
Catherine POV.
Ia mengejar Emma dan Masuk ke kamar.
Tapi kenapa Saat masuk kamar Ia malah Menjadi Canggung , ia melihat Celin dan Emma sedang menatapnya.
" Emm...." Ujar Catherine Bingung harus bilang Apa .
" Aku minta Maaf Emma. Aku tau jika kau Menyukai Alfred Dan Gara gara aku bertengkar dengan Natan sahabatnya Alfred , Alfred Jadi marah Pada mu ." Ujar Catherine.
" Aku Tak marah Pada mu Catherine , Aku hanya kecewa pada Alfred yang lebih memilih Sahabatnya Yang jelas Jelas salah , Dari pada Kau Yang Jelas jelas Benar." Ujar Emma.
" Jadi Kenapa kau Tadi Marah Pada ku ?." Tanya Catherine Yang Langsung Duduk Di sebelah Emma.
" Sama seperti mu , Aku tiba tiba saja tak bisa mengontrol Emosi ku jadi aku malah melampiaskan nya Pada mu. MAAf." Ujar Emma.
"Tak Apa apa , Jadi kita masih Sahabatkan ?." Ujar Catherine.
" Ya." Ujar Emma berpelukkan dengam Catherine.
Tapi tiba tiba....
__ADS_1
" Seperti nya kau Melupakan ku." Ujar Celin sambil kedua menyilangkan tangannya diatas perut .
" Oh iya , Maaf ya soal kemarin." Ujar Catherine.
" Tak Apa apa aku memang salah , Aku seharusnya Menjaga Sikap ku dan Bersikap Sepertimu , karena kau Yang Terpilih., Dan maaf Jika aku menyusahkanmu." Ujar Celin.
" Tidak apa apa , Kita kan Saudara jadi suka duka harus tetap Bersama." Ujar Catherine langsung memeluk Celin.
" Aku memang tak Bisa marah Lama padamu." Ujar Celin membalas pelukan Catherine.
Melihat Mereka sangat begitu saling menyayangi , Emma jadi sedih teringgat Emmy , Melihat Emma sedih Celin dan Catherine pun memeluknya.
" Jangan sedih kan Ada kami." Ujar Catherine.
Dari kejadian Itu mereka pun berjanji agar Tak memikirkan Pria dulu, Mereka akan mengejar Rangking Black Protector dulu , agar menjadi pasukan yang dapat diandalkan dan Melindungi kota mereka.
------"-------
Saat Catherine Dan Emma sedang berjalan Jalan , Mereka melihat Seseorang yang memakai Baju Lab . Teknologi Masuk ke ruangan Yang Selama ini Tak boleh mereka masuki , Ruangan itu memang berbeda dari Ruangan yang tidak boleh mereka masuki lainnya.
Ruangan Itu terletak di Lorong Sempit tapi sepertinya Ruangan Itu Cukup besar , Ruangan Itu Bernama Ruangan 808 , Ruangan Yang Amat di keramatkan Oleh Abigail.
__ADS_1
Ruangan Yang tak boleh di masuki lainnya, tak memiliki Nama tapi entah Kenapa Ruangan Itu memiliki Nama sendiri , Yang tambah Membuat Kami penasaran Dengan Ruangan itu adalah Abigail sering menyebutkan Ruangan 808 Ke Karyawan yang ada Di Lab.
Emma tak ingin Masuk , Tapi ia tak Bisa melawan Keras kepalanya Catherine.
" Ayo lah Hanya di itip saja." Ujar Catherine.
" Nanti Katahuan Bagaimana ?." Ujar Emma.
" Cuma di intip Masa ketahuan , Biar aku Yang Intip , kamu jagain Dan Beri tau Jika Ada yang mau masuk." Ujar Catherine.
" Tapi.." Ujar Emma ragu tapi segera Catherine memohon mohon padanya." iya deh,aku setuju."
Mereka pun melancarkan Aksi nya , Saat Catherine mengintip Ia hanya melihat Ruang Bercat Putih Dan Mirip seperti Ruangan Teknologi Mereka. Tapi bedanya Ruangan ini agak Lebih Besar dan lebih Lengkap.
Mereka Hampir saja ingin Kembali , Tapi Catherine Terhenti sejenak setelah Melihat Ada Anak perempuan Yang Mirip Natalie ( Adiknya Natan ) Di sana.
" bukannya itu...." Ujar Catherine.
" Natalie , Bukannya ia sudah ..." Ujar Catherine Terpotong Karena....
" Catherine cepat , Ada orang Yang mau kesini." Ujar Emma.
__ADS_1
BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA...