
Seketika Ruangan jadi rusuh , Para anak anak saling mengambil senapan masing masing sambil berebutan , Celin Menatap mata Catherine dan Mengisyaratkan nya untuk tenang dan untung saja Catherine percaya padanya.
Agatha malah tertawa dan terus mengompori kami Untuk saling menembak.
" Ayolah sebelum saudara kalian membunuh kalian , Lebih baik kalian dulu yang membunuh mereka." Ujar Agatha.
Awalnya Masih belum ada anak yang menembak, tapi tanpa sengaja seorang anak menarik pelatuk , dan menembak saudara yang ada di depannya.
Diikuti oleh anak yang menembak saudaranya Karena takut di bunuh duluan.
Suasana sangat mengerikan Darah ber cipratan dimana mana, banyak anak yang tumbang dan suara peluru memenuhi Ruangan.
semua anak saling menembak satu sama lain , Celin segera menarik tangan Catherine agar menjauh dan tak kena tembakan.
Kami bersembunyi di balik papan sasaran tembakan yang terbuat dari kayu.
Dan saat sedang bersembunyi tak sengaja tangan Catherine terkena tembakan.
Saat itu bukan hanya kami saja yang berlindung ternyata banyak anak yang mempercayai saudaranya , dan memilih bersembunyi seperti kami.
__ADS_1
Suara tembakan memenuhi ruangan Tapi Celin malah sibuk membalut luka di tangan Catherine , Ia sedikit merobek bajunya dan membalut luka Catherine dan mengeluarkan peluru nya , walau pun luka kecil tapi darah Catherine tak kunjung berhenti jika tak di balut ! .
Saat ini kami tak bisa keluar karena Pintu besi itu tertutup rapat dan masih terdengar suara tembakan yang memekakkan telinga , Bahkan banyak darah bercucuran meliwati kami.
Yang bisa kami lakukan hanyalah tetap bersembunyi dan berpelukan , merasa Ketakutan.
Tapi tiba tiba suara tembakan itu langsung berhenti , Kami kaget tapi Catherine memberanikan untuk mengintip apa yang terjadi di belakang.
Dan tiba tiba Catherine langsung berdiri di ikuti oleh celin yang ikut berdiri.
Yang mereka lihat sungguh mengerikan banyak mayat dan darah berserakan di ruangan itu , Dan kami juga melihat kalau saudara yang menang duduk dan ngos ngosan, ada yang menangis sambil memeluk saudaranya, dan ada yang menyalahkan dirinya sendiri.
" bagus kerja bagus, bagi yang sudah membunuh saudaranya kalian tak perlu ke Test no 5 , Tapi bagi yang memilih untuk bersembunyi besok kalian harus langsung melakukan Test !." Ujar Agatha dengan suara lantang.
Setelah itu para anak yang menang berjalan ke suatu ruangan yang berbeda dari kami ,sedangkan kami di suruh keluar dari Ruangan.
Kami tak menyangka ada manusia yang setega itu membunuh saudara kembarnya sendiri .
Saat keluar kami dapat melihat perubahan jumlah sampai 70% dari jumlah anak yang sebelumnya.
__ADS_1
Bahkan sama seperti kami para anak yang masih menggandeng saudaranya , keluar dengan pakaian yang penuh darah.
Dan di wajah mereka tertampang jelas wajah ketakutan dan Syok berat akibat kejadian ini.
Sesuai intruksi sebelum makan kami akan mandi terlebih dulu dan setelah mandi, kami pun datang kekamar kami, dan tak ada siapa pun di kamar , Berarti semua anak di kamar kami saling membunuh satu sama lain.
Setelah itu pun kami makan siang bersama ,tapi kami sama sama tak nafsu makan dan terus teringat ingat kejadian tadi.
Tapi tiba tiba Agatha memukul meja dan membuat kami kaget.
"Kalian harus makan , mental Kalian harus kuat untuk menghadapi pertempuran yang sebenarnya nanti . jangan biarkan kota putih menang." Ujar Agatha dan kami hanya terdiam.
" Dan ini hanya lah Proses , memang awalnya kalian akan Syok tapi nanti kalian akan terbiasa kok. Paham !!." Ujar Agatha.
kami semua terpaksa menjawab paham.
" YA TUHAN , BERILAH KAMI KEKUATAN UNTUK MENGHADAPI TEST SELANJUTNYA !!!." Doa Celin didalam Hati
BERSAMBUNG....
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN