
"Nama mu Cieln bukan " tanya Arvan. Cieln memandang ayahnya .Marcus menggangguk perlahan ... "Iya " jwb Cieln agak gugup.
Arvan mengalih pandangan ke arah Onxy.
"Jgn buat apa2 tindakan bentar lagi dia kemari." kata Arvan apabila Onxy seakan ingin membuat sesuatu.Onxy hanya menggangguk dan memahami omongan Arvan.
Selang beberapa minit,
Satu lingkaran bulatan di tanah memunculkan Amylia dengan Itsuki yg masih menunduk kebawah. Arvan menatap tajam ke arah Amylia. Amylia membalas dengan senyuman polos. Dia menyeret Itsuki lalu melemparkan ke arah depan Arvan.
"Menyenangkan ....hiburan yg agak lumayan " kata Amylia sambil menjilat bibirnya. "Apa sudah puas " tanya Arvan mendesah perlahan. "Ermm nggak puas...itu hanya pemanasan . " jwb Amylia tanpa rasa bersalah.
"HEAL ACTIVE "Arvan memulihkan Itsuki dengan sihirnya. 'Sama seperti waktu itu ' Cieln meliat sihir penyembuhan benar2 dihadapannya.Amylia memandang bulan yg sudah kembali seperti biasa dengan tatapan kosong.
"Ayo...kita bicara di cafe kopi kenalanku " pelawa Marcus. "Aku perlu mengurus temanku dahulu.Nanti aku menyusul " Arvan menggendong Itsuki lalu melompat ke atas dahan pohon lalu hilang dari pandangan mereka.
"Baiklah....Cieln-san pasti banyak pertanyaan ingin ditanyakan .Ayo " Amylia seperti sifat rutinnya.(Aku skip yaaaa )
Di cafe kopi,
Amylia menghirup kopi hitam kesukaannya. "Enak..." Setelah menghirup dia menopang dagunya dengan tangan. "Cieln tanya apa pun yg terlintas di pikiranmu " celah Onxy agar suasana tidak canggung."Sepertinya aku memahami sedikit situasinya.Tapi bisa jelasin lebih detail" Cieln menjawabnya dengan tenang. Onxy menjelaskan dengan detail identiti Amylia.Ada ceramahin diselitkan untuk Amylia.Amylia berwajah polos ketika diceramahin.
"Intinya nggak perlu pake panggilan formalitis ...Amylia atau Yunn aja " Amylia menghirup gelas kopi hitam yg ke 10.
"Err....tuan putri kebanyakan minum kopi hitam " tegur Marcus .'Naniii tanpa gula bisa habisin 10 gelas kopi pahit itu ' Cieln seakan tidak percaya.Amylia lebih terliat manusia berbanding vampire.
"Aku nggak suka yg manis loh...kirain aku minum darah begitu aja.. Aku campurkan serbuk kopi hitam didlmnya agar tidak manis. " selera Amylia agak aneh. Semua menatap heran pada Amylia. "Yunn-san aneh " kata Cieln.
Mereka terus ketawa bersama dan berhenti ketawa apabila Cieln ada sesuatu ingin tanyakan."Jadi berapa umurmu Yunn-san " tanya Cieln. Amylia mengira dengan jarinya."18 000 tahun " jwb seseorang dari belakang.(Nambahin umurnya>_> ....Udah nenek2 sih...canda aja)
Ternyata Arvan duduk berhampiran dengan mereka membaca majalah."Kakak kapan kakak disitu. " tanya Amylia dengan cemberut. "Seminit yg lepas.Sekarang jam tiga pagi,bukannya kalian berdua sekolahan jam 8 pagi " tanya Arvan melirik ke arah Amylia.
"Terserah lah ,Paman bisa nggak daftarkan nama kakak ke sekolah..." Amylia memeluk tubuh dan senyum misterius.Arvan pula menatap tajam.'Mulain dah ' Onxy hanya menghabiskan minumannya. 'Nggak pernah berubah...' Marcus menyalakan rokok lalu menghembuskan nafas.
'Mengapa hatiku merasa tidak enak ' Cieln meliat pandangan mereka berdua seakan ada peperangan mental aja."Jadi pangeran mahu bersekolah. " tanya Onxy agar suasana tidak tegang.Arvan menghela nafas berat.
"Baiklah..." Arvan mengalih pandangannya ke arah majalah ia baca.
Amylia bersorak gembira."Oh ya paman aku pulang dahulu " kata Amylia terus berdiri setelah pamitan,Arvan pula mengikuti Amylia.Suasana menjadi hening bentar,
"Apa tidak apa2 mereka berdua " tanya Cieln sedikit heran. "Sekiranya di dunia kami mungkin gunung terbelah dua " kata Onxy sambil membaca koran.
"Naniii " Cieln menelan ludah akibat kaget besar.Tidak heranlah Onxy sama ayahnya langsung tidak menghalangi mereka berdua.
__ADS_1
.
.
.
.
Pada waktu pagi,
Amylia dan Arvan langsung tidak menatap satu sama lain. Arvan seakan mau protes. Amylia pula cemberut."Kalian berdua...habisin sarapan kalian " Evy menyedarkan mereka dengan memukul meja. Harry yg sedang minum tersentak.
"Guru bawa bertenang " Harry cuba menenangkan Evy. Sekarang energi sihir milik Harry juga banyak meningkat dan banyak ia pelajari di dunia manusia dan dunia asal mereka.Evy juga menerangkan identiti Amylia dan Arvan .Mereka berdua sememangnya banyak pengalaman .Yg ia simpati pada mereka berdua adalah kutukan dalam diri mereka sejak dulu. Tapi kata Evy dia tidak perlu khawatir karna mereka berdua ada sikap yg saling melengkapi.
'Kak Amy sama Kak Arvan berantem lagi ' Harry menggeleng kepala sikap kedua kakak angkatnya.
"Udah aku mahu berangkat... " Amylia memasang muka polos lalu mengambil tasnya dan keluar ikut pintu.'Udah buang tabiat lamanya ...biasanya ikut jendela..Au ah ' Evy menggemaskan sisanya."Aku berangkat juga " Arvan pun membetulkan pakaian nya...Sekilas ia meliat wajahnya di cermin.
'Ganteng juga ' Arvan mulai perasan ganteng . Dia membuat pose badboy. 'Lumayan ' Arvan memuji diri sendiri. "Oi bukannya kau akan telat nanti ...Dan juga ngga usah sok ganteng " Evy melempar panci ke arah Arvan. Yahhh tepat di kepala Arvan.
"Galak amat mbak " Arvan mencapai kaca mata di rak lalu memakainya."Terserah ....kalian berdua selalu buatkan ku kesal amat. " Evy mulai menceramahin Arvan. Arvan males untuk meladeni Evy terus tanpa pamitan."Ini kembaran sama2 gaada akhlak " Evy mengomong sendirian .'Guru sememangnya galak ' Harry mencelah dalam hati.
.
.
.
.
"Benarkah??? Apaan sih akhir2 ini siswa baharu dimasukin di kelas aneh " kata cewek lain pula. Amylia kemudian berpapasan dengan mereka. "Wah2 ada siswi kelas aneh itu. Liat rambutnya kek org tua " cewek itu terus ketawa kecil. "Cupu lagi,sok polos,sok loli " kata cewek lain menertawakan Amylia.
'Apa ciwi2 ini udah bosenin hidup...Au ah ' Amylia malas meladeni mereka bertiga. "Hye kau " Cewek tadi dorong Amylia ke dinding.
"Mau apa " tanya Amylia. "Jgn sok keren...lu itu hanya cupu dari kelas aneh itu.Sok ada kekuatan .Biarin gw ingatin lu ...kelas lu ialah neraka " ketiga tiga ciwi ondel2 terus ke kelas mereka setelah memberi amaran pada Amylia.
.
.
("Corona anying " kata Amylia )
ERRRRROOORRRR
__ADS_1
.
.
'Huh neraka kau bilang....biarkan ku memberikan kalian 'kadonya ' nanti ' Amylia menatap kepergian mereka dengan malas.
'Bomat ' Amylia males terus ke kelasnya."Yunn-san mereka berantem lagi " Sakura ngaduin kepada Amylia. 'Masuk aja kelas pasti udah ada berantem kek sama aku ya .Au ah ' Amylia pun ke arah Rin,Ruyya sama Hikaru. Shiro seperti biasa mager mulu.
Sakura sedikit ketakutan. 'Mereka sememangnya menarik yg kuduga ' Amylia terus memukuli perlahan kepala mereka bertiga."Karma untuk kalian karna....bla bla bla bla bla " Amylia mulai menceramahi mereka bertiga berabab abab lamanya.
"Pstt ini salahmu..." bisik Hikaru."Apaan sih..salahin Ruchan " balas Rin dlm keadaan berbisik. "Salahin aku coba " balas Ruyya membuat raut sedih.
"Kalian dengerin apa yg ku omongkan " Amylia seperti nenek lampir bagi mereka."Ampun mbak...kami nggak buat lagi " jwb serentak mereka bertiga.Amylia mendesah perlahan."Sakura-san udah mereka tidak berantem lagi." kata Amylia kepada Sakura agar Sakura tidak khawatir lagi.
Sakura tersenyum gembira. Shiro sebenarnya memerhati Amylia di celah lengannya dari tadi .Sebenarnya malam tadi dia ke arah supermarket terletak di depan kaki bukit. Kemudian ternampak sesuatu terbang agak cepat lalu mendarat di hutan. Agak mengerikan juga penampilan itu. Sesuatu itu seakan paras Amylia. Sesuatu itu menebas youkai kecil berhampiran hanya satu detik.
'Youkai lemah ....mari dtg padaku.. Aku lapar banget nih ...Ngga sakit kok ' Cara dia menebas youkai sangat kejam sehingga tiada abu.Shiro meliatnya udah ngeri.
"Shiro-kun bangun sih...mager mulu..nggak baik untuk kesihatan loh " Amylia yg berada di kerusi hadapan Shiro coba bagunin Shiro.Shiro pun bangun lalu menguap. Dia menggosok gosokkan matanya.
"Cie Cie cie " kata Rin ,Ruyya sama Hikaru.
"Loh kalian kok gitu. " tanya Amylia.
'Ini anak polos banget ' Rin menggeleng.'Ngga peka ' Ruyya memandang Amylia heran.
Selang beberapa minit,wali kelas mereka memasuki kelas. "Bangun ...hormat ...Selamat pagi Kiyo-sensei " Ririn sebagai ketua kelas hormat pada wali kelas. Seisi kelas juga begitu.
"Baiklah ...hari ini ada siswa baharu akan ke kelas kita. Silahkan masuk " Wali kelas menyuruh siswa baharu masuk.
Seorang cowok memasuki kelas. Amylia membeliakkan mata tanda tidak percaya.
Begitu juga Ririn.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Siapakah cowok itu????
Makasih yg udah mampir ..Aku syg gais 😢😢😢