
Saat sedang mengotak atik komputernya tak sengaja Celin melihat Natan, dan Natan Juga melihat dirinya.
" Kira kira ia mengenali aku tidak ya ?." Tanya Celin dalam hati.
Celin takut jika Natan mengenali dirinya, karena ia dan Natan kan pernah bertemu.
Tapi untungnya Natan sepertinya tak mengenali Celin , Apalagi semua orang tau bahwa tak mungkin bisa ada Celin di sini.
Tiba tiba terjadi kesalahan di komputernya Celin , Duh... padahal Addy sedang keluar.
"Lho Lho kenapa ini ?." Ujar Celin.
" Ada apa Catherine ?." Tanya Emma.
" Ini Komputerku sepertinya Terjadi kesalahan ." Ujar Celin.
Dan tiba tiba Natan Datang dan langsung melihat Komputer Celin.
" Sini biar kulihat." Ujar Natan sambil melihat dan mencoba memperbaiki Komputer Catherine.
Setelah agak lama di otak atik okhirnya komputer itu pun berfungsi lagi.
" Err.. terima kasih Natan." Ujar Celin.
" Ya , CATHERINE." ujar Natan sambil menekankan Nama Catherine.
Setelah kejadian itu , Saat mereka sama sama di kamar , Celin dan Emma pun menceritakan semua kejadian itu kepada Catherine.
" Lho ? , Apakah ia tau jika kita ini orang yang berbeda ?." Tanya Catherine.
" Tak mungkin , Kalau dia tau kenapa ia tak Langsung laporkan Ke Agatha saja, Kan ia masih punya dendam pada kita." Ujar Celin.
" Ya benar , Tapi kenapa Reaksi dia berbeda denganku kemarin dan dengan mu Hari ini ?." Tanya Catherine.
" Entahlah." Ujar Celin.
" Ngomong ngomong , Tempat itu sudah selesai belum ?." Tanya Emma sambil menunjuk Tempat Persembunyian yang ada di atas Plafon.
" Belum tinggal sedikit lagi." Ujar Catherine.
" Ohh... , Kalau begitu besok kita harus segera selesaikan." Ujar Celin.
" Ya , Jangan lupa besok bawakan aku alat alatnya agar aku bisa Membuatnya nanti." Ujar Catherine.
" Lho bukannya kau akan keluar besok ?." Tanya Celin.
__ADS_1
"Baik besok atau lusa kan masih ada pelajaran Teknologi, jadi kau saja yang keluar." Ujar Catherine Sambil merebahkan Tubuhnya.
" Baiklah kalau begitu." Ujar Celin.
Keesokan harinya ....
Seperti biasa Celin mendapat perhatian lebih Dari Addy , Dan itu membuat para Ciwi ciwi jadi cemburu . Apalagi dengan Natan yang terus memperhatikan Celin itu tambah membuat Ciwi ciwi lainnya menjadi Panas...
Saat setelah pelatihan kami pergi keruang olahraga sekedar untuk melihat Cowok yang di idam idamkan oleh Emma.
" Nah itu dia." ujar Emma sambil menunjuk seorang pria yang kelar . "kudengar namanya Alfred , Ia sangat Fantastis bukan." .
" Apa kau yakin dia seumuran dengan kita." Ujar Celin.
" Ya dia seumuran dengan kita tapi ia sangat Hebatkan , Lihat ototnya yang kekar nya itu." Ujar Emma.
" Kalau begitu , Ayo ajak bicara." Ujar Celin sambil mendorong Emma kehadapan Alfred.
Saat Emma di hadapan Alfred ia malah jadi salting sendiri.
" Ha - hai Alfred." Ujar Emma.
" Hai, bagaimana kau tau namaku , dan siapa nama mu ?." Ujar Alfred yang sangat Ramah pada Emma.
" Aku Alfred jonshon." Ujar Alfred.
" Apa kau tadi kesini bersama Temanmu ?." Ujar Emma.
" Ya , Tadi aku Bersama Natan Nael." Ujar Alfred.
" Natan ?, Natan yang itu bukan ya ?." Ujar Emma dalam Hati dan menjadi melamun .
Alfred Pun memanggil - manggil Emma, Dan membuat Emma sadar dari Lamunannya , Karena Emma dan Alfred lama ngobrolnya jadi Celin pun meninggalkan mereka hanya sekedar untuk Jalan Jalan.
Disisi Emma dan Alfred mereka cepat Sekali akrab dan saling terbuka satu sama lain mengenai masa lalu mereka.
Emma menceritakan tentang Adiknya, sedang kan Alfred bercerita tentang Hidupnya , Alfred sering di jauhi oleh orang orang karena tubuhnya yang besar dan Terlihat menakutkan , Bahkan adik kembarnya sendiri heran kenapa kondisi Fisik mereka tak sama dan menjahuinya. Tapi untungnya Adiknya sekarang baik baik saja di Kota.
Bahkan Alfred hanya mempunyai 2 teman yaitu Natan dan yang kedua Emma yang baru ia kenal sekarang.
" Aku turut prihatin , Tapi tenang saja Kau akan kukenalkan dengan temanku . Walau tak banyak tapi aku yakin teman ku akan mau bertemu dengan mu." Ujar Emma.
" Ya terima kasih Emma." Ujar Alfred.
" Sama sama." Ujar Emma sambil melirik kesana kemari mencari Celin.
__ADS_1
" Yah Sepertinya aku di tinggal , Kalo begitu sampai jumpa ya Alfred." Ujar Emma Sambil ingin pergi.
" Ya... sampai jumpa " Ujar Alfred.
" Oh iya satu lagi , Tetap semangat karena kau tak semenyeramkan seperti yang orang lain pikir kan Kok !!." Ujar Emma dan lalu ia benar Benar Pergi.
Alfred memandangi Emma yang pergi menjauh dan kemudian Tersenyum , Dia malah Tertarik pada Emma yang Ceria dan bersemangat walau masih Trauma akan masa lalu nya , Itu karena Emma Masih mau berteman Dengan Orang seperti Alfred.
Disisi Celin , Celin malah bertemu dengan Addy yang sedang membetulkan suatu alat.
" Apa yang sedang kau lakukan ?." Tanya Celin.
" Oh Catherine , Ini ada kerusakan sedikit jadi kubetulkan." Ujar Addy.
" Oh.. kau kerja di sini atau bagian dari black protector ?." Ujar Celin.
" Ya aku juga bingung , Aku ini bagian Black protector atau bukan ?." Ujar Addy.
" Lho kenapa begitu ?." Tanya Celin.
" Aku disini karena ikut kakak perempuan ku dan ibuku." Ujar Addy.
" Ohh kalau ayahmu." Ujar Celin.
" Kami tak tau dia dimana." Ujar Addy yang nada suaranya langsung berubah dari ramah menjadi datar .
" Ohh maaf." Ujar Celin.
" Ya tak apa apa , kalau kau Catherine ?." Ujar Addy.
" Aku dan Kembaranku Yatim piatu." Ujar Celin.
" Oh maaf ." Ujar Addy.
" Tak apa siapa kakak perempuan dan ibumu itu ?." Ujar Celin.
" Oh kakakku sih tak ada disini tapi ibuku ada disini , Kakakku Namanya Agatha Dan ibuku adalah Abigail." Ujar Addy yang membuat Celin Kaget.
BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA...
HAPPY READING SEMUA..
MAKASIH BAGI YANG SETIA MEMBACA KARYAKU INI
__ADS_1