
Aku ialah Matoba Tennka ,generasi muda klan Matoba. Semasa aku sedang membersihkan halaman,muncul mayat salah satu tetua kami dengan tiba2 di hadapan ku .Itu tetua ketiga kami. Klan Matoba antara yg terkuat daripada lima klan dan 50 buah keluarga. Kekuatan kami membuat dengan perjanjian dengan iblis semua nak rata2 14 hingga 19 tahun.Bisa2 aja,tetua ketiga dibunuh begitu kejam bahkan tiada rupa diwajahnya. Tetua utama memerintahkan ku untuk siasat tapi aku malah tertangkap sama cewek pirang itu.
.
.
"Kau buat perjanjian dengan iblis bukan " Amylia tersenyum psycho.'Bagaimana dia bisa mengetahuinya...bahkan dlm organisasi tidak mengetahui karna ini teknik rahsia kami' Tennka berkeringat dingin.'Oi bocah kau jgn lengah gadis itu bukan sembarangan. Bahkan dia tiada tanda2 kehidupan di dlm tubuhnya' Asap ungu berngomong di dlm pemikiran Tennka.Semasa ini Tennka sedang mengobrol di alam kesadaran.
'Apa kau bisa membaca pikirannya. ' tanya Tennka. 'Aku ambil alih tubuhmu dahulu.' jwb Asap ungu itu. 'Eh tunggu-' tidak sempat untuk menghentikannya.Sedangkan Amylia,'Ya ampun iblis dlm tubuhnya punya nyali mengetahui identitiku ya .Pria ini berteman sama iblis rendahan ' Amylia duduk disofa sambil minum air kopi. (kapan dia mengambilnyaš²)
'Lagipula aku bosen banget...walaupun blm sihirku blm pulih sepenuhnya ,aku mau 'bermain' sih ' Amylia mengendus kecil.
Tennka atau lebih tepatnya iblis dlm dirinya bangun ."Sudah puas mengobrol dlm alam kesadaran manusia itu " tanya santai Amylia. Amylia minum air kopi hitam dengan nikmatnya. "Gadis kecil...bagaimana kau boleh mengetahuinya " tanya Tennka."Loh ada noda kopi dibaju ku...bisa2 kakak akan memarahiku. " Amylia tidak menjawab pertanyaan Tennka.
"Oi jgn mengabaikanku " Asap unggu yg mengambil alih tubuh Tennka terprokvosi.
"Lalala aku ganti baju duluan yah " Amylia ingin pergi dari situ tapi dengan cepat Boneka kertas hitam menghalangi Amylia. Amylia tersenyum tipis. "Kau mudah diprovok." Amylia memalingkan muka ke arah Tennka.
'Jgn gegabah ' kata Tennka di dlm alam kesadaran.Gadis berada dihadapannya langsung tidak takut sama iblis yg ditakutkan oleh Klan Matoba.Iblis dlm dirinya diakui semua tetua dlm klannya.'Berisik tau ' bentak asap unggu itu. "Kalian nih...mood ku sedang baik sekali .Ruangan ini berantakan sekali sih.Kita ketempat yg lebih luas lagi ." Amylia memetik jari,mereka terpindah ke satu tempat mempunyai banyak roh2 youkai yg tidak tenang.Ada flora mati mereput. Awan berwarna merah.Terdapat ular2 kecil dan ular hitam yg besar sedang tidur.Jika dilihat pasti buatkan manusia merinding.
"Tempat apaan ini..." asap unggu tertanya tanya. "Dimensi buatan ku...Oh ya aku lupa manusia yg kesini akan mati loh karna udara disini seperti di tempat paman." Amylia duduk disebuah batu sambil menggoyangkan kakinya . Tennka terbatuk2 akibat bernapas terlalu lama di dimensi itu.'Banyak sekali roh youkai dan mayat2 youkai. Apa gadis ini pemburu youkai. ' pikir Tennka.
'Aku lengah jika tubuh anak ini mati,aku juga akan mati.' Asap itu terus menggeleng kepala."Bisa saja aku bunuh kalian berdua. Tapi aku mau main game biar seru. " Amylia senyum kecil. Dia memetik jari terus mereka berpindah ke ruangan serba putih. Ada sebuah kerusi dan meja. 'Udaranya tidak sesesak tadi' Tennka bisa bernapas lega.
"Kami dimana " Tennka mengambil alih tubuhnya pula. Dia sudah bisa memahami sedikit situasi. "Aku ingatkan kau tiada mulut." kata Amylia agak sinis. "Kau-" Tennka tidak sempat nak berkata2 ,jari Amylia mendarat ke bibir Tennka. "Iblis rendahan kapan mau sembunyi dlm tubuh manusia ini." Mata Tennka bertentangan mata Amylia yg biru cerah. Pipi Tennka merona merah. Pertama kali ada gadis sedekat itu dengannya.
'Kenapa aku menggigil saat bertentang mata dengannya ' Asap unggu itu berusaha tenang. Dia pun keluar dari tubuh anak itu.Dan dia menjadi rupa asalnya ketika ia benar2 'hidup'. "Ngga usah khawatir karna ruangan ini spesial." jwb Amylia dengan santai.Dia malah duduk di atas meja.
"Iblis tua ini rupamu ..tampan juga. " celah Tennka ."Bocah,aku baru 1 ribu tahun. " jwb Asap unggu yg berubah ke bentuk asal. Rupanya seperti anak2 tapi rambutnya pirang. "Maaf mengganggu pembicaraan kalian tapi bisa memulakan permainan.Soalnya aku bosen banget. " Amylia cemberut.
__ADS_1
Mereka berdua terdiam dengan tiba2 seakan sesuatu mengunci mulut mereka.'Kami tidak bisa mengomong ' kata Tennka dlm hatinya "Taruhannya,jika aku kalah aku lepaskan kalian dan jika aku menang nyawa kalian ditangan ku.Itu sahaja. Harap menyenangkan " Amylia senyum manis.
"Gamenya senang banget. Kartu nyawa yg disediakan hendaklah diletakkan disini.Pion akan bergerak mengikut kemahuan kartu nyawa kalian. Jika pion berada di petak hitam,kalian harus berikan jawapan yg benar jika disoal oleh pemain yg lain. Sekiranya pemain menjawab dengan salah pion ini akan berubah bentuk dan harus memberi satu kartu nyawa kepada yg memberi soalan." terang Amylia. Ini antara permainan yg disukai oleh Amylia.Karna tahanan di dunianya yg bohong akan mengikuti permainan ini.
Mereka berdua hanya menggangguk.Sekali kedipan Amylia mereka boleh berngomong seperti biasa. "Nona kali ini biarkan ku menjadi wasit " muncul seorang pria berjubah hitam . Amylia menggangguk.
Pria itu membagikan 10 kartu nyawa setiap pemain.Kemudian muncul tengkorak memuntahkan 1 keping kertas merah. Amylia menangkap dengan mudah. "Ohoo aku mulakan dahulu ya " Amylia meletakkan satu kartu nyawa di tempat yg disediakan untuk semua pemain. Pionnya bergerak bergerak ke hadapan. Dan berhenti pada petak hitam.
"Salah satu dari kalian tanyakan satu soalan" Amylia menatap mereka berdua."Identiti mu" tanya Asap unggu. "Ohh itu aja. Gampang banget.Setengah Iblis dan setengah vampir " warna mata Amylia berubah merah.
"Nona!!! " jerit pria itu. "Ish itu sahaja yg kuberitahu sih...jgn pelit sih " Amylia menggaruk kepalanya. "Baiklah...giliran kalian pula " pria itu mengalah dengan perilaku Amylia.
