Twins Dark Race

Twins Dark Race
Episode 15


__ADS_3

Di mall,


Amylia dan Ririn sedang berada di toko buku dilantai 3. Amylia juga tertarik dengan sama buku .Sedangkan Ririn mencari peralatan seni karna esok dia ada kelas seni diwaktu petang.


"Yunn-san " sapa seseorang dari belakang. Amylia agak kaget namanya dipanggil. "Loh...Cieln-san. Ngapai kau disini " tanya Amylia. "Meliat buku rujukan untuk ulangan nanti. Yunn-san ngapain juga disini" tanya Cieln pula. "Sama sih.. aku benar2 ngga ngerti sama pelajaran matematika. Merepotkan. " Amylia cemberut karna pelajaran yg merepotkan baginya.


" Benar juga sih... " Cieln masih tidak mengerti mengapa ayahnya takut sama Amylia. Bagi Cieln,Amylia seperti gadis SMA biasa dan kawaii. Tapi malam kemaren itu dia merasakan itu bukan diri Amylia.


"Cieln-san ngelamun yah " tegur Amylia.


"Ngga loh.." jwb Cieln agak malu. Dia agak kaget apabila Amylia dekatkan diri kepadanya.


"Ngomong2 Cieln-san kelas mana " tanya Amylia mengalih pandangan ke arah buku. Sambil itu dia sedang mencari buku rujukan yg perlu dibeli. "Etto...2 B " jwb Cieln.


"Ooo maknanya aku senpai mu ya." Amylia ketawa kecil. Cieln kemudian meliat cara Amylia menatap buku hanya kosong dan tiada penghujungnya.'Apakah hanya perasaaanku ?' Cieln juga sedikit ragu2.


"Yunnchan akhirnya ketemu " Ririn muncul tiba2 di belakang mereka.Amylia tersentak.Dia kembali senyum apabila Ririn ada disini. "Apa udah belanjanya " tanya Amylia. "Udah...ehh ni siapa " tanya Ririn meliat cowok dibelakang Amylia.


"Adik kelas sih...kami kebetulan ketemu disini" jwb Amylia sedikit polos."Lohh kuinget pacarmu dan kencan disini " Ririn mulain mengoda Amylia.'Aku pacar Yunn-san !!!!' pipi Cieln sedikit merona merah . "Noh liat tu pipinya udah merah " Ririn meliat Cieln sudah merona merah. "B-bukan...Yunn-san dadah " Cieln pun berlari bertentangan jalan.


'Manusia adalah makhluk yg rumit dan aneh. Aku ngga ngerti sama sekali ' Amylia masih memandang Cieln berlari lalu hilang bayangannya.Iyalah karna Amylia sama sekali tiada emosi kasih sayang atau cinta. Yg hanya pyscho. Atau sikap anehnya yg menyukai meliat tekad manusia."Tanpa pamitan sih..Ayo Yunnchan aku mau kau liat sesuatu yg seru " Ririn menarik tangan Amylia. Amylia membiarkan Ririn menarik tangannya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Sore jam 4 ,


Arvan pergi ke bawah jembatan yg dimaksudkan oleh youkai tadi. Sambil itu dengan ngemil roti . Seorang kakek sedang duduk dibawah jembatan ditemani oleh kedua youkai tadi. Arvan dari atas jembatan lompat ke bawah dan mendarat dengan selamat. Kebetulan jarang org melalui jalan itu.


"Apakah kau yg ingin bertemu dengan ku " tanya Arvan agak dingin.Kakek itu membuka mata. Meliat anak muda berambut putih berhoodie hitam. "Maaf udah repot2 kemari.Perkenalkan diri,Aku Matoba Kitsuragi dari klan Matoba. Salah satu tetua di klan ingin kau menolong kami " Kakek itu membungkuk cara jepang.


"Aku ngga berminat nolongin sesiapa pun " jwb Arvan seakan menolak terus permintaan kakek itu. Kakek itu bersabar dengan penolakan itu. "Jika kau menolong kami ...kami akan memberi ganjaran lumayan" kakek itu coba tawar menawar dengan anak laki2 muda itu.


"Alasanmu meminta bantuanku " tanya Arvan .Dia sebenarnya males meladeni atau berniat nolongin manusia."Aku mendengar rumor yg kau raja segala raja youkai. Tambahin pula kau ialah manusia biasa ." jwb kakek itu seakan meremehkan Arvan.


Arvan memeluk tubuh."Siapa kata aku manusia biasa wahai manusia .." pola dan warna mata Arvan berubah. Dia melepaskan cermin matanya lalu tangannya merosakkan rambutnya yg rapi terus menjadi kusut. Kakek itu terkejut perubahan di wajah Arvan.Yg informasi diberitahu oleh pelayannya lain daripada yg terjadi di depan matanya.


"Aku vampire loh. " Arvan keliatan agak pyscho. Kedua youkai itu melindungi tuannya.Si kakek itu seakan bersedia melawan Arvan."Udah lama ngga ngerasain darah segar manusia. " Arvan mulai nunjuk sisi pyscho. Satu busur panah benar2 di hadapan Arvan. 'Cis pengacau itu udah muncul ' Arvan jengkel sama bawahan Amylia sejak tadi mengikutinya.


"Pangeran...nona bilang jgn makan manusia." Seorang pria berambut merah dan bermata kuning .Dia memakai hoodie merah."Oz ngapain mengacau kesenangan ku " Arvan jengkel sama bawahan Amylia."Nona menyuruhku ngikutin pangeran." pria itu senyum sambil mengalih pandangan ke arah kakek itu .


" manusia...ngapain kau minta bantuan sama pangeran." tanya lembut pria itu. "Siapa kau yg ingin mencampuri urusan ku .JURUS BONEKA KERTAS TAHAP KELIMA " kertas2 yg dipegang oleh kakek itu menjadi senjata yg boleh terbang.(Rekaan aja..hehehe)


"Aku hanya lah iblis bawahan nona...." jwb Oz sedikit santai.Kedua youkai pula menyerang Arvan.'Iblis...jika aku jadikan ia pelayan2 Klan Matoba.Klan kami akan lebih kuat untuk memerintah Organisasi Omnyouji...' pikir kakek itu. Kakek itu berhenti sejenak. "Iblis apa kau ingin bergabung dengan kami. Kami akan memberi apa sahaja untuk kau. Buang aja nona yg kau sebutkan dari tadi " Kakek mengajak Oz negoisi.


Oz bertambah marah apabila nonanya dihina.Tapi ada yg menghentikan dia dan merasakan tekanan aura nonanya.. Amylia yg sedang ngemil permen mendengar dari tadi.Dia seperti gadis biasa . "cuma seekor semut ...berani provoksi bawahanku yg kawaii ini " Amylia meludah permen itu. 'Manis amat permen ini...pengen kopi lagi' Amylia mengomel dlm hati.


Kedua youkai itu menyerang Amylia. Amylia melirik tajam ke arah mereka berdua. "Penganggu " sekali tebas dengan tangan kedua youkai itu telah mejadi abu.Oz berlutut di depan Amylia. "Nona jika nona tersinggung biarin aku habisin manusia ini " kata Oz sambil melirik tajam ke arah kakek yg sedang ketakutan.


"Ngga perlu Oz lanjutkan kerjamu ...hari minggu ketemu aku seperti biasa " Amylia memberi arahan kepada bawahannya.Dia tidak memandang bawahannya tapi dia meliat kakek yg berani provoksi Oz karna Oz antara bawahannya yg paling cepat marah.."Dilaksanakan ...nona " Oz itu menghilang. "Kau bisa dibunuh loh sama bawahanku " Amylia hanya lah duduk di batu kecil.


"Am-Ampuni aku nona...Ak-u- Aku lancang sama nona " kakek itu bersujud untuk diampuni. Tapi kakek itu terus menyerang dengan pedang suci ke arah Amylia. Satu dinding penjara menghalangi serangan kakek itu. "Loh kok kau masuk campur " tanya Amylia kepada Arvan."Terlalu bersenang2 " Arvan membatalkan sihirnya.


'Ngga mempan sama sekali ' kakek itu shock .Dan terus menyerang Amylia dengan bertubi tubi. Semuanya ngga ada hasil yg memuaskan. "JURUS PEDANG SUCI TAHAP PERTAMA " Pedang itu berubah menjadi lebib kuat. Dia menyerang Amylia dengan cepat. Apabila dia menemukan titik lemah Amylia,dia ingin menyerang titik lemah itu..


Malang bagi kakek itu ,karna titik lemah itu lah yg menyimpan racun kupu kupunya.Pedang milik kakek itu menjadi hancur. Kakek itu mundur. "Apa kau benar2 manusia " tanya kakek agak curiga. "Banyak berisik lah " Amylia sudah bosan. Tangan Amylia mengeluarkan sesuatu berupa asap hitam.

__ADS_1


Lalu meniup dan asap itu terus memasuki mulut kakek itu. Jantungnya berdetak kencang. Dia terduduk..Dia merasakan sesuatu yg sedang mencucuk jantung dan organnya yg lain. Amylia tersenyum pyscho.


"Kutukan itu akan mengalir di dlm darah mu..ia juga menghancurkan energi kehidupan mu .Temui ajalmu " Amylia menyeringai.


Sang kakek itu tidak bisa mengeluarkan kata2 karna kutukan itu membuatkan seluruh anggota tidak berfungsi. 'Persis kutukan ayahanda. Apa dia udah mengembang kekuatan kutukan itu. ' Arvan mengelamun sebentar.


"Kakak ayo pulang..." Amylia senyum pada Arvan. "Iya sih " Jwb Arvan membalas senyum tipis. Kakek itu sudah mereput.


Arvan memindahkan mayat reput itu ke tempat asalnya. "Neh kakak ngapain ngantarinnya pulang " Amylia kayak anak kecil aja.


"Peringatan pada mereka gangguin rencana mu " Arvan melirik sekilas Amylia. "Kok tau aku ada rencana " tanya polos Amylia."Rahsia .Udahlah ayo pulang " Arvan bermain rahsia2 pula. Amylia ngambek..


.


.


.


.


.


.


.


haiiiii gaiss....banyakin like jika suka...kalu jelek gausah ya..😞



Oz (salah satu bawahan Amylia )

__ADS_1


__ADS_2