
Di sisi lain ,
'Mereka masuk ke gudang itu..aura ini seperti banyak roh siluman penuh kebencian. ' Oz meliat gudang yg dimasukin oleh teman teman Amylia. Oz berjalan dengan penuh hati hati di belakang mereka.
"Rinchan kau tega bawa kami ke tempat yg serem gini " kata Ruyya sudah ketakutan meliat sekeliling. "Diam kau...kebiasaannya kau yg paling berani sih.Apa kau takut " kata Ririn yg menggunakan ponselnya bagi menyuluh cahaya dihadapan. "I-itu...iihh ngga usah dibahas ..jika Yunnchan ada kan seru sih" kata Ruyya.
"Rikuo-san apa ada misi di sini " tanya Ririn. Rikuo mengeluarkan sesuatu dari tasnya. "Youkai kebencian tingkat menengah " Rikuo memasukkan kembali kertas yg dipegangnya ke dalam tas. "Apa kau udah sediakan bahan yg kuminta " tanya Rikuo pada Hikaru. "Udah kok...uang tagihan akan kucatatkan " jwb Hikaru . "Dasar minta untung " sindir Ruyya.
"Biarin lah..." cemberut Hikaru. "Berisik kalian jika youkai muncul merepotkan tahu " marah Rikuo. Ruyya dan Hikaru terus mendiamkan diri. 'Rikuo memangnya serius ' katah Ririn. Rikuo sebenarnya sedar bahawa ada yg ikuti di belakang mereka. Tapi dia hanya biarkan dan fokus ke hadapan .
'Hah manusia ini pengen tau banget .Aura di sekitar ini persis seperti dikatakan oleh nona .' Oz hanya memerhati dari belakang mereka. 'Kenapa nona mau melindungi manusia sedangkan manusia selalu membuat nona menderita ' Oz langsung ngga memahami sikap Amylia. Oz hanya geleng kepala dan terus memerhati 'teman teman manusia' Amylia. 'Jika diliat aura disekeliling ini sepertinya siluman itu baru menjadi siluman iblis '
Tiba tiba boneka jerami agak kebesaran muncul di hadapan mereka."Aaaaaaahhhh " malah Ruyya teriak seperti cewek. Hikaru memukuli kepala Ruyya."Sakit loh" kata Ruyya memengangi kepalanya. "Teriak kayak cewek aja " sindir Ririn."Iyalah kan kaget " jwb Ruyya. "Oy kalian bisa liat situasinya ngga " celah Rikuo.
Boneka jerami mengeluarkan racun pelumpuh pada mereka semua.Dan menembak panah beracun ke arah Oz. 'Cih...siluman kecil sadar aku disini ' Oz melompat keluar dari persembunyiannya. Rikuo kebetulan membawa pil penawar racun siluman.Terus membagi pada mereka. Efeknya hanya sementara.Jika terkena racun lagi pasti mati.
Oz melemparkan pisau anti siluman ke arah boneka jerami . Pisau anti siluman adalah senjata milik Amylia. Dia memberikan pisau kontrak anti siluman pada semua bawahannya. Pisau ini hanya dapat digunakan oleh tuannya sahaja.
"Kembali " pisau itu pun terbang melesat ke arah Oz. Oz menangkapnya lalu menyimpan."Siapa kau ?" tanya Ririn yg sudah makan pil yg diberi Rikuo. Oz mengabaikan petanyaan Ririn. Dia malah menuju ke arah Rikuo.
Oz seperti mengamati sosok Rikuo.."Menarik.Maksudku kekuatan dlm dirimu menarik " kata Oz .Di bawah kesadaran Rikuo, Wislly sedikit kaget meliat seorang pria ganteng dihadapannya. Tapi dia agak takut meliat mata pria dihapannya sekilas berwarna kuning dan pola berbentuk spade.Oz meliat ada tanda kupu kupu hitam biru di dahi Rikuo.'Nona menandai manusia ' Oz terus tahu lambang itu
(Sebenarnya maksud dari perkataan Amylia ialah jgn memberitahu nama atau rasnya.Jadi ngga apa2 jika muncul dihadapan mereka.)
__ADS_1
"Oy kau yg ikuti kami sejak kami masuk bukan" tanya Rikuo nada sedikit kasar. "Jika iya mengapa. Aku hanya org lewat. " bohong Oz.Padahal disuruh Amylia. "Udah yg pasti dia udah selamatkan kita...boneka itupun sudah tewas .Aku yg ceroboh " Ririn menenangkan perdebatan mereka berdua.
"Apa nama kau ? " tanya Ririn .Oz mencuek Ririn. Dia ke arah boneka jerami lalu memgang tanah. 'Racun murahan.' Oz merasakan racun itu. "Kau kenapa rasa racun siluman itu...bahaya loh " tegur Ruyya .Dia sudah membaik dikit.
Oz hanya melirik dan terus berjalan. "Apa apan org itu ?" celah Hikaru. Dia terpaksa dipapah oleh Ruyya . "Udah ikutan aja " kata Ririn .Dia satu satunya cewek pada masa itu. 'Gw nyesel ' Ririn mengutuk habis habisan dirinya.
Mereka ikuti Oz karna Oz berjalan dihadapan sekali. 'Cih manusia ini mengganggu aja.Nona nyuruh ku ambil batu spirit dlm jiwa siluman. Merepotkan ' Oz sesekali melirik ke arah mereka.'Mereka berisik sekali .Mengapa nona suka manusia berisik ' Oz mulai jengkel pada mereka yg dibelakangnya.
Satu serangan melesat ke arah mereka. Oz menyadarinya lalu membuat satu perisai dengan hanya tombaknya.(muncul dari mana itu gais ) .Mereka yg dibelakang terkejut dengan serangan yg hampir mengenai mereka.
"Wahh menarik sekelompok manusia memasuki kediaman kecilku " Seekor siluman ular cewek keluar dari tempat persembunyaiannya . Oz menatap siluman itu dengan tajam.'Apa apaan manusia yg tatap ku terus ' siluman itu seakan tidak senang dengan tatapan Oz.
Tanpa mereka sedari mereka dililit oleh beberapa ekor ular ."Tidak kusangka pengusir siluman berada disini. " kata Ular siluman itu.'Merepotkan ' Oz terus menyerang menggunakan tombaknya. Tombaknya seakan grim reaper. Cuman sabitnya berwarna merah. "Manusia bisa niru senjata milik iblis " ular itu seakan nikmatinya.
'cih malah aku disamakan dengan manusia ' Oz masih ngelawan siluman itu. Kekuatan siluman itu berada di atasnya sedikit. 'Tangguh ' Oz tetap fokus dengan perlawanannya.Lilitan ular dilonggar karna melwan Oz. Ririn dan Rikuo masih kuat bertahan membawa Ruyya dan Hikaru ke tepi dikit.
"Nona nungguin di lantai atas.. Nona bilang cepetan habisin semuanya " teriak cewek bocil itu. "Dilaksanakan " jwb Oz. Dia jauh lebih unggul dlm pertarungan sihir berbanding fizikal.Bing Bing melirik ke arah mereka yg lain. "Hi hi...namaku Bing Bing.Salken..." kata Bing Bing dengan ramah. Diantara semua bawahan Amylia,hanya Bing Bing bisa ramah sama manusia walalupun dia ngga menyukai manusia juga.
"K-kawaii " Ruyya bermimisan meliat berkaitan keimutan. "Terima kasih karna udah lindungi kami " kata Rikuo. "Ngga kok..ini arahan nona jadi aku hanya ikuti arahan " jwb Bing Bing dengan ceria. 'Malah terliat seperti cosplay ' Ririn coba menguatkan diri.
Oz pun telah menyelesaikannya. Siluman itu tergeletak ke tanah. Oz menancapkan pisau anti siluman ke dada siluman ular itu . Dia mengambil batu spirit yg dineutralkan oleh sihirnya . "Oz-senpai....jgn buang mayatnya.Aku pengen bedah bentar.Organnya keliatan bisa digunakan " Bing Bing meluru ke Oz. Oz berdiri dan menjilati darah siluman itu.Bing Bing terus membuat aktivitasnya.
Oz menyandar di dinding. Dan hanya meliat Bing Bing menikmati. "Aku sama nona mampir aja.Karna nona ngga sabaran meliat batu spirit langka itu " kata Bing Bing seakan ngerti apabila Oz melirik ke arah Bing Bing."Erm etto...-" Ririn ingin menanyakan apa yg terjadi lagi .Tapi kumpalan kabut putih dari tangan Bing Bing menidurkan mereka kecuali Rikuo.Rikuo masih bisa tenangkan diri.
__ADS_1
"Hah kabut ku tidak berkesan pada iblis lagi..Jadi kau yg dimaksudkan oleh nona ya " Sekilas Bing Bing meliat Rikuo. "Tampan banget " Bing Bing kagum sambil memasukkan mayat siluman tadi ke dalam tas dimensinya.
"Rikuo-san bukan...Aku meliat kalian di bola mata boneka ku " Bing Bing malah keluarkan biji mata .
Oz terasa jengkel sama vampir nih."Bing Bing bola mata boneka mu terliat jelek seperti biasa " kata Oz. "Oho terima kasih...bola mata ini buatan keren ku. " jwb Bing Bing. Seseorang ketawa dari tepi. "Kalian nih selalu buat ku ketawa " Amylia berada di sebalik bayang bayang hitam keluar dari persembunyiannya. Oz terus berlutut. Bing Bing ke arah Amylia dan menarik tangannya.
"Nona...udah selesai kok. " kata Bing Bing dengan ceria. "Anak baik " Amylia menggosok gosok kepala Bing Bing. Bing Bing terasa senang. " Oz..kau bisa istirahat dahulu .Nanti aku memanggil mu lagi kok. " kata Amylia meliat bawahannya. Oz hanya menggangguk dan memeberikan batu spirit isiluman tadi ke Amylia. Kemudian dia ilangkan diri.
Amylia memegang batu spirit dan disimpan. Dia memandang Rikuo. "Hai Rikuo-san ...maaf ya teman2 kecilku ngga menyukai manusia. " kata Amylia. "Siapa mereka berdua? " tanya Rikuo. "Yg laki2 tadi itu Oz ialah Iblis dan ini Bing Bing ialah vampir kecil." jwb Amylia.Dia tahu banget ekspresi kaget Rikuo .
"Apa mereka-" omongan Rikuo malah dipotong. "Mereka hanya terkena kabut mimpi milik Bing Bing.Iblis ngga terkena efeknya...Dan kabut itu juga menghilangkan memori tentang kejadian tadi. " terang Amylia .
Amylia berjalan ke arah Rikuo."Karna kau bersepakat dengan ku ,aku buat pengecualian loh..." kata Amylia melirik juga ke arah manusia. Raut muka seakan menahan amarah.Amylia malah melepaskan kesalnya di dinding. Dinding di situ terus hancur dengan sekali tumbukan. Amylia membalikkan badannya ke arah bertentangan. "Urusin mereka tertidur kembali ke tempat asal mereka. " nada Amylia masih menahan marah.
Bing Bing ngga bermain main seperti tadi. Dia meneleport kan manusia yg tertidur ke kediaman mereka. Rikuo penasaran kenapa Amylia begitu kesal. "Bing Bing...antarkan pria ini ke kediamannya. Sebagai wakil ku.Aku mau dingin kepala bentar " Amylia melirik sekilas lalu pergi."Baik nona " Bing Bing menunduk sedikit.
.
.
.
.
__ADS_1
.
hi hi.......makasih yg udah mampir..maaf ya authornya bisa up 1 episode setiap minggu...harap kalian menyukainya..