa kata Kak Addy Tadi ?." Ujar Emma yang sambil berjalan.
" Dia memberiku banyak informasi." Ujar Celin.
" Bukannya kau bilang ia Waktu itu aneh dan kasar ? , Sekarang bagaimana ?." Ujar Emma yang mereka sedikit lagi akan sampai di ruang makan.
" Ya , Tapi Sekarang ia kembali ramah." Ujar Celin.
" Aneh , Tapi informasi apa saja yang Ia katakan atau berikan padamu." Ujar Emma.
Tapi Celin yang melihat Bahwa di depan mereka sudah Ada ruang makan , Yang pastinya ramai ia pun memutuskan memberhentikan Pembicaraan mereka." Nanti saja ya aku bahasnya , Sekalian Catherine Dengar."Ujar Celin.
" Baiklah kalau begitu." Ujar Emma dan mereka pun masuk ke dalam Ruang makan untuk mengambil makan siang.
Malamnya Baru Celin bisa bercerita Tentang apa yang di katakan Addy pada Catherine dan Emma.
Dan Keesokan Hari nya , Catherine pun menceritakannya pada Natan.
" Yang benar saja ? , Apa si Addy itu bisa di percaya ?." Ujar Natan yang sinis.
" Tentu saja , Ia kan adalah anak Dari salah satu Pemimpin Kota , Pasti ia bisa di percaya." Ujar Carherine.
__ADS_1
" baiklah-baiklah aku percaya, tapi aku masih penasaran dengan bagian-bagian buku yang robek dari sejarah kota putih." ujar Natan.
" Iya aku juga penasaran." Ujar Catherine.
" Bagaimana jika kita mengecek ruang penyimpanan yang ada di ruang teknologi, miliknya nya Addy." Ujar Natan.
"ruang penyimpanan maksudmu loker?." ujar Catherine.
" ya Loker , bukan kah itu tempat penyimpanan yang bagus?, seperti katamu kalau Addy itu anak dari salah satu pemimpin kota kan ?." Ujar Natan yang sekarang mereka berada di tempat Relaxsasi seperti biasanya.
" Iya betul sih, tapi bagaimana cara kita mengecek loker Kak addy?." ujar Catherine.
" mudah , caranya ya seperti kita menyusup ke ruangan perpustakaan kemarin." ujar Natan Dan Catherine pun mengangguk.
" tapi bagaimana cara aku mengambil kunci dari Addy ?." Ujar Catherine.
" Aku sering melihat Addy membawa kunci lokernya kemana mana , Kau tinggal ajak Bicara dia dan saat waktu yang Tepat Ambil kunci yang sering Terlihat Di kantong celananya." Ujar Natan.
Catherine pun mengiayakan dan Mereka Akan melaksana kan Aksi mereka Sore ini , setelah semua aktifitas Harian mereka selesai.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Seelah Semua aktifitas selasai , Dan jam Menunjukan waktu 18.00 Tepat. dan Sesuai Rencana.
__ADS_1
Natan setelah Bertemu Catherine , Natan segera Ke ruang Teknologi yang sekarang kursi kursi dan meja mejanya sudah Di pindahkan , karena sebentar lagi Sudah akan dipakai untuk membuat Senjata senjata oleh Team black technology.
Saat semua orang yang Membereskan Meja , Kursi , dan komputer tapi Loker tidak dibereskan , Saat pintu Ruang teknologi di kunci natan pun Berpura pura menabrak Team black technology dan dengan Cepat mengambil kuncinya.
" Maaf Maaf ." Ujar natan yang membantu Orang itu membereskan buku buku , padahal tangan kanannya mengambil kunci yang ada di kantong celana orang itu dengan Cepat.
" Ya tak apa apa." Ujar orang itu yang kemudian pergi setelah Buku bukunya selesai diambil.
Saat orang itu pergi menjauh Natan pun segera membuka kunci pintu Ruang teknologi tersebut.
...****************...
Disisi lain Catherine berusaha mati matian untuk menemukan Keberadaan Addy.
" Duh di mana sih kak Addy." Ujar Catherine yang sekarang berada dekat ruang aula.
" Itu dia." Ujar Catherine yang akhirnya melihat Addy sedang berbicara dengan Anggota lab yang lainnya , dan Catherine pun segera menghampirinya setelah orang yang di ajak bicara Addy pergi.
BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA...
HAPPY READING....
__ADS_1