Twin Kingdom

Twin Kingdom
Test Ketiga (Tahap Api)


__ADS_3

Kali ini kami Akan melanjutkan test , Test ketiga kali ini adalah test Bertahan hidup.


" Akan ada tiga tahap dalam Test ini pertama bertahan dari api , kedua dari air , Dan ketiga dari udara. semoga..kalian berhasil." Ujar Agatha yang kemudian langsung pergi dari hadapan kami.


Sebenarnya ini adalah Test bertahan hidup dalam pikiran , mereka akan disuntikan serum dan disuruh bertahan hidup dalam imajinasi, tapi jika mereka tak berhasil bisa menyebabkan kematian.


" Waktu kalian 60 menit jika kalian tak berhasil dalam waktu 60 menit kalian bisa mati , Dan kita akan mulai test ini dari Test api." Ujar Agatha yang sudah kembali lagi setelah pergi cukup lama.


Kami dapat mendengar dari luar suara orang orang melakukan Test , terdengar sangat mengerikan padahal ini baru tahap pertama.


" Permisi nona Agatha." Ujar Catherine sambil berjalan menghampiri Agatha.


" Ya , ada apa ?." Ujar Agatha yang langsung terfokus pada Catherine.


" Dimana Natan , aku tak melihatnya." ujar Catherine.


" huh, ada apa kau mencarinya? , dia langsung diloloskan ia tak usah mengikuti Test lagi , tapi ia masih ada disini." jawab Agatha.


" Kenapa tak langsung dikirim." Tanya Catherine lagi.


" Nanti saja biar sekalian , sudah tak usah banyak tanya lagi" Ujar Agatha yang langsung berbalik badan untuk melihat Sekitar kembali.


" Baiklah." Ujar Catherine dan ia pun pergi.


Catherine pun menghampiri Celin.


" Apa yang kau tanya kan ?." Tanya Celin.


" Hanya menanyakan soal natan kok." Ujar Catherine.

__ADS_1


" Ohh ,begitu." Ujar Celin.


Ketika giliran mereka, mereka pun disuruh memasuki ruangan, sama seperti sebelumnya, kali ini mereka juga disuruh rebahan di kasur, dan segera di suntikan serum ke pergelangan tangan mereka.


Saat mereka tertidur, mereka mulai berhayal, tapi ini terasa nyata dan menyakitkan bahkan mereka saling terhubung satu sama lain.


POV Catherine


kami pun berada dalam Rumah Tua yang mengalami kebakaran yang besar , kami pun Jadi terbatuk batuk karena asap yang di timbulkan.


" Uhuk uhuk , Cari jalan keluar." Ujar Celin.


"Tapi , Aku tak bisa lihat apa apa." Ujarku.


Mata Celin masih terlindungi karena ia memakai kacamata dan matanya pun tak terlalu perih.


" Catherine ayo kita maju dengan merangkak dan tutupi hidung kita dengan baju." Ujar Celin men intruksi.


Tapi ditengah perjalanan ada kayu yang Terbakar, dan Jatuh hampir menimpa Catherine, untung saja Catherine bisa menghindari,tapi Karena adanya Percikan api , malah membuat bajunya yang terbakar.


" Celin Celin bagaimana ini." Ujar Catherine yang langsung berdiri karena panik.


" Tetap Tenang Catherine , Coba berguling guling sampai Bajumu padam." teriak Celin dan aku pun menurutinya.


Dan benar saja hanya beberapa menit kemudian baju Catherine pun padam dan kami pun Bisa melanjut berjalan.


Akhirnya setelah merankak kedepan cup lama,kami menemukan Sebuah Pintu dan kami pun langsung berdiri , kemudian Celin berjalan Maju untuk mengeceknya.


" Ada apa Celin." Tanya ku yang ikut berdiri dan Berjalan mendekati-Nya.

__ADS_1


" Panas , berarti ada api yang lebih besar di sana." Ujar Celin sambil memperlihatkan tangannya yang memerah akibat memegang gagang pi tu tersebut. .


" Jadi , kita harus bagaimana dong ?." Ujarku sambil sedikit merengek karena Frustasi.


Celin pun mengucek kaca mata nya.


" Asap disana aneh kenapa seperti mengebul keluar " Ujar Celin sambil menunjukkan sebuah kumpulan asap . " Ayo kita ikuti "


" Apa kau yakin ?." tanya Catherine.


" Ya Semoga saja , AYO." Ujar Celin


Dan tebakan Celin ternyata benar k, ami menemukan jendela yang menuju keluar tapi kami tak tau harus berbuat apa , Apa kah loncat ? Tapi kami takut karena terlihat seperti tak ada ujungnya.


" Ayo kita loncat." Ujar Catherine setelah melihat lihat kebawah.


" Apa kau yakin." Ujar Celin sambil menatap Catherine.


" Ya , ayo loncat sambil berpegangan tangan, kita Terima apa pun Resikonya." Ujar Catherine, Celin pun menganguk dak kami pun mulai berpegangan tangan. dan kami pun langsung meloncat .


" Ahhhhhhhh." Jerit kami bersamaan dan tiba kami pun langsung terbangun dari imajinasi kami , Rasa nya Benar Benar Nyata seperti jatuh Dari ketinggian.


" Kalian berhasil , selamat." Ujar Agatha yang tiba tiba ada di depan kami .Kami yang masih Deg degkan pun hanya terdiam.


" Kalian boleh kembali dan silakan makan sianglah." Ujar Agatha yang kemudian keluar untuk memanggilkan peserta selanjutnya.


Setelah itu kami pun kembali , menenangkan diri , Dan kemudian makan siang.


Dan ternyata dalam Test api ini tak ada yang tak berhasil dan semuanya lolos , Dan tahap berikutnya pun akan dimulai besok yaitu tahap Angin.

__ADS_1


BERSAMBUNG..


__ADS_2