Tennka memulakan dan dia bernasib baik karna pionnya berhenti di petak putih. pion Si Asap unggu pula berhenti di petak hitam."Oke..aku mau nanya sesuatu pada mu iblis kecil..... " Amylia pun membisikkan sesuatu pada Si asap unggu. Si asap unggu hanya menggangguk karna itu ialah arahan Amylia yg menyuruhnya menggangguk atau menggeleng kepala.
Amylia tersenyum pyscho."Wahh keren...persoalan ku sudah terjawab. " Amylia ketawa menyeringai.Membuatkan si asap unggu dan Tennka merinding mendengarnya. Permainan di atas meja pun menghilang. 'kok ngilang ' kaget Tennka.
"Aku bukannya mau bermain permainan ini pada kalian...permainan ini taruhannya kehidupan seseorang.Lagipula aku sudah banyak memegang kehidupan org lain" Amylia menunjukkan banyak benang hitam dan diikat sama boneka.Kira2 boneka itu sudah beribu ribu.Dan di badan boneka itu ada nama juga.Bisa merinding meliatnya.
mulai berkeringat entah kenapa apabila meliatnya badannya gementar.
Ray pun teringat sesuatu. Dlm buku pelajaran milik Klan Matoba ada menceritakan tentang pemimpin iblis. Pemimpin iblis mempunyai mata merah darah dan pola mata yg unik .Jika iblis rendahan bertemu dengannya cepat2 lah lari...itu yg dibaca oleh Ray.
Ray terus berlutut. "Maafkan hamba yg lancang ini " Ray meminta maaf pada Amylia. "Bangun sih...aku ngga menyukai kau bersujud begitu. " Amylia mengendus malas.
" Tapi ..." Ray merasa serba salah. Pria berjubah hitam mendekati Ray. "Nona menyukai semua ras " pria itu tersenyum. "Berisik kau ,Blacky " benang hitam menjalar mengikat si pria itu. "Nona pelit banget " Blacky diikat dengan benang hitam."Ray...Tennka apa kau setuju menjadi bawahanku " tanya Amylia menghulurkan tangan.
"Kami berdua setuju " jwb serentak mereka berdua. 'Menarik...' Amylia tersenyum tipis. Amylia meniup sesuatu seperti asap hitam pada mereka berdua. Dikeliling badan mereka kupalan asap itu menyebabkan mereka terapung. 'Entah mengapa terasa hangat ' ujar hati Tennka. 'Asap ini seperti meningkatkan roh ku ' Ray merasakan energi kuat.
Selang beberapa minit, " Asap tadi ialah kutukan bagi para manusia dan kekuatan bagi para iblis. Efek pada manusia bergantung pada tekad mu .Itu sahaja. " Amylia memindahkan mereka berdua ke kediaman mereka.
__ADS_1
Tennka merasakan dia sudah pulang. Dia memandang tangannya. 'Terima kasih ' itu sahaja yg dapat diucapkan. Tennka pernah dipinggirkan semasa kecil karna sama sekali tidak berguna.Dia akn gunakan kekuatan yg diberikan untuk menolong Amylia.
'Oi bocah b*d*h , mulai sekarang kita perlu menghormati gadis tadi. Dari auranya sememangnya mengerikan ' teriak Ray agak lantang .'Aku tahulah pak tua...lagi satu jgn teriak2 di dlm pikiranku sih ' Tennka mengomelin Ray.
.
.
"Nona ngapain ngga beritahu kekuatan mereka itu " tanya Blacky. "Entah lah " jwb santai Amylia senyum tipis. Amylia pun pulang ke kediaman pamannya. "Rencana misteri lagi nih .Baiklah mau tidur sih " Blacky menukarkan diri menjadi ular hitam dan menjaga dimensi itu.
.
.
.
.
.
.
.
maaf ya up lama...semoga kalian menyukainya yah...
Ray
__ADS_1
Blacky