
"Kau prajurit ya " tanya Zack kepada Chucky. Noah kembali nyetir mobil. "Oho mata mu jeli banget pantas aja nona mengundang mu.Anggap aja kenyataan itu. " balas Chucky mengalih pandangannya ke arah luar. Kalian tertanya tanya pria tadi,pria tadi ada disebelah Chucky dibungkam sama kain dan diikat dengan tali khas untuk buronan.
"Btw apa yg mahu kalian dengan org ini " tanya Chucky. "Aku mau regu 4 menyelesaikan sisanya " jwb Zack. "Owh ...." Chucky terus diam dan meliat pemandangan luar. Sangat jauh dengan peradaban nya. Baginya disini sedikit kuno. 'Hmm disini lebih menyenangkan berbanding aku perlu menatap para bangsawan si*l*n. ' senyuman kecil terukir di bibir Chucky.
Sesampai di markas mereka,
"Kau dan Noah pergi ke ruangan regu.Noah beri sedikit penjelasan pada mereka tapi jgn bocorkan rencana itu. Aku mau ketemu sama pak tua itu " Zack mendorong kasar pria tadi. Manakala Noah dan Chucky ke ruangan regunya. Masa ini dia telah menukar penampilan Seika.
Chucky bersiul siul kecil karna suasana agak canggung. Noah melirik seakan nyuruhnya diam ."Baik baik..." jwb Chucky. Mau atau ngga dia terpaksa akur sama manusia untuk kali ini. "Liat tuh ada sampah nih .."
"Anak pungut itu ya "
"Uh benar tuh pantas aja bau " ada beberapa org menybalkan dari regu tinggi mengejek Seika.
Chucky malah mengabaikannya tanpa perasaan."Diam ..." bentak Noah karna ngga tahan ejekan demi ejekan. Dia tahu Seika asli sudah mati tapi di depan mereka ini ialah Seika palsu dengan kekuatan bisa menghancurkan satu negri apatah lagi atasan org ini.
"Bro..santai aja abaikan mereka. " bisik Chucky dengan santai. Noah juga kaget karna Chucky bisa tenang walaupun diejek. Chucky berjalan mendahului Noah.Sekilas Noah merasakan punggung Chucky punyai beban yg tiada siapa mampu mengangkatnya. Dan juga sekilas terliat memori Chucky.
Terliat jelas Chucky kecil yg seumuran anak 4 tahun dibuli oleh manusia bahkan ibu bapanya(vampir) di depan matanya juga dibunuh oleh mereka .Sangat ngeri.Chucky ditonjok dan ditendang sehingga dia banyak kehilangan darah.Dingin dan kegelapan menemani.Bahkan dia hampir dibakar oleh penduduk.
Seorang gadis kecil mendekati kerumun tanpa menghiraukan api yg sudah merebak.Yg anehnya api itu tidak bisa menyentuh sehelai rambut pun gadis kecil itu dan dalam hitungan detik semua penduduk menjadi mayat bergelimpangan.Sang gadis mengomong sesuatu dan menghulurkan tangan.Seperti ada cahaya menyinari..Noah terus tersentak dari lamunannya apabila dipanggil Chucky.
"Ngapain mematung kayak pohon..hadeh " Chucky menggeleng kepala. Noah baru menyadari mereka berdua berjalan ke ruangan regunya. 'Apa itu masa lalunya.' Noah mencerna memori tadi sekilas.Mereka berdua sudah berada di dlm ruangan regu.
Semua anggota nunggu penjelasan dari mereka. Chucky santai aja rebahkan diri di sofa tanpa menghirukan mereka."Woi malah rebahan " marah Noah. "Ahh...Kau aja beri penjelasan nya...mager nih " balas Chucky.
__ADS_1
Noah mendesah perlahan dan kemudian dia memberikan penjelasan dikit tentang Chucky dan cewek ia temui bersama kapten.Setelah memberi penjelasan ,"Oh gitu...kami menerimanya tapi Seika...." Kiaa seakan mau menangis nasib Seika. "Izinkan kami membalas dendam Wakil Kapten " kata Lily.Noah ingin menjawab tapi dipotong oleh Chucky.
"Kalian nih ngga pikiran ya...kalian tenang kan fikiran terlebih dahulu dan selesaikan masalah yg di hadapan mata.Jgn pikirkan balas dendam aja. " Chucky dengan tenang . Utsagi cengkram baju Chucky.."Vampir seperti kalian merosakkan .Apa kalian tiada org tua untuk didik kalian.Atau kalian di didik begitu " bentak Utsagi.Chucky berdiam kemudian membalas dengan tabokan. "Aku sadar diri dan batasku.Kalian juga harus tahu batas kalian" Chucky tanpa mempedulikan mereka.Dia mengambil sebiji epal merah di atas meja.Semua tercengang karna sikap Chucky tidak seperti vampir umumnya yg terus makan manusia apabila digertak.
.
.
Di sisi lain,
"Udah aku capek...." Evy malah rebahan di lantai. Karna satu jam tanpa celah dan istirahat serang dan hindari serangan. Amylia mendarat ke lantai. "Duh kak...ngga seru..itu pemanasan aja...olahraga nya belom lagi nih " rengek Amylia. Kaya gimana olahraganya bagi Amylia.
"Kau mau buat muka di hadapan Harry ya " teriak Evy."Kak aku bukan tuli lagi tauk..." Amylia menutup kedua belah telinganya. Evy berdiri di bantu oleh Amylia. "Yaudah malas aku meladeni kau lagi..bikin capek aja.Harry ayo...ngga usah ladeni maniak bertarung nih " Evy ke arah Harry bergandengan tangan. (Berbagai julukan diberikan pada Amylia sih jadi jgn heran ya )
Amylia memiring kepala...dan pasang raut polosnya .Dia memandang pamannya dan kakak tertuanya seakan meminta penjelasan walaupun ia sudah tau sendiri mengapa Evy kesal. Plakk..Emma menjitak dahi Amylia."Dimana pun mau bertarung ...hadeh.Nasib lo adik gw" omel Emma.
"Eh ..aku ngga kayak kakak....dasar gombalin pria sana sini " Amylia juga tidak mau mengalah dalam perdebatan. 'Mereka nih..sepertinya gini ya ..Kak gimana kau didik mereka.Setahuku dulu mereka bertiga nak kecil yg lucu dan menggemaskan...udah gede ngeri dan sadis kayakmu kak sama suamimu..sama sama ngeri cok ' Onxy menjadi tukang nyimak dari tadi.
"Udah ah kak...aku ngalah ..pengen rebahan di kasur " Onxy dan Emma kaget...tumben sekali org ini ngalah.Biasanya mau menang sentiasa. "Lo demam ya " Tangan Emma nyentuh dahi Amylia dan sebelah tangannya menyentuh dahinya sendiri.
"Ihhh pas ngalah dibilangin demam...aku capek juga kak...jam 7 pagi aku harus ke sekolah " nada Amylia sedikit kesal melesat pergi. "Tumben sekali rajin banget.Paman cubit pipi gw " arah Emma dan Onxy hanya menurut.Emma mengaduh kesakitan. "Bukan mimpi.." gumam Emma.
Amylia membuka pintu kamar dan seekor kelawar kecil lucu terus memeluknya. "Nona hiks ..nona ngga hiks ngga syg Bing Bing lagi kah hiks hiks " kelawar kecil menangis . Amylia membelai perlahan kepala kelawar kecil itu.Itu bentuk Bing Bing ketika menjadi kelawar.Karna Amylia menyukai hewan kecil dan lucu ,bawahan Amylia membujuk tuan mereka dengan bentuk hewan.Dan dia tahu menagap Bing Bing nangis.Salahnya juga karna mengunci batu spirit jiwanya
"Udah jgn nangis... nanti aku berikan Bing Bing boneka kuat " sambil membelai perlahan pipi tembam Bing Bing. Amylia mengalih pandangan ke arah kucing hitam yg juga ngambek. 'As...ngambek ...hah.Jika ia udah ngambek bisa repot nih.' Kucing hitam itu tidak mempedulikan Amylia berada disitu. Biasanya mau bermanja sama Amylia.
__ADS_1
Amylia ke arah Asmeodus dan mengangkatnya dlm bentuk kucing. "As sayang kuhhh....kenapa sih ngambek " Amylia mengeserkan pipinya ke pipi Asmeodus. Asmeodus malah cakar seperti anak kucing umumnya. "Nona jgn selalu menggoda pria...ga sopan tahu " Asmeodus melipat kedua belah tangan karna marah dengan sikap Amylia satu itu.
"Kau kejam banget ...hiks hiks.." Amylia berpura pura menangis. Asmeodus tahu banget keisengan Amylia yg konyol itu. Asmeodus melompat ke lantai dari pegangan Amylia,dan berakting seperti anak kucing umumnya. Bing Bing apa kurangnya..Walaupun Amylia pembunuh berdarah dingin dan kejam tapi tetap sahaja menyukai hewan imut.
.
.
.
.
visual character
Amylia (versi iblis sejati...anggap sahaja di atas kepalanya mahkota ialah bunga iblis darah)
(versi ratu dimensi...dibelakang punggungnya sayap hitam ratu terbentang luas dan pakaian formal sebagai Ratu dimensi)
Arvan(versi iblis sejati)
__ADS_1
(versi kandidat kaisar iblis